04/12/2015
OHM STUDI
JEPANG
Blog at WordPress.com . The Forever
Theme .
Home Tentang Kami Studi di Jepang Kehidupan di Jepang Download FAQ Hubungi Kami
日本の教育
Education
Pendidikan di Jepang
1. Jenis-jenis sekolah di Jepang
Berikut beberapa jenis sekolah di Jepang bagi siswa
asing khususnya bagi siswa Indonesia berdasarkan
status siswa:
· Bagi mahasiswa (yang telah lulus):
Sekolah bahasa Jepang, Universitas, Sekolah Pasca
Sarjana, Short College, Professional School
· Bagi siswa SMA (yang telah lulus) dan mahasiswa
(yang belum lulus): Sekolah bahasa Jepang,
Universitas, Short College, Professional School
· Bagi siswa SMA (yang belum lulus):
Sekolah bahasa Jepang
*Perlu diingat bahwa bagi siswa SMA yang belum
lulus harus mengikuti Preparation Course di
Sekolah bahasa Jepang untuk melanjutkan
pendidikan ke Universitas, College atau Professional
School.
2. Belajar di Jepang
1) Sekolah Bahasa Jepang (Japanese Language School)
Apabila tujuan Sahabat Study ke Jepang adalah
untuk belajar bahasa Jepang atau memperdalam
bahasa Jepang untuk persiapan masuk ke
Universitas maupun sekolah kejuruan di Jepang,
maka sekolah bahasa Jepang adalah pilihan yang
tepat. Pada program jangka panjang (long course
program) , masa belajarnya adalah 6 bulan, 1 tahun,
1,5 tahun dan 2 tahun. Masa belajar maksimum
program jangka panjang adalah 2 tahun, Sahabat
tidak dapat belajar di sekolah bahasa Jepang lebih
dari 2 tahun. Pada program jangka pendek (short
course program) , siswa dapat belajar bahasa Jepang
sekaligus kebudayaan Jepang dalam waktu singkat
selama 1 minggu, 2 minggu hingga 3 bulan. Banyak
terdapat sekolah bahasa Jepang di Jepang, dan
masing-masing sekolah memiliki keistimewaan
tersendiri.
Jangan hanya menilai sekolah berdasarkan
besarnya biaya sekolah. Ada beberapa sekolah yang
menawarkan biaya sekolah yang murah namun
belum tentu memiliki kualitas pendidikan yang baik.
Di sisi lain, ada beberapa sekolah yang menawarkan
program pilihan lain seperti bisnis, atau pariwisata
(dengan biaya dan persyaratan berbeda).
Kemudian, bagi siswa yang belum lulus SMA
(belum menyelesaikan pendidikan selama 12 tahun)
dan ingin melanjutkan belajar ke Universitas,
College atau Professional School, setelah lulus dari
sekolah bahasa Jepang, siswa tersebut harus
mengikuti preparation course . Preparation course
hanya disediakan oleh beberapa sekolah bahasa
Jepang yang berwenang. Setelah lulus preparation
course, Sahabat dapat memenuhi persyaratan untuk
melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
di Jepang.
2) Sekolah Kejuruan (Professional Schools)
Bagi siswa yang memiliki tujuan study ke Jepang
untuk memperdalam pengetahuan atau keahlian
tertentu (seperti teknologi IT, animasi, mesin,
akuntansi, pariwisata, fashion, robotic dll),
sekolah kejuruan merupakan pilihan yang sesuai.
Siswa harus sudah lulus SMA untuk mendaftar pada
sekolah ini. Tentu saja dibutuhkan kemampuan
bahasa Jepang yang baik untuk masuk ke sekolah
ini. Oleh karena itu, biasanya siswa belajar bahasa
Jepang selama 1/2 atau 2 tahun terlebih dahulu di
sekolah bahasa Jepang atau di sekolah bahasa
Jepang yang terdapat di sekolah kejuruan.
Beberapa sekolah kejuruan menyediakan program
bahasa Jepang dan beberapa sekolah bahasa Jepang
menyediakan program untuk men- support siswa
yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang
lebih tinggi. Setelah siswa lulus dari sekolah bahasa
Jepang atau biasanya siswa harus memiliki
kemampuan bahasa Jepang setingkat level N2 atau
lebih, siswa dapat mendaftar di sekolah kejuruan
yang diinginkan (persyaratan tiap sekolah berbeda-
beda).
