06/09/2021
Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, menyatakan ”LAWAN SASTRA NGESTI MULYA”, yang artinya dengan ilmu pengetahuan atau budaya, kita menuju atau mencita-citakan kemuliaan, yaitu kebahagiaan atau kesejahteraan.
Tim ADIK sangat memegang erat ajaran-ajaran dari Bapak Ki Hadjar Dewantara, karena menurut Tim ADIK ilmu pengetahuan/budaya merupakan bekal kita sebagai manusia dalam kehidupan. Tim ADIK juga percaya bahwa pendidikan merupakan salah satu bekal yang dapat membuat kita menuju kemuliaan yang harus dapat diakses oleh semua orang, khususnya setiap anak yang termasuk ke dalam kaum miskin, kaum marjinal, dan/atau orang-orang yang tidak diperhitungkan yang berada di wilayah 3T (tertinggal, terbelakang & terluar).
Hal ini juga melandasi Tim ADIK untuk menyediakan sebuah platform yang hadir untuk memeratakan akses pendidikan untuk setiap anak yang membutuhkan guna meningkatkan pemenuhan Hak Asasi Manusia setiap anak sesuai dengan mandat Undang-Undang Dasar 1945 Negara Republik Indonesia dan juga Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta untuk membantu pemerintah untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan berkelanjutan dalam era Sustainable Development Goals (SDGs) hingga 2030 berdasarkan arahan dari Forum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah disepakati pada tanggal 2 Agustus 2015.
Bagaimana prespektif kalian mengenai hal ini? Apakah ada ajaran-ajaran lain dari Pak KHD yang menginspirasi kalian? Komentar dalam kolom komen di bawah ini ya setiap pandangan dan masukkan kalian!🤗
🚀