Bahasa Arab Alquran

Bahasa Arab Alquran Marilah mempelajari Alqur'an yang Allah turunkan...

18/11/2021

BERDOA ITU DIALAMATKAN KEPADA ALLAH DAN AR-RAHMAN SAJA.


Rasulullah saw diperintahkan untuk mengajarkan umatnya dalam berdoa, untuk berdoa kepada ALLAH dan AR RAHMAN.

قُلِ ادْعُوا اللّٰهَ اَوِ ادْعُوا الرَّحْمٰنَۗ اَيًّا مَّا تَدْعُوْا فَلَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۚ.
"Katakanlah (Muhammad), Berdoalah kepada Allah atau kepada Ar Rahman. Pilihlah dengan nama keduaNya untuk berdoa kepadaNya. Maka bagiNya Asmaul Husna" (Al Isra 110).

Asmaul Husna yang dimaksud adalah 2 nama Allah swt itu, yakni nama Allah dan nama Ar Rahman.
Bukan 99 nama yang diajarkan dalam tsaqafah lama semenjak dahulu. (Tulisan berikutnya akan bahas tentang ini).

Berdoa adalah senjata bagi orang beriman dan doa adalah otaknya sebuah ibadah.
Tapi apa jadinya kalau salah dalam berdoa ?
Salah menfalamatkan doa, juga salah dalam redaksi doa, bagaimana bisa memperoleh ijabah?

Mengalamatkan doa kepada Allah, redaksinya menggunakan "م" (mim yang bertasydid fatah). Yakni الله + م = ( اللهم) .

Allah swt perintahkan untuk menggunakan redaksi ini,
قُلِ : اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ
" Katakanlah (Muhammad), "Allahumma Malikal Mulk...... (QS. Ali Imran 26).

Dan Mengalamatkan doa kepada Ar Rahman, redaksinya menggunakan kata "ربي" ataupun "ربنا".
وَقُلْ رَّبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا
"Dan katakanlah (Muhammad), 'Rabbi tambahkanlah aku ilmu.. " ( QS. Taha 114).

Selanjutnya dalam petunjuk alquran, diantara sekian banyak doa yang diajarkanNya, tidak ada doa yang menggunakan "يا " Yaa ( yaa panggilan) dalam redaksinya.
Redaksi 'Yaa Allah atau Yaa Rabb' tidak pernah diajarkan Alquran.

Sebab 'Yaa' (panggilan) digunakan untuk 'dari Atas ke bawah, dari Besar ke Kecil ataupun untuk panggilan yang jauh.
Allahlah yang berhak gunakan Yaa (panggilan) kepada hambaNya.
Seperti, Yaa Aadam, Ya Zakaria, yaa Yahya, Yaa Isa....

Jangan sebaliknya, manusia yang memanggil Allah dengan Yaa Allah yaa Rab ( redaksi ini tidak diperkenankan).

Juga dalam mensifati Allah, sering sekali pakai Yaa (panggilan) . Seperti Yaa Arhama Rahimin.
Redaksi ini keliru menurut al qur'an.
Gantilah 'Yaa' dengan gunakan 'wa anta' atau innaka'.

وَاَيُّوْبَ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ ۚ
"Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” (QS. Al Anbiya 83).

Demikian pemaparan cara mengalamatkan doa dan redaksinya.
Semoga bermanfaat.

13/11/2021

KETINGGIAN BAHASA ALQURAN.


Alquran dihadirkan agar hidup manusia bahagia.
Tidak susah, tidak p**a sengsara dan menderita.

Andai Allah swt menghendaki hidup ini susah dan membingungkan, tentulah Allah belum menurunkan alquran.

مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى ۙ
"Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah" (QS. Thaha 2).

Manusia fitrahnya akan selalu berbeda pandangan. Tapi bukan berselisih.
Nah disitulah alquran datang sebagai penjelas dan ketetapan utama yang mesti diikuti oleh manusia.
Terutama terhadap umat muslim.

Bahasa alquran dengan segala keagungan dan ketinggianNya telah menjelaskan segala sesuatu dengan terperinci, agar difahami dan diperpegangi.

Ketika alquran menyebut kata زوج (Zauj) yang bermakna suami. Maka itu adalah pengertian khas yang mesti diwujudkan oleh para suami.
Kata 'Zauj' akan berbeda arti dengan kata صاحب Sohib, بعلي Ba'liy, رجال Rijal, الذكور Dzukur, امام Imam, dst.

