04/05/2026
Nuansa Adat Bugis Warnai Peringatan Hardiknas 2026 di Yayasan Al-Ishlah As’adiyah Lonra.
BELAWA, 4 MEI 2026 – Ratusan santri dan tenaga pendidik di lingkungan Yayasan Al-Ishlah As’adiyah Lonra menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada Senin pagi. Upacara yang berlangsung khidmat di lapangan utama madrasah ini menampilkan pemandangan unik dengan balutan kearifan lokal.
Peringatan tahun ini diikuti oleh seluruh jenjang pendidikan yang bernaung di bawah yayasan, mulai dari RA, MI, MTs, MA dan Program Tahfidzul Qur’an.
Kehadiran lima tingkatan ini menunjukkan soliditas Yayasan Al-Ishlah As’adiyah Lonra dalam mencetak generasi unggul yang berakhlakul karimah serta berwawasan luas.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Madrasah Aliyah (MA) As’adiyah Lonra, Muhammad Arief Syam. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya adaptasi dunia pendidikan terhadap perkembangan zaman tanpa melupakan akar budaya dan nilai-nilai religius.
"Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter. Di era transformasi digital ini, santri As’adiyah Lonra harus berdiri tegak dengan kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual," ujar Muhammad Arief Syam.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara kali ini. Seluruh dewan guru dan pembina tampak kompak mengenakan pakaian adat Bugis. Penggunaan Jas Tutu’ lengkap dengan songkok recca bagi pria, serta baju bodo bagi wanita, memberikan nuansa megah sekaligus menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur di tanah Bugis.
Langkah ini diapresiasi sebagai upaya konkret madrasah dalam mengenalkan identitas budaya kepada para santri di tengah arus modernisasi.
Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di lingkungan As’adiyah Lonra.