12/08/2026
Tari Kreasi SD Negeri 8 Tondano
Judul Tari : “Wewene Wangko Minahasa”
Sinopsis :
TARI “WEWENE WANGKO MINAHASA”
Srikandi Minahasa, Penjaga Tanah Leluhur
Di tanah Minahasa, perempuan bukan hanya penjaga kehidupan, tetapi juga penjaga nilai, adat, dan tanah leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.Mengisahkan sosok perempuan-perempuan Minahasa yang tumbuh dalam kelembutan, namun menyimpan keberanian dan kekuatan untuk menjaga tanah tempat mereka berpijak. Gerak tari pada babak awal menggambarkan kehidupan perempuan Minahasa yang dekat dengan alam, keluarga, adat, serta nilai kebersamaan.
Seiring perjalanan waktu, muncul ancaman terhadap tanah dan warisan leluhur. Kelembutan berubah menjadi keteguhan. Para perempuan bangkit, menyatukan langkah dan tekad, menjadi Srikandi-Srikandi Minahasa yang berdiri sebagai pelindung tanah leluhur.
Pada babak akhir, suasana berubah menjadi lebih gagah dan penuh energi. Gerakan tari berkembang menjadi simbol tarian perang, menggambarkan keberanian, persatuan, dan semangat juang para perempuan dalam mempertahankan tanah Minahasa. Setiap hentakan kaki menjadi tanda keteguhan, setiap gerakan tangan menjadi simbol perlawanan, dan setiap formasi menjadi gambaran persatuan.
Puncaknya, para Srikandi berdiri bersama menghadap ke depan sebagai satu kekuatan. Dengan semangat yang membara, terdengar pekikan:
“I YAYAT U SANTI!”
Sebagai simbol keberanian dan semangat perjuangan, pekikan tersebut menjadi penutup yang menggugah: bahwa perempuan Minahasa adalah bagian dari kekuatan yang menjaga tanah, adat, dan warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Pesan:
Tanah leluhur bukan sekadar tempat berpijak. Ia adalah warisan yang harus dijaga, dihormati, dan diteruskan. Dari kelembutan seorang perempuan lahir kekuatan seorang penjaga.
Penanggung Jawab : Gerda Wanda Centa Karamoy, S.Teol
Pembina : Fransiska Margareta Surentu, M.Pd & Yanti Stella Jans Saraisang, S.Pd
Pelatih : Sophian Mangundap, S.Pd
Penata Musik : Billy Abuthan
Penari :
1. Putri Cintamelikha Korengkeng
2. Galatia Clowy Botu
3. Ixia Megumi Rawung
4. Avelia Audrey Lumingkewas
5. Kenisya Joanna Rondonuwu