Sebab setiap kata dalam alquran, memiliki pemaknaan tersendiri yang khas.

Dzaujah زوجة berbeda pengertian dengan Imraah امراة. Dan sebagainya.

Begitupun istilah-istilah alquran dalam aspek yang lebih besar (publik).
Kata خليفة berbeda dengan اءمة aimmah, beda dengan سلطان sulthon، dst.

Alquran merinci dan menjelaskan segala sesuatu lewat pesan bahasa yg tinggi.
Disanalah ada kewajiban untuk menuntut ilmu bahasa alquran agar menjadi rujukan bagi umat islam semuanya.

Alquran mengharamkan untuk mengambil pandangan dan pemikiran dari selainNya.
Apalagi sampai menerapkan pemikiran kufur.

Kecuali manusia lebih menghendaki untuk hidup sengsara dan tersesat.

Seperti sekarang ini, begitu banyak istilah yanv terterapkan dalam kehidupan umat islam yang tak terambil dari alquran.
Sistem pemerintahan, ekonomi dan politik, sosial dan kemasyarakatan, hampir semua istilahnya terimport dari Barat.

Maka susah sengsara ini adalah pilihan umat islam sendiri.
Dan kelak akan diazab lagi diakhirat sebab meninggalkan petunjuk alquran.

08/11/2021

MENJUAL TOL DAN ASET NEGARA LAINNYA ADALAH KEDHOLIMAN BESAR.


Tahukah kalian apa itu "Kedzoliman" ?

Kesalahan pertama yang dilakukan manusia adalah kedzoliman.
Itulah kesalahan yang menyebabkan Adam as terusir dari surganya.

وَلَا تَقْرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوْنَا مِنَ الظّٰلِمِيْنَ
QS. Albaqarah 35. "(Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim".

Jadi Kedzoliman adalah 'mengambil/menggunakan yang bukan miliknya'.

Maka negara ini jelas-jelas dzolim dalam segala aspek.
Semua yang bukan milik negara, terus digunakan seenaknya, dijual atau diserahkan kepada asing dan aseng, adalah kedzoliman.
Sayangnya rezim ini betul-betul muka tembok dan putus urat malunya.
Mereka sudah dzolim nyata-nyata tapi tetap merasa baik dan berhasil.
Inilah kebodohan tingkat dewa.

Islam mengatur segala kekayaan yang sifat dan karakternya tak bisa dimiliki oleh individu akan menjadi milik umum.
Jalan tol adalah salah satunya.
Sekarang semua jalan tol hendak dijual oleh rezim korup ini.

Maka masa depan masyarakat negeri ini sudah dipastikan akn semakin sengsara.

Hanya dengan tegak Khilafah, umat islam bisa diselamatkan.

08/11/2021

DUNIA MEMINTA KESHOLEHAN UMAT ISLAM DENGAN KHILAFAH.


Ketika dunia dipimpin oleh Kapitalisme.
Lihatlah kondisi dunia ini, sudah dibuat sehancur apa oleh mereka itu.

Tidak perlu jauh mengambil sampel.
Pandang ke negeri ini saja.
Di darat, laut dan udara, sudah mereka cabik-cabik tak bersisa.
Semua hasil kekayaan negeri diboyong ke negara mereka, sedangkan utang ditumpuk dinegara yang dipimpin oleh boneka korup mereka.

Seruan-seruan bereaksi dan memperbaiki keadaan, seringkali sayup-sayup terdengar.
Tapi semua dusta dan palsu.
Ganti pemimpin, menangkan kelompok islam, seruan islah dan doa untuk negeri, dst.
Semuanya hanyalah bagian dari permainan.

سَيَعْلَمُوْنَ غَدًا مَّنِ الْكَذَّابُ الْاَشِرُ
Al qamar 26. "Besok (Kelak) mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta (dan) sombong itu."

Umat islam dahulunya jaya dan menang. Sebab berpegang pada Alquran, Sunnah Rasulullah saw dan Khulafaaur Rasyidin.
Dan umat islam hanya akan jaya kembali bila kembali pada sistem hidup yang dulunya membuat mereka jaya.
Yakni sistem Khilafah Islamiyah.

Ide Khilafah bukanlah kebohongan.
Bukan kedustaan sebagaimana sistem demokrasi.

