Mahasiswa Murni

Mahasiswa Murni

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Mahasiswa Murni, Campus Building, Tondano.

12/01/2021

*Kuliah Kehidupan*
Yesus Selalu Peduli
Lukas 5:12-16

Shalom Mahasiswa✋🏻
Ketika kita menjumpai seseorang dengan pakaian lusuh dan memohon pertolongan, apa reaksi kita? Jika kita peduli, tentu kita akan melakukan sesuatu. Ya, setidaknya kita mau mengulurkan tangan dan menolongnya walau dalam bentuk yang paling sederhana. Tetapi, bukankah kerap kali kita menarik tangan kita dan berusaha menolaknya?

Yesus memberikan teladan untuk kita. Dan inilah yang dilakukan-Nya ketika seorang berpenyakit kusta mendekati-Nya. Orang itu memohon-mohon kepada Yesus agar bersedia menyembuhkannya. Reaksi Yesus? Yesus menyembuhkan orang sakit kusta, yang pada saat itu dianggap sebagai kaum yang dikutuk Allah dan dijauhi banyak orang. Sementara banyak orang menjauhi orang berpenyakit kusta itu, namun Yesus justru mengulurkan tangan dan menyembuhkannya.

Yakobus mengingatkan kita tentang hubungan antara iman dan kepedulian kepada sesama (Yak 2:14-17). Kepedulian kepada sesama adalah bukti iman! Yesus telah terlebih dulu memperhatikan mereka yang dihina, bersahabat dengan yang tidak memiliki sahabat, dan menyertakan mereka yang dikucilkan. Kehadiran orang-orang yang lemah dan hina bukan untuk dijauhi, sebaliknya harus didekati dan dipedulikan. Yesus telah menunjukkan kepedulian-Nya kepada kita yang hina karena kutuk dosa. Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga bersedia masuk ke tengah-tengah mereka dan melayani mereka yang terhina? Sudah selayaknyalah kita mengikuti teladan-Nya dalam hal mengulurkan tangan kepada orang-orang yang terabaikan.

SALAH SATU BUKTI IMAN KITA KEPADA TUHAN ADALAH KASIH
DAN KEPEDULIAN KEPADA YANG TERABAIKAN.

12/01/2021

*Kuliah Kehidupan*
Kamu adalah milik Kristus.
1 Korintus 3:23

Shalom Mahasiswa✋🏻
"Kamu adalah milik Kristus." Engkau adalah milik-Nya melalui pemberian-Nya, sebab Bapa memberikan engkau kepada Putera; milik-Nya melalui pembelian-Nya dengan darah, sebab Ia telah menghitung harga untuk penebusanmu; milik-Nya melalui dedikasi, sebab engkau sudah berbakti kepada-Nya; milik-Nya melalui relasi, sebab engkau dipanggil menurut nama-Nya, dan dijadikan salah satu saudara-Nya dan penerima warisan bersama-sama Kristus [Roma 8:17]. Bertindaklah secara nyata untuk menunjukkan dunia bahwa engkau pelayan, sahabat, dan mempelai perempuan Yesus. Ketika digoda untuk berbuat dosa, jawablah, "Aku tidak mungkin melakukan kejahatan yang besar ini [Kejadian 39:9], sebab aku milik Kristus." Prinsip-prinsip kekal melarang sahabat Kristus melakukan dosa. Ketika ada kekayaan di hadapanmu yang bisa diperoleh dengan berbuat dosa, katakan bahwa engkau milik Kristus, dan jangan sentuh itu. Apakah engkau berada di ambang kesulitan dan bahaya? Bertahanlah teguh dalam hari yang jahat itu, dengan mengingat bahwa engkau milik Kristus. Apakah engkau ditempatkan di antara orang-orang yang duduk dan menganggur, tidak melakukan apa-apa? Bangkit dan bekerjalah dengan segenap tenagamu; dan ketika keringat meleleh ke alismu dan engkau tergoda untuk bermalas-malasan, serukanlah, "Tidak, aku tidak mungkin berhenti, sebab aku milik Kristus. Jika saja aku tidak dibeli dengan darah, aku mungkin akan seperti Isakhar [Kejadian 30:18], jongkok di antara dua beban; tapi aku milik Kristus, dan tidak boleh bermalas-malasan." Ketika alunan kenikmatan menggodamu keluar dari jalan yang benar, balaslah, "Suara musikmu tidak dapat memikat aku, sebab aku milik Kristus." Ketika engkau diundang untuk mengerjakan pekerjaan Allah, persembahkan milikmu dan dirimu, sebab engkau milik Kristus. Jangan memungkiri pengakuanmu. Senantiasa jadilah seorang yang tingkah lakunya Kristen, tutur katanya seperti Orang Nazaret itu, yang perbuatan dan percakapan-Nya selalu beraroma surga, sehingga semua orang yang melihat engkau tahu bahwa engkau milik Sang Juruselamat, mengenal sifat kasih-Nya dan wajah kudus-Nya dalam dirimu. Dulu, "Aku warganegara Rum!" merupakan alasan untuk berintegritas; tetapi jauh melampaui itu, hendaklah ini dasar kekudusanmu: "Aku milik Kristus!"

