Dharma Dwija Trenggalek

Dharma Dwija Trenggalek Dharma Dwija Trenggalek merupakan Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis sayap dari PGRI Kabupaten Tre

LOMBA VIDEO MOTIVASIKemampuan berkomunikasi (comunications) menjadi tuntutan di abad 21. Saluran yang digunakan juga tid...
06/11/2020

LOMBA VIDEO MOTIVASI

Kemampuan berkomunikasi (comunications) menjadi tuntutan di abad 21. Saluran yang digunakan juga tidak konvensional lagi, melainkan berbasis teknologi. Apalagi di era pandemi, teknologi menjadi salah satu alternatif untuk memutus rantai penularan. Serta mengurangi kemungkinan tertinggalnya materi belajar dan menurunnya semangat belajar.

Wabah Covid-19 guru dan siswa tidak dapat bertemu langsung di sekolah. Memaksa guru dan siswa untuk memanfaatkan teknologi berbasis digital, seperti pemanfaatan video, WA dan aplikasi pembelajaran virtual lainnya untuk menyampaikan pembelajaran dan memperjelas materi yang harus guru sampaikan kepada siswa.

Dalam segala keterbatasan guru akan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa. Dapat dengan metode luring atau kunjungan rumah. Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat.

Tidak bisa dipungkiri, dengan adanya revolusi cara belajar yang abnormal tersebut menjadikan permasalahan bagi guru, orang tua dan siswa.

Adanya wabah yang belum tahu kapan akan berakhir, memberikan hikmah kepada para guru, siswa dan komite sekolah untuk berkreasi dalam motivasi menggunakan video.

Pada momentum Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-75, tahun 2020 ini PGRI Trenggalek akan mengapresiasi karya-karya Ibu dan Bapak Guru, komite sekolah dan siswa di Trenggalek.

Pada kesempatan event ini karya Ibu dan Bapak Guru, siswa dan komite akan menjadi motivasi sejawat guru yang lain. Harapannya, karya video tersebut dapat memberi motivasi, inspirasi semangat belajar untuk kemajuan pembelajaran di Kabupaten Trenggalek yang menuntut pembaharuan dan inovasi-inovasi di masa pandemi ini.

LOMBA VIDEO MOTIVASI ini terbuka bagi guru, Siswa, dan Komite Sekolah Se- Kabupaten Trenggalek. Dengan ketentuan diantaranya :
1. Durasi video maksimal 5 menit.
2. Karya merupakan penggambaran semangat kreativitas dan dedikasi guru dalam pembelajaran era pandemi.
3. Video diunggah di salah datu media sosial youtube, facebook, atau instagram.

Lebih lengkap terkait lomba ini, hubungi :
1. Anto Santosa (085233959549)
2. Rachmad Efendi Teguh (082244779898)

Jika selama ini karya disimpan dalam file dan belum bisa dilihat dan di apresiasi sejawat. Atau punya ide tetapi belum tersalurkan, mari kesempatan ini jangan disia-siakan.

Ketentuan penilaian kesesuaian dengan tema, kreatifitas dan originalitas, keindahan/estetika dan Pendidikan karakter.

Segera daftarkan karya anda tanggal 01 s.d. 20 November 2020.

Segera saja!

Darah Kita Menyelamatkan SesamaKawan, kebutuhan darah di Indonesia itu mencapai 5,1 juta kantong darah setiap tahunnya. ...
06/11/2020

Darah Kita Menyelamatkan Sesama

Kawan, kebutuhan darah di Indonesia itu mencapai 5,1 juta kantong darah setiap tahunnya. Tetapi tidak sebanding dengan penyumbang darah yang ada. Penyumbang hanya ada sekitar 4,1 juta kantong darah per tahun.

Di Trenggalek, menurut Kabag Pelayanan Darah Unit Transfusi Darah PMI Trenggalek, 12/04/2020 yang dikutip dari memontum. com, dengan adanya Covid 19 partisipasi penyumbang darah menurun. Padahal rata-rata per hari kebutuhan darah di Trenggalek mencapai 25 kantong.

