RA NURUL Qomariyah

RA NURUL Qomariyah Kegiatan Sekolah

02/06/2026

Alhamdulillah manasik Haji Kids 2026 Igra Jatirogo Dan Kenduruan

Manasik Haji Kids Igra kec. Jatirogo Dan Kenduruan
02/06/2026

Manasik Haji Kids Igra kec. Jatirogo Dan Kenduruan

04/05/2026

Penting‼️ baca...baca...baca demi anak kalean, jangan sampai menyesal ‼️

Gue pernah jaga shift malam di pabrik sosis sekitar jam 2 pagi.

Pas liat satu wadah raksasa berisi "bubur daging" hasil gilingan mesin dituang ke tangki adonan, gue cuma bisa diem. Gue sadar dan nggak bakal pernah beli sosis lagii.

Gue mantan QC di pabrik sosis baru sekitar 6 bulan.

Tugas gue sebenernya jaga standar mutu, tapi kenyataannya gue cuma jadi saksi gimana "BAHAN SISA" disulap jadi produk yang kelihatan premium.

"Jangan terlalu idealis." kata senior gue pas gue tanya kenapa bahan bakunya pucat dan aromanya tajam banget.

Pas baru masuk, gue tanya polos, "Ini emang dagingnya begini?"

Dia jelasin soal MRM (Mechanically Recovered Meat). Itu sisa daging yang nempel di tulang, ditembak pakai tekanan tinggi sampai lepas semua dan jadi bubur.

Itulah bahan utama sosis ekonomis yang sering kita beli. Bukan potongan daging utuh, tapi sisa-sisaan.

Terus kenapa teksturnya bisa kenyal banget pas digigit? Ya main di kimia pangan.

Biar adonan tadi bisa padat dan "crunchy", kita pakai pengenyal (Phosphate) dosis tinggi. Terus ditambah tepung tapioka yang banyak biar volumenya besar tapi modalnya tetap murah.

Kita sebenarnya makan tepung rasa daging, bukan serat daging beneran.

Soal warna juga gitu.

Daging sisa itu aslinya warnanya nggak menarik, pucat kusam. Nggak bakal ada yang mau beli kalau warnanya asli.

Makanya ditambahin Nitrit biar sosisnya tetap pink merona biarpun sudah di-freezer setahun.

Laporan lab gue soal batas aman sering diabaikan. Kata manajemen, "Loloskan aja, yang penting target kirim aman."

Ada satu momen yang bikin gue akhirnya mutusin buat cabut.

Ada satu batch bahan baku yang suhunya sudah lewat batas dan aromanya mulai nggak beres. Gue tulis di laporan: REJECT. JANGAN DIPAKAI.

Besoknya? Gue liat batch itu tetap diproses. Katanya tinggal ditambahin bumbu sama aroma asap (liquid smoke) lebih banyak biar baunya ketutup. Konsumen nggak bakal sadar.

Gue sering kasihan liat ibu-ibu borong sosis buat bekal anak karena praktis.

Mereka pikir sudah kasih gizi yang cukup, padahal isinya natrium sama pengawet yang jadi beban buat ginjal anak sejak dini.

Kita bayar mahal buat kemasan gambar sapi atau ayam montok, padahal isinya sisaan yang nggak layak jual kalau dalam bentuk utuh.

Semenjak resign dari sana, gue jarang banget sentuh sosis pabrikan.

Tiap liat tekstur sosis yang terlalu mulus tanpa serat, gue langsung kebayang proses gilingan yang gue liat dulu.

Ternyata kenyamanan "instan" itu emang ada harganya, biasanya di kesehatan jangka panjang kita.

(Fima Maranatha)

berat

Peradaban bisa berubah karena pendidikanHari pendidikan nasional memontun mengingat kembali tujuan pendidikan. Pendidika...
02/05/2026

Peradaban bisa berubah karena pendidikan
Hari pendidikan nasional memontun mengingat kembali tujuan pendidikan. Pendidikan untuk memanusiakan manusia

Kunjungan Bapak pengawas RA kecamatan Jatirogo
28/04/2026

Kunjungan Bapak pengawas RA kecamatan Jatirogo

Mengukir Cerita Bahagia      Pagi ini berbeda dari pagi-pagi biasanya, sang ibu bahkan sudah sibuk dari malam harinya me...
26/04/2026

Mengukir Cerita Bahagia

Pagi ini berbeda dari pagi-pagi biasanya, sang ibu bahkan sudah sibuk dari malam harinya menyiapkan apa-apa yang akan dibawa pagi ini. Si anak dibangunkan lebih awal dari biasanya, karena hari ini jum'at 24 April 2026 kita keluarga besar RA NURUL QOMARIYAH akan berwisata edukasi dan Rihlah bersama ke "Geràbah - Malo Bojonegoro dan ke Gofun".
Saat yang ditunggu-tunggupun telah tiba, tepat pukul 06.30 WIB kita berangkat dengan dua armada bus menuju tujuan pertama yakni wisata edukasi gerabah di desa Malo kabupaten Bojonegoro. Bus melaju perlahan namun pasti melewati rerimbunan hutan dan perdesaan, penumpang menikmati sepanjang perjalanan ditemani suara musik yang diputar media player.
Tak terasa rombongan bus kita sudah sampai di wisata edukasi Malo kabupaten Bojonegoro, sampai disana kita langsung disambut oleh para instruktur yang ramah. Sebelum kegiatan inti anak-anak diberi edukasi terlebih dahulu tentang bahan serta tahapan pembuatan celengan dari tanah liat. Setelah acara pembukaan anak-anak pun langsung diajak praktek membuat celengan dari tanah liat. Rasa tak sabar anak-anak sangat terlihat ketika mereka berbaris rapi dituntun instruktur menuju tempat praktek, wajah sumringah bercampur penasaran terpancar dimuka kecil mereka. Dengan seksama mereka memperhatikan setiap arahan dari instruktur dan mereka mulai mengikuti. Kotor? sudah pasti, tapi mereka tak memperdulikan karena sudah asyik dengan tanah liat dan pewarna yang ada didepannya.
Kebahagian mereka semakin lengkap ketika saat setelah praktek mendapat celengan dengan berbagai macam karakter yang bisa dipilih untuk dibawa pulang.
Saatnya kita melanjutkan perjalanan menuju tujuan kedua, yaitu "Go Fun". Suara riuh anak-anak yang sdh tak sabar membayangkan bermain air di kolam renang. Dan Alhamdulillah setelah selesai sholat dhuhur kita bersama-sama masuk Go fun dengan s**a cita, mulai pukul 13.00 - 17.00 mereka bermain bersama ibu tercinta menciptakan bounding antara ibu dan anak mengukir kenangan indah yang nanti akan diingat saat mereka dewasa.




24 April 2026 . Rihlah & wisata edukasi
26/04/2026

24 April 2026 . Rihlah & wisata edukasi

25/04/2026

Address

Desa Karangtengah
Tuban
62362

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RA NURUL Qomariyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category