__________________

10/01/2021

*Kuliah Kehidupan*
Hidup itu Indah
Amsal 20:24

Shalom Mahasiswa✋🏻
Di sini kita diajar bahwa dalam semua perkara,

1. Kita perlu dan terus-menerus bergantung kepada Allah. Semua tindakan jasmani kita secara alamiah bergantung pada pemeliharaan-Nya, dan semua tindakan rohani kita bergantung pada anugerah-Nya. Orang yang terbaik tidak akan lebih baik melebihi keadaannya yang telah diciptakan oleh Allah baginya. Juga, setiap makhluk menjadi bagi kita seperti yang sudah seharusnya demikian sesuai dengan kehendak Allah. Usaha-usaha kita akan berhasil bukan seperti yang kita inginkan dan rancangkan, melainkan sebagaimana yang Allah arahkan dan tentukan. Bahkan langkah-langkah orang kuat sekalipun (begitu yang diartikan oleh kata ini) ditentukan oleh TUHAN, sebab kekuatannya akan menjadi kelemahan tanpa Allah, dan juga pertempuran tidak selalu tergantung pada orang kuat.

2. Kita tidak bisa mengetahui sebelumnya kejadian-kejadian yang akan datang, dan oleh sebab itu kita tidak tahu bagaimana meramalkannya: bagaimanakah manusia dapat mengerti jalan hidupnya? Bagaimana ia bisa tahu apa yang akan menimpanya, sebab ketetapan-ketetapan Allah yang menyangkut dia bersifat rahasia, dan oleh sebab itu bagaimana bisa dia merencanakan sendiri apa yang akan dilakukan tanpa bimbingan dari-Nya? Begitu sedikit kita memahami jalan kita sendiri sehingga kita tidak tahu apa yang baik bagi diri kita. Oleh sebab itu, kita harus melihat kekurangan sebagai suatu kebajikan, dan menyerahkan kepada Tuhan jalan kita, yang berada di dalam tangan-Nya, mengikuti bimbingan-Nya dan berserah kepada ketentuan Allah Sang Pemelihara.

09/01/2021

*Kuliah Kehidupan*
Fokus ke Atas
Matius 6:19-34

Shalom Mahasiswa✋🏻
Salah satu hal yang menjadi penggerak bagi manusia dalam melakukan suatu tindakan adalah fokus perhatiannya. Jika ia berfokus pada kekhawatiran yang dialaminya di dunia ini, sedapat mungkin ia akan mengarahkan seluruh perhatiannya pada kekhawatiran itu dan berusaha keras menghilangkannya.

Sifat manusia yang disoroti oleh Yesus dalam Khotbah di Bukit kali ini adalah khawatir atau takut. Manusia cenderung takut dan khawatir mengenai hari depan dan kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup yang dimaksudkan adalah kebutuhan akan pangan dan pakaian (25-34).

Kekhawatiran terhadap kebutuhan-kebutuhan hari esok ini membuat manusia hanya berfokus mencari uang sebanyak-banyaknya agar kebutuhannya dapat terpenuhi (19-21). Harta yang dikejar dan dikumpulkan oleh manusia itu bersifat sementara saja, karena dapat rusak atau hilang. Rusak karena lapuk atau membusuk, dan dapat hilang karena dicuri orang (19). Tuhan Yesus mengatakan bahwa bukan harta dunia yang harus dikumpulkan, melainkan harta di surga yang tidak dapat rusak atau hilang karena dicuri.

Mengejar harta juga telah membuat mata manusia gelap dan jahat, sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Mata adalah indera yang dapat menarik hati manusia ketika melihat gemerlapnya harta dunia. Tuhan Yesus menghubungkan antara mengejar harta dengan melakukan penyembahan, bahwa tidak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan sekaligus.

Janganlah khawatir akan hari esok, jangan juga mengejar kekayaan dunia, tetapi berfokuslah ke atas. Artinya, kita percaya kepada Allah dan menyerahkan kekhawatiran serta ketakutan kita kepada-Nya. Ia sanggup memenuhi kebutuhan hidup kita.

Allah tahu apa yang kita perlukan. Allah mencukupkan semuanya dan memelihara kita sebagaimana Ia memelihara burung di udara dan bunga bakung di padang. Kita bersyukur atas penyertaan-Nya di dalam hidup kita. Berfokuslah ke atas dan selalu pandanglah Allah.