Napas saudara-saudara yang membutuhkan darah bergantung dari darah-darah yang kita donasikan. Tetapi belum tentu darah yang tersedia sesuai dengan darahnya.

Semakin banyak pendonor, semakin bervariasi ketersediaan golongan darah yang akan tersedia. Semakin kita tidak peduli kepada sesama, maka semakin menutup ketersediaan darah untuk mereka.

Oleh karena itu kawan, kesempatan yang baik ini membuka peluang untuk mempedulikan keselamatan sesama. Gunakan sebaik-baiknya untuk menyediakan sebuah pertolongan untuk mempertahankan nafas pada raga saudara-saudara kita.

Mereka sudah tak berdaya, akibat dari cobaan yang mereka terima yang mengakibatkan kebutuhan kantong darah untuknya. Mereka tak mampu meminta. Tetapi mata hatinya terbuka, sama dengan para pendonor yang merelakan sekantong darahnya.

Mari kawan mendonorkan tetesan darah kita yang tak seberapa untuk kehidupan sesama, saudara dan sahabat-sahabat kita.

Donor darah itu difasilitasi PGRI, organisasi profesi guru yang tua dan besar di Indonesia . Donor darah bertajuk "Dedikasi Guru di Masa Pendemi" akan dilaksanakan di : Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Trenggalek, pada besuk :

Hari : Rabu
Tanggal : 25 November 2020.

Kesempatan ini terbuka bagi Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa Kabupaten Trenggalek. Ayo kawan, yang sehat jasmani dan rohaninya, usia 17 s.d. 60 tahun, berat badan 45 kg dan selebihnya, segera ikuti kesempatan baik ini.

Jika masih ragu-ragu atau belum jelas dengan kegiatan ini, segera hubungi :
1. Taufiq Susanto, HP. 085235461747
2. Supriadi, HP. 081335704886

Kita sehat, mereka selamat!

http://pgri-trenggalek.com/menghadapi-peserta-didik-yang-berbeda/Selamat siang rekan-rekan Dwija. Berikut ini adalah opi...
27/04/2020

http://pgri-trenggalek.com/menghadapi-peserta-didik-yang-berbeda/

Selamat siang rekan-rekan Dwija. Berikut ini adalah opini yang ditulis oleh Beliau Bapak Kabul Tri Kuncahyo, Guru SDN 1 Puru Kecamatan Suruh. Tulisannya yang "renyah" seperti rengginan sangat enak dibaca. Yuk rekan-rekan Dwija yang lain, yang punya opini silahkan post ke rumahnya guru Trenggalek.

Suatu kewajiban guru untuk mengetahui kemampuan masing-masing peserta didik. Di jenjang pendidikan, kurikulum di antaranya mengatur seperangkat muatan materi, tujuan dan kriteria kelulusan yang harus dicapai peserta didik. Kurikulum mempermudah arah guru untuk mengelola pembelajaran dan memberikan p...

16/10/2019

Menulis adalah pekerjaan sehari-hari guru. Baik rencana pembelajaran, jurnal harian, menulis resep makanan, sampai membuat menu untuk si Buah Hati.

Jangan bayangkan membuat buku itu sulit. Jenis buku pendidikan ada beberapa yaitu buku teks utama, buku teks pendamping, dan buku nonteks.

Buku nonteks dapat berupa buku sastra (puisi, cerpen, naskah drama, dll) bisa juga berupa buku pengayaan (pengetahuan dan keterampilan). Pernahkah anda membayangkan bahwa menulis resep masakan ala Trenggalek, menu sehat, bentuk-bentuk origami, babad desa, upacara adat, dan sebagainya termasuk buku pengayaan pengetahuan/ keterampilan.

