Sekolah Orangtua Online

Sekolah Orangtua Online

Share

Kami ingin menjadi bagian dari komunitas yang menginspirasi jutaan orangtua di Indonesia dalam membangun generasi yang lebih baik.

Platform belajar parenting digital yang mudah diakses dan fleksibel yang membimbing orangtua dengan Tips Trik Pengasuhan dari Pakar dan Praktisi yang membantu orangtua dalam memberikan pengasuhan terbaik untuk anak. Serta ingin menjadi sebuah tempat untuk belajar dan bertumbuh sebagai orangtua yang lebih baik bagi masa depan Indonesia.

09/02/2022

Perlu disimak nih bund...

09/02/2022

MENJADI ISTRI TERBAIK AGAR SUAMI TIDAK KE LAIN HATI

beberapa waktu lalu dunia perfilman dan emak-emak dihebohkan dengan series "layangan putus"

Iya, singkat cerita seorang suami yang punya istri dokter yang baik hati masih berpaling ke selebgram cantik yang lebih muda 🥺
Di akhir cerita pernikahannya dengan bu dokter berakhir.

Udah dokter, cantik, sabar kok masih di selingkuhi???

Semoga kita selalu menjadi istri terbaik untuk suami kita

Istri yang bisa memenuhi bahasa cinta suami, istri yang selalu bisa membuat suami jatuh cinta berulang kali, aamiin

Kata Bu Ida Nur Laila "kehidupan pernikahan itu tidak mudah, tapi akan bisa dilalui dengan baik jika tujuan kita menikah karena Alloh"

Sudahkah bunda ngobrol dengan suami?
Sudahkah bunda menghadirkan senyuman terbaik untuk suami hari ini?

Doa kami, semoga bunda selalu menjadi istri solihah untuk suami bunda 😍

Ada kelas zoom dengan bu Ida Nur Laila "MENJADI ISTRI TERBAIK AGAR SUAMI TIDAK KE LAIN HATI"

InsyaAllah dilaksanakan Jumat, 4 Maret 2022 (jam 16.00-17.30 wib)
Ada relay yang ketinggalan tidak bisa ikut zoom

Infaq 50k
LANGSUNG HUBUNGI ADMIN AISYAH wa.me/6283870990011

20/01/2022

Assallamualaikum , Selamat Pagi , Salam Dari Bunda Parenting Bunda Bahagia 🌺 🥰

Ayah Bunda Masih Sering Marah marah dan tidak sabar pada Anak ..??? 😱

Kendalikan Stress Dan amarah kita Karna mendidik Buah hati

Jangan Biarkan Anak Pendam LUKA BATIN Tanpa sadar yang dibawa sampai Dewasa Untuk anak..!!!! , Banyak Kasus yang terjadi yang Sumbernya adalah Luka Dari Anak, Karna Orangtua Yang Sering marah dan emosi

Cari tahu dan Mari belajar Bagaimana Cara Mengontrol Emosi , dan Menjaga kesehatan Mental Kita dalam Mendidik anak
Mengolah rasa marah & Emosi kepada ana Menjadi kasih sayang

Bersama Ahli Psikologi
Bunda Lailatul Fahdia , S. Psi

🌹 Profile :
psikologi
narsum acara parenting pendamping psikologis
ibu pekerja di desa tertinggal praktisi HS
pemerhati metode pembelajaran sekolah berkarakter
child& family issues
Ilmu parenting : pengasuhan anak, child developmentl, mental health dll

Ribuan Orang Pernah Dibantu Dan Banyak Yang Berhasil Keluar Dari Zona Toxic Pada anak
✅ Belajar Bersama Bunda Lailatul Fahdia , S. Psi
- Live Zoom 29 Januari 2022
- Live Konsultasi
- E- Sertificate
- Relasi
- Ilmu
- Dan masih banyak lagi

