SDS 04 YTKA Asam Jujuhan

  • Home
  • SDS 04 YTKA Asam Jujuhan

SDS 04 YTKA Asam Jujuhan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from SDS 04 YTKA Asam Jujuhan, Elementary School, Jalan Poros PT. TKA Jorong Mangun Jaya, Nagari Lubuk Besar, Kec. Asam Jujuhan, .

https://www.facebook.com/share/p/1DgWyWEyjc/
15/02/2026

https://www.facebook.com/share/p/1DgWyWEyjc/

Anak-anak belajar cepat. Bukan dari ceramah panjang, tapi dari apa yang mereka dengar setiap hari. Dari konten yang mereka tonton, idola digital yang mereka tiru, dan lingkungan yang membiarkan kata kasar jadi bahasa pergaulan.

Yang berbahaya, kita sering menutup mata.
“Ah, namanya juga anak-anak.”
Padahal kebiasaan kecil ini membentuk karakter besar.

Lisan yang dibiarkan kasar akan menumpulkan empati.
Hati jadi keras, adab jadi tipis.
Dan saat itu terjadi, kita terlambat menyadari bahwa masalahnya bukan pada anak, tapi pada filter yang gagal kita pasang.

Kita memang tidak bisa mengontrol dunia digital sepenuhnya.
Tapi kita masih bisa menentukan satu hal penting:
apa yang boleh tumbuh di rumah, dan apa yang harus dihentikan.

Karena menjaga lisan anak hari ini,
adalah menjaga masa depan mereka nanti.

Tidak sedikit orang tua yang langsung emosi ketika mendengar laporan anak tentang guru atau kejadian di sekolah. Anak pu...
18/12/2025

Tidak sedikit orang tua yang langsung emosi ketika mendengar laporan anak tentang guru atau kejadian di sekolah. Anak pulang dengan wajah murung, lalu berkata, “Aku dimarahi guru,” atau “Sekolah tidak adil.”

Jika tidak disikapi dengan bijak, masalah kecil bisa berubah menjadi konflik besar antara orang tua dan pihak sekolah. Di sinilah peran kebijaksanaan orang tua sangat dibutuhkan.

---

✅1. Dengarkan Anak dengan Tenang

Langkah pertama yang harus dilakukan orang tua adalah mendengarkan cerita anak sampai selesai. Jangan langsung menyela, menyalahkan guru, atau membela sekolah. Biarkan anak merasa didengar dan dihargai. Sikap tenang orang tua akan membuat anak lebih jujur dan terbuka dalam bercerita.

---

✅2. Pahami bahwa Cerita Anak Bersifat Subjektif

Perlu disadari bahwa cerita anak biasanya disampaikan dari sudut pandangnya sendiri. Bisa jadi ada bagian cerita yang terlewat, dilebihkan, atau disalahpahami. Orang tua perlu menempatkan diri secara objektif dan tidak langsung menganggap laporan anak sebagai kebenaran mutlak.

---

✅3. Ajarkan Anak untuk Introspeksi

Setelah mendengarkan, ajak anak untuk merenung dengan lembut. Tanyakan, “Menurut kamu, apa yang sebenarnya terjadi?” atau “Apakah ada aturan yang kamu langgar?” Cara ini membantu anak belajar bertanggung jawab dan memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.

---

✅4. Jangan Langsung Menyalahkan Guru

Guru bukan musuh anak. Mereka adalah orang tua kedua di sekolah yang memiliki tanggung jawab mendidik banyak murid dengan karakter berbeda. Menyalahkan guru tanpa klarifikasi justru memberi contoh buruk pada anak, seolah-olah guru selalu salah dan tidak perlu dihormati.

---

✅5. Bangun Komunikasi yang Baik dengan Pihak Sekolah

Jika masalah dirasa serius, orang tua sebaiknya menghubungi guru atau pihak sekolah dengan cara yang sopan dan santun. Tujuan komunikasi bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi untuk mencari solusi terbaik bagi perkembangan anak. Sikap dewasa orang tua akan sangat dihargai oleh pihak sekolah.

---

✅6. Berikan Teladan Sikap Menghormati Guru

Anak belajar dari apa yang ia lihat di rumah. Jika orang tua sering merendahkan guru, anak pun akan kehilangan rasa hormat. Sebaliknya, ketika orang tua menunjukkan sikap menghargai guru, anak akan belajar bersikap sopan, santun, dan beradab di sekolah.

---

✅7. Utamakan Kepentingan Pendidikan Anak

Dalam setiap masalah, orang tua perlu bertanya pada diri sendiri: “Apa yang terbaik untuk masa depan anak saya?” Bukan soal gengsi, emosi, atau ingin menang sendiri, tetapi bagaimana anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, berakhlak baik, dan matang secara emosional.

---

Menjadi orang tua bukan hanya soal membela anak, tetapi juga membimbingnya agar mampu bersikap bijak menghadapi masalah. Ketika orang tua dan sekolah saling percaya serta bekerja sama, anak akan merasa aman, nyaman, dan tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang sehat.

