Pon Pes. Al Musthofawiyah Palang Tuban

Pon Pes. Al Musthofawiyah Palang Tuban Salah satu Pesantren Tertua di kabupaten Tuban

Innalillahi wa inna ilaihi roojiun
18/07/2026

Innalillahi wa inna ilaihi roojiun

Haflah ahirussanah
16/06/2026

Haflah ahirussanah


PONDOK PESANTRENAda pesantren yang berdiri tanpa baliho raksasa. Tak ada videotron. Tak ada grand launching. Bahkan kada...
13/05/2026

PONDOK PESANTREN

Ada pesantren yang berdiri tanpa baliho raksasa. Tak ada videotron. Tak ada grand launching. Bahkan kadang pagar depannya pun belum dicat. Tapi anehnya bertahan ratusan tahun. Santrinya datang sendiri. Alumni pulang sendiri. Orang-orang sowan tanpa diundang.

Sebab yang dibangun dulu bukan gedungnya. Tapi takutnya kepada Allāh.

Orang-orang lama itu membangun dengan wirid, lapar, tirakat, air mata, dan keyakinan yang sering tidak masuk akal bagi orang modern. Mereka bukan tidak paham dunia. Mereka hanya tidak mau menjadikan dunia sebagai Tuhan kedua.

Maka jangan heran kalau ada pesantren tua yang tetap hidup meski tidak punya konten kreator sepuluh orang. Tetap ramai meski humasnya seadanya. Tetap dihormati meski pengurusnya kadang tidak pandai pencitraan.

Karena sebagian bangunan memang tidak ditopang oleh proposal. Tapi oleh doa orang shalih yang belum putus.

Hari ini kita hidup di zaman yang lucu. Banyak orang mengira lembaga besar bisa dibuat seperti membuka warung franchise. Tinggal bikin logo bagus, seragam rapi, kata-kata Arab sedikit, lalu merasa sudah setara dengan pesantren yang sanad doanya menyambung puluhan generasi.

Padahal pohon tua itu akarnya bukan di tanah biasa.

Yang sering tidak dipahami: lembaga yang lahir dari ketakwaan itu punya “ruh”. Ia bisa sakit. Bisa murka. Bisa menolak orang yang tidak tulus meski orang itu merasa paling berjasa di dalamnya.

Maka di dunia pesantren ada istilah yang tidak ditemukan di buku manajemen modern: kualat.

Lucunya, orang yang mulai kualat biasanya tidak sadar dirinya sedang kualat. Justru merasa paling benar. Paling berjasa. Paling layak didengar. Nasihat dianggap serangan. Teguran dianggap ancaman. Bahkan mulai berani melakukan hal-hal yang dulu dianggap tabu sambil berkata, “Ini bagian dari perubahan zaman.”

Zaman memang berubah. Tapi tidak semua yang berubah itu kemajuan.

Kadang yang berubah hanya rasa malunya.

Yang lebih menarik lagi: orang-orang shalih itu sering tidak perlu membalas. Tidak perlu konferensi pers. Tidak perlu podcast klarifikasi tiga jam. Cukup didiamkan saja. Nanti hidup yang mengajari.

Sebab ada manusia yang diberi hukuman bukan dengan dipukul, tapi dengan dibiarkan terus merasa hebat saat sedang jatuh-jatuhnya.

Mengerikan.

Karena merasa hebat ketika salah jauh lebih berbahaya daripada merasa hina ketika benar.

Itulah mengapa pesantren-pesantren tua sering tampak tenang. Mereka sudah terlalu lama melihat manusia datang dengan dada membusung lalu pulang tinggal nama. Sudah terlalu sering melihat orang merasa paling kuat, lalu hilang sendiri ditelan zaman.

Sementara sajadah tua tetap digelar. Kitab tetap dibaca. Adzan tetap dikumandangkan. Dan santri-santri baru tetap berdatangan.

Mungkin karena yang menjaga bukan sekadar manusia.

Maka kadang kita memang perlu hati-hati. Bukan takut kepada lembaganya. Tapi takut kepada doa orang-orang ikhlas yang pernah membangunnya.

