Markaz Nadwa

Markaz Nadwa

Share

Grup ini berisi tentang informasi seputar Bahasa Arab dari Program Nadwa Abu Kunaiza

19/03/2026

𝙈𝙖𝙠𝙣𝙖 '𝙄𝙙𝙪𝙡 𝙁𝙞𝙩𝙧𝙞' - 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙩𝙞𝙣𝙟𝙖𝙪𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙝𝙖𝙨𝙖 𝙖𝙧𝙖𝙗

Benarkah maknanya kembali suci?

Kata عِيْد berasal dari fi’il عَادَ-يَعُوْدُ (kembali), semestinya berbunyi عِوْد jika melihat fi’il-nya namun berat mengucapkan وْ yang didahului kasroh maka diganti dengan يْ (huruf yaa) [1] menjadi عِيْد Dan setiap kata عِيْدyang keluar dari lisan orang Arab adalah mengacu pada suatu waktu dimana kesenangan maupun kesedihan akan berulang, [2] atau yang biasa kita kenal dengan “hari raya”. Maka ia disebut dengan عِيْد karena setiap tahunnya, pada waktu yang sama, perasaan tersebut akan kembali hadir.

Adapun makna الفِطْر ar-Razzi menyebutkan bahwa setiap lafadz yang terdiri dari huruf ف-ط-ر memiliki makna asal “membuka” atau “mengeluarkan”.[3]

Misalnya:

فَطَرَ النَّابُ

(giginya tumbuh) ketika gigi tersebut membuka daging dan keluar.

فَطَرَ النَّبَاتُ

(tanamannya tumbuh) ketika tanaman tersebut membuka tanah dan keluar.

فَطَرْتُ النَّاقَةَ

(memeras unta) ketika mengeluarkan susunya dengan jari jemari.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي

Mengapa aku tidak menyembah Dzat yang telah menciptakanku (mengeluarkanku dari rahim ibu). (Yasin: 22)

Sehingga disebut dengan وَقْتُ الفِطْرِ (waktu berbuka) adalah ketika matahari terbenam dan orang-orang yang berpuasa membuka mulut mereka, setelah sepanjang hari mereka menahannya. [4] sebagaimana dalam sebuah hadits:

فَلَمَّا غَرَبَتْ الشَّمْسُ قَالَ لِرَجُلٍ انْزِلْ فَاجْدَح.... فَقَالَ إِذَا رَأَيْتُمْ اللَّيْلَ قَدْ أَقْبَلَ مِنْ هَا هُنَا فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ

Ketika matahari telah tenggelam Rasulullah bersabda kepada salah seorang: "Turun dan siapkanlah makanan untukku"…. Kemudian bersabda, "Jika kalian telah melihat malam mulai menyingsing dari arah ini, maka seorang yang berpuasa boleh berbuka" (Riwayat al-Bukhori no. 4886 dan Muslim no. 1842)

Maka dari itu al-Khalil bin Ahmad menyebutkan bahwa الفِطْرُ adalah lawan dari الصَّوْم dan ia merupakan mashdar yang bisa mensifati tunggal maupun jamak,[5] misalnya:

جَاءَ رَجُلٌ فِطْرٌ، وَجَاءَ قَوْمٌ فِطْرٌ

“Telah datang lelaki yang berbuka, dan telah datang kaum yang berbuka”.

Apa perbedaan antara الفِطْرُ dan الفِطْرَةُ?

Lafadz الفِطْرُ adalah isim mashdar dari أَفْطَرَ sedangkan الفِطْرَة adalah mashdar haiah dari فَطَرَ (menciptakan) yang maknanya kondisi awal penciptaan. Sama seperti mashdar-mashdar dengan wazan فِعْلَة lainnya seperti جِلْسَة (kondisi duduk), رِكْبَة (kondisi berkendaraan), dll. [6] Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ

(tetaplah atas) fitrah Allah (kondisi awal penciptaan) yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada ciptaan Allah (ar-Rum: 30)

Demikian p**a Rasulullah bersabda:

كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (keadaan awal penciptaan)” (Riwayat al-Bukhori no. 1296 dan Muslim no. 4803)

Maka dari sini jelas bahwa pemaknaan Idul Fitri dengan “kembali suci” adalah tidak tepat, melihat penjelasan yang telah dipaparkan di atas, ditambah lagi tidak pernah terdengar ucapan Idul Fitrah menurut dalil syar’i maupun lisan orang Arab.

