Pemuda Pejuang Sunnah - PPS

Pemuda Pejuang Sunnah - PPS

Share

Follow the Sunnah (Not Bid'ah)

28/04/2026

DEBAT SYIAH-SUNNI

Raja Iran telah memanggil semua Ulama 'Sunni dan Syiah, bertujuan untuk mengetahui perbedaan diantara mereka.

Para Ulama 'Syiah menghadirkan diri, tetapi seorang Ulama' Sunni tiba sedikit terlambat bebanding Ulama 'Sunni yang lainnya

Ulama 'Sunni tersebut berjalan sambil mengepitkan sepatunya di celah lengannya.

Ulama 'Syiah memandang keheranan sambil berkata, "Kenapa kamu mengepitkan sepatu kamu begitu?"

Ulama 'Sunni itu menjawab, "Saya mendengar bahwa saat zaman Rasulullah, Syiah gemar mencuri sepatu!"

Ulama 'Syiah menjawab, "Mana ada Syiah saat zaman Rasulullah"

Ulama 'Sunni seraya berkata, "Jadi perdebatan kita telah berakhir. Kesimpulannya, dari mana datangnya agama kamu?"

-Sheikh Ahmed Deedat (rahimahullah)-

08/03/2026

Hajar Aswad Hilang Selama 23 Tahun, Kok Bisa?

Jika kita mengenal Abrahah sebagai sosok yang datang dengan pasukan gajah untuk menghancurkan Ka'bah lalu Allah membinasakannya dengan burung Ababil dan batu dari sijjil maka sejarah juga mencatat peristiwa lain yang tak kalah mengguncang. Bedanya, kali ini bukan pasukan penyembah berhala dari luar, tetapi kelompok yang masih mengaku bagian dari umat Islam sendiri.

Tahun 317 H. Musim haji. Makkah dipenuhi manusia yang datang dengan pakaian ihram yang sederhana. Tidak ada perbedaan kaya atau miskin. Semua berharap satu hal: ampunan Allah. Mereka thawaf dengan tenang, berzikir, mempersiapkan diri untuk wuquf di Arafah. Suasananya adalah harapan dan damai.
Bertepatan Hari Tarwiyah sebagai hari yang penuh ketenangan. Hari itu, 8 Dzulhijjah, para jamaah mulai bergerak menuju Mina. Mereka berihram, bertalbiyah, menangis karena harap.
Lalu semuanya berubah dalam sekejap.
Abu Thahir Al-Qurmuthi dan pasukannya, militer Syiah menyerbu tanpa peringatan. Pedang terhunus di tengah manusia yang tidak bersenjata.

“Allahuakbar”
“Allahuakbar”

Jerit takbir berubah menjadi jeritan ketakutan.
Orang-orang berlari di pelataran Masjidil Haram, tetapi tidak ada tempat aman. Tubuh-tubuh mereke ditebas jatuh satu per satu. Darah mengalir di sekitar Ka'bah, di tempat yang bahkan hewan pun tidak boleh diburu.

pemimpin Syiah itu kemudian merangsek dan menurunkan kudanya duduk di pintu Ka'bah, sementara mayat bergelimpangan di sekelilingnya. Dengan sombong ia berkata,

“Aku bagi Allah dan dengan Allah. Dia menciptakan makhluk dan akulah yang membinasakan mereka.”

Kejahatan tidak berhenti di situ. Jasad-jasad jamaah haji dilemparkan ke dalam sumur Zamzam. Laku pasukannya naik dan merobohkan Kubah Zamzam. Tak henti disitu, Kiswah Ka'bah dilucuti dan dibagi-bagikan. Hajar Aswad dipukul dengan gada, dan pecah menjadi beberapa bongkahan besar, kemudian dihina, lalu dicabut dari tempatnya dan dibawa pergi.

Tercatat 30.000 Jamaah Haji meninggal.
ingat, 30.000 Jamaah Haji.

selama dua puluh dua tahun Kabah pernah mengalami tanpa Hajar Aswad. Pada tahun itu, haji tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Orang-orang dicegah untuk wuquf di Arafah.