17/08/2020

Shalom Mahasiswa ✋✋

"Maka haruslah kamu menghalau semua penduduk negeri itu dari depanmu dan membinasakan segala batu berukir kepunyaan mereka...." (Bilangan 33:52)

Pada 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Setelah teks proklamasi dibacakan, bukan berarti tugas kita sebagai rakyat Indonesia selesai. Kita harus tetap mempertahankan negeri ini terhadap ancaman dari dalam maupun dari luar negeri. Selain itu, kita juga harus mengisinya dengan pembangunan dan berbagai hal positif lainnya.
Bagi bangsa Israel, berhasil merebut dan menduduki tanah Kanaan ibarat proklamasi kemerdekaan. Setelah mencapai tujuan itu, mereka mungkin akan kehilangan arah dan berkata, "Apa lagi yang harus kami lakukan?" Agar hal itu tidak terjadi, Tuhan memberi tahu mereka apa saja yang harus dilakukan sesudah tanah Kanaan direbut. Pertama, mereka harus menghalau seluruh penduduk negeri dan membinasakan berhala mereka (ay. 52). Mengapa? Karena semua itu berpotensi menjadi jerat bagi kehidupan mereka dan mendatangkan murka Tuhan (ay. 55-56). Setelah negeri itu dibersihkan, Tuhan meminta mereka melakukan tugas kedua, yakni membagi-bagi negeri itu sebagai milik pusaka (ay. 54).
Banyak orang kehilangan tujuan setelah target mereka tercapai. Puas dengan keberhasilan itu memang bagus. Namun, ingat, di dunia ini masih banyak yang bisa dan perlu kita lakukan, misalnya memberitakan firman Tuhan. Ketika kita menetapkan target pribadi, jangan lupa menyertakan tujuan ilahi. Bersama Tuhan, kita pasti tidak dibiarkan menganggur. Sebaliknya, kehidupan kita dapat selalu bermakna dan berguna bagi orang lain.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan pribadi kepada kami

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA!! 🇮🇩🇮🇩
Tuhan Yesus memberkati ✋✋

16/08/2020

Shalom mahasiswa 😇

Di hari ini awali dengan ucapan syukur dalam doa, dalam pemohonan.. meminta Tuhan agar selalu menyertai setiap langkah kehidupan kita.
Buat teman-teman apakah kalian pernah berpikir bahwa Tuhan tidak mengenal kita? Mungkin karena tingkah kita? Atau karena kita ini orang kecil? Sesungguhnya tidak! Allah mengenal kita setiap pribadi kita, apapun setiap masalah kita, pergumulan kita tidak satupun yang tidak Tuhan tau... tetapi apakah yang menjadi masalah disini? Ya, yang sebenarnya seringkali tidak mengenal Tuhan adalah kita sendiri, seperti yang dikatakan Tuhan dalam Yohanes 17:25.
Seperti halnya para ahli taurat pada masa itu yang seperti yang kita ketahui sudah mengerti bahkan semua yang tercantum dalam taurat, tetapi kata Tuhan mereka tidak mengenal Allah. Seringkali kita bimbang tentang Allah seperti halnya Tomas. Kadangkali kita mementingkan diri sendiri seperti halnya Petrus yang menyangkal Tuhan.
Sebab itu marilah kita merendahkan diri mengikut Yesus dalam setiap pengiringan kita, melakukan segala hal yang Tuhan ingini dalam hidup kita.
Ingat, Pemuridan yang sejati terjadi jika kita sungguh-sungguh mengenal Tuhan sebagai Juru selamat kita.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan pribadi kepada kami

Tuhan Yesus memberkati 😇 Selamat hari minggu

13/08/2020

Shalom Mahasiswa ✋✋

Kesadaran akan teguran dan pengekangan yang diberi Roh datang dalam diri kita dengan cara-cara yang paling lembut dan mengagumkan. Jika Anda tidak cukup peka untuk mengenali suara-Nya, maka Anda akan memadamkannya, dan hidup rohani Anda akan rusak (impair). Kesadaran akan pengekangan ini selalu datang sebagai “angin sepoi-sepoi basah”, sedemikian lembutnya sampai tidak seorang pun, kecuali seorang yang percaya kepada Allah yang dapat mengenalinya.
Waspadalah terhadap mencoba menutupi penolakan Anda saat ini untuk “hidup dalam terang” dengan mengenang pengalaman masa lampau Anda ketika Anda memang “hidup dalam terang”. Bila Roh memberi Anda kesadaran akan pengekangan itu, berhentilah dan bereskanlah hal-hal yang diingatkan kepada Anda, atau kalau tidak, Anda akan terus memadamkan dan mendukakan Dia.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan pribadi kepada kami