Ide Khilafah bukan hanya akan beri surga di dunia, tapi sekaligus padanya terbentang jalan menuju surga yang hakiki di sisi Sidratul Muntaha.

Apakah amal sholeh yang sejati?
Banyak yang menanyakannya ini kepadaku.
Jawabku adalah bersama-sama berjuang menegakkan Khilafah dan mengenyahkan sistem demokrasi ini.

Rasulullah saw dan para sahabat mulia, tak cukupkan diri dengan ibadah fardhiyah.
Tapi terjun ke masyarakat merubah jhiliyah menjadi daulah islam.
Selanjutnya membebaskan dunia dari kegelapan penguasa kafir dengan kekuatan Khilafah Islamiyah.

08/11/2021

JIN DAN MANUSIA DALAM TINJAUAN BAHASA ALQURAN.


Masyarakat muslim butuh memahami lebih jauh lagi bahasa alquran.

Kebanyakan tsaqafah lama, telah mengalihkan perhatian umat pada perkara-perkara yang bukan menjadi problematika utama- nya.
Tapi terus dikaji dan berputar -putar pada bahasan itu -itu terus.

Mendudukkan bahasa alquran sebagai penjelas segala sesuatu (tibyaanan likulli syaii') , setidaknya akan mengurangi beban kajian yang membelokkan.
Menuju pada fokus kajian yang mengarahkan pada kesamaan visi membangkitkan umat islam dari keterpurukan.

Diantara bahasan yang perlu diperjelas adalah bahasan jin dan manusia.

Alquran menggunakan lafadz 'الجن' (al jin) dan الانس (al insi), tidak melulu bermakna makhluk jin dan makhluk manusia.

Andai Alquran membatasi pemaknaan kedua lafadz tersebut pada makhluk yang disebut jin dan manusia, maka Allah swt tidak akn menggunakan lafadz itu untuk pemaknaan yang lain. Agar tidak rancu.
Justru dengan menggunakan lafadz tersebut pada pemaknaan lain, seolah mengajarkan bahwa 'jangan melulu mengaitkan jin dan manusia'.

Lafadz 'al jin' punya arti lain yakni 'Hal-hal yang tidak tampak' (al mukhtafii).
Sedangkan lafadz 'al insi' punya arti lain yakni 'Hal-hal yang tampak'.

Karenanya, bayi dalam kandungan disebut dengan 'Janin' (seakar kata dengn Al jin).
Begitupun penyebutan pada 'akal yang tak tampak' disebut 'Majnun' (seakar kata dengn 'al jin) , artinya gila.

Sebagaimana lafadz 'Al ins' bermakna 'hal yang tampak'. Seperti dalam ayat alquran,

اِذْ رَاٰ نَارًا فَقَالَ لِاَهْلِهِ امْكُثُوْٓا اِنِّيْ اٰنَسْتُ نَارًا لَّعَلِّيْٓ اٰتِيْكُمْ مِّنْهَا بِقَبَسٍ اَوْ اَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

QS. Thaha 10. "Ketika dia (Musa) melihat api, lalu dia berkata kepada keluarganya, “Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya 'tampk olehku' api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu.”

Kata "Aanastu" (seakar kata dengan 'al insi) dimaknai dengan 'tampak olehku'.

Karena itu, bahasa alquran yang menyebutkan al jinni wal insi, dapat dimaknai dengan "yang tidak tampak dengan yang tampak" .
Bukan melulu diartikan dengn 'jin dan manusia '.

Apa yang tampak, adalah materi (benda-benda) sedangkan yang tak tampak adalah potensi (thaqoh).

Pada dua hal ini (materi dan potensi) Allah swt perintahkan untuk mengunakannya seluas-luasnya untuk beramal sholeh.
Dan bukan semata digunakan untuk ibadah tok.

Penjelasan ini mencob beri tsaqafah baru pada pemaknaan ayat,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

QS. Az Zariyat 56. "Apakah Aku menciptakan potensi dan benda hanyasemata untuk dipake beribadah kepada-Ku ?
( Huruf 'Maa' adalah istifhamul Inkari).

Penjelasannya, segala benda dan potensi digunakan juga untuk beramal baik (amla hasan) dan beramal sholeh (amal perbaikan masyarakat dan umat).

Wallahu a'lam.

05/11/2021

DARI MANA DATANGNYA ILMU ?


Para perindu berkata, " Darimana datangnya cinta ?"
Sedang kita, para pecinta alquran punya tanya,
" Dari mana datangnya ilmu ? ".

