IMM Komisariat Hukum UAD

IMM Komisariat Hukum UAD

Share

This is The Muhammadiyah Student Association Commissariat of Law in Ahmad Dahlan University. Billahifisabililhaq Fastabiqul Khairat Enam Penegasan IMM :
1.

IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) merupakan organisasi kemahasiswaan yang beranggotakan mahasiswa islam dan bergerak dalam bidang keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan dan bersumber dari Alqur’an dan Asunnah. Selain itu IMM sebagai Ortom Muhammadiyah, harus melakukan fungsi-fungsi pengkaderan sehingga khittah perjuangan Muhammadiyah dapat terjaga. Sejarah Kelahiran IMM
Berbicara tentang

FILM IMM UAD 08/09/2015

FILM IMM UAD Hasil karya kader IMM Cabang Djazki Kota Yogyakarta

Photos 19/08/2015

MASTA 2015, Let's Begin

Beginilah Tutur Kata dan Cara Berbicara Rasulullah - Islampos 19/08/2015

Beginilah Tutur Kata dan Cara Berbicara Rasulullah

TELAH kita ketahui bersama beberapa sifat Rasulullah
Saw. Sekarang kita ingin mengetahui beberapa tutur
kata dan cara berbicara Rasulullah sebernanya. Marilah
kita simak penuturan Aisyah r.a.
“Rasulullah Saw tidak biasa berbicara seperti yang
biasa kamu lakukan (yaitu berbicara dengan nada cepat)
Namun beliau berbicara dengan nada perlahan dan
dengan perkataan yang jelas dan terang lagi mudah
dihafal oleh orang yang mendengar dalam
majelisnya.” (HR. Abu Dawud)
Beliau adalah seorang yang rendah hati lagi lemah
lembut, sangat senang jika perkataannya dapat
dipahami. Di antara bentuk kepedulian beliau terhadap
umat adalah dengan memperhatikan tingkatan-
tingkatan intelektualitas dan pemahaman mereka di
dalam berkomunikasi.
Hal tersebut menunjukan bahwa beliau adalah sosok
yang penyantun dan penyabar. Diriwayatkan dari Aisyah
bahwa ia berkata,
“Perkataan Rasulullah sangatlah jelas, sehingga mudah
dipahami oleh orang yang mendengarnya.” (HR. Abu
Dawud)
Cobalah perhatikan kelemahlembutan dan keluasan
hatti Rasulullah, beliau mau mengulangi perkataan
beliau agar mudah dipahami.
Anas bin Malik mengungkapkan kepada kita,
“Rasulullah Saw sering mengulang perkataannya tiga
kali agar mudah dipahami.” (HR. Bukhari)
Rasulullah selalu berlaku lemah lembut kepada orang
lain. Dengan sikap seperti itulah orang-orang menjadi
takut, segan, serta hormat terhadap beliau.
Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, id berkata, “Seorang
laki-laki datang menemui Rasulullah. Beliau mengajak
laki-laki itu berbicara sehingga membuatnya menggigil
ketakutan. Rasulullah berkata kepadanya,
‘Tenangkanlah dirimu! Sesungguhnya aku bukanlah
seorang raja. Aku hanyalah putra seorang wanita yang
biasa memakan dendeng’.” (HR. Ibnu Majah). []
Sumber : Sehari di Kediaman Rasulullah/Abdul Malik bin
Muhammad al-Qasim/Darul Haq/2013
(https://www.islampos.com/beginilah-tutur-kata-dan-cara-berbicara-rasulullah-205011/)

Beginilah Tutur Kata dan Cara Berbicara Rasulullah - Islampos TELAH kita ketahui bersama beberapa sifat Rasulullah Saw. Sekarang kita ingin mengetahui beberapa tutur kata dan cara berbicara Rasulullah sebernanya. Marilah kita simak penuturan Aisyah r.a.