✅Pokok isi bahasan
- Kenapa & apa sebab kita sering marah
- Berdamaina orangtua bisa berdamai dengan rasa marah
- Bagaimana Merubah energi marah menjadi energi kasih sayang untuk anak

📍Gabung Sekarang & Belajar , Bukan demi Diri Kita, Namun Demi Masa Depan anak Kita, Tanpa racun Dan Luka Hati yang kita Tinggalkan.

infaq 99.000 , Sebagai khafalah , & insyaAllah Sebagian Akan kami salurkan Untuk Anak Anak Menuntut Ilmu Al-Quran

Didik Titipan Allah Dengan Sebaik Baiknya & pastikan Kita menjadi orangtua yang Berhasil Jangan Sampai Kita menyesal Di hari Tua

Terbatas 300 Peserta ( tersisa untuk 65 lagi )
Ketik Mau Untuk Bergabung

16/11/2021
09/10/2021

Anak merupakan titipan yang indah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Karenanya, setiap orangtua wajib mendidik dan menjaganya dengan baik. Namun, cara mendidik anak perempuan ternyata cenderung lebih diperhatikan, khususnya dalam agama Islam. Menurut sebuah hadits shahih, anak perempuan kelak bisa menjadi penolong bagi orangtuanya.

“Barangsiapa yang diberi cobaan sesuatu karena anak-anak perempuan seperti itu, lalu ia berbuat baik kepada mereka maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang untuknya dari siksa neraka." (HR. MUSLIM 2629)

Merawat anak perempuan hingga dewasa membutuhkan ekstra kesabaran, terlebih lagi di zaman kita yang penuh dengan fitnah dan syahwat. Merawat mereka sejak kecil dibutuhkan kesabaran, terlebih lagi jika mereka telah dewasa, bukan hanya kesabaran akan tetapi perlu ditambah dengan kehati hatian mengingat pergaulan muda mudi yang kian bertambah parahnya.

Tidak jarang seorang hamba mendapatkan kebaikan yang sangat banyak di dunia dan akhirat dari anak-anak perempuan. Dan cukuplah sebagai keburukan, orang yang tidak menyenangi mereka bahwasanya ia benci pada apa yang diridhai dan diberikan Allah kepada hamba-Nya.

29/09/2021

Jadilah Orangtua yang Berilmu.

Orang tanpa ilmu tentang pendidikan anak, resikonya adalah dia menduga tengah menyayanginya padahal tengah memfasilitasi syahwat anaknya,
ini bahaya.

atas nama kasih sayang orangtua s**a memberi fasilitas, kemudian dia bilang ini bentuk saya peduli, bentuk tanggung jawab saya sebagai Ayah, dia fikir itu adalah bentuk kasih sayang, padahal di dalam islam pembahasan tentang pendidikan anak tentang fasilitas itu ada pembahasan sendiri dimana jangan memfasilitasi syahwat.

Ust. Budi Ashari, Lc

Berdasarkan informasi yang kami baca pada tulisan beliau, memfasilitasi syahwat anak, artinya memenuhi semua keinginan anak tanpa mempertimbangkan dampak dan resiko yang terjadi setelahnya.

Kita Simak tulisan beliau di bukunya. 🙏🏻😊
Tentang parenting

-------------
AYAH...

Ternyata anda penyebab utamanya, para ayah yg dirahmati Allah, yuk kita baca nasihat ini. nasihat yg datang dari seorang ulama ternama abad 8 H, Semoga para ayah mendapatkan petunjuk islam tentang keayahan

Ibnu Qoyyim rahimahullah dalam kitab (tuhfatul maudud 1/242, MS)

secara tegas mengatakan bahwa penyebab utama rusakny generasi hari ini adalah karena ayah. "Beliau mengatakan, betapa banyak orang yg menyengsarakan anaknya, buah hatinya di dunia dan akhirat karena ia tidak memperhatikannya, tidak mendidiknya dan memfasilitasi syahwat (keinginannya), sementara dia mengira telah memuliakannya pdahal dia telah merendahkannya. Dia juga mengira telah menyayanginya padahal dia telah mendzoliminya, maka hilanglah bagiannya pada anak itu di dunia dan akhirat, jika anda amati kerusakan pada anak-anak penyebab utamanya adalah ayah"