Sebuah syair menyebutkan,
" Ilmu yang aku miliki itu aku beli, bukan aku warisi dari orang mandul".

Prolog diatas menggambarkan bertapa ilmu adalah sesuatu yang bernilai dan berharga.
Maka jangan sia-siakan kesempatan mendulang ilmu, dimana ada ilmu sedang ditawarkan.
Belilah dengan waktu mu..
Belilah dengan cintamu...

Sungguh zaman ini telah muncul orang-orang yang bicara agama tanpa ilmu.
Semua yang keluar dari mulutnya adalah 'kotoran' yang melumuri dirinya dan memercik ke wajah umat islam.
Hingga umat-umat diluar islam tertawa terpingkal-pingkal.

Ilmu ada dua macam,
Pertama, ilmu yang lahir di zaman ini.
Kedua, ilmu yang lahir sejak dari ulama terdahulu kita.

مَّا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَاۤىِٕهِمْۗ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۗ اِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًا

QS. Al Kahfi 5. "Mereka sama sekali tidak mempunyai ilmu (yang didapatkan sendiri), tidak juga ilmu (yang diwariskan) dari nenek moyang mereka. Alangkah kotornya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka."

Ayat ini menggambarkan tentag 'kebohongan' slogan-slogan yang muncul dizaman ini. Slogan yang bukan dari ilmu.

Poinnya, Aku ingin sebut tentang demokrasi, sekularisme, pluralisme, dan sejenisnya itu.
Juga slogan nasionalisme, nkri harga mati dan seterusnya.
Semua itu bukanlah ilmu, bukan p**a maklumat.
Melainkan kebohongan yang berupaya diulang terus-menerus.

Sementara kita sebagai umat islam.
Memiliki ilmu dan maklumat langsung dari Allah dan Rasulullah saw. Yakni alqur'an yang terjaga dan tak pernah berubah.
Kita memiliki Kalam Allah swt yang merupakan petunjuk dan rahmat untuk seluruh alam.

Sungguh sebuah 'Kalam' sangat berbeda dengan 'slogan'.
Slogan hanyalah susunan kata-kata yang umumnya kosong dari konteks dan faedah.
Sedangkan 'kalam' adalah susunan kata yang konteks dan tujuannya jelas dan terang. Menjadi cahaya di dunia dan penyelamat di akhirat.
حَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُوْنِ ۙ
لَعَلِّيْٓ اَعْمَلُ صَالِحًا فِيْمَا تَرَكْتُ كَلَّاۗ اِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَاۤىِٕلُهَاۗ
QS. Al Mukminun 99-100. "Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia).
agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah 'kalimat' yang diucapkannya saja.

Ayat diatas adalah contoh kalimat atau ungkapan.
Suatu susunan kata yang panjang dan memiliki tujuan dan konteks yang jelas.
Dan inilah ucapan yang kelak diucapkan oleh para penentang tegaknya alquran dan khilafah.
Yang selama hidup, hanya terus menerus menyuarakan slogan.
Tanpa kalimat yang lahir dari ilmu.

Memahami bahasa alqur'an adalah keniscayaan, keharusan dan kewajiban. Untuk mengembalikan umat islam seperti pada kejayaannya dulu.

Dari mana datangnya ilmu ?
Kita memilikinya dari membelinya dengan waktu dan tenaga, cinta dan pengharapan, kerinduan dan doa.
Semoga tegak segera Khilafah Islamiyah.

05/11/2021

AL BARZAKH, DALAM TINJAUAN BAHASA ALQURAN.


S**a tidak s**a, tsaqafah islam tak terelakkan dengan beragam pandangan Romawi (filsafat) dan Persia (perbintangan).

Akibatnya, beragama seolah menjadi sesuatu yang ribet dan banyak hal-hal menakutkan. Salah satunya tentang istilah 'Barzakh".
Dimanakah Barzakh itu?
Apakah Barzakh itu sebuah alam?
Dan apakah ada siksa dan senang di Barzakh?

Barzakh adalah kosa kata bahasa arab yang sudah hilang penggunaannya pada bangsa arab sekian lama.
Lalu setelah muncul kembali kosa kata itu, sudah punya arti lain bahwa barzakh adalah 'alam setelah kematian'.

Kemudian alquran mengembalikan kosa kata 'barzakh' pada makna sebenarnya, yakni 'dinding yang tak bisa ditembus'.

