Pusat Pengkajian Pesantren dan Sains - P3S

Pusat Pengkajian Pesantren dan Sains - P3S VISI
Terciptanya tatanan masyarakat pesantren yang berdaulat di bidang sumber daya manusia dan berjiwa religius, pancasilais, serta saintis. TUJUAN
1.

Pusat Pengkajian Pesantren dan Sains (P3S) adalah lembaga nirlaba yang diniatkan menjadi wadah kegiatan akademik pengkajian dunia kepesantrenan, ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi. MISI
Mewujudkan komunitas pesantren yang membawa maslahat bagi bangsa dan negara berbasis pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna. Meningkatakan kualitas sumber daya manusia (sdm) pesantren yang memiliki pemahaman dan pengamalan agama berwawasan kebangsaan dan kenegaraan.

2. Meningkatkan kesadaran dan penguasaan komunitas pesentren akan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku

3. Meningkatkan mutu manajemen kelembagaan, networking, dan fundraising komunitas pesantren.

4. Meningkatkan kualitas dan produktifitas penemuan teknologi tepat guna oleh komunitas pesantren

5. Mewujudkan komunitas pesantren yang peduli terhadap perkembangan isu kemanusiaan, gender, sosial, lingkungan, sains teknologi dan kesehatan. STRUKTUR ORGANISASI:
Direktur
Aris Risdiana Ekasasmita, S.Sos.I., M.M

Wakil Direktur
Reza Bakhtiar Ramadhan, M.A

Bendahara
Fatimatus Zahro Jihan Fitri, M.Pd.I

Kordinator Bidang
Imam Nawawi, S.HUM

Kesekretariatan (Digital Creator)
Ucu Muhaemin, S.Sos.I

BIDANG-BIDANG:
Bidang Penelitian Dan Publikasi
Muhammad Muhibuddin, S.Fil.I
Bidang Kerjasama
Luthfi Maulana, M.Ag
Bidang Advokasi
Ahmad Wahyu Sudrajad, M.Hum

Monggo-monggo hadir
10/02/2025

Monggo-monggo hadir

16/10/2024

Guru Gembul dan M. Nuruddin memantik diskusi ketuhanan. Kita ingat pada Immanuel Kant dan kritiknya terhadap Ontologi Ketuhanan.

05/10/2024
Saya sangat heran, sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan keheranan saya. Mengapa Sunni s**a memojokkan Muktazil...
08/09/2024

Saya sangat heran, sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan keheranan saya. Mengapa Sunni s**a memojokkan Muktazilah, seperti artikel yang didukung oleh Kemenag ini? Artikel berjudul "Dzun-Nun Al-Mishri: Tak Menggubris Dianggap Zindiq", 6 September 2024, ditulis oleh M. Ishom el-Saha, Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan diterbitkan kemenag.go.id. Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa Dzun Nun al-Mishri dijebloskan oleh penguasa. Siapa penguasa yang dimaksud tidak disebutkan....

https://musolamasimam.wordpress.com/2024/09/08/dzun-nun-al-mishri-sufi-yang-dimuliakan-khalifah-al-mutawakkil/

Saya sangat heran, sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan keheranan saya. Mengapa Sunni s**a memojokkan Muktazilah, seperti artikel yang didukung oleh Kemenag ini?Artikel berjudul “Dz…

Al Qur'an merupakan teks yang bertarikh paling kuno dalam tradisi intelektualisme Islam. Karena fokus utama umat muslim ...
08/09/2024

Al Qur'an merupakan teks yang bertarikh paling kuno dalam tradisi intelektualisme Islam. Karena fokus utama umat muslim kala itu adalah mengajarkan Al Qur'an. Proses penulisan Al Qur'an sangat legitimate. Rasulullah Saw bersabda: "janganlah kalian menulis apapun dariku. Barang siapa yang menulis dariku selain Al Qur'an maka hapuslah, tapi cukuplah kalian mengabarkan tentangku, itu tidak masalah" (HR. Muslim, Al Zuhd wa Al Raqaiq, no....

