Pemanfaatan kecerdasan artifisial tidak bisa dilepaskan sepenuhnya dari manusia.
Konsep βhuman in the loopβ menegaskan bahwa manusia tetap memegang peran penting dalam mengawasi, mengevaluasi, dan mengambil keputusan atas sistem AI. Dengan keterlibatan manusia, penggunaan AI menjadi lebih akuntabel, etis, dan selaras dengan nilai serta kepentingan publik.
π¬ Yuk simak video berikut!
Center for Digital Society UGM
The main page of the Center for Digital Society, Faculty of Social and Political Sciences, UGM.
22/12/2025
Kecerdasan artifisial (KA) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun tidak selalu akurat dan bebas bias. Karena itu, KA perlu digunakan secara bijak dan cerdas.
Cerdas berarti memahami cara kerjanya dan memverifikasi hasilnya. Bijak berarti menyadari bahwa KA hanyalah alat bantu, keputusan tetap di tangan manusia, dengan tetap menjaga etika dan privasi.
Dengan pendekatan ini, KA dapat dimanfaatkan secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.
Yuk simak unggahan berikut untuk informasi selengkapnya!
Inovasi sering kali gagal bukan karena kurang canggih, tetapi karena melupakan manusia di dalamnya.
Human-centered approach mengingatkan bahwa empati adalah fondasi utama dalam merancang teknologi dan kebijakan.
Dengan memahami pengalaman, kebutuhan, dan konteks hidup masyarakat, solusi yang dihasilkan tidak hanya efisien, tetapi juga relevan, inklusif, dan benar-benar berdampak.
Simak penjelasan selengkapnya di video berikut ya, Smart People!ππ‘
17/12/2025
Mari Kenali Human-Centered AI!
Pengembangan kecerdasan artifisial hari ini sering kali menyoroti aspek teknologinya saja, sementara aspek manusia justru kurang diperhatikan. Pengembangan KA seharusnya bisa membuka ruang-ruang inovasi dan pemerataan informasi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup manusia, bukan sebaliknya.
Karena itu, mempertimbangkan aspek manusia dalam pengembangan KA menjadi keharusan. Lantas, kenapa kebijakan ini penting? Yuk, simak unggahan di atas!
Pengalaman India, Korea Selatan, dan Singapura memperlihatkan bahwa strategi pengembangan talenta AI tidak bisa instan, mulai dari literasi digital, pendidikan formal, hingga penguatan keahlian spesialis.
Pendekatan berlapis, kerja sama lintas sektor, dan ekosistem yang saling mendukung menjadi faktor penting dalam menyiapkan SDM menghadapi era AI.
Pertanyaannya, strategi mana yang paling relevan untuk konteks Indonesia? Temukan jawabannya di unggahan berikut!
15/12/2025
3 Negara, 3 Strategi Talenta AI π
India, Korea Selatan, dan Singapura menunjukkan bahwa pengembangan talenta AI harus dimulai dari literasi, pendidikan, hingga keahlian lanjutan.
Pendekatan berjenjang, kolaborasi lintas sektor, dan ekosistem talenta jadi kunci kesiapan SDM di era AI.
Lantas, pelajaran apa yang paling relevan untuk Indonesia? Yuk simak unggahan di atas!
11/08/2025
The rise of generative AI brings new and complex challenges to information resilience across the Asia-Pacific. How can we respond collectively to these evolving risks and opportunities?
Join us at the Information Resilience & Integrity Symposium (IRIS) β a collaborative event by Safer Internet Lab (a project under CSIS Indonesia) and CfDS UGM.
The symposium will feature four parallel panel discussions on financial fraud, surveillance and privacy, foreign information manipulation, and the impact of disinformation on democratic resilience.
π Thursday, 21 August 2025
β±οΈ 09.30 β 15.15 (GMT+7)
π FISIPOL UGM, Yogyakarta
π Register through http://sail.ink/iris25
Visit saferinternetlab.org/iris for updates. Mark your calendar and be part of the conversation.
04/01/2024
Akronim salah satu kelompok marjinal disamakan dengan efek 'krisis iklim', tetapi apakah benar saling terhubung satu sama lain? π±
Hmmm... MinCef rasa tidak π₯
04/01/2024
Apakah bisa media sosial jadi medium kolektif untuk menyuarakan aspirasi dan gerakan aktivisme? π€π
Jawabannya bisa!
Apa saja yang biasa disuarakan melalui aktivisme digital, khusunya pada topik krisis iklim?
Sssttt... Sini MinCef kasih tauπ€«π«£
04/01/2024
Tidak semua konten di media sosial sepenuhnya benar, Smart People pernah lihat konten viral yang ternyata menyesatkan? π±
Bagaimana bisa disinformasi bisa tersebar?
Berikut penjelasan dari MinCefπ
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Address
Yogyakarta City
19/12/2025
16/12/2025