Mari ikuti workshop ini yang akan membuka tirai berpikir Bapak/ Ibu guru akan menulis apa, kita lewati prosesnya, dan kita buktikan bahwa menulis itu menyenangkan serta membuka cakrawala pengetahuan, jadi jangan terucap kata-kata sulit sebelum mencoba.
WORKSHOP PENULISAN BUKU NON TEKS DIREKOMENDASI OLEH DIKPORA

LAZUARDI JINGGAKarya: Widiasih, Misdi, GunarsoSuara hati insan terkadang hanya bisa tercurah lewat tulisan.  Mewarnai de...
02/06/2018

LAZUARDI JINGGA
Karya: Widiasih, Misdi, Gunarso

Suara hati insan terkadang hanya bisa tercurah lewat tulisan. Mewarnai detik demi detik, ... hari demi hari dalam kontemplasi tinggi dan suasana hening nan penuh perenungan.
Makna tak selamanya terbungkus dengan larik indah yang mempesona. Adalah kesederhanan yang selaras dengan kapasitas lebih mampu mencerna siratan makna yang ada. Semua suara hati yang terlahir dari tawaduknya perenungan akan semakin mampu menggelora membisik nurani sejati.
Sunyinya bintang-bintang malam dalam nuansa temaram lahirkan LAZUARDI JINGGA sebagai goresan pena para insan pendidik anak negeri yang punya asa tinggi demi cita cita, maju meraih rasa damai dalam kehidupan nan kian berwarna-warni.
Harus selalu berani melangkah penuh keyakinan, mencoba penuh keberanian, dan berdoa penuh kelembutan. Tak ada karya sebelum mencoba, tak ada hina sebelum merasa, dan tak ada bangkit sebelum merana. Jiwa LAZUARDI JINGGA tetap bersuara "Belajar, belajar, dan belajar tanpa henti

LUMPUR TERTITAH HIKMAH DARI PUNCAK NJEDEGKarya: Ardian NovitaSungguh, dari-Nya kita ada, bersama-Nya kita hidup, dan kep...
02/06/2018

LUMPUR TERTITAH HIKMAH DARI PUNCAK NJEDEG
Karya: Ardian Novita

Sungguh, dari-Nya kita ada, bersama-Nya kita hidup, dan kepada-Nya kita kembali. Aku pun menuju itu. Segala cipta yang teranugerah, tak lagi kurasa resah karena netraku memandang semua adalah amanah. Tetap terjaga berjalan meniti segala petuah hingga lika-liku ini membulat indah menjadi hikmah.
Wanita tidaklah tercipta pasrah dan berserah dan memendam segumpal amarah. Haruslah berjalan dan berbuat, tak hanya melihat, diam tak berbenah. Sedikit langkah akanlah berbuah faedah daripada termangu penuh gundah.
Kini aku mulai melangkah, menyusur tapak-tapak indah di bawah puncak, menepis liarnya hujah yang berujung musibah. Masih tegarlah aku, tapi rontaku yang lantang menyeruak tak ditelan oleh telinga-telinga serakah. Puncak pun murka, melumpurlah tanahnya.
Sungguh, sekalipun tertatih semua langkah, lumpurnya adalah asmara indah yang bertitah penuh hikmah. Aku pun masih berjalan dan terus berjalan menimba bekal guna menghadap Tuhan.

SEMBURAT LEMBAYUNG SUTERA UNGUOleh: Sumardi, Partini, Sunarti, Dyah Kusumaningtyas“SEMBURAT LEMBAYUNG SUTERA UNGU” adala...
07/05/2018

SEMBURAT LEMBAYUNG SUTERA UNGU
Oleh: Sumardi, Partini, Sunarti, Dyah Kusumaningtyas

“SEMBURAT LEMBAYUNG SUTERA UNGU” adalah kiasan kehidupan yang senantiasa mewarnai hidup kita. Hidup yang seharusnya kita syukuri, kita nikmati, dan kita banggakan agar tidak mudah terjebak pada duniawi semata. Intrik-intrik kehidupan yang nyata dalam hidup berpadu dengan khayalan dan harapan.

Senyampang waktu dan kesempatan masih luas, jangan disia-siakan. Bersegeralah instropeksi diri, banyak hal yang tidak terduga. “SEMBURAT LEMBAYUNG SUTERA UNGU” memberi warna berbeda dalam menyusun kata demi kata hingga terjalin makna nan indah dan mendalam.