Al Qur’an merupakan teks yang bertarikh paling kuno dalam tradisi intelektualisme Islam. Karena fokus utama umat muslim kala itu adalah mengajarkan Al Qur’an. Proses penulisan Al Qur& #8…

Oleh: Hasan Basri Marwah “Liberators do not exist. It is thepeoples who liberate themselves.”—ERNESTO CHE GUEVARA Sepert...
08/09/2024

Oleh: Hasan Basri Marwah “Liberators do not exist. It is thepeoples who liberate themselves.”—ERNESTO CHE GUEVARA Seperti dikatakan oleh banyak generasi pejuang, intelektual, dan aktivis Palestina generasi akhir bahwa mereka menolak “doomed, through their own shortcomings as well as their enemy’s superiority, always tolose, and subconsciously seem to know it “. Mereka tidak keder dengan citra-besar musuh yang seakan mengutuk mereka sebagai yang lemah dan akan selalu kalah....

Oleh: Hasan Basri Marwah “Liberators do not exist. It is thepeoples who liberate themselves.”—ERNESTO CHE GUEVARA Seperti dikatakan oleh banyak generasi pejuang, intelektual, dan aktivis Palestina …

Oleh: Syamsul Idul Adha Samuel Huttington dalam Clash of Civilization menyebut bahwa pasca-keruntuhan Uni Sovyet sebagai...
07/09/2024

Oleh: Syamsul Idul Adha Samuel Huttington dalam Clash of Civilization menyebut bahwa pasca-keruntuhan Uni Sovyet sebagai representasi ideologi dan filsafat Marxisme, hegemoni barat untuk menguasai tatanan internasional masih diperhadapkan pada penghalang peradaban atau setidaknya eksistensi masyarakat Islam yang beragam identitas etnkultural dan demografi tetapi digerakkan seperti disebut oleh Wilfred C. Smith oleh satu otoritas epistemologis yang utuh dan mapan yaitu al-Quran bagi seluruh perubahan determinatif ketika berhadapan dengan pelbagai kondisi kontijensional ruang dan waktu yang berbeda-beda dengan tetap mempertahankan landasan institusiinal Syariat yang bersifat mapan dan tidak berubah-ubah....

Oleh: Syamsul Idul Adha Samuel Huttington dalam Clash of Civilization menyebut bahwa pasca-keruntuhan Uni Sovyet sebagai representasi ideologi dan filsafat Marxisme, hegemoni barat untuk menguasai …

Studi Kasus Al-Baqillani (w. 403 H.) Karena saran seorang teman, saya pun download kitab al-Taqrib wa al-Isyad karya al-...
04/09/2024

Studi Kasus Al-Baqillani (w. 403 H.) Karena saran seorang teman, saya pun download kitab al-Taqrib wa al-Isyad karya al-Qadhi Abu Bakar Muhammad bin Thayyib al-Baqillani. Saya tidak punya kesempatan membahas pemikiran al-Baqillani yang panjang lebar di dalam kitabnya, namun mencukupkan diri pada sub bab yang secara langsung menyebut Muktazilah, terutama pada jilid 1, halaman 437. Saya terima Al-Baqillani menyamakan Muktazilah dan Qadariah, sebagai seorang Sunni (pengikut Ahlussunnah)....

Studi Kasus Al-Baqillani (w. 403 H.) Karena saran seorang teman, saya pun download kitab al-Taqrib wa al-Isyad karya al-Qadhi Abu Bakar Muhammad bin Thayyib al-Baqillani. Saya tidak punya kesempata…

RESENSI Judul: Épitre aux musulmans perplexes: Réflexions pour un Islam rationnel Penulis: Faker Korchane Tahun: 1 Juli ...
30/08/2024

RESENSI Judul: Épitre aux musulmans perplexes: Réflexions pour un Islam rationnel Penulis: Faker Korchane Tahun: 1 Juli 2024 Penerbit: Atlande, 1 Bd du Château, Prancis Tebal: 250 halaman ISBN: 9782350308852. Pada bulan Februari 2017, neo-Muktazilah mulai bangkit di Prancis. Eva Janadin dan Faker Korchane mendirikan lembaga Asosiasi Renaisan Islam Muktazilah (l'Association pour la renaissance de l'islam mutazilite/ARIM). Muktazilah sendiri adalah mazhab teologi Islam paling awal, yang muncul pada abad 8 Masehi....

