08/03/2026
Hati-hati ya sama konten kreator ini. Nama akun Toktoknya Bryan Ebem. Dia bikin konten pakai Meta Glasses (kacamata yang ada kamera kecilnya), mengajak kenalan orang random di publik kemudian dia jadikan konten tanpa izin dari orang yang ada di video tsb.
Yang terbaru saat dia ngajak kenalan seorang promotor pameran mobil mewah. Ya.. kreator ini memang sengaja pergi ke tempat tempat yang berpotensi ada cewek cakepnya, sirkel pebisnis sukses kaya raya dan sejenisnya, untuk kemudian dia ajak kenalan dengan embel embel dia juga orang kaya (bisnis kapal tongkang), padahal bukan.
Tapi dari awal menurutku kontennya udah cringe banget sih. Kayak maksa. Dibungkus seolah-olah edukasi soal cara kenalan dengan cewe cantiik padahal di video keliatan banget canggungnya.
Yang terbaru, dia datang ke pameran mobil mewah lalu ngajak kenalan SPG atau usher yang lagi kerja di sana. Dia awalnya pura-pura nanya soal mobil, habis itu pelan-pelan belok ngajak kenalan, nanya Instagram, nanya kontak. Dan itu semua diupload tanpa sensor! Termasuk muka usher ini
Nah, usher ini kan lagi kerja. Ya jelas dia nggak mungkin tiba-tiba jutek atau ngomel-ngomel. Bisa aja yang datang itu calon customer, ada SOP yang harus dijaga juga. Makanya dia tetap senyum dan ramah. Kesannya, “Segampang itu dapetin kontak cewe cantik, Bro”. Dan sesuai prediksi, hal itu dianggap murahan oleh penonton keeator ini. Sampe banyak cowo lain yang ngatain cewek ini di kolom komentar
Karena sadar videonya viral, cewe ini merasa dirugikan dan banyak hujatan, akhirnya dia DM kreator ini dan minta videonya di-take down karena dia nggak nyaman. Awalnya kreator ini ngeyel. Alasannya, itu direkam di public space. Lah, mau public space juga kalau orang yang bersangkutan keberatan dan merasa dirugikan ya tetap gak boleh sembarangan upload apalagi itu di area komersil pameran mobil yang diadakan secara resmi
Yang lebih aneh lagi, setelah didesak terus, dia malah bilang video itu mau dihapus asal si cewek bayar biaya produksi. Biaya produksi apaan? Itu cuma video random jalan di mall pakai kamera biasa. Bukan produksi sekelas YouTube Rewind atau editing sinematik yang ribet banget. Udah orang lain yang dirugikan, malah orang yang dirugikan disuruh bayar buat videonya dihapus.
Setelah si korban speak up, ternyata makin banyak korban lain yang angkat bicara. Katanya mereka juga pernah jadi korban. Ternyata kreator ini pakai dating apps buat ngajak kenalan cewek-cewek yang kemudian ujung-ujungnya dia rayu untuk ikut asuransi di tempat dia kerja. Laahh kapal tongkangnya manaa?
Nggak cuma itu, ternyata ada juga orang-orang lain yang pernah direkam tanpa izin lalu videonya di-upload. Waktu mereka minta di-take down, dia juga disebut-sebut sering ngeyel. Bahkan ada cerita seorang bapak direkam lalu videonya di-upload, anaknya komplain karena itu ayahnya, tapi responsnya malah bilang, “itu bukan bapak lo.” Pokoknya banyak yang speak up tentang betapa annoying dan ngebet FYP-nya orang ini..
Makanya hati-hati ya sama konten-konten kreator yang hobinya videoin orang tanpa consent, terus membangun narasi seolah-olah orang yang diajak kenalan itu tertarik atau nyaman, matre, gampangan, dll.. Sekarang apalagi ada Meta Glasses, kacamata yang kameranya nyaris nggak kelihatan. Orang bisa aja lagi ngobrol biasa, lagi kerja, lagi jalan di mall, lagi ngegosipin orang lain, terus tanpa sadar wajahnya direkam dan dijadikan konten oleh orang lain. Jadi tetap waspada kalau ada orang yang tiba-tiba SKSD, ngajak kenalan di tempat umum sambil pakai kacamata Meta. Haha
06/27/2026
06/26/2026
06/25/2026
06/25/2026
06/24/2026
06/24/2026