8 Cara Biar Kamu Gak Kelihatan Mahasiswa Angkatan Tua 19/08/2015

8 Cara Biar Kamu Gak Kelihatan Mahasiswa Angkatan
Tua

1. Ikut Cukur Gundul
Biasanya kan mahasiswa baru (maba) yang pada ikutan
ospek disuruh ngegundulin kepalanya. Yang gak gundul,
berarti doi gak ikut ospek, atau doi cewek. Musuhin
aje, kecuali si maba cewek. Kamu pun dapat mengikuti
kewajiban tersebut supaya tampak lebih muda.
Gundulin aje, siapa takut.

2. Nongkrong
Kantin selalu rame di awal semester ganjil. Keramaian
tersebut dipicu oleh mahasiswa baru yang emang mau
ke mana lagi mereka mengadu dan para senior yang
pengen jadi tempat peraduan juniornya. Kamu sebagai
yang udah lebih lama di kampus sebaiknya jangan
merasa terusik. Ikutan nongkrong aja. Berbaur. Siapa
tau ada yang mau gabung ke meja kamu. Udah punya
meja tongkrongan sendiri kan?

3. Ambil Kelas Bawah
Jika kamu seniat itu pengen kenal lebih jauh dengan si
doi, cobalah ambil mata kuliah di tingkat awal. Dengan
begitu kamu bisa punya insight yang cukup mengenai
gerak-geriknya. Padahal sih emang kamu lagi ngulang
aja dan kebetulan sekelas. What a pleasant surprise.

4. Ikut Ospek
Satu lagi cara jika kamu se-BM itu pengen dilihat muda
oleh junior kamu yang lagi sibuk dengan hari-hari
awalnya sebagai mahasiswa. Senior ikut ospek emang
gak lazim sih, tapi bisa kok. Ada kampus yang netapin
sertifikat ospek sebagai syarat sidang skripsi dan
panitianya gak bisa diajak kompromi. Yaudah ikut ospek
aja. Ada si doi ini.

5. Pura-Pura Nanya Lokasi di Kampus
Nanya
" Eh tempat fotokopian di mana ya? "
"Kayaknya kantin dulu di sebelah parkiran, udah pindah
ya? "
dan masih banyak pertanyaan lain yang bisa kamu
lontarkan kepada para mahasiswa baru tentang
berbagai lokasi di kampus. Ada baiknya kamu bukan
panitia ospek karena ntar kedokmu bakal tersingkap
dan beri pertanyaan logis, karena pertanyaan kayak
" WC lantai sepuluh kok udah gak ada? " gak akan
berhasil, wong kampusnya aja cuma lima lantai.

6. Ikut Kegiatan UKM
Gak terbantahkan kalo kegiatan ekstrakurikuler di
kampus sangat membantu merekatkan hubungan junior
dan senior. Biasanya sih junior penasaran kamu
angkatan berapa, tapi kalo kamunya supel dan gak
nunjukin senioritas, pudarlah segala rasa penasaran
mereka. Yang ada hanyalah bersenang-senang dan
hubungan langgeng ke depannya.

7. Bawa Tas Gede
Yang bawa tas gede ke kampus sering diidentikkan
dengan mahasiwa baru karena emang mata kuliah
mereka yang masih banyak, harus bawa buku wajib
segala, dan segala tetek bengek ospek. Cara ini boleh
banget dicoba. Padahal kamu cuma bawa laptop yang
dipake buat main game online. Itulah gunanya wi-fi di
kampus.

8. Gak Ngaku Kalo Ditanya Angkatan
Muka kamu udah jelas gak maba banget, sehingga ada
aja para junior yang penasaran terhadap angkatan
kamu. Entah ada angin apa tiba-tiba mereka nanya.
Cuekin aja, gak usah dijawab, lalu jalan dengan cool
walopun kamu gak seperti itu. Beres kan.

