22/07/2025
Bila dunia merampas segalanya… beliau masih memilih untuk berkarya.
Lakaran ini bukan sekadar satu garisan di atas kertas lusuh.
Ia adalah jeritan jiwa yang ditahan.
Ia adalah keberanian seorang insan yang diuji tapi tak pernah rebah.
Dilukis sendiri oleh Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dari balik tirai besi Penjara Sungai Buloh, Ogos 2001.
Siapa sangka…
Pemimpin yang kini berdiri sebagai Perdana Menteri, pernah menyembuhkan luka jiwanya dengan sebatang pen dan secarik kertas.
Bukan dendam yang ditinggalkan, tapi seni.
Bukan kemarahan yang diwariskan, tapi kekuatan.
Kalau dia yang pernah hilang segalanya pun masih mampu berdamai dengan gelita,
maka kita… yang masih punya ruang dan cahaya, pasti juga mampu bertahan.
Jika anda sedang melalui saat sukar, tak perlu kuat sepanjang masa.
Ambil masa. Menulis. Melukis. Menangis. Menyendiri sekejap. Itu bukan kelemahan. Itu cara jiwa kita bertahan.
19/07/2025