Bacalah kalimat yang paling bawah : jika anda amati kerusakan pada anak-anak, penyebab utamanya adalah ayah, Imam Ibnu Qoyyim menuduh anda semua para ayah, dimana penyebab utama kesengsaraan anak, buah hati di dunia dan akhirat adalah ayah, hal ini disebabkan 3 hal: tidak memperhatikan, tidak mendidik, dan memfasilitasi syahwat. astaghfirullah...

Diatas adalah sepenggal tulisan yg ada di buku Sentuhan parenting yg dtulis oleh Ustadz Budi Ashari, Lc.

Untuk mendapatkan penjabaran lebih lanjut bisa dibaca ya Ayah Bunda di buku beliau "Sentuhan Parenting'. Tidak hanya peran ayah, peran ibu pun mendapatkan porsi yg sangat penting yang juga dipaparkan dalam buku ini

Semoga kita termasuk orangtua yang tidak lalai dalam mendidik buah hati.

Bantu sebarkan, agar banyak orangtua yang tahu tanggung jawabnya.👍🏻

===============
✅ Ingin dapat materi dan bimbingan parenting Selama 1 Tahun?
Nantikan program Satu tahun Bersama Sekolah Orangtua Online

Bergabung Grup Sharing Telegram https://s.id/sekolahorangtuapremium
🌼Follow Instagram SekolahOrangtua : https://instagram.com/sekolahorangtua_
🌼Ikuti Update Tips di Tiktok SekolahOrangtua : https://tiktok.com/
🌼Ikuti Fanspage : https://www.facebook.com/sekolahparentingorangtua

🪴Belajar Bareng Parenting 1 Tahun? Informasi wa.me/6283870990011

25/09/2021

VERSI DIRI KITA SENDIRI

Bismillah
Hai ayah bunda 🤗 bagaimana kabar hari ini?

Apakah masih s**a ngepoin si A , si B dan si C lalu menggerutu sendiri 😬

Atau masih s**a gak PEDE lalu berujung menyalahkan diri sendiri, saat realita tak seindah ekpektasi ?

Kalau bisa pelan-pelan kita refleksi yaa, gak mungkin juga kan kita menghabiskan hidup kita dalam keadaan yang tidak bahagia, tidak menikmati.

Apalagi soal pengasuhan,
Jika tidak menikmati, tidak bahagia , bisa di bayangkan gak, anak yang kita asuh akan tumbuh seperti apa ? Jadi pribadi yang bingung , tidak tumbuh Paripurna kepercayaan dirinya.

Membahas tentang menjadi orang tua terbaik, versi diri kita sendiri.

Coba di cermati kalimat di atas 👆
Menjadi orang tua terbaik - versi diri kita sendiri.

Ternyata ya ayah bunda , akan sangat melelahkan ketika kita memakai topeng dalam melaksanakan peran ini.
Jatuhnya akan memaksakan diri bahwa aku bisa , aku baik baik aja , aku bahagia dll tapi realitanya ?? Isi sendiri yaaa

Itu yang di maksud " topeng dalam peran "

Prakteknya, realitanya ternyata gak semulus dengan harapan. Tapi kita selalu gak menerima itu, akhirnya stress d**g yaa..

Gimana d**g ???

Proses pengasuhan, mendampingi anak, teori Parenting dan teman-temannya itu tak melulu tentang tujuan ( bahagia, tanpa marah-marah dll ) TAPI bagaimana kita dan anak-anak menjalani prosesnya itu dengan baik.

Bukan berarti tidak boleh marah, tidak boleh sedih, tidak boleh kecewa..
No No No ..
Akan berat sekali.

Kita harus bisa belajar REALISTIS, memiliki harapan tentang prosesnya pun juga musti realistis.