(mlsbgt.de/1hJxgIZ)

8 Cara Biar Kamu Gak Kelihatan Mahasiswa Angkatan Tua Rupa muda kadang gak bisa dipaksakan

Photos 19/08/2015

NyamNyam

Setelah Indonesia Merdeka, Mereka Malah Dilupakan | Hello-pet 18/08/2015

Setelah Indonesia Merdeka, Mereka Malah Dilupakan

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa pemerintah
menggelar renungan malam pada tengah malam
sebelum prosesi peringatan hari Kemerdekaan di Istana
Negara pada 17 Agustus. Tujuan dari renungan itu
adalah cara pemerintah mengenang jasa pahlawan yang
telah mengantar republik ini pada kemerdekaan. Tapi
rupanya, ada 4 pahlawan yang terlupakan oleh
pemerintah, dan juga oleh kita. Padahal jasa mereka
dalam memperjuangkan kemerdekaan tidak kalah dari
apa yang dilakukan oleh Soekarno-Hatta. Siapa saja
mereka?

Wikana
Wikana adalah salah satu pemuda yang mendesak
Soekarno untuk mendeklarasikan kemerdekaan
Indonesia. Andai tidak ada Wikana dan teman-
temannya, belum tentu pada 17 Agustus Indonesia
meraih kemerdekaan. Bagi yang sudah belajar sejarah,
tentu pasti tahu adanya golongan tua dan golongan
muda. Soekarno termasuk golongan tua, sementara
Wikana adalah golongan muda. Para golongan muda
mendesak golongan tua untuk segera mendeklarasikan
kemerdekaan untuk tidak memberi kesempatan bagi
Sekutu untuk mengklaim wilayah Indonesia.
Pada zamannya, Wikana menjadi tokoh pemuda yang
mendapat pengakuan dan dipercaya oleh Perdana
Menteri Sutan Sjahrir untuk duduk sebagai menduduki
jabatan menteri negara urusan pemuda dalam kabinet
Sjahrir kedua dan ketiga. Jalannya meredup setelah
peristiwa Madiun 1948. Posisinya sebagai Gubernur
Militer di Surakarta digantikan oleh Gatot Subroto. Dia
hilang entah kemana setelah p**ang dari China, saat
pergolakan politik sedang panas dengan isu PKI.

Frans Mendur
Dia adalah fotografer yang mengabadikan proklamasi
kemerdekaan. Saat digeledah Jepang, dia
menyembunyikan negatif filmnya di bawah pohon
dekat halaman kantor harian Asia Raja. Berkat
perjuangan Frans, sampai saat ini dokumentasi
bersejarah masih bisa kita saksikan. Dia turut
mengabadikan kejadian ini bersama adik kandungnya,
Alex Mendur. Setelah ini, Alex Mendur, Justus Umbas,
Frans “Nyong” Umbas, Alex Mamusung, dan Oscar
Ganda mendirikan Indonesia Press Photo Service pada
2 Oktober 1946.

Achmad Soebardjo
Achmad Soebarjo termasuk salah satu pemuda pejuang
yang membawa Soekarno dan Mohammad Hatta ke
Rengasdengklok, Jawa Barat. Saat mereka sepakat
untuk mengadakan prokalamsi Pengangsaan, Achmad
Soebarjo termasuk yang menyetujui untuk
memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta.
Berkat lobinya, dia berhasil meyakinkan para pemuda
untuk membawa kembali Soekarno-Hatta ke Jakarta.
Achmad Soebarjo diangkat sebagai Menteri Luar
Negeri Indonesia yang pertama. Pahlawan bernama
lengkap Raden Achmad Soebarjo Djojoadisoerjo lahir
di Karawang, Jawa Barat, 23 Maret 1896 dan meninggal
15 Desember 1978.

Shodanco Singgih
Sebagai anggota Peta, dia yang bertugas membawa
Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok. Rencananya
berjalan lancar karena memperoleh dukungan dan
beberapa elemen tentara Peta dari Shodanco Latief
Hendraningrat, yang saat itu menggantikan Daidanco
Kasman Singodimejo yang bertugas ke Bandung. Di
Rengasdengklok akhirnya B**g Karno setuju
memproklamasikan kemerdekaan.