Dalam Keyakinan Syiah baik sekte Batiniah maupun Imamiyyah (Syiah Iran) mereka meyakini bahwa diakhir zaman Imam Mahdi akan muncul.

ketika Imam Mahdi muncul, akan memerangi Bangsa Arab, kemudian menghabisi nyawa Jmaah haji diantara Shafa dan Marwah (silakan buka dalam al Ghaibah karya At-Thusi hlm. 229)

Kemudian Imam Mahdi menghancurkan Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Kamar Nabi.

dan Tahukah anda bahwa dalam Kitab Hadits Syiah bahwa Hajar Aswad akan dipindah ke Kufah (Tempat suci Syiah). Bahkan dinisbatkan khutbah kepada Ali bin Abi Thalib di Masjid Kufah dengan redaksi:

“Wahai penduduk Kufah, Allah telah memberi kalian keutamaan yang tidak diberikan kepada seorang pun: tempat shalat kalian adalah Rumah Adam, Rumah Nuh, Rumah Ibrahim dan Mushalla Ibrahim. Tidak akan berlalu siang dan malam hingga Hajar Aswad terpasang di sana.” Man la Yahdhuruhu al-Faqih: Jilid 1, hlm. 92 hadits 696. Wasail Asy-Syiah: Jilid 3, hlm 309 hadits 18.

Pada pesta rakyat yang diadakan secara resmi di Abdan pada 17/3/1979 M bertepatan pada 18/4/1399 H sebagai dukungan atas kudeta Khumaini, salah seorang ulama mereka yaitu DR. Muhammad Mahdi Shadiqi menyampaikan pidato berikut:

"Aku nyatakan dengan lantang wahai saudara-saudaraku di timur dan di barat, sesungguhnya Mekah Al-Mukarramah, Tanah Suci Allah yang aman tengah dijajah oleh sekelompok kecil Yahudi?" (Pidato disiarkan oleh as-Shauth ats-Tsaurah al-Islamiyyah)

Dia menjanjikan mereka kebebasannya.
Di media Negara Khumaini banyak terdapat gambar-gambar yang mengungkapkan akidah ini.

Di antaranya yaitu gambar Kabah dengan Masjid Al-Aqsha di sampingnya, kemudian antara keduanya terdapat tangan menggenggam senjata, dan di bawahnya terdapat tulisan berbunyi: "Kami akan membebaskan Dua Kiblat."

Lalu sejarah mencatat satu fakta nyata: pada tahun 317 H, kelompok Qaramithah mencabut Hajar Aswad dari Ka'bah dan membawanya selama 22 tahun. Namun batu itu tidak dibawa ke Qum sebagaimana sering didramatisasi, melainkan ke Bahrain, pusat kekuasaan mereka saat itu.

Pertanyaannya kemudian:

Jika dalam sebagian riwayat disebutkan kehancuran bangunan suci…
Jika dalam sejarah pernah terjadi pencabutan Hajar Aswad…
Jika dalam pidato-pidato politik modern pernah terdengar slogan “membebaskan dua kiblat”…

apa maksudnya semua ini?

17/10/2025

Kalo baca, dipelajari dan di cari, pasti PAHAM seperti Bapak Kyai ini..

20/09/2025

PERLU DI LURUSKAN
Quota Haji : Yang masalah Yaqult, yang di Sorot kok UKHB ???

11/06/2025

TONTON DARI AWAL - AKHIR KALIAN AKAN TEMUKAN JAWABAN

16/02/2025

Pemahaman Salafy Wahabi

01/02/2025

WOW ... Bohong Neh Bohong 🤫

01/02/2025

Cara Mereka Merendahkan Nabi Muhammad Shallahu alaihi wasallam sangat Murah sekali. dengan "BERDUSTA MEMBAWA NAMA KEMULIAAN NABI" demi meraup KEUNTUNGAN.

Andai BENAR pun, apa iya 1 jt 800 rb ??

04/01/2025

Terjawab ...

Photos from Pemuda Pejuang Sunnah - PPS's post 04/01/2025

TERCIDUK
Syiah sedang Gencar di Sosmed

Want your school to be the top-listed School/college in Medina?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Medina