Contoh :
Aku akan menjadi orang tua yang selalu tersenyum setiap hari, tidak pernah marah.

Kira-kira itu realistis gak 😬
TIDAK PERNAH MARAH SETIAP HARI.

Allah karuniakan kita emosi dalam bentuk marah, itu sebuah anugerah bukan ? Pasti ada manfaatnya, pasti punya fungsi p**a.

Contoh pengharapan di atas yang sedikit tidak realistis menyebabkan diri kita sendiri lelah, kelelahan, berakhir stress dan bisa jadi depresi.
Bahaya gak ?

Sebagai orang tua terbaik itu, bukan tentang diri kita itu SEGALANYA HARUS BISA , IDEAL , SEMPURNA PERFECT 100%
Maa syaa Allah
Bukan seperti itu yaa.
Versi terbaik yang di maksud adalah ketika kita membuat sebuah tujuan keluarga, sebutlah visi misi keluarga, lalu membuat juga pengharapan yang realistis, tidak memaksa harus bisa ,harus seperti si A, si B , selagi visi misi keluarga di buat atas kesepakatan keluarga itu sendiri, yaa itulah versi terbaik saat itu.

Bila kita sebagai orang tua melakukan kesalahan, itu normal !
Yang perlu dan penting adalah ketika kita tahu salahnya ,lalu belajar dan mampu memperbaiki kesalahan tersebut, dan menjadi lebih baik ( tidak mengulangi kesalahan yang sama )

Bukan cuma anak-anak yang unik 🤗 tapi kita sebagai orang tua pun unik juga lho.
Punya kemampuan yang berbeda-beda, punya kelebihan dan kekurangan.
Maka dari itu VERSI TERBAIK yaa berasal dari kemampuan diri kita sendiri, bukan standar orang lain. Catat ❤️

Sehingga ketika sudah mampu memahami, bisa menerima segala kelebihan dan kekurangan diri , itu semua bisa meminimalisir perilaku menyalahkan diri sendiri, stress berkepanjangan karena menggunakan standar orang lain.

Ingat yaa ayah bunda ❤️
Anak-anak sebenarnya tidak membutuhkan orang tua yang SERBA IDEAL , SEMPURNA, DAN SERBA BISA , bukan itu, TAPI mereka HANYA MEMBUTUHKAN orang tua tang selalu HADIR DAN MENERIMA anak-anaknya dengan BAHAGIA.

semudah itu kan ?
Mau kita dari keluarga yang sederhana?
Kita gak bisa menyediakan fasilitas terbaik ?
Tidak bisa membelikan ini itu seperti orang lain ?

Anak-anak tak pernah mempermasalahkan itu selagi WAKTU BERSAMA mereka itu ada, selalu ada, menemani secara utuh , hal tersebut yang ternyata lebih membahagiakan 🤗.

Mulai sekarang bahkan sampai nanti kita belajar, untuk tidak menjadikan orang lain sebagai standar kebahagiaan kita , menjadikan orang lain sebagai standar keberhasilan kita.

Mulai sekarang fokus bahagia kan dirimu
Dengan TERBAIK dari VERSI DIRIMU SENDIRI

===============
✅ Ingin dapat materi dan bimbingan parenting Selama 1 Tahun?
Nantikan program Satu tahun Bersama Sekolah Orangtua Online

Bergabung Grup Sharing Telegram https://s.id/sekolahorangtuapremium
🌼Follow Instagram SekolahOrangtua : https://instagram.com/sekolahorangtua_
🌼Ikuti Update Tips di Tiktok SekolahOrangtua : https://tiktok.com/
🌼Ikuti Fanspage : https://www.facebook.com/sekolahparentingorangtua

🪴Belajar Bareng Parenting 1 Tahun? Informasi wa.me/6283870990011

Want your school to be the top-listed School/college in Yogyakarta City?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Yogyakarta
Yogyakarta City