Pondok pesantren Al-asy'ariyyah 2

Pondok pesantren Al-asy'ariyyah 2 PPTQ AL-ASY'ARIYYAH 2 DERODUWUR Komplek Makam Kh Muntaha alh dan Kh Asy'ari Bin Kh Abdurrohim Deroduw

Kewajiban menuntut ilmu telah diterangkan dalam Al-Quran dan Hadits. Belajar merupakan sebuah kewajiban bagi setiap manu...
28/10/2021

Kewajiban menuntut ilmu telah diterangkan dalam Al-Quran dan Hadits. Belajar merupakan sebuah kewajiban bagi setiap manusia, karena dengan belajar manusia bisa meningkatkan kemampuan dirinya. Dengan belajar, manusia juga dapat mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak ia ketahui. Selanjutnya, kita khususnya sebagai umat muslim haruslah lebih memperhatikan lagi dalam hal belajar, karena di dalam agama Islam sudah dijelaskan keutamaan bagi para penuntut ilmu.

Allah menerangkan anjuran untuk menuntut ilmu di dalam Al-Quran Q.S. Al-Mujadalah ayat 11:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Kutipan ayat tersebut menerangkan bahwa betapa Allah akan mengangkat derajat mereka yang menuntut ilmu beberapa kali lebih tinggi daripada yang tidak menuntut ilmu. Isyarat ini menandakan bahwa dengan ilmu lah manusia bisa menjadi lebih mulia, tidak dengan hartanya apalagi nasabnya. Dalam sebuah Hadis pun disebutkan tentang keutamaan mempelajari ilmu pengetahuan dalam Islam, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

Artinya: "Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang."(HR.Turmudzi)

Dari kedua dalil di atas menerangkan bahwa umat Islam diwajibkan untuk menuntut ilmu, karena Allah telah berjanji di dalam Al-Qur’an bahwa barang siapa yang pergi untuk menuntut ilmu maka Allah akan mengangkat derajatnya, dan Rasulullah juga menjelaskan bahwa dengan belajar atau berjalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.

Di dalam kata-kata mutiara orang Arab juga menjelaskan tentang belajar:

أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ

Artinya: “Tuntutlah ilmu dari buaian (bayi) hingga liang lahat.”

Bahwa kewajiban menuntut ilmu itu sepanjang hidup kita dimulai dari kita dilahirkan sampai akhir hayat kita. Kewajiban ini akan terus ada dan tidak akan terlepas hingga akhir hayat kita. Semoga kita dapat menjadi muslim yang dimuliakan Allah dengan ilmu kita. Amiin





'ariyyah 2

25/09/2021

🤲🤲

Monggo Sampun di Buka Pentaftaran Santri Baru PPTQ AL-ASY'ARIYYAH 2 DERODUWUR...Tanya" Silahkan Chat Langsung mawon Atau...
12/03/2021

Monggo Sampun di Buka Pentaftaran Santri Baru PPTQ AL-ASY'ARIYYAH 2 DERODUWUR...Tanya" Silahkan Chat Langsung mawon Atau Boleh Datang Langsung Ke Komplek Makam KH Muntaha Alh

https://youtu.be/g6EAAzGYGrMMonggo bantu like, coment, dan subscribe ojo klalen di share😂🙏
24/11/2020

https://youtu.be/g6EAAzGYGrM
Monggo bantu like, coment, dan subscribe ojo klalen di share😂🙏

