19/02/2026
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita kembali dengan bulan suci Ramadan. Ada rindu yang akhirnya terbayar tuntas saat menginjakkan kaki di hari pertama bulan penuh maghfirah ini.
Sore ini, suasana di Pondok Pesantren Daarus Sunnah Wangon terasa begitu istimewa. Langit sore yang teduh menjadi saksi bagaimana kami memulai langkah pertama di bulan mulia ini. Menunggu waktu berbuka tak sekadar dihabiskan dengan berdiam diri, melainkan memanfaatkannya untuk meraih keberkahan sejak awal waktu.
Sebelum mentari terbenam, kami semua duduk bersama merapatkan saf dalam majelis ilmu. Menyimak untaian nasihat dalam kajian sore yang tak hanya menyejukkan hati, tapi juga kembali meluruskan niat kita dalam beribadah di bulan puasa. Rasanya begitu menenangkan, menyadari bahwa sebelum raga kita disegarkan oleh segelas air, jiwa kita telah lebih dulu dikenyangkan oleh ilmu dan taufik-Nya.
Lalu, tibalah momen yang paling dinanti. Saat suara adzan maghrib memecah keheningan sore, senyum syukur seketika mengembang di wajah semuanya. Seteguk air kelapa dan manisnya kurma menjadi pembuka sunnah yang menyegarkan, dilanjutkan dengan hidangan berbuka yang dinikmati dalam balutan ukhuwah islamiyah yang begitu erat. Di sini, di tengah lingkungan pesantren, kebersamaan dan persaudaraan itu terasa begitu bermakna.
Semoga langkah awal yang baik di hari pertama ini menjadi pijakan yang kokoh untuk amal ibadah kita di hari-hari ke depan. Semoga Allah Taโala menerima puasa kita, memberkahi setiap langkah kita menuntut ilmu, dan menjadikan kita pribadi yang lebih bertakwa. Aamiin ya Rabbal โAlamin. ๐คฒโจ
Bagaimana dengan antum semua? Apa momen yang paling disyukuri dari buka puasa hari pertama tahun ini? Yuk, bagikan ceritanya di kolom komentar! ๐