لَعَلِّيْٓ اَعْمَلُ صَالِحًا فِيْمَا تَرَكْتُ كَلَّاۗ اِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَاۤىِٕلُهَاۗ وَمِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ بَرْزَخٌ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ

QS. Al Mukminun 100 : " Supaya aku (orang yang sudh mati) bisa berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di belakang mereka ada barzakh (dinding) sampai pada hari mereka dibangkitkan.

Jadi Barzakh artinya dinding yang tak bisa ditembus, untuk kembali ke dunia.
Barzakh bukan sebuah alam.
Dan orang yang sudah mati bukan berada di alam barzakh, tapi di belakang barzakh (dinding).

Barzakh (dinding tak tertembus) juga Allah sebutkan ada diantara air laut dan air tawar, sehingga tak bercampur air itu.

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيٰنِۙ
QS. Ar rahman 19." Dia (Allah) memisahkan air laut (Bahrain) dengan air sungai bilamana keduanya bertemu,

بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيٰنِۚ
QS. Ar Rahman 20. "Diantara keduanya ada 'barzakh'(dinding) yang tidak dilampaui oleh masing-masing."

Dan Barzakh (dinding) yang sekaligus menjadi musibah bagi umat islam, adalah 'Dinding hati'.
Umat islam tidak bisa bercampur dalam rahmat dan persatuan daulah Khilafah Islm, sebab ada dinding hati yang s**ar ditembus.

بَلْ كَذَّبُوْا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَهُمْ فَهُمْ فِيْٓ اَمْرٍ مَّرِيْجٍ

QS. Qaf 5. "Bahkan mereka telah mendustakan kebenaran ketika (kebenaran itu) datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan terbentengi (terpisah).

Kata 'mariij' adalah pasangan kata 'barzakh' yng maknanya terbentengi barzakh (dinding) yang tak tertembus.

Dinding barzakh bagi umat islam saat ini adalah slogan nasionalisme, ashobiyah kelompok dan politik pecah belah ala kapitalisme.

Hilngkan barzakh (dinding pemisah) dengan kita tegakkn daulah khilafah islmiyah.

04/11/2021

APA YANG HENDAK DICAPAI PEJUANG KHILAFAH ?


Manusia dahulu banyak yang meyakini perbintangan.
Seolah capaian hidup mereka ditentukan oleh garis perbintangan.

Selain itu manusia juga ada yang meyakini garis tangan. Yakni lekuk dan garis uratan ditangan setiap orang diyakini sebagai garisan takdir hidup.

Begitulah manusia dahulu, menyandarkan capaian kebahagiaan dengan tanda-tanda tertentu ataupun perbintangan.

وَعَلٰمٰتٍۗ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُوْنَ
QS. An nahl 16. " Dan pada tanda-tanda juga dengan bintang-bintang mereka mencari petunjuk."

Lalu semua cara itu diberantas oleh Allah swt dengan penegasanNya,

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ
QS. An Najm 39. "Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya,".

Pada orang beriman, tidak ada faktor penggerak utama dalam hidup selain Iman.
Itulah yang diistilahkan dengan 'Thariqul Iman.

Iman lah yang mengharuskan kita terikat pada syariat Allah swt sebagai bukti ketaatan pada apa yang diimani.
Dan pada gilirannya, Imanlah yang menuntut kita untuk berjuang menegakkan Khilafah agar alquran dapat dibumikan.

Tanpa iman, segala pengetahuan akan berujung pada kerugian dan kesesatan.
Capaian teknologi yang tinggi saat ini, adakah yang digunakan untuk meningkatkan kesadaran pada kecintaan kepada Allah dan RasulNya?
Tidak ada selain syahwat untuk saling menguasai dan memonopoli.

Sampai pada aspek politik dan pemetintahan, adakah negara yang dibangun benar-benar bertujuan untuk meraih surga?
Tidak ada sama sekali...

Kecuali Institusi Khilafah Islamiyah.
Sebab asas, tujuan, bentuk dan struktur negara khilafah semua berangkat dari Iman.
Dari Thariqul Iman.

04/11/2021

GRUOP WANITA


Tahukah kita bahwa dunia lebah adalah gambaran untuk group wanita ?
Dalam dunia lebah segala urusan dikerjakan oleh lebah betina.
Para wanita bekerja dengan kompak dan bersungguh-sungguh berkarya untuk menghasilkan madu.
Mereka dipimpin oleh seekor Ratu Lebah dan bukan seekor lebah jantan.