(hello-pet.com/quiz?id=100089)

Setelah Indonesia Merdeka, Mereka Malah Dilupakan | Hello-pet Mungkin banyak yang belum tahu bahwa pemerintah menggelar renungan malam pada tengah malam sebelum p

Photos from IMM Komisariat Hukum UAD's post 18/08/2015

NOMOPHOBIA: Tak Bisa Jauh dari Ponsel

Teknologi apa yang paling dekat dengan kita? Ponsel
tentu saja. Ke mana saja, ponsel selalu menyertai kita.
Bisa dikatakan bahwa dewasa ini, hampir semua orang
telah memiliki semacam ketergantungan dengan
teknologi, terutama ponsel pintar.
Perhatikan sekitar Anda, di mana pun, terutama di
tempat umum, Anda akan menemukan banyak orang
yang sedang menunduk, kusyuk dengan ponsel/
gadgetnya masing-masing. Iya, bukan hal yang aneh,
mengingat tren media sosial kini lebih diminati dari
interaksi sosial langsung.
Kembali ke nomophobia, yang tanpa disadari, mungkin
pernah atau sering kita alami. Meski sedang bersama
keluarga atau orang-orang yang kita kasihi, ada saat di
mana kita akan merasakan kehilangan bila tak
menengok ponsel kita, walau sejenak saja. Apalagi bila
ponsel kita ternyata tertinggal di suatu tempat yang tak
mudah dijangkau, maka rasa kehilangan tersebut akan
semakin mendalam.
Parahnya lagi, vendor-vendor pembesut ponsel kini
berlomba meracik dan merilis ponsel pintar dengan
harga yang terjangkau sejuta umat, sehingga semakin
banyak orang yang memiliki ponsel pintar, berbanding
lurus dengan meningkatnya pengidap nomophobia.
Pada tahun 2008 (tahun di mana gejala-gejala
nomophobia mulai diteliti), YouGov plc melakukan
survei terhadap 2163 orang dewasa di Inggris. Hasilnya,
sebanyak 53% pengguna ponsel mengakui bahwa
mereka mengalami kecemasan saat kehabisan pulsa dan
kehilangan sinyal.
Pada tahun 2012, dari hasil survey yang dilakuan oleh
sebuah perusahaan IT asal Inggris, SecurEnvoy,
diketahui bahwa sebanyak 66% pengguna ponsel
memiliki rasa takut kehilangan atau terpisah dari ponsel
mereka (meningkat dari penelitian tahun 2008).
Diketahui p**a bahwa rata-rata pengguna ponsel saat
itu mengecek ponselnya sebanyak 34 kali dalam sehari.
Selain itu, terungkap bahwa sekitar 41% pengguna
ponsel memiliki ponsel lebih dari satu.
Masih di tahun 2012, sebanyak 40% responden Amerika
Serikat yang disurvei oleh Chicago Tribune lebih
memilih tidak menggosok gigi selama seminggu
daripada terpisah dari ponselnya.
Selanjutnya, berdasarkan survei yang dilakukan oleh
11Mark, menyatakan bahwa 75 persen responden
menggunakan ponselnya di kamar mandi.
Menurut survei yang dilakukan oleh Cisco di Australia, 9
dari 10 orang berusia dibawah 30 tahun mengakui
mengalami nomophobia. Survei tersebut dilakukan pada
3800 pemakai ponsel pintar.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Sampai sekarang
belum ada data yang pasti. Namun, di Asia sendiri,
nomophobia bisa dikatakan telah menjadi ancaman
nyata. Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan di
India, 45% dari responden mengalami nomophobia.
TANDA-TANDA
Nah, apakah Anda mulai merasa menjadi nomophobic
(orang yang mengalami nomophobia)? Berikut ini tanda-
tandanya.
Terobsesi dengan ponsel Anda, selalu mengeceknya
tiap ada kesempatan, khawatir bila ada panggilan
masuk atau pesan yang terlewatkan.
Merasa gelisah bila baterai mulai habis, tak pernah
lupa membawa powerbank, selalu menjaga dan
memastikan baterai ponsel dalam keadaan penuh.
Membawa dan menggunakan ponsel ke mana saja,
termasuk ke kamar mandi, kamar tidur, di atas
motor, di dalam mobil.
Memiliki lebih dari satu ponsel, sebagai cadangan
bila salah satunya hilang atau tak berfungsi.
Sebenarnya tak masalah memiliki banyak ponsel,
namun bila itu adalah alasan untuk menghilangkan
kegelisahan dan ketakutan akan kehilangan ponsel,
bisa jadi Anda memang seorang nomophobic.
Panik ketika tak bisa menemukan ponsel, lupa di
mana menaruhnya.
Timbul kecemasan berlebihan bila ponsel tidak
berfungsi atau kehilangan sinyal, atau pulsa mulai
menipis.
Lebih peduli terhadap isu-isu yang berkembang di
media sosial daripada yang terjadi di sekitarnya.
Jarang bersosialisasi secara langsung karena lebih
nyaman bersosialisasi lewat media sosial yang bisa
diakses setiap saat dengan ponsel.
CARA MENGATASI
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi
atau menghindari nomophobia. Cara terbaik adalah
dengan memulai menyadarkan diri tentang dampak
negatif dari nomophobia. Seperti menyadari bahwa
banyak waktu yang terbuang karena ponsel. Menyadari
bahwa makin berkurangnya interaksi langsung kita
dengan keluarga, orang terkasih, dan juga teman-teman
kita.
Di samping itu, cobalah untuk meminimalisir
penggunaan ponsel pada saat pertemuan dengan
keluarga atau teman-teman kita, agar tercipta suasana
yang lebih hangat dan berkualitas.
Tak kalah penting, meyakinkan diri sendiri, bila kita
mampu menjalani kehidupan tanpa harus terlalu
bergantung pada ponsel, karena ponsel adalah buatan
manusia, dan kita tidak bergantung pada manusia,
apalagi barang buatan manusia.
Terakhir, mendekatkan diri pada Sang Pencipta juga
sangat ampuh untuk menghilangkan segala kecemasan
dan ketakutan, termasuk nomophobia

