05/02/2026
[๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ | ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐]
Ramadan semakin mendekat.
Hanya ๐๐ ๐๐๐๐ sebelum kita dipertemukan dengan bulan penuh Rahmat dan Pengampunan.
Di tengah urusan harian yang tidak pernah berhenti, mungkin ada amal yang belum sempurna, ada hati yang masih mencari kekuatan dan ada jiwa yang memerlukan sentuhan Kasih Ilahi.
Namun, Allah masih memberi kita ruang.
Ruang untuk menilai kembali diri.
Ruang untuk memperbetulkan arah.
Ruang untuk mengisi sisa Syaaban dengan amalan yang mempersiapkan hati menyambut Ramadan dengan lebih tenang dan bersungguh.
Ramadan bukan sekadar bulan yang datang mengikut giliran.
Ia hadir sebagai peluang, undangan dan Rahmat yang tidak selalu dijanjikan.
Semakin hampir ia bertamu, semakin wajar kita memperhalus persediaan.
Mulakan dengan langkah-langkah sederhana namun bererti:
๐ฟ Menjaga dan memperbaiki solat
๐ Mengulang-ulang bacaan al-Quran, walau sehelai demi sehelai
๐ Membersihkan hati dari sifat yang menghalang keberkatan
๐คฒ Menghidupkan doa, khususnya doa Syaaban: โ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ๐ถ๐ฎ๐ฎ๐ข ๐ฃ๐ข๐ณ๐ช๐ฌ๐ญ๐ข๐ฏ๐ข ๐ง๐ช ๐๐บ๐ขโ๐ฃ๐ข๐ฏ, ๐ธ๐ข ๐ฃ๐ข๐ญ๐ญ๐ช๐จ๐ฉ๐ฏ๐ข ๐๐ข๐ฎ๐ข๐ฅ๐ข๐ฏ.โ
Mudah-mudahan baki hari yang tinggal ini menjadi medan persiapan
agar kedatangan Ramadan disambut dengan hati yang lebih rapi, jiwa yang lebih lembut dan tekad yang lebih kukuh untuk menjadi hamba yang lebih baik.
"๐๐ ๐ผ๐ก๐ก๐๐, ๐จ๐๐ข๐ฅ๐๐๐ ๐๐ฃ๐ก๐๐ ๐ ๐๐ข๐ ๐ ๐ ๐๐๐ข๐๐๐๐ฃ ๐๐๐ก๐๐ข ๐๐๐๐ข๐๐ฉ-๐๐ช"