Bagaimana dengan istilah Zakat Fitrah?

al-Jauhari menyebutkan: ia disebut Zakat Fitri karena ia diwajibkan pada Idul Fitri, dan demikianlah orang Arab mengucapkannya. [7]

Menurut istilah madzhab Syafi’i Zakat fitri disebut juga dengan Zakat fitrah dan ini tidak salah dari segi bahasa, [8] demikian juga Ibnu Qutaibah menyebutkan, bisa juga disebut Zakat Fitrah.[9] Hal ini dikarenakan ia berfungsi untuk mensucikan jiwa [10]

Meskipun istilah yang digunakan dalam hadits hanya Zakat Fitri atau Shodaqoh Fitri

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَضَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam mewajibkan Zakat Fitri di bulan Ramadhan bagi setiap muslim (Riwayat Muslim no. 1635)

فَرَضَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَقَةَ الْفِطْرِ

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam mewajibkan Zakat Fitri (Riwayat al-Bukhori no. 1416)

Kesimp**an:

Tidak mengapa kita namakan dan makna zakat Fitrah sebagai Zakat untuk mensucikan jiwa, karena tepat dari segi bahasa dan ulama pun membolehkannya.

Adapun penamaan Idul Fitrah, atau memaknai Idul Fitri sebagai Idul Fitrah, tidak ada ulama yang menyebutkannya, pun tidak tepat dari segi bahasa.

Wallahu A'lam

Nadwa Abu Kunaiza

[1] Al-‘Ain: 2/219
[2] Tahdzibul Lughoh: 3/84
[3] Maqoyisul Lughoh: 4/510
[4] Asasul Balaghoh: 2/28
[5] Al-‘Ain: 7/418, al-Mukhashshash: 4/59
[6] An-Nihayah fi Ghoribil Hadits wal Atsar: 3/457
[7] Al-Muthli’ ‘Ala Alfadzil Muqni’: 174
[8] Al-Mughrib fi Tartibil Mu’rib: 363
[9] Al-Muthli’ ‘Ala Alfadzil Muqni’: 174
[10] Syamsul ‘Ulum wa Dawaa’u Kalamil ‘Arob minal Kulum: 8/5212

13/09/2025

Kita semua akan melihat neraka Jahim

__________

Masih dibuka kelas Roadmap Praktis Memahami Nahwu, Shorof, Dan Balaghoh

Biaya hanya Rp30.000

Link daftar:
https://forms.gle/5xG1rzPrUSDvWpSH7

📞 Info & Kontak
Admin Lisanul Arab – 0821 1244 4220

12/09/2025

Sudah belajar bahasa Arab bertahun-tahun tapi masih bingung❓❓
Bukannya makin terampil, malah muter-muter.

Itu tandanya kamu belum punya roadmap belajar yang tepat.

Di kelas ini, kamu akan dipandu oleh seorang Doktor spesialis Bahasa Arab untuk memahami alur belajar Nahwu, Shorof, dan Balaghah hanya dalam waktu 60 menit.

📚 Judul Kelas
Roadmap Praktis Memahami Nahwu, Shorof, Dan Balaghoh: Mengupas Intisari 3 Cabang Ilmu Bahasa Arab Dalam Sekali Duduk.

🔊 Pemateri
Ustadz Dr. Rizki Gumilar, M.A.