RESENSI Judul: Épitre aux musulmans perplexes: Réflexions pour un Islam rationnel Penulis: Faker Korchane Tahun: 1 Juli 2024 Penerbit: Atlande, 1 Bd du Château, Prancis Tebal: 250 halaman ISBN: 978…

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuhu. Bismillah Alhamdulillah solatan wa salaman ala Rasulillah. Sebelumnya moho...
29/08/2024

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuhu. Bismillah Alhamdulillah solatan wa salaman ala Rasulillah. Sebelumnya mohon maaf, karena niat awal untuk silaturahmi ke tempat jenengan menjadi tidak terlaksana di waktu dekat ini, sebab kami sekeluarga dan Santri-santri sudah berencana untuk mudik lebaran malam ini. Semoga masih bisa silaturahmi setelah lebaran dan kembali ke Jogja lagi. Namun, saya sangat berharap agar tetap mendapatkan berkah dan pengetahuan yang bermanfaat dari panjengan, terutama menyangkut bagaimana memiliki iman yang benar pada Allah dan Rasul-Nya....

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuhu. Bismillah Alhamdulillah solatan wa salaman ala Rasulillah. Sebelumnya mohon maaf, karena niat awal untuk silaturahmi ke tempat jenengan menjadi tidak t…

Sejak era Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dan Abul Walid Muhammad Ibnu Rusyd, persoalan keterhubungan manusia (dan semesta...
29/08/2024

Sejak era Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dan Abul Walid Muhammad Ibnu Rusyd, persoalan keterhubungan manusia (dan semesta ciptaan) dengan Allah SWT belum "clear" (bagi saya sebagai pemula). Dua tokoh yang sama-sama memiliki nama Muhammad ini mencetuskan pemikiran yang masih relevan hingga tiba era Mbah Benu, Gunungkidul dan lobi-lobi PBNU dengan beliau. Penting diketahui bahwa hubungan Allah SWT dengan manusia melalui pelantara apa?...

Sejak era Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dan Abul Walid Muhammad Ibnu Rusyd, persoalan keterhubungan manusia (dan semesta ciptaan) dengan Allah SWT belum “clear” (bagi saya sebagai pemul…

Apabila ada pertanyaan: apakah boleh dalam rangka mencari kebenaran dan melawan kemungkaran melakukan Talfiq di bidang a...
29/08/2024

Apabila ada pertanyaan: apakah boleh dalam rangka mencari kebenaran dan melawan kemungkaran melakukan Talfiq di bidang akidah, dengan mengambil pendapat banyak Mazhab Kalam ? Jawab: boleh menggabungkan akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan Syi'ah, Mu'tazilah, dan lainnya, dalam rangka mencari kebenaran dan melawan kemungkaran. Dalil: أنا لا أدخل في الإعتراض إلا دخول مطالب منكر لا دخول مدع مثبت فألزمهم تارة مذهب المعتزلة وأخرى مذهب الكرامية وطورا مذهب الواقفية ولا أتنهض ذبا عن مذهب مخصوص بل أجعل جميع الفرق إلبا واحدا عليهم Al-Ghazali, Tahafut Falasifah, (Mishr: Dar al-Ma'rif, 1966), 83.

Apabila ada pertanyaan: apakah boleh dalam rangka mencari kebenaran dan melawan kemungkaran melakukan Talfiq di bidang akidah, dengan mengambil pendapat banyak Mazhab Kalam ? Jawab: boleh menggabun…

Address

Jalan Tanjung, RT. 004/RW. 024, Selorejo, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta
Yogyakarta City
55583

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pusat Pengkajian Pesantren dan Sains - P3S posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pusat Pengkajian Pesantren dan Sains - P3S:

Shortcuts

Share