Jadilah orang tua yang tenang, bijak, dan dewasa, karena dari situlah anak belajar cara menyikapi kehidupan.

Bagaimana? Semoga bermanfaat ✨

Src : Keluarga Guru

https://www.facebook.com/share/p/1DtWHcrMhL/
08/11/2025

https://www.facebook.com/share/p/1DtWHcrMhL/

Belakangan ini, banyak guru mulai merasakan tantangan baru di dunia pendidikan. Murid-murid zaman sekarang terasa berbeda — lebih berani, lebih kritis, tapi sayangnya juga lebih sulit diarahkan.

Saat guru menasihati, sebagian murid memilih diam tanpa peduli, ada juga yang malah membantah. Padahal, semua nasihat dan aturan yang diberikan bukan untuk mengekang, melainkan agar mereka belajar bertanggung jawab dan tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Guru sering kali merasa serba salah. Jika bersikap tegas, dianggap galak. Tapi kalau dibiarkan, murid makin tidak terkendali. Situasi ini membuat banyak guru harus berpikir ulang lagi dalam bertindak. 😀

Namun, jika diperhatikan lagi, penyebab dari itu semua, mungkin ada alasannya, dan berikut beberapa alasan mengapa sebagian murid sekarang sulit diarahkan, dan apa yang bisa dilakukan guru maupun orang tua untuk menghadapinya. Mari dicek! ✨

---

✅1. Zaman Sudah Berbeda

Anak-anak sekarang tumbuh di masa yang serba cepat dan serba mudah. Banyak yang lebih sering berhadapan dengan gawai daripada berbicara langsung dengan orang tua. Akibatnya, mereka jadi kurang terbiasa mendengarkan dan menghargai nasihat orang lain.

✅2. Pengaruh Media Sosial

Media sosial sering membuat anak berpikir bahwa semua hal boleh dilakukan sesuka hati. Mereka melihat banyak orang yang berani melawan atau berbicara tanpa sopan, lalu menirunya tanpa tahu batas mana yang baik dan mana yang tidak.

✅3. Kurangnya Teladan di Sekitar

Anak belajar dari contoh. Kalau di rumah atau lingkungan mereka sering melihat orang yang mudah marah, tidak sopan, atau tidak menghormati orang lain, maka di sekolah pun mereka bisa bersikap sama. Karena itu, peran orang tua dan lingkungan sangat besar dalam membentuk sikap anak.

✅4. Sudah Beberapa Kali Ditegur, Tapi Hanya Sebagian yang Mau Mendengar

Inilah kenyataan yang sering dialami guru sekarang. Ketika murid melakukan kesalahan dan sudah beberapa kali diingatkan, tidak semuanya mau berubah. Ada yang masih mengulangi kesalahan yang sama, bahkan seolah tidak peduli.

Namun, di sisi lain, masih ada juga murid yang mau mendengar, merenung, dan berusaha memperbaiki diri. Merekalah bukti bahwa teguran guru tidak sia-sia — hanya saja butuh waktu dan kesabaran lebih untuk menyentuh hati setiap anak.

✅5. Kerja Sama dengan Orang Tua

Kalau di sekolah guru menanamkan disiplin, tapi di rumah orang tua membiarkan anak semaunya, hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu, orang tua dan guru harus saling mendukung agar anak belajar menghargai aturan dan nasihat.

✅6. Tetap Ada Harapan

Meski sebagian murid sulit diarahkan, bukan berarti mereka tidak bisa berubah. Dengan kesabaran, perhatian, dan kasih sayang, hati anak bisa luluh. Guru hanya perlu terus berjuang, karena setiap anak punya potensi untuk jadi lebih baik.

---

Jadi, tantangan mendidik memang makin berat, tapi di situlah perjuangan seorang guru diuji. Ketika murid yang awalnya sulit akhirnya mau mendengar, di situlah kebahagiaan seorang guru muncul — sederhana, tapi sangat berarti.

Bagaimana? Semoga bermanfaat ✨

15/10/2025








14/07/2025

Hari pertama Sekolah di tahun Ajaran 2025-2026
Membersamai siswa baru kelas 1 dalam MPLS




SDS YTKA 04 ASAM JUJUHAN

07/05/2025

7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat




SDS 04 YTKA Asam Jujuhan
SDS YTKA 04 ASAM JUJUHAN

Address

Jalan Poros PT. TKA Jorong Mangun Jaya, Nagari Lubuk Besar, Kec. Asam Jujuhan

27684

Opening Hours

Monday 07:00 - 15:30
Tuesday 07:00 - 15:30
Wednesday 07:00 - 15:30
Thursday 07:00 - 15:30
Friday 07:00 - 23:30

Telephone

+6285271813510

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SDS 04 YTKA Asam Jujuhan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to SDS 04 YTKA Asam Jujuhan:

Shortcuts

  • Want your school to be the top-listed School/college?

Share