Apa arti dari permisalan ini?
Group wanita itu mampu mengelola suatu urusan besar dengan fitrah kewanitaannya.

Nabi Yusuf as adalah cerita lain dari seorang manusia yang istimewa.
Istimewa dalam ketampanan dan mengelola sesuatu.
Karenanya kisahnya menjadi ahsanul qasas.

Tanpa mengurangi penghormatan pada ayahnya (Nabi Ya'kub as), Nabi Yusuf as telah berhasil mengelola saudara-saudaranya (11 saudara laki-laki semua),.
Sebuah pengelolaan yang tak sanggup dilakukan oleh sang ayah.

Group wanita sangat berbeda dengan group laki-laki.
Bahkan hakekat masyarakat surga adalah sebuah prototipe group wanita.
Surga seolah dikelola oleh group wanita yang terdiri dari para bidadari.

Sedangkan masyarakat neraka adalah gambaran dari group laki-laki.
Para malaikat itu menyiksa penghuni neraka tanpa ampun tanpa berhenti p**a.
Neraka seolah dikelola oleh group laki-laki yang penuh kengerian.

Wanita bukanlah makhluk yang lemah akal dan lemah mental.
Wanita justru makhluk yang hebat dalam mengelola sesuatu apapun lagi sangat cantik.
Dalam dunia keluarga, betapa banyak yng berhasil dikelola oleh wanita tanpa kehadiran seorang bapak.

Keluarga Rasulullah saw, Nabi Isa dan Nabi Musa as adalah bukti dari kehebatan para wanita.

Duhai group wanita...
Bangkitlah mengelola generasi dan agama ini.
Alquran butuh wanita.
Mengembalikan alquran ke hati umat dalam bentuk semanis madu.
Alquran dari sisi Lugho Wa Bayan.

04/11/2021

SELURUH AYAT-AYAT ALLAH SWT MENAKJUBKAN. BUKAN CUMA AL KAHFI.


Orang kafir itu tidak konsisten.
Mereka juga punya rasa takjub.
Takjub pada cerita-cerita dan hikayat.
Salah satunya tentang cerita al kahfi.

Maka Allah swt pun turunkan surah Alkahfi.
Allah swt bermaksud menundukkan ketakjuban manusia.
Bahwa seluruh ayat-ayat Allah itu, semuanya menakjubkan dan bukan cuma al kahfi.

اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا

QS. Al Kahfi 9: " Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, cuma itu tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?"

Dan Allah swt beri tantangan di ayat lain,

اَكَانَ لِلنَّاسِ عَجَبًا اَنْ اَوْحَيْنَآ اِلٰى رَجُلٍ مِّنْهُمْ اَنْ اَنْذِرِ النَّاسَ وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنَّ لَهُمْ قَدَمَ صِدْقٍ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۗ قَالَ الْكٰفِرُوْنَ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ مُّبِيْنٌ

QS. Yunus 2 : "Akankankah manusia takjub p**a, ketika Kami memberi wahyu kepada seorang laki-laki di antara mereka (0Muhammad) , “Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan.” Orang-orang kafir berkata, “Orang ini (Muhammad) benar-benar pesihir.”

Lihatlah orang kafir dahulu.
Mereka takjub pada cerita ashbul kahfi, tapi tak takjub sedikitpun pada Rasulullah saw yang datang dengan alquran.

Orang-orang sekarang pun banyak seperti itu.
Tidak takjub pada Rasulullah saw.
Tidak takjub pada Alquran.

Baru-baru ini, Rasulullah saw dengan entengnya dan terkesan merendahkan, disebutnya Rasulullah saw dengn sebutan 'brondong'.
Padahal dia dipanggil 'buya' looh.
Semoga Allah melaknat buya itu.

Banyak juga sekarang yang takjubnya kepada china.
Tidak ada sedikitpun takjubnya pada Khilafah yang telah menegakkan alquran dan menjadi institusi yang diperintahkan syariat Allah swt.
Mereka itu ada yang sudah nenek-nenek dan kakek-kakek bau tanah.

Sungguh banyak jiwa yang kesasar membawa rasa takjub.
Akhirnya takjub pada ayat-ayat setan.

Alhamdulillah alaa kulli haal..
Disini kami berupaya menapaki ayat demi ayat Allah swt dalam alquran.
Agar tumbuh takjub yang sungguh-sungguh dan nyata.

