05/03/2019
Bergabung bersama kami, mempersiapkan generasi masa depan...
Pusteblume Daycare adalah Taman Pengasuhan Bayi dan Balita terpercaya di Yogyakarta. Kami melayani p
Berawal dari pengalaman dalam membesarkan anak selama beberapa tahun di Jerman, para pendiri Pusteblume Daycare memimpikan sebuah daycare yang bukan sekedar tempat untuk menitipkan anaka namun juga merupakan sebuah tempat untuk mendampingi, mengamati dan memberikan yang terbaik bagi anak agar tumbuh-kembang di masa keemasannya optimal namun tidak dengan memberikan beban dan target yang berat bagi
05/03/2019
Bergabung bersama kami, mempersiapkan generasi masa depan...
Tuhan menganugrahi bangsa Indonesia untaian alam yang indah dan subur, gunung menjulang, pantai membentang dan iklim yang nyaman. Segala anugerah tersebut kita nikmati sebagai "kompensasi" kita hidup di negeri cincin api, sekaligus jalur gempa aktif dan pertemuan tiga lempeng benua.
Bagaimana bangsa Indonesia bisa hidup harmonis di alam yang indah ini dengan segala bahaya yang mengintai? Sedari dini kita perlu kesadaran, pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana alam.
Kami di Pusteblume Daycare berusaha membangun kesadaran anak-anak, salah satunya dengan siaga dan tanggap gempa. Jika gempa terjadi, anak-anak tidak perlu panik namun tahu cara menyelamatkan diri. Bunda-bunda akan membimbing anak-anak keluar ruangan ke titik kumpul dan memastikan bahwa semua anak terevakuasi sampai kondisi aman. Mama-Papa di kantor tetap tenang ya.. Kami usahakan semaksimal mungkin, anak-anak dalam kondisi aman di daycare 🙏🏼
Dirgahayu Republik Indonesia.
Kami siap berkembang untuk menjadi pembela NKRI selama hayat masih dikandung badan.
Pusteblume Daycare mengupayakan hal yang sama dengan anak anak di Switzerland...
19/03/2018
PUSTEBLUME DAYCARE, BALAS BUDI KAMI KEPADA MASA LALU
Beberapa saat lalu beredar video viral, seorang professor menggendong bayi mahasiswinya supaya mahasiswi tersebut dapat tetap mengikuti kuliahnya. Andaikan zaman saya kuliah dulu posting video di medsos sudah menjadi trend, mungkin saya akan memposting hal yang sama. Empat belas tahun silam, saya mengalami hal yang sama seperti mahasiswi tersebut. Saya dan suami yang waktu itu sama-sama menempuh studi S2 di Jerman, harus mempresentasikan tugas saat bayi kami, Carla, demam. Dengan berat hati, kami membawa Carla ke kampus. Saat giliran presentasi tiba, Prof. Lamm, dosen kami yang merupakan kakek dari 8 cucu dengan santainya menggendong Carla sampai presentasi berakhir. Carla yang semula rewel rupanya sangat menikmati gendongan Prof. Lamm. Tuhan memudahkan jalan kami. Pertolongan demi pertolongan selalu kami dapatkan hingga kami dapat menyelesaikan studi S2 dan S3 di Jerman.
Anak pertama kami, Carla, lahir saat kami sama-sama menempuh studi S2 di Jerman. Persiapan kelahirannya kami lakukan sebagaimana layaknya mahasiswa mengerjakan tugas: browsing segala informasi di internet, melakukan study literature dari buku-buku, mewawancarai narasumber (dalam hal ini mereka yang sudah duluan jadi orangtua), berlangganan pregnancy and baby on-line newsletter, dan mengikuti kursus persiapan melahirkan (senam, pernafasan, dll). Meski perencanaan sebenarnya cukup matang, kondisi jadi “tak terkendali” saat Carla lahir. Setiap Carla menangis, saya pun bingung dan ikut menangis. Untunglah, episode drama ini segera berakhir. Sistem asuransi kesehatan di Jerman memungkinkan kami mendapatkan bantuan pasca melahirkan dari bidan. Bidan ini berkunjung ke rumah selama 10x untuk mengecek kesehatan ibu dan bayi, dan juga memberi pelatihan cara merawat bayi seperti: cara memberikan ASI maupun susu formula dengan benar, menggendong bayi, mengganti diapers, memandikan bayi dan memberi stimulasi sesuai dengan ilmu fisioterapi tumbuh kembang dan ilmu kesehatan. Anak kedua kami, Hadrian, lahir saat kami mengambil program S3. Karena sudah pernah diopspek anak pertama, menghadapi bayi Hadrian kami pun lebih santai. Tapi pelajaran jadi ibu tetap saya tingkatkan dengan mengambil paket kunjungan bidan, senam pasca melahirkan (gabungan antara yoga, pilates dan belly dance), kunjungan ke dokter anak, dan program fisioterapi untuk stimulasi tumbuh kembang. Dengan sistem kesehatan yang tertata rapi, negara Jerman memberi perbekalan ilmu yang sangat bagus bagi orangtua untuk membesarkan anak.