Sebab ada bangunan yang jika dirusak, yang runtuh bukan temboknya dulu—melainkan hidup orang yang tidak tahu cara menghormatinya.

Semoga kita tidak termasuk orang yang terlalu sibuk merasa modern sampai lupa cara tunduk kepada jejak para salaf. Āmīn.
Disalin dr DWYSA

Pondok Pesantren Al Musthofawiyah"SEJARAH PESANTREN""Pondok Pesantren Al Musthofawiyah"Dari masa ke masaPondok Pesantren...
10/05/2026

Pondok Pesantren Al Musthofawiyah

"SEJARAH PESANTREN"

"Pondok Pesantren Al Musthofawiyah"

Dari masa ke masa

Pondok Pesantren Al Musthofawiyah, seperti yg di ceritakan oleh KH. Ach. Musthofa Ismail (salah satu pengasuh /cucu K.Musthofa"Mbah Topo") kepada Prof. Dr. Nur Syam. (dlm buku "Islam Pesisir" 2004), saat mulai zaman Belanda, pondok al Musthofawiyah di dirikan oleh K.Musthofa (Mbah Topo) untuk menghadang pengaruh Belanda dan mengajarkan pada masyarakat untuk hidup dlm beragama islam, yg pada awalnya berupa masjid dan gubuk2 dari bambu untuk mukim para santri, sampai pada tahun 1930 setelah K.Musthofa wafat maka di teruskan oleh K.Ismail, K.Masykuri Musthofa, K.Anwar Musthofa dan K.Junaidi, mulai berangsur angsur ada pengembangan baik dlm hal tempat maupun dlm hal materi pengajaran (saat itu bernama "Pondok Pesantren Al Musthofa"), bahkan pada tahun 1947 di dirikanlah lembaga "Madrasah Ibtidaiyah Al Musthofawidjah" (ejaan lama).

Pengembangan terus berlanjut setelah tongkat estafet di teruskan oleh KH. Ach. Musthofa Ismail, dan K. Munawar Ismail, sehingga pada tahun 1976 berdirilah lembaga Raudhatul Athfal Al Musthofawiyah (RA/TK) dan MTs Al Musthofawiyah, pada tahun 1989 berdirilah MA Al Musthofawiyah.
Pada tahun 1996 mengacu peraturan pemerintah RI maka di bentuklah Yayasan Pondok Pesantren Al Musthofawiyah ....

Pada tahun 2014 berdiri lembaga PAUD/ KB Al Musthofawiyah, dan pada tahun tsb KH. Ach. Musthofa wafat dan tongkat estafet pengasuh di teruskan oleh K.Munawar Ismail dan K. Mahmud Ismail. Dan pada tahun tsb mengacu pada peraturan pemerintah maka ada pembaharuan izin Yayasan pada KemenkumHam RI.

Pengembangan Pondok pesantren terus berlanjut dan tongkat estafet di lanjutkan setelah K.Munawar Ismail wafat pada tahun 2015. oleh K. Mahmud Ismail dan Ustadz A. Amrullah H.


palang
palang
palang
palang




 Musthofawiyah palang
25/03/2026

Musthofawiyah palang

Pesantren tempat menimba ilmu agama, tanpa meninggalkan ilmu sosial, ahlak dan kemandirian
03/01/2026

Pesantren tempat menimba ilmu agama, tanpa meninggalkan ilmu sosial, ahlak dan kemandirian

Alaa bidzikrillahi tatmainnul quluub
08/12/2025

Alaa bidzikrillahi tatmainnul quluub

Ayo mondok
06/12/2025

Ayo mondok

Innalillhi wa innailaihi roojiun, 3 harinya wafat beliau
07/09/2025

Innalillhi wa innailaihi roojiun, 3 harinya wafat beliau

Ayo Sekolah
07/05/2025

Ayo Sekolah

Address

Jalan Masjid Awwabin Palang O1-02/04
Tuban
62391

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pon Pes. Al Musthofawiyah Palang Tuban posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pon Pes. Al Musthofawiyah Palang Tuban:

Shortcuts

Share