Pada dasarnya, lama belajar di sekolah kejuruan
adalah 2 tahun, nantinya siswa akan mendapatkan
gelar “Professional ” setelah lulus dari sekolah
kejuruan. Apabila telah memiliki gelar professional,
maka Sahabat juga dapat memenuhi persyaratan
untuk mendapatkan izin kerja dari kantor imigrasi
Jepang.
Source: “Daisenkaku” portal website for
Professional Schools in Osaka
http://www.osaka-senkaku.or.jp/index.php
3) Universitas
(Image by: Osaka Prefecture University)
Terdapat 3 jenis universitas di Jepang, yaitu
universitas nasional, public dan private. Setidaknya,
Sahabat harus belajar selama 4 tahun untuk lulus,
jadi siswa tidak dapat mempersingkat masa belajar
seperti di Indonesia. Kamu akan mendapatkan gelar
“Graduate / sarjana” setelah lulus dari
universitas.Apabila telah memiliki gelar tersebut,
maka Sahabat juga dapat memenuhi persyaratan
untuk mendapatkan izin kerja dari kantor imigrasi
Jepang.
Sahabat harus mengikuti cara-cara di bawah ini
untuk dapat mendaftar ke universitas yang
diinginkan (pengecualian bagi siswa yang sedang
mengikuti program pertukaran pelajaran dari
universitas):
· Cara 1- Examination for Japanese University
Admission (EJU)
Japan Student Services Organization (JASSO)
menyelenggarakan tes untuk siswa asing yang ingin
melanjutkan pendidikan ke universitas atau lembaga
pendidikan tinggi lain di Jepang dengan biaya
sendiri. Di Indonesia, tes ini dilaksanakan di 2
tempat yaitu di kota Jakarta & Surabaya. Banyak
lembaga pendidikan tinggi di Jepang yang
memanfaatkan tes EJU ini sebagai tahapan seleksi,
yang artinya Sahabat tidak harus membuang biaya
dan waktu untuk pergi ke Jepang serta mengikuti
seleksi masuk di sana.
Namun, pilihan sekolah yang dapat kamu daftar
jumlahnya terbatas dikarenakan tidak semua
sekolah menggunakan tes ini sebagai seleksi masuk.
About EJU
http://www.jasso.go.jp/eju/ind.html (JASSO)
The list of schools which provide Pre-arrival
Admission
http://www.jasso.go.jp/eju/baij_e.html (JASSO)
· Cara 2 – Melalui sekolah bahasa Jepang
(Japanese language school)
Cara lain untuk dapat masuk ke lembaga pendidikan
tinggi di Jepang adalah dengan masuk ke sekolah
bahasa Jepang di Jepang, kemudian melanjutkan
belajar ke universitas atau lembaga pendidikan
tinggi di Jepang. Kelebihan dari cara ini adalah:
– Dengan kemampuan bahasa Jepang yang baik, Sahabat
akan dapat mengikuti pelajaran dengan lancar pada
saat belajar di universitas nanti.
– Apabila kamu di Jepang, akan lebih mudah mencari
dan mengikuti tes
– Dengan keahlian bahasa Jepang yang baik, pilihan
universitas akan lebih banyak
– Beberapa sekolah bahasa Jepang menyediakan program
yang men- support siswa yang ingin melanjutkan
pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi
· Cara 3 – Mengikuti tes di Jepang
Bagi siswa yang telah memiliki kemampuan bahasa
Jepang yang cukup, mungkin tidak ingin untuk
melanjutkan pendidikan di Jepang dengan masuk ke
sekolah bahasa Jepang terlebih dahulu. Pada kasus
seperti itu, cara bagi siswa tersebut untuk masuk
ke universitas di Jepang adalah dengan mengikuti
tes di Jepang. Namun, cara ini tidak menerapkan
sistem penerimaan pra-kedatangan, tidak seperti
tes EJU.
Pertama-tama, setelah menentukan sekolah yang
akan kamu daftar, Sahabat harus mengirimkan
formulir dan sekolah mengirimkan dokumen
mengenai tes. Kamu harus datang ke Jepang
sebelum tanggal tes berlangsung. Apabila kamu
lulus tes tersebut, kamu harus mengubah status
tinggal dan tidak perlu kembali ke Indonesia
terlebih dahulu. Namun tentu saja cara ini
membutuhkan kemampuan bahasa Jepang yang
benar-benar baik, dikarenakan apabila Sahabat tidak
lolos ke sekolah mana pun, maka harus kembali ke
Indonesia dan menunggu kesempatan selanjutnya.
Create a free website or easily build a blog on WordPress.com. Hundreds of free, customizable, mobile-ready designs and themes. Free hosting and support.