12/08/2026
Bukan berarti kita dilarang mencari dunia. Namun, ketika dunia mulai memenuhi hati, mengejar harta membuat kita lalai dari shalat, ilmu, dzikir, dan amal kebaikan, di situlah kita perlu berhenti sejenak dan bermuhasabah.
Sebab, jangan sampai kita begitu sibuk mengumpulkan apa yang fana, hingga kehilangan bekal untuk kehidupan yang kekal.
Dunia boleh kita genggam, tetapi jangan sampai hati kita terikat kepadanya.
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله berkata:
_”Setiap kali dunia semakin terbuka dan mereka mulai memandang serta mengejarnya, maka mereka akan kehilangan bagian dari akhirat sesuai dengan kadar keuntungan yang mereka peroleh dari dunia.”_
📚 Syarh Riyadh ash-Shalihin (2/37)
*“Mari berhenti sejenak dan tanyakan pada diri sendiri: selama ini, apakah kita sedang menggunakan dunia untuk bekal menuju akhirat, atau justru kehilangan akhirat karena terlalu sibuk mengejar dunia?”*
Jangan hanya mengejar apa yang ingin kita miliki, tapi renungkan p**a apa yang sedang kita korbankan.
🤲_Semoga Allah menjadikan dunia di tangan kita, bukan di hati kita._