04/05/2020
Pesan Tuhan lewat CORONA
( revolus mental).
Virus itu adalah makhluk hidup, sama dengan kita. Virus mengandung DNA. Baik DNA tunggal atau beruntai seperti rantai ganda. Bahkan beberapa memiliki RNA dari keduanya. Beberapa virus memiliki informasi genetik yang terorganisir, dari bentuk lurus dan yang lain membentuk melingkar. Yang unik dari Virus adalah dia tidak punya sel. Sehingga dia tidak bisa menggandakan dirinya. Terus bagaimana dia bisa berbiak? dia membutuhkan sel makhluk lain. Untuk apa ? untuk menghasilkan energi, reproduksi dan regenerasi dan berkembang.
Bagaimana Virus tahu sel yang cocok untuk dia tempati sebagai inang? Virus mengandung genetik yang tidak hanya bisa menentukan jenis sel yang layak mereka tumpangi ( inang sel), tetapi juga mampu melakukan replikasi ke tubuh inang sel. Jadi memang cerdas secara genetik. itulah kehebatan Tuhan menciptakan makhluk. Penuh kasih sayang agar makhluk bisa survival.
Apakah berbahaya bagi kita ? tentu. Tapi Tuhan bekali tubuh kita dengan sistem proteksi yang hebat. Perhatikan. Setiap sel kita itu dilapisi membran ( pembungkus ) yang kokoh. Jadi kalau ada virus mencoba mau menyerang sel dan menjadikan kita sebagai inang, dia harus bisa menembus dinding membran itu. Kebanyakan virus gagal menembus dinding membran itu. Gimana kalau berhasil ditembus ? Sel kita akan rusak atau mati. Namun otak kita akan meresponse situasi itu, dengan cepat memerintahkan sistem tubuh kita memproduksi imun. Hebatnya imun itu seperti pas**an komando yang cocok dengan skala musuh ( virus). Kalau perang berhasil dimenangkan, imun itu akan memacu sistem regenerasi sel, sehingga sel yang rusak atau mati bisa tercipta baru lagi. Begitu hebatnya Tuhan menjaga sistem tubuh kita. Hayoo bersyukur. Jangan ngeluh terus..
Lantas apa hebatnya Corona ? dia tidak berusaha menembus dinding sel kita, tetapi dia memanfaatkan dinding sel kita yang terdapat enzim atau disebut Furin. Makanya serangan Corona itu hanya terbatas kepada paru-paru, hati, dan usus kecil, yang memang terdapat enzim furin. Tubuh kita tidak bisa langsung menyiapkan imun sebelum kita terinfeksi. Tubuh kita perlu pelajari secara detail. Karena corona itu dia masuk dengan cara mereplikasi dirinya sehingga sulit terdeteksi dengan cepat. Biasanya lewat 5 hari, tubuh kita udah bisa memproduksi imun. Itupun dengan asumsi daya tahan kita kuat. Tetapi kalau keburu stress membuat daya tahan kita lemah, corona aka merusak sel paru , hati dan usus kecil. Makanya sangat beresiko bagi orang yang punya penyakit paru paru atau diabetes atau jantung. Ketiga penyakit itu sumbernya memang lebih banyak karena Psikosomatis
Jadi kalau boleh saya mengambil hikmah dari kasus corona ini, maka sebetulnya Corona itu hanya melaksanakan hukum alam. Yang kuat memakan yang lemah. Pernahkah Anda merasa sesak, berat saat bernafas, merasa badan demam ataupun batuk. Hal tersebut belum tentu menunjukan bahwa Anda sakit serius. Bisa jadi, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor psikosomatis. Artinya orang yang merasa tidak aman dan selalu kawatir berlebihan, itu artinya dia justru memperlemah dirinya sendiri dan tentu akhirnya menjadi target corona. Jadi tidak usah kawatir berlebihan. Nikmati hidup dengan ikhlas namun tetap waspada. Hiduplah berakal agar mati beriman..sebab kita da mempunyai daftar tunggu terhadap kematian...tetap semangat n mari muhasabah diri masing2.