4 November 2020 -asy'ariyyah2

17/11/2020

"Hati ibarat cermin. Jika tidak dirawat dan
dibersihkan, ia mudah kusam dan berdebu.
Hati ibarat air. Jika disandingkan dan
digabungkan dengan barang kotor, ia kan
menghitam dan pekat"
Hati manusia terbagi menjadi 3:
1. Hati yang sakit (Qalbun Maridh), ia
senantiasa dipenuhi penyakit yang
bersarang di dalamnya. Di antaranya; Riya',
hasrat ingin dipuji, Hasad, dengki, ghibah dan
sebagainya. Juga sombong dan tamak.
Orang yang memiliki Qalbun maridh (hati
yang sakit) akan sulit menilai secara jujur
apapun yang tampak di depannya, Melihat
orang sukses, timbul iri dengki, Mendapat
kawan beroleh karunia rizki, timbul resah,
gelisah, dan ujung-ujungnya menjadi benci
2. Hati yang mati (Qalbun Mayyit). Hati ini
sepenuhnya di bawah kekuasaan hawa
nafsu, sehingga ia terhijab dari mengenal
Allah. Hari-harinya adalah hari-hari penuh
kesombongan terhadap allah, sama sekali ia
tidak mau beribadah kepada-Nya, dia juga
tidak mau menjalankan perintah dan apa-apa
yang diridhai-Nya. Hati model ini berada dan
berjalan bersama hawa nafsu dan keinginan-
nya walaupun sebenarya hal itu dibenci dan
dimurkai Allah.
3. Hati yang baik dan sehat (Qalbun Salim).
Inilah hatinya orang beriman. Hati ini adalah
hati yang hidup, bersih, penuh ketaatan
dengan cahaya terangnya dan bertempat di
nafsul mutmainnah (jiwa yang tenang).

Semoga Bermanfaat -🤲

Menghafal Al-Qur'an dapat diibaratkanseperti menggunakan argo taksiMenghafal Al-Qur'an bukan targetmenghitung ayat melai...
11/11/2020

Menghafal Al-Qur'an dapat diibaratkan
seperti menggunakan argo taksi
Menghafal Al-Qur'an bukan target
menghitung ayat melainkan dengan cara
menghitung durasi. Karena bagi setiap orang
pasti punya durasi waktu
diluangkan untuk menghafal Al-Qur'an.
yang bisa
Menghafal Al-Qur'an dapat diibaratkan
seperti menggunakan argo taksi yaitu pada
saat lancar hitungannya berdasarkan jarak.
Sedangkan pada saat macet targetnya
berdasarkan durasi. Supir taksi tidak stres
ketika macet asalkan ada penumpangnya.
Penghafal Al-Qur'an pun tidak perlu stres
ketika hafalan macet selama ada dalam
durasi menghafalkan Al-Qur'an.
Setiap orang mempunyai perbedaan durasi
yang mau dialokasikan untuk menghafal Al-
Qur'an dan berdasarkan surah Al-
Muzzammil disarankan menghafal Al-Qur'an
pada sepertiga malam lebih khusyu' dan
berkesan.
Allah mengetahui bahwa pada siang hari
manusia mempunyai banyak urusan
sehingga sepertiga malam menjadi durasi
yang baik untuk menghafalkan Al-Qur'an.

Semoga Bermanfaat

'ariyyah2

19/07/2020
Pada setiap huruf dari al-Qur'an yang kita baca terdapat satu kebaikan. Satu kebaikan dilipat gandakan menjadi sepuluh k...
15/07/2020

Pada setiap huruf dari al-Qur'an yang kita baca terdapat satu kebaikan. Satu kebaikan dilipat gandakan menjadi sepuluh kebaikan. Pada بسم الله الرحمن الرحيم terdapat 19 kebaikan dan dilipat gandakan menjadi 190 kebaikan. Berapa banyak kebaikan yang akan didapat orang yang mengulang" bacaan dan menghafalkan al-Qur'an?! Sungguh, ini merupakan kesempatan emas untuk mengisi umur kita.
Rasulullah bersabda, "(Di akhirat nanti) ada yang berkata kepada pembaca al-Qur'an,
اقراءوارتل كماكنت ترتل فى الدنيافان منزلتك عنداخرايةتقرؤها
"Baca dan naiklah (ke surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya secara tartil di dunia karena derajatmu (di surga) berada tepat saat ayat terakhir yang engkau baca."

Address

PPTQ AL ASY'ARIYYAH 2 Komplek Makam Kh Muntaha Alh Dan Kh Asy'ari Bin Kh Abdurrohim Deroduwur, Mojotengah, Wonosobo
Wonosobo
56351

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok pesantren Al-asy'ariyyah 2 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pondok pesantren Al-asy'ariyyah 2:

Shortcuts

Share

Category