Info terkini;
TADIKA AKAR BAIK BEM Cawangan Warisan Batu 8 Taman Tunku Miri masih beroperasi seperti biasa dengan guru sedia ada.Terima kasih harap maklum.
Tadika Akar Baik BEM Cawangan Warisan Batu 8 Miri
Kanak-kanak 4 - 6 thn (Normal) Berakar, Bertumbuh, Berbuah. Melahirkan Insan seimbang, Pemikiran Kritis dan Kreatif serta Berinovatif
03/01/2026
Minggu suai kenal
https://www.facebook.com/share/p/1BzrK4TBwm/
16/11/2025
Tajuk :🐈 Kucing yang Bijak ( Si Oren dan Teka-Teki Hutan )
Ilustrasi yang Dicadangkan
Untuk visualisasi, bayangkan sebuah ilustrasi dengan elemen-elemen berikut:
Latar: Sebuah celah di antara akar pohon Banyan yang besar di pinggir hutan. Cahaya matahari pagi menembus dedaunan, menciptakan pola sorot dan bayangan di lantai hutan yang berlumut.
Karakter Utama:
Si Oren: Seekor kucing domestik berwarna jingga kecokelatan yang duduk dengan postur elegan. Matanya yang besar dan kuning kelihatan tenang serta memancarkan kebijaksanaan. Di sebelahnya, diletakkan sebuah mangkuk kayu kecil berisi air jernih yang memantulkan sedikit cahaya.
Karakter Sokongan:
Si Cokelat: Seekor tupai kecil yang kelihatan cemas, memegang sebiji kenari di tangannya, memandang Si Oren dengan penuh harapan.
Aksi: Si Oren mengangkat sebelah kaki depannya dan menunjuk ke arah mangkuk air, seolah-olah memberi isyarat untuk melihat pantulan di dalamnya.
Cerita Pendek: Air di dalam Mangkuk
Di pinggir Hutan Lumina yang lagenda, tinggallah seekor kucing belaan bernama Si Oren. Dia bukanlah kucing yang tangkas dalam memburu, atau yang lantang dalam mengiau, tetapi dia terkenal kerana kebijaksanaannya. Para penghuni hutan—mulai dari tupai, arnab, hinggalah burung hantu—sering mendatanginya untuk meminta nasihat, terutamanya tentang teka-teki yang sukar dipecahkan.
Pada suatu pagi yang hangat, seekor tupai muda bernama Si Cokelat datang dengan wajah panik.
"Si Oren! Tolonglah saya!" seru Si Cokelat, tercungap-cungap. "Saya telah menukar semua kenari simpanan saya untuk membeli 'batu bertuah' dari Rubah di seberang sungai. Katanya, batu itu akan membuat saya kaya!"
Si Oren, yang sedang menjilat cakarnya di bawah akar pokok Banyan, berhenti dan merenungnya dengan tenang. "Dan apa masalahnya, Si Cokelat?"
"Batunya... tidak berfungsi sama sekali!" ratap Si Cokelat. "Rubah itu tertawa dan memberikan saya teka-teki yang mesti saya pecahkan untuk mendapatkan kenari saya kembali. Katanya, 'Apa yang sentiasa ada di hadapanmu, tetapi tidak pernah boleh kau sentuh?' Jika saya tidak dapat menjawabnya, saya perlu bekerja untuknya selama-lamanya!"
Si Cokelat menggenggam erat sebiji kenari terakhir yang tersisa di tangannya. Dia sudah mencuba menjawab "udara", "matahari", dan "masa depan", tetapi semuanya salah.
Si Oren tidak terus menjawab. Dia hanya mengiau perlahan, berjalan ke mangkuk air kecilnya, dan menunjuk ke permukaan air yang tenang.
"Lihatlah dirimu, Si Cokelat," kata Si Oren dengan suara rendah dan berwibawa.
Si Cokelat menunduk dan melihat pantulannya yang cemas di air.
"Apa yang kau lihat?" tanya Si Oren.
"Saya melihat wajah saya, dan... saya melihat ketakutan kerana saya kehilangan segalanya," jawab Si Cokelat perlahan.
Si Oren mengangguk. "Tepat. Kau melihat dirimu, dan kau melihat ketakutan. Kau telah menghabiskan begitu banyak tenaga dan waktu untuk mencari sesuatu yang berharga di luar dirimu—kekayaan, nasib baik—sehingga kau tidak melihat apa yang benar-benar penting dan yang sentiasa bersamamu."
Kucing jingga itu kemudian mengangkat kepalanya dan merenung jauh ke ufuk.
"Jawapan kepada teka-teki Rubah itu, Si Cokelat, bukanlah hal-hal besar yang dicari semua orang. Itu adalah Ufuk."
Si Cokelat terdiam. Ufuk! Ia sentiasa kelihatan di hadapan, tetapi sejauh mana pun dia berlari, dia tidak akan pernah dapat menyentuh pertemuan antara langit dan bumi itu.
"Namun," sambung Si Oren, menatap mata Si Cokelat, "Rubah itu bukan sekadar menguji pengetahuanmu, tetapi juga kebijaksanaanmu."
"Apa maksudmu?"
"Apabila kau kehilangan harta benda, perkara pertama yang kau hilangkan ialah ketenangan dan keyakinan pada dirimu sendiri," jelas Si Oren.
"Teka-teki itu mudah bagi yang tenang. Pelajaran terbesarnya ialah: jangan pernah menukar apa yang kau miliki dengan janji-janji kosong tentang apa yang mungkin kau dapatkan, terutamanya jika janji itu datang dari sumber yang tidak bijak. Sekarang, pergilah ambil kenarimu kembali. Dengan hati yang tenang, kau akan sentiasa tahu jalan."