Photos 18/08/2015
6 Hal yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum Yakin Menjadikan Mahasiswa Hukum Sebagai Pasangan 18/08/2015

6 Hal yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum Yakin
Menjadikan Mahasiswa Hukum Sebagai Pasangan

1. Konon, kala menjalin cinta dengan dia yang
mahasiswa Hukum, kamu harus siap rajin mengalah
ketika berdebat. Karena bakal susah menangnya!
2. Mereka adalah orang-orang yang terbiasa berpikir
kritis, sehingga sulit untuk diyakinkan kecuali atas
dasar-dasar yang kuat. Ketika dia sudah memilihmu, itu
artinya dia yakin padamu.
3. Ketika dia mengaku sibuk, bukan berarti mereka
bermaksud menghindarimu. Mereka hanya punya
prioritas lain yang bukan selalu soal kamu
4. Dedikasi dan ketangguhan mereka bikin mahasiswa
hukum mendapatkan label sebagai pasangan yang setia.
5. Mahasiswa hukum terkenal sebagai pribadi-pribadi
kuat yang tegas dan tidak lembek. Ketangguhan mental
dan pribadinya begitu mempesona.
6. Jangan kaget diajak berdebat lama. Atau diskusi soal
isu yang membuat sakit kepala. Ah, mereka memang
punya cara romantis yang tak biasa.

(http://www.hipwee.com/hubungan/6-hal-yang-perlu-kamu-siapkan-sebelum-yakin-menjadikan-mahasiswa-hukum-sebagai-pasangan/)

6 Hal yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum Yakin Menjadikan Mahasiswa Hukum Sebagai Pasangan Apa saja yang akan kamu rasakan ketika menjalin hubungan dengan para calon ahli hukum ini

Want your school to be the top-listed School/college in Yogyakarta City?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Jalan Pramuka 42, Sidikan, Umbulharjo
Yogyakarta City
55161