Tuhan Yesus memberkati ✋✋

12/08/2020

Shalom Mahasiswa ✋✋

Kita semua bisa menjadi alat Tuhan. Menjadi alat perpanjanganNYA tidak perlu ketenaran, koneksi, uang, dll. Yang Tuhan perlu hanyalah ketulusan dan kerendahan hati kita bahwa kita sungguh-sungguh ingin menjadi alat Tuhan. Jadi, sekecil apapun yang kita lakukan untuk Tuhan, asal kota lakukan dengan tulus pasti Tuhan akan membuatnya indah
Marilah kita mengucap syukur atas kasih dan campur tangan Tuhan dalam perpanjangan tanganNya kepada kita. Ketika kita menjadi alatNya kita tidak bisa bertindak semau kita, tetapi kita bertindak sesuai mauNya Roh Kudus dalam kehidupan kita. Marilah kita mempercayakan kehidupan kita kepada dia sumber kehidupan.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan pribadi kepada kami

Tuhan Yesus memberkati ✋✋

11/08/2020

Shalom Mahasiswa ✋✋

iri hati tidak akan pernah membawa kita pada akhir yang baik. Rasa iri hati hanya akan menimbulkan kerugian, seperti waktu, tenaga, perasaan, dan lain sebagainya. Allah menghendaki kita sebagai saudara --baik kandung maupun bukan --untuk hidup dalam damai dan saling mengasihi. Inilah inti kehidupan kita sebagai orang beriman. Jauhilah iri hati apabila kita ingin terhindar dari kehancuran dan menikmati penyertaan Tuhan.

Ingatlah akan Tuhan agar hati kita menjauhi rasa iri dan dengki terhadap sesama. Sebisa mungkin kita jauhi permusuhan dengan sesama. Kita lebih baik memberikan pujian ketimbang menyimpan iri hati. Kita mesti tulus dalam menjalin relasi dengan sesama. Itulah panggilan Kristen kita.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan keoada kami

Tuhan Yesus memberkati ✋ ✋

11/08/2020

Shalom Mahasiswa ✋✋

Bagi orang Israel, nazar yang telah diucapkan harus ditepati dan tidak dapat dicabut kembali. Bahkan anak gadis itu sendiri yang meminta agar Yefta tetap melakukannya (Hakim-hakim 11:36). Dengan pengertian yang besar dari sang anak, ia hanya meminta waktu dua bulan untuk menangisi kepergiannya yang masih gadis dan belum menikah. Dua bulan kemudian, Yefta pun menepati nazarnya bagi Allah. Ia mempersembahkan putri tunggalnya sebagai kurban kepada Allah.

Allah adalah pribadi yang sungguh luar biasa baik. Ia memberikan banyak janji yang baik bagi manusia. Ia telah menepati janji keselamatan dengan mengurbankan Anak-Nya, Yesus. Oleh karena itulah, respons kita yang paling tepat adalah membalas kesetiaan-Nya dengan hidup setia untuk kemuliaan-Nya. Mari kita berlaku setia dalam tiap perkataan dan perbuatan di hadapan Tuhan. Kita mesti menyadari keberdosaan supaya bisa melakukan janji setia hidup bersih di hadapan Tuhan.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan pribadi kepada kami 🙏

Tuhan Yesus memberkati 😇😇

09/08/2020

Shalom mahasiswa ✋✋

Pemberian merupakan hal yang sangat dermawan baik itu pemberian melalui kelebihan kita maupun melalui kekurangan kita. Kita bisa memberi bukan hanya lewat materi kita melainkan bisa lewat tubuh kita sendiri, baik itu mata, telinga, otak, tangan, dan lainnya.
Sudah berapa banyak kita memberi buat orang lain? Sudah berapa lama kita membantu orang lain? Apakah kita kelakukannya melalui kekurangan kita atau melalui kelebihan kita?
Dalam ayat ini menjelaskan bahwa yang paling penting BUKANLAH PEMBERIAN KITA MELAINKAN BUAHNYA. Sekali lagi perlu kita ingat bahwa hal paling penting dalam memberi bukan objek pemberian, melainkan kekayaan dan kemuliaan dalam Kristus Yesus.
Mari kita mengucap syukur atas kelimpahan dan kelebihan yang sudah Tuhan berikan untuk kita. Mari kita memohon agar semua pemberian kita bisa terjadi hanya untuk kemuliaan Tuhan saja.

Jika ada pokok-pokok doa silahkan kirim pesan pribadi kepada kami.

Tuhan Yesus memberkati 😇😇

Want your school to be the top-listed School/college in Tondano?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Culinary Team

Attire

Website

Address


Tondano
95619