📆 Minggu, 21 September 2025
🕗 Pukul 20.00 – 21.00 WIB
💻 Live via Zoom

💸 Biaya Kelas
Rp30.000

📝 Cara Daftar
1.⁠ ⁠Scan barcode di flyer
2.⁠ ⁠Klik link di bio Instagram
3.⁠ ⁠Atau langsung daftar melalui link berikut:
https://forms.gle/5xG1rzPrUSDvWpSH7

📞 Info & Kontak
Admin Lisanul Arab – 0821 1244 4220

26/07/2025

BELAJAR BAHASA ARAB GRATIS

Alhamdulillah Nadwa kembali mengadakan Dauroh Bahasa Arab Gratis untuk umum. Kali ini kitab yang akan dikaji adalah ath-Thurfah fin Nahwi karya Imam Ibnu Abdil Hadi -rahimahullah-.

🎙Pemateri: Dr. Rizki Gumilar
(Doktor Ilmu Nahwu King Saud University, Dosen IOU dan STDIIS Jember, Pengisi Tetap Fatwa TV & Yufid Edu)

📚 Rujukan:
Matan Thurfah karya Ibnu Abdil Hadi
(PDF kitab akan dibagikan di grup)

🕓 Durasi Belajar: 3-14 Agustus 2025

⏰ Waktu Live:
Ahad, Selasa, Kamis, pukul 19:30 WIB s/d selesai

📱Media:
Grup Whatsapp dan Live Youtube

📝 Fasilitas:
Materi + Kuis Evaluasi

💵 Biaya:
Free Tanpa Syarat

🎁 Tersedia sertifikat & sanad untuk 10 peserta terbaik

🖋 Cara mendaftar:
Cukup klik salah satu link grup di bawah ini:

Grup Putra:
https://chat.whatsapp.com/JaM3aoHpe7KGtCd0PNuYvT

Grup Putri:
https://chat.whatsapp.com/H867QAWx89S0G5brvW5wes

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya (HR. Muslim 3509)

04/07/2025

*Apakah Bahasa Arab Menunjang Hapalan Alquran?*

👤: Ustadz Dr. Rizki Gumilar ()
Sumber: Yufidtv

*Silahkan untuk disebarluaskan*

Sumber: .masjidalittihad

16/09/2024

Kajian Rutin kembali dimulai

09/03/2024

Kajian Kitab Taudhihul Ahkam Syarah Bulughul Maram Bab Puasa selama Bulan Ramadhan

20/02/2024

Kelemahan kita adalah sulit move on

Seringkali ketika seseorang berada di zona nyaman tidak mau keluar untuk upgrade diri, demikian kita dapati pada pejabat tinggi, seperti Presiden, Menteri, Walikota, dst.

Sedikit dari kita yang memilih program English di IOU karena alasan tidak paham. Inilah yang melatari IOU menerjemahkan semua materi kuliah ke bahasa Indonesia karena rata-rata warganya malas move on. Padahal itu ajang untuk upgrade bahasa asing kita disamping mendapat ilmu inti.

Itu yang terjadi pada diri saya. Tahun 2015 IOU pertama kali launching program MAIS berbahasa Inggris. Saya salah satu yang pertama kali menjajaki program ini meskipun bahasa Inggris nol walaupun pasif. Awalnya tidak bisa lepas dari Google Translate dan ini sangat membantu, tapi lama kelamaan saya mulai terbiasa berinteraksi dengan dosen-dosennya, alhamdulillah bisa English tulisan belum lisan.

Pun demikian dengan bahasa Arab, 2017 saya berangkat ke Saudi dengan nol Arabic lisan, alhasil di kelas Cuma bisa planga-plongo, tapi tidak saya sesali karena ini dalam misi move on, keluar dari zona nyaman. Alhamdulillah 4 tahun berjalan saya sudah bisa Arabic lisan, bahkan sekarang mengajar pakai bahasa Arab aktif. Semua butuh proses dan jangan pernah takut keluar zona nyaman untuk mengembangkan potensi kita.

Link daftar Kampus Internasional:
https://iou.my.id/qna.iou

Informasi lebih lengkap:
https://wa.me//966557415256
(Dr. Rizki Gumilar, dosen IOU Indonesia dan Internasional)

Want your school to be the top-listed School/college in Riyadh?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Riyadh