21/04/2016
Silahkan hadir di diskusi bulanan Policy Corner yang diselengggarakan oleh prodi Magister Doktor Studi Kebijakan UGM. Kali ini mengambil topik Penanggulangan Kemiskinan: Perspektif dari Bawah. Pokoknya seru abis karena kali ini kita menghadirkan seorang aktivis LSM direktur IRE (Institute for Research and Empowerment), Sunaji Zamroni, yang telah lama bergulat dengan persoalan masyarakat miskin di tingkat akar rumput. Sampai ketemu Senin, jam 13.30 di Auditorium PSKK. Jl. Tevesia Bulaksumur UGM. Gratisss!!
24/03/2016
Monggo yang bisa hadir...
15/03/2016
Segregasi Sosial Berbasis Etnis dan Agama dan Dinamika Politik Lokal di Maluku
09/02/2016
Etnisitas dan agama senantiasa menjadi isu yang tak pernah habis dibahas, terutama ketika bersentuhan dengan persoalan kekuasaan. Konflik agama di Maluku memang telah lama usai, namun akibat konflik tersebut terjadi perubahan lanskap sosial masyarakat Maluku di mana Muslim dan Kristen tersegregasi dalam wilayah-wilayah yang tersendiri. Elemen-elemen memori sosial terhadap konflik di masa lalu acapkali dimanfaatkan oleh aktor-aktor politik untuk memobilisasi dan/atau merengkuh kekuasaan. Di sisi lain, masuknya imigran dari berbagai etnis juga menimbulkan tarik-menarik dominasi ekonomi dan politik dengan penduduk lokal.
Perkembangan kontemporer dan dinamika masyarakat Maluku yang terbagi-bagi dalam etnis dan agama di tengah upaya demokratisasi di era otonomi daerah inilah yang akan kita perbincangkan dalam diskusi Policy Corner MDSK UGM pada hari Kamis, 18 Februari 2016, di Auditorium PSKK UGM, jam 10.00-12.00 WIB.
Pembicara Prof. Dr. Muhadjir Darwin, MPA
(Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik, UGM)
Diskusi terbuka untuk mahasiswa, dosen, peneliti, dan publik umum.
GRATIS!!!
21/12/2015
Policy Corner MDSK-UGM
Kebijakan Sejuta Lahan Pertanian Di Merauke: Siapa yang Untung dan Siapa yang Rugi?
oleh : Dr. Laksmi A. Savitri M.A.
pertanyaan dalam diskusi adalah sejauh mana kebijakan sawah sejuta hektar di Merauke ,menyediakan jalan transformasi sosial-ekonomi dan budaya bagi OPA secara bermartabat?
munculnya modernisasi dengan teknologi sawah pada pertanian di Merauke memunculkan banyak permasalahan. seperti siapa pemiliknya, siapa yang mengoperasikan alat atau mesin, siapa yang mendapatkan untuk dari hasil persawahan, apa yang diperbuat oleh pemilik tanah dan perusahaan, dan lain sebaginya. yang diharapkan dari masyarakat adalah adanya diskusi atau rembugan yang baik antara pihak yang terlibat dengan masyarakat. maka kemudian aspirasi masyarakat dapat didengar dan dirasakan.
karena selama ini masyarakat telah banyak menerima pahitnya, seperti harga diri, keselamatan hidup, bencana alam dan nasib kelanjutan akan alamnya.
10/12/2015
Di tengah konflik sengit antara industri kelapa sawit dan masyarakat adat, Jakarta kembali meluncurkan program sawah satu juta hektar, yang menjadi rangkaian dari apa yang disebut Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE). Idenya adalah menjadikan Papua sebagai lumbung pangan (beras) dan energi untuk kepentingan ekspor.
Apa yang terjadi pada orang Papua dan kebijakan yang seperti apa terkait permasalahan tersebut: siapa yang untung dan siapa yang rugi?
Mari diskusikan permasalahan tersebut pada hari selasa, 15 des 2015, tempat Auditorium PSKK UGM jam 15.00-17.00 WIB. Pembicara Dr. Laksmi A Savitri M.A. (Dosen Antropologi Budaya UGM).