Life went on… Dengan dua balita dan kehebohannya kami harus tetap menyelesaikan sekolah. Bantuan terbesar kami dapat dari Tante Dita dan Oom Yusuf yang sempat mengasuh Carla sebelum dia masuk daycare. Catatan: Tante Dita sekarang mendirikan Asteriia Kinderhaus, Jakarta. Bantuan berikutnya kami dapat dari daycare. Mendapatkan daycare di Jerman bukanlah hal yang mudah. Kami mendaftarkan Carla, saat dia berusia 5 bulan di perut. Yup, di perut ya…- jauh sebelum dia lahir. Carla mendapatkan tempat di daycare saat dia berusia 1 tahun. Hadrian lebih beruntung. Dia mendapatkan privilege sebagai sibling dan masuk daycare menjelang usia 10 bulan. Namun di atas segalanya, kedua anak ini mendapatkan tempat di daycare karena status mereka yang “dringende Aufnahme”, alias harus segera diterima berhubung bapak ibunya sama-sama mahasiswa.
Daycare merupakan partner kami membesarkan anak-anak di Jerman. Para pendidik daycare mempunyai pengetahuan yang sangat luas dan begitu kompeten di bidangnya. Mereka sangat memahami tumbuh kembang anak dan tak segan-segan berbagi tips mengurus anak, sehingga kami tidak menjadi ortu yang rempong. Berkat kompetensi mereka, berapa kelainan pertumbuhan anak-anak justru terdeteksi oleh pendidik di daycare yang kemudian kami tindak lanjuti dengan dokter spesialis anak. Dengan berbasis Waldorf Curriculum, daycare mengajarkan rasa percaya diri, tanggung jawab, kemandirian dan juga collaborative learning pada anak. Collaborative learning menjadi sangat penting, ketika mainstream pendididkan kita adalah kompetisi…
Dengan jatuh bangun, akhirnya selesai juga studi kami. Ada banyak hutang budi di balik semua ini. Pulang ke Indonesia, kami ingin berbagi pengalaman yang kami peroleh selama merantau. Konsep perawatan bayi secara professional dengan basis ilmu kesehatan, digabung dengan konsep pendidikan berbasis Waldorf Curriculum menjadi dasar untuk mendirikan proyek idealis kami, Pusteblume Daycare. Tentunya kami tidak sendiri dalam mewujudkan proyek ini. Dibantu oleh teman-teman dari psikologi, pendidikan PAUD, fisioterapi tumbuh kembang, dokter anak, dokter gigi dan nurse kami mengkonsep Pusteblume sebagai rumah kedua dan partner orangtua dalam mengasuh anak. Ini merupakan pengalaman unik buat kami. Awalnya kami adalah pengguna jasa daycare, dan sekarang kami owner daycare. Tapi sebagai ‘someone who has been there’ kami jadi punya dua kaca mata pandang. Alhamdullillah, hampir dua tahun berdirinya Pusteblume kami bisa sedikit banyak membantu orangtua dalam mengasuh bayi dan balitanya. Tak lupa kami ucapkan terima kasih untuk teman-teman yang selama ini setia berkolaborasi membesarkan Pusteblume Daycare.
Well…mungkin catatan ini bisa menjawab pertanyaan banyak orang, kenapa kami yang punya background teknik sipil ini mendirikan daycare. Kalau belum terjawab, silakan berkunjung langsung ke Pusteblume Daycare and meet the team!
LOWONGAN PENDIDIK DI DAYCARE
Taman Pengasuhan Anak dan Pusat Pendidikan Anak Usia Dini (daycare) untuk bayi dan balita yang sedang berkembang di daerah Lempuyangan - Yogyakarta memerlukan 2 (dua) orang tenaga pendidik dan perawat untuk bayi dan balita (full-time).
Persyaratan
1.Pendidikan:
Untuk pendidik: minimal berijazah D3 diutamakan mempunyai latar belakang pendidikan PAUD atau pernah mengikuti pelatihan perawatan bayi/batita atau mempunyai pengalaman dalam mengasuh anak di PAUD/TK/daycare
Untuk perawat: minimal berijazah D3 Keperawatan/Kebidanan
2.Wanita dengan usia 23 - 30 tahun dan berdomisili di kota Yogyakarta/sekitarnya dan bisa mengusahakan transportasi sendiri,
3.Mencintai dunia anak, semangat tinggi, jujur, cekatan, sabar, mau belajar hal baru dan bekerja keras.
Benefit:
Gaji pokok, uang transport, uang kinerja, uang bonus, makan siang dan bantuan asuransi kesehatan (BPJS).
Mulai Bekerja:
Bulan April 2018
Siapkan surat lamaran dan daftar riwayat hidup yang dilengkapi dengan daftar pengalaman, foto kopi ijazah terakhir, foto dan sertifikat pelatihan. Segera hubungi kontak person melalui SMS/WA: 081328385001 atau email: [email protected]
06/03/2018
Beraktifitas, belajar dan bermain bersama... Sungguh menyenangkan di Pusteblume Daycare.
Anak-anak sedang senang-senangnya berpose untuk difoto..... Lucu-lucu, ya?
18/01/2018
Bermain bersama, hadapi tantangan bersama, bersuka bersama... di Pusteblume Daycare.
| Monday | 07:00 - 17:00 |
| Tuesday | 07:00 - 17:00 |
| Wednesday | 07:00 - 17:00 |
| Thursday | 07:00 - 17:00 |
| Friday | 07:00 - 17:00 |