ALQURAN, LUGHO WA BAYAN.
Setiap Malam Senin, pukul 19.00 WIB.

Belajar via ZOOM.
Daftar via Koordinator Kota Anda di FB.
Dibimbing (Sementara),
Oleh : Ust. Muis Abi Qostantin.

04/11/2021

HARI KEMATIAN ITU DEKAT.


Kehidupan dan kematian adalah 2 makhluk Allah swt yang tak lepas dari batas 'ruang dan waktu'. Sebab semua makhluk itu terbatas.

Batas kehidupan kita jauh lebih singkat dari pada masa tempuh kematian kita sampai dihidupkan kembali.

Hidup paling-paling cuman 60-70 tahun.
Sedangkan masa kematian hanya Allah swt yang tahu.
Yang pasti, ketika dibangkitkan lagi maka kita akan ditanyai berapa lama kita hidup dan mati?
Dan kita akan jawab,

قٰلَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِى الْاَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ
Dia (Allah) berfirman, “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”
قَالُوْا لَبِثْنَا يَوْمًا اَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَسْـَٔلِ الْعَاۤدِّيْنَ
Mereka menjawab, “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang kembali"
(QS. Al Mukminun 112-113).

Hidup adalah waktu tempuh yang penuh s**a duka.
Mati adalah waktu tempuh yang tak merasakan apa-apa.
Lalu bangkit hidup lagi, untuk diberi surga atau dibalas neraka.

Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa kita diberi hidup sangat singkat, lalu mati dalam jangka yang lama, lalu dibangkitkan lagi hidup dengan abadi di surga atau di neraka?
Apakah itu adil?

Jawabannya adalah itulah kehendak Allah swt.
Allah berikan semua itu sebab Allah menyayangi dan merahmati manusia.

Tapi banyak juga manusia yang banyak bacot .
Tak mau mengikuti kehendak Allah dalam hidup yg sangat singkat ini.
Mereka sombong dan congkak.
Bahkan merendahkan Kalam Allah dan RasulNya.

"Tua-tua keladi".
Maaf penulis masih geram sama Bu Suk dan Buya Syakur.

04/11/2021

APA BAHASA ARAB ALQURAN ITU ?


Alquran adalah berkah besar untuk bahasa arab.
Alquran seolah guru bahasa arab untuk meluruskan bahasa arab agar memiliki potensi menggerakkan dan memenangkan setiap orang yang faham bahasa arab alquran.

Dari sisi mufradat (kosa kata) alquran menggunakan bahasa arab kuno, yang mungkin sudah tidak digunakan oleh bngs arab.
Seperti kosa kata جهنم، طور، اقطار، مسكات، جب، جمل، dst.

Sekaligus banyak meluruskan pemaknaan kosa kata lainnya, spt فتنة، عذاب، بلي، جيد، اجداث، نفس، روح، سجد dst.

Alqur'an juga meluruskan penggunaan kata جاء، اتي، خضر، اقبل، yang serampangan digunalan oleh bangsa arab sebab artinya sama semua yakni datang.

Selain bermain kata-kata, alquran jug maklumat yang sangat luas. Tentang alam semesta, kehidupan dan manusia.
Dengan memahami bahasa alquran, kita akan tahu mana khurafat dan hikayat saja.

Mlalam adalah makhluk menurut alquran.
Malam berbeda dengan kata gelap, hitam, dan naungan dan tak melihat.
Ada gerak dan potensi pada makhluk malam.
Hanya bahasa ini jarang difahami oleh kita.

وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ
"Apabila mlm telah berkerja (larut) " QS. At Takwir 17)

Kata عسعس sama dengan banyak kata 'berulang'dalam alquran yang menggambarkan suatu gaya gerak.
Seperti kata, زلزل، وسوس، دمدم، غرغر، رفرف، صرصر dst.

Pendeknya, bahasa alquran adalah bagian dari mukjizat yang akan mengempaskan semua pengetahuan dan argumen yg datang dari manusia.

Dalam hal bahasa saja, adakah yg lebih bagus dari bahasa alquran ?
Apalagi dalam hal petunjuk dan hukum dalam kehidupan.

Jadi bodoh itu juga makhluk.
Yang bercokol dan bekerja pada otak dan hati orang-orang yang berpaling dari alquran.

Address

Tuban
62319

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bahasa Arab Alquran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category