Komunitas UMKM Kendari

Komunitas UMKM Kendari Komunitas UMKM Kendari bertujuan membuat UMKM naik kelas.

20/10/2025

Seorang anak SMP bertanya pada Dinda: wajar nggak sih makin besar malah makin bingung?
Dinda tersenyum — katanya, sangat wajar. Bahkan orang dewasa pun kadang masih mencari jalannya.
Tapi jangan biarkan kebingungan membuatmu berhenti. Tulis apa yang kamu mau, buat daftar impian, biar kamu tahu arah langkahmu sendiri. Karena menulis bukan cuma tentang kata, tapi tentang menemukan dirimu di antara kalimat.

19/10/2025

Dinda percaya, kunci bahagia adalah kejujuran pada diri sendiri.
Kalau sedang sedih, akui. Kalau sedang marah, akui juga. Karena dari kejujuran itulah kita tahu mana bahagia yang sungguh, dan mana yang hanya topeng.
Terkadang, mengenali kesedihan justru cara paling jujur untuk menemukan makna bahagia.

18/10/2025

Banyak yang lupa, menulis fiksi juga butuh riset.
Menurut Adinda Febriana Putri, data tetap penting — tapi nggak semuanya harus ditulis. Ambil secukupnya, secantik mungkin, agar ceritamu tetap logis tanpa terasa seperti laporan ilmiah.
Karena pembaca datang untuk menikmati kisah, bukan menghitung statistik. Dan tugas penulis adalah menenun logika menjadi rasa.

17/10/2025

Ide itu licin, kata Dinda. Kadang muncul di jalan, kadang saat mau tidur. Tapi hilang pas sudah di depan laptop.
Kuncinya? Catat dulu, jangan sombong sama ingatan. Lalu, ketika mau menulis, panggil kembali suasana saat ide itu muncul — aroma, rasa, suasana hati. Karena ide itu nggak benar-benar hilang, cuma terlupakan. Dan rasa bisa jadi kompas yang membawanya pulang.

16/10/2025

Ada kalanya menulis terasa seperti membuka luka lama. Dinda bilang, itu wajar. Karena menulis adalah salah satu bentuk healing.
Kalau air mata mengalir saat menulis, biarkan. Luapkan dulu semua rasa, baru setelahnya tulis kembali dengan tenang. Justru di situlah lahir tulisan yang paling tulus — dari hati yang pernah hancur tapi tetap berani jujur.

15/10/2025

Pernah nggak, banyak ide di kepala tapi pas buka dokumen malah blank?
Dinda menyebut ini wajar — otak kita seperti benang kusut yang perlu diurai. Coba tuliskan dulu semua yang berseliweran di kepala, buat mind map, cari benang merahnya, lalu susun kerangka tulisan.
Menulis itu bukan soal pintar merangkai kata, tapi berani menata pikiran.

14/10/2025

Kadang kita punya niat tulus untuk menulis, tapi ujung-ujungnya tenggelam di dunia digital. Adinda Febriana Putri, atau Dinda, pernah juga merasakannya. Katanya, bukan berarti kita nggak bisa fokus — mungkin kita hanya belum punya sistem yang menahan distraksi.
Dinda menyarankan: pasang tenggat, paksakan diri, dan buat komitmen waktu menulis setiap hari. Karena kebiasaan bukan datang dari niat, tapi dari disiplin yang diulang.

13/10/2025

Selalu ada ruang untuk perbaikan, tapi ingat, setiap kata yang ditulis adalah bagian dari perjalananmu! Terima proses, rayakan perkembangan. ✍️✨

12/10/2025

Beranilah untuk menjadi dirimu yang terindah, meski terlihat tak sempurna. Karena kesempurnaan tak selalu indah, dan ketidaksempurnaan itulah yang menjadikan kita unik dan kuat. 💪✨

11/10/2025

Buka pintu peluang dengan mencoba dan belajar! Jangan biarkan keraguan atau ketakutan menghalangi langkahmu. 💪📚

Address

Kendari

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas UMKM Kendari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Komunitas UMKM Kendari:

Shortcuts

Share