Si Cokelat berasa seolah-olah beban berat telah terangkat dari belakangnya. Dia tunduk hormat kepada Si Oren dan berlari kencang menuju Rubah, bukan sahaja dengan jawapan, tetapi dengan sebuah pelajaran hidup yang jauh lebih berharga daripada sebongkah batu atau sebakul kenari.
Pesan Moral:
Kebijaksanaan sejati bukanlah tentang mengetahui semua jawapan, tetapi tentang menemukan ketenangan diri untuk melihat penyelesaian yang sudah ada di hadapan mata, dan tidak menukarkan nilai diri dengan godaan yang tidak pasti.
゚viralシviralシfypシ゚viralシalシ
15/11/2025
Title : Elara and the Whispering Forest Secret
Once upon a time, in a small village nestled beside a whispering forest, lived a young woman named Elara. She was known for her brave spirit and an insatiable curiosity about the world beyond her village's borders. One day, an old map was discovered in the attic of the village elder, hinting at a hidden waterfall deep within the uncharted parts of the Whispering Forest – a waterfall said to possess magical, healing waters.
Many had tried to find it before, but the forest was dense and full of winding paths. Elara, however, felt a pull she couldn't ignore. She packed a small bag with provisions, a compass, and a tattered copy of the map. As the sun rose, casting long shadows, she bid farewell to her village and stepped into the mysterious woods.
The trees were tall, their branches interlacing like fingers, creating a canopy that filtered the sunlight into dappled patterns on the forest floor. Strange, beautiful flowers bloomed in vibrant colors, and the air was filled with the sweet scent of pine and damp earth. Elara followed the ancient map, her heart thumping with excitement and a touch of apprehension. She navigated around thorny bushes, crossed babbling brooks, and listened to the calls of unseen birds.
After hours of walking, the path grew fainter, and the forest grew quieter. Elara checked her compass and the map. She realized she was close, but the last part of the journey seemed to be off the path entirely. She pushed through a thick curtain of ivy and ferns, and there, before her, it was.
A magnificent waterfall, its waters shimmering with an ethereal blue light, cascaded into a crystal-clear pool below.
゚viralシviralシfypシ゚viralシalシ
14/11/2025
https://gemini.google.com/share/0698c8c88df7
Gemini - 📖 Rama-Rama Saya Created with Gemini
14/11/2025
https://www.youtube.com/watch?v=ZjOmLfE-O6I&start=64
Simple reading about Love Nature for 6 year preschool.
That's a wonderful topic for a six-year-old! Learning to love and appreciate nature is so important.
Here is a simple reading and a suggested picture idea about loving nature:
🌳 A Little Story About Loving Nature 🐞The Great Outdoors.
Hi, friend! Look around you. Do you see the big blue sky?
Do you feel the wind on your cheek? That is nature!
Nature is everything outside. It is the big, tall trees and the tiny green grass. It is the busy bees that fly from flower to flower. It is the birds that sing a happy song.
How to Love Nature
We can show nature that we love it!
✅Be Gentle: When you see a little flower or a bug, don't pick it or hurt it. Just look with your eyes!
✅Be Quiet: Sometimes, if you sit very still and quiet, you can hear special sounds, like a frog jumping or a leaf rustling.
✅Be Helpful: If you see trash on the ground, ask a grown-up to help you put it in the bin. This keeps nature clean and happy!
✅Explore: Go outside and breathe the fresh air. Nature is a giant playground waiting for you!
Nature is beautiful and important. Let's be its best friend!
🖼️ Picture Idea: "The Happy Tree Friend"
Here is an idea you can use for a drawing, coloring page, or image search:
The Scene: A bright, smiling sun is shining over a grassy field.
The Focus: A large, friendly tree with big green leaves and a wide brown trunk.
The Action: A happy child (who looks about 6) is gently hugging the trunk of the tree.
The Details:
A little ladybug is crawling on a leaf near the child's hand.
A bird is singing from a branch above.
Some colorful flowers are growing in the grass nearby."
Earth 101 | Our Planet | The Dr Binocs Show | Peekaboo Kidz Earth 101 | Facts About The Earth | Our Planet | Planets In Our Solar System | All About Earth | Third Planet To The Sun | Atmosphere On Earth | Birth Of Ear...
28/10/2025
Takwin dan Kalender untuk SESI 2026
Bermakna Mula Persekolahan Sesi 2026 adalah pada tarikh 12 January 2026 bagi Kumpulan B (Sarawak & Sabah)
22/10/2025
➡️Cuti Akhir Tahun 2025:
20 Disember 2025 - 11 January 2026
➡️Persekolahan Sesi 2026:
Bermula pada : 12 January 2026
➡️Pendaftaran Sesi 2026:
Tarikh : 2 January 2026 ( Jumaat )
Masa : 10 pagi - 2 petang
Bertempat : No.19 Rejang 23 Taman Tunku ( Tadika )
Vanakam
Morning vibes, Happy Diwali to everyone!!
12/10/2025
Colour the picture.
The children will enjoy it!
06/10/2025
Happy Mid-Autumn Moon Cake 2025
I gained 246 followers, created 10 posts and received 27 reactions in the past 90 days! Thank you all for your continued support. I could not have done it without you. 🙏🤗🎉
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Website
Address
No 19 Rejang 23 Taman Tunku
Miri
98000
Opening Hours
| Monday | 07:50 - 11:50 |
| Tuesday | 07:50 - 11:50 |
| Wednesday | 07:50 - 11:50 |
| Thursday | 07:50 - 11:50 |
| Friday | 07:50 - 11:50 |