Laode Rakhmad Darmawan

Laode Rakhmad Darmawan BNSP Certified MSME Mentor
BNSP Certified Halal Supervisor
BNSP Certified Digital Marketing

17/02/2026

Bapak-bapak, hati-hati bersikap di depan istri.

Pelajaran ke-20 ini sangat personal bagi saya. Sebagai ayah dari dua anak laki-laki, saya memikul tanggung jawab besar.

Mereka tidak belajar dari nasihat saya, tapi dari perilaku saya ke istri. Kalau saya muliakan istri saya,

insya Allah mereka akan memuliakan wanita lain. Tapi kalau saya buruk, saya sedang mewariskan keburukan itu.

Mari kita cetak generasi yang baik, dengan memberi contoh yang baik di rumah.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

16/02/2026

Ayah Bunda, Bapak Ibu, Abi Ummi,
ingat ya pelajaran ke-19 ini.
Kita harus selalu kompak di depan anak.

Misalnya istri saya melarang anak, tapi saya sebenarnya membolehkan. Saya tidak akan membantah istri saat itu juga.

Saya akan diam, dan dukung istri dulu. Nanti baru kita diskusi berdua di belakang.

Anak butuh kepastian, bukan kebingungan melihat orang tuanya debat. Kita harus satu kata,

karena kita adalah satu tim. Setuju ya Pak, Bu?

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

15/02/2026

Pelajaran kedelapan belas, menghargai itu harus terlihat, atau bahkan terucap.

Contoh paling sederhana, adalah mengucapkan terima kasih. Walaupun itu hal rutinitas.

Misalnya istri saya, membuatkan makan siang atau malam. Itu memang rutinitas,

tapi tetap saja saya bilang, "Terima kasih ya, makanannya enak banget".

Percayalah, itu tidak cringe atau memalukan. Apalagi buat pasangan kita.

Ucapan sederhana itu, membuktikan bahwa mereka, adalah orang berharga di mata kita.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

14/02/2026

Pelajaran ketujuh belas, ritual kecil itu kadang, menyelamatkan hubungan yang sepi.

Lakukanlah ritual-ritual kecil, atau rutinitas harian sederhana. Misalnya pamit kalau mau pergi,

lapor kalau lagi di mana, atau sedang sama siapa. Itu rutinitas sederhana.

Kenapa rutinitas ini penting? Karena konsistensi yang kecil, seringkali mengalahkan hal gede,

tapi jarang dilakukan.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

13/02/2026

Pelajaran keenam belas, cinta itu kata kerja, bukan kata benda.

Perhatian terbaik buat pasangan, seringkali bukan kata-kata manis, tapi bantuan yang nyata.

Contoh sederhananya, bantu istri cuci piring. Atau bantu jaga anak,

ganti popok, dan tugas domestik lainnya. Lakukan walaupun kamu laki-laki.

Jangan gengsi bilang, "Ini bukan tugas laki-laki". Siapa bilang?

Tugas laki-laki adalah, memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk pekerjaan domestik.

Kalau merasa capek kerja, itulah fungsinya komunikasi, untuk pembagian tugas.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

12/02/2026

Pelajaran kelima belas, pasangan kita, itu bukan hanya pasangan biasa.

Tapi juga pasangan dalam hal kesehatan. Setelah saya umur 40, menjelang 42 tahun ini,

saya menyadari bahwa kesehatan, adalah hal yang krusial banget. Apalagi ketika umur 40,

kita sudah masuk fase penurunan. Jadi pasangan kita, adalah juga sobat sehat kita.

Jadi barengan jaga pola makan, barengan olahraga, dan barengan jaga pola istirahat.

Berdoalah supaya menua bersama, dalam kondisi sehat.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

11/02/2026

Pelajaran keempat belas, kadang rasa capek, itu menyamar jadi rasa marah.

Jadi saat kita marah-marah, lihat hal kecil langsung emosi, padahal sebenarnya tidak marah.

Itu hanya karena kita capek saja. Butuh kedewasaan diri, untuk mengenali kondisi ini.

Kalau capek, istirahat. Kalau burnout,

istirahat dulu. Capek bikin kita sensitif, jadi jangan lampiaskan ke istri.

Kenali capeknya, kemudian istirahat. Tapi ingat,

tahu diri juga, jangan istirahat keterusan, karena kita punya tanggung jawab.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

10/02/2026

Pelajaran ketiga belas, transparansi keuangan, itu adalah hal yang wajib.

Apalagi kalau kamu laki-laki. Kalau punya penghasilan satu juta, ngomong satu juta.

Apakah harus dikasih semua? Tidak, tapi harus diomongin.

Jelaskan alokasinya. Misalnya 200 ribu untuk istri, 300 ribu untuk kuliah,

sisanya untuk kirim ibu, atau adik. Intinya transparansi.

Ini bukan hanya membuat istri senang. Tapi membuat hati kita, sebagai suami menjadi tenang.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

09/02/2026

Pelajaran kedua belas, ini berhubungan dengan nomor 11. Waktu tanpa distraksi,

itu meningkatkan, kualitas kasih sayang kita. Cari waktu,

blocking waktu, untuk ngobrol tanpa distraksi. Jadikan rutinitas.

Kalau saya sendiri, rutinitasnya berupa pillow talk, sekitar 10-20 menit sebelum tidur.

Gadget sudah mati semua, atau mode Do Not Disturb. Bahkan sekarang,

saya taruh gadget di luar kamar. Agar fokus pada pasangan, dan istirahat.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

08/02/2026

Pelajaran kesebelas, gadget itu bisa jadi orang ketiga, yang menurunkan kualitas hubungan.

Jadi biasakan, taruh gadgetmu, ketika pasanganmu sedang bicara.

Kalau perlu dibalik, atau dijauhkan sekalian. Kita tidak harus scroll TikTok tiap saat.

Bagaimana kalau pasangan main HP? Bilang baik-baik, "Aku pengen ngomong, tolong taruh dulu".

Jangan langsung marah, atau menyindir kasar. Menaruh HP sebentar,

tidak akan membuat kita rugi.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

07/02/2026

Pelajaran kesepuluh, minta maaf itu, bukan membuat kita menjadi rendah.

Jadi kalau kamu salah, minta maaf, titik.

Sekali lagi, minta maaf bukan membuat kita hina, atau menjadi manusia rendah.

Bagaimana kalau ego terluka? Itulah seninya, egonya harus diturunkan.

Ingat, minta maaf itu justru menunjukkan kualitas, terutama kualitas sebagai suami.

Ini membuktikan kedewasaan kita. Minta maaf ke pasangan, itu no problem.

Bahkan dalam jangka panjang, ini bisa menaikkan kualitas hubungan.

Tentang Penulis: Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan). CEO AUFA & Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP. Saat ini kandidat Magister Manajemen Keuangan (UT) dengan fokus pada cashflow & profitabilitas bisnis.

Address

Jalan Nipa Raya Nomor 1
Kendari
93231

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Laode Rakhmad Darmawan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category