Pada intinya kita diwajibkan untuk berpikir bahwa segalanya akan kita tinggalkan. Kita tidaklah abadi, masih banyak yang harus kita kerjakan, menata diri dan keluarga. Bersyukur seandainya menginspirasi orang lain, tentu memberi motivasi agar bermanfaat dalam kehidupan. Sungguh “SEMBURAT LEMBAYUNG SUTERA UNGU” adalah sajak pengingat di hayat.

Dua puluh lima judul buku yang dihasilkan oleh komunitas Dharma Dwija Trenggalek dalam kurun waktu enam bulan itu sesuat...
02/05/2018

Dua puluh lima judul buku yang dihasilkan oleh komunitas Dharma Dwija Trenggalek dalam kurun waktu enam bulan itu sesuatu yang luar biasa. Momen istimewa dan membanggakan saat Buku Memoar "Romansa Sang Dwija" dilaunching oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek saat resepsi Hardiknas. Kami yakin hari ini adalah kumpulan semangat untuk ditorehkan untuk hari esuk, maka keistimewaan hari ini merupakan cambuk bagi kami untuk lebih berkarya.

ROMANSA SANG DWIJAGoresan Inspiratif Guru TrenggalekKumpulan memoar ini adalah goresan perjalanan perjuangan guru-guru T...
01/05/2018

ROMANSA SANG DWIJA
Goresan Inspiratif Guru Trenggalek

Kumpulan memoar ini adalah goresan perjalanan perjuangan guru-guru Trengalek yang bernapas pendidikan. Bergelut mengarungi samudra kehidupan untuk meniti setiap takdir yang diberikan Tuhan. Sesekali usaha mengubah takdir itu ada karena keyakinan besar bahwa hidup adalah pilihan. Memilih dan melangkah menuju sinar masa depan.

Setiap detak nadi dan jantungnya sangat berarti bagi mereka. Bergelut dengan ombak kehidupan adalah pakaian keseharian yang tak pernah tertanggalkan. Memungut ribuan peluh yang ada adalah titik tolak hingga menjadikan mereka manusia berdaya dalam mengemban tugas mencerdaskan anak negeri.
Tidak hanya memandang masa depan diri, tetapi mereka menaruh kepedulian tinggi terhadap cita-cita anak negeri. Hakikat pendidik sudah melekat sempurna pada mereka, dari kepala hingga ujung kaki. Kisah dengus nafasnya akan membekas dalam neuron insan, bahkan akan tertuang dalam tinta sejarah peradaban di masa datang.

Mereka, guru-guru Trenggalek. Kisah getir dan bahagia perjuangannya terbingkai indah dalam “Romansa Sang Dwija”. Sebuah romansa yang menjadi inspirasi bagi pendidik dan anak negeri.

Buku ini akan dilaunching sebagai rangkaian puncak acara peringatan Hardiknas Kabupaten Trenggalek pada,
hari/ tanggal: Rabu, 02 Mei 2018;
pukul: 19.00 (sebelum pagelaran wayang);
tempat: halaman kantor dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek.

Perjalan MasaOleh: Mahmudah MahmudahTakdir ini bukanlah kutukan hidup. Semua waktu di setiap jengkal langkah adalah kand...
17/04/2018

Perjalan Masa
Oleh: Mahmudah Mahmudah

Takdir ini bukanlah kutukan hidup. Semua waktu di setiap jengkal langkah adalah kandungan makna yang tersirat dalam setiap firman-firmanNya. Belangga rapuh yang bersimpuh penuh keprihatinanlah yang akan menjadi panutan langkah-langkah sirna. Tak ada jalan yang mulus tanpa setitik batu terjal. Segala hambatan akan membentang menguji diri kaum beriman dalam sebuah PERJALANAN MASA

Jejak PERJALANAN MASA adalah perjalanan berarti menuju arti yang hakiki. Menyibak tirai bias dunia fana. Gelap dan terang dilalui dalam bingkai harapan penuh cahaya. Semua akan terlewat dengan sendiri. Tak ada muram dan suram yang berkecamuk dalam diri. Bersandar pada Ilahi adalah sebenar-benarnya perisai yang sanggup bertahan terhadap hantaman zaman.

Address

Jalan Ahmad Dahlan No. 24
Trenggalek
66315

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dharma Dwija Trenggalek posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category