12/01/2016
-Pelajaran buat temen2ku yg perempuan khusunya...
ILMU PENTING
Apa itu Tabarruj?
Kata tabarruj Allah sebutkan dalam al-Quran di surat al-Ahzab,
ููููุฑููู ููู ุจููููุชูููููู ููููุง ุชูุจูุฑููุฌููู ุชูุจูุฑููุฌู ุงููุฌูุงูููููููุฉู ุงููุฃููููู
โHendaklah kalian (para wanita) tetap di rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dan seperti tabarruj orang-orang Jahiliyah yang dahuluโฆโ (QS. Al-Ahzab: 33)
Makna tabbaruj seperti yang disebutkan ayat diatas, Ibnul Jauzi dalam tafsirnya menyebutkan dua keterangan ulama tentang makna tabarruj,
Pertama, Abu ubaidah,
ุงูุชุจุฑููุฌ: ุฃู ููุจูุฑูุฒู ู
ุญุงุณููู
โTabarruj: wanita menampakkan kecantikannya (di depan lelaki yang bukan mahram).โ
Kedua, keterangan az-Zajjaj,
ุงูุชุจุฑููุฌ: ุฅูุธูุงุฑ ุงูุฒููููุฉ ูู
ุง ููุณุชุฏุนู ุจู ุดููุฉู ุงูุฑุฌู
โTabarruj: menampakkan bagian yang indah (aurat) dan segala yang mengundang syahwat lelaki (non mahram).โ
[Zadul Masir fi Ilmi at-Tafsir, 3/461].
Adapun untuk orang yang melakukan foto selfie, umumnya tidak lepas dari perasaan ujub. Meskipun tidak semua orang yang selfie itu ujub, namun terkadang perasaan lebih sulit dikendalikan. Seperti kita lihat baru baru ini di tv pegawai kasir minimarket jadi terkenal karena sering selfy begitu juga seorang ibu dosen yang sampai sampai mahasiswa jurusan lain ikut belajar kalau ibu dosen ini mengajar.
Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam melarang keras seseorang ujub terhadap dirinya. Bahkan Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam menyebutnya sebagai dosa besar yang membinasakan pelakunya.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu โanhu, Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุซูููุงุซู ู
ูููููููุงุชู : ุดูุญูู ู
ูุทูุงุนู ุ ููููููู ู
ูุชููุจูุนู ุ ููุฅูุนูุฌูุงุจู ุงููู
ูุฑูุกู ุจูููููุณููู
Tiga dosa pembinasa: sifat pelit yang ditaati, hawa nafsu yang dituruti, dan ujub seseorang terhadap dirinya. (HR. Thabrani dalam al-Ausath 5452 dan dishaihkan al-Albani)
Di saat yang sama, Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam memotivasi kita untuk menjadi hamba yang berusaha merahasiakan diri kebalikan dari menonjolkan diri. Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu โanhu, Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ุฅูููู ุงูููููู ููุญูุจูู ุงููุนูุจูุฏู ุงูุชููููููู ุงููุบูููููู ุงููุฎูููููู
Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, yang berkecukupan, dan yang tidak menonjolkan diri. (HR. Muslim 7621).
Wanita yang keluar rumah dengan tabarruj hendaknya berhati-hati dengan ancaman dosa besar yang dinyatakan Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam dalam sabdanya berikut ini:
ุตูููููุงูู ู
ููู ุฃููููู ุงููููุงุฑู ูููู
ู ุฃูุฑูููู
ูุง ุจูุนูุฏูุ ููููู
ู ู
ูุนูููู
ู ุณูููุงุทู ููุฃูุฐูููุงุจู ุงููุจูููุฑู ููุถูุฑูุจููููู ุจูููุง ุงููููุงุณู ููููุณูุงุกู ููุงุณูููุงุชู ุนูุงุฑูููุงุชู ู
ูุงุฆููุงูุชู ู
ูู
ููููุงูุชู ุฑูุคููุณูููููู ููุฃูุณูููู
ูุฉู ุงููุจูุฎูุชู ุงููู
ูุงุฆูููุฉู ูุงู ููุฏูุฎููููู ุงููุฌููููุฉู ูููุงู ููุฌูุฏููู ุฑูููุญูููุง ููุฅูููู ุฑูููุญูููุง ููููููุฌูุฏู ู
ููู ู
ูุณูููุฑูุฉู ููุฐูุง ููููุฐูุง
โAda dua golongan dari penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku lihat, pertama: satu kaum yang memiliki cemeti-cemeti seperti ekor sapi yang dengannya mereka memukul manusia. Kedua: para wanita yang berpakaian tapi telanjang, mereka menyimpangkan lagi menyelewengkan orang dari kebenaran. Kepala-kepala mereka seperti punuk unta yang miring/condong. Mereka ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya surga padahal wanginya surga sudah tercium dari jarak perjalanan sejauh ini dan itu.โ (HR. Muslim no. 5547)
Kata Asy-Syaikh Ibnu โUtsaimin rahimahullah : โNabi mencirikan wanita ahlun nar itu dengan (ููุงุณูููุงุชู) maksudnya mereka mengenakan pakaian, akan tetapi mereka itu (ูุนูุงุฑูููุงุชู) โtelanjangโ, karena pakaian yang mereka kenakan tidaklah menutupi aurat mereka dengan semestinya. Bisa jadi karena pakaian itu tipis, ketat, atau pendek. Mereka itu ู
ูุงุฆููุงูุชู menyimpang dari jalan yang benar, ู
ูู
ููููุงูุชู menyimpangkan orang lain dari kebenaran karena fitnah yang dimunculkan dari mereka.
ุฑูุคููุณูููููู ููุฃูุณูููู
ูุฉู ุงููุจูุฎูุชู ุงููู
ูุงุฆูููุฉู โrambut mereka seperti punuk unta yang miringโ, karena rambut mereka ditinggikan hingga menyerupai punuk unta yang miring.โ (Taujihat lil Mu`minat Haulat Tabarruj was Sufur, hal. 18)
Maka, Selayaknya kecantikanmu wahai wanita bukan untuk diumbar, sehingga bisa dinikmati banyak mata lelaki jelalatan, Namun kecantikanmu menjadi hak suamimu yaitu sang imammu.