12/01/2020
ARTIKEL SERU NIH GAESSS , fenomena BRINGKA (Bringkaditu, bringkadieu)
*KELOMPOK BUIH-BUIH* by Iwan Rasta Satu
Jadi ceritanya begini..
Ada sekelompok golongan dari Indonesia.
Saat ISIS menjanjikan tegaknya Khilafah, mereka berbondong-bondong ingin bergabung ke sana. Eeh, ternyata ISISnya kalah perang juga. Apalagi setelah tahu kalau ISIS itu boneka bikinan Paman Sam yang mereka Dajjalkan. Akhirnya kepingin pulang ke negara asal yang sudah terlanjur mereka thogut kan. Bingung..
Kemudian ada cerita tentang Amerika yang memindahkan Ibukota Israel ke Jerussalem. Mereka langsung ramai-ramai melaknat Paman Sam. Eeh, ternyata gagasannya Trump malah didukung oleh Bin Salman. Akhirnya bingung mana kawan dan mana lawan. Piye wan?!
Ada juga cerita tentang Capres Ijtima Ulama. Katanya mau mengganti pemimpin yang dzalim kepada Islam. Bahkan juga siap jihad untuk mewujudkan Seruan Ganti Presiden. Eeh, ternyata Capresnya malah jadi Pembantu Presiden. Padahal selama ini digadang-gadang dan diandalkan. Akhirnya makin bingung seperti anak ayam kehilangan induknya. Hadehh..
Terus ada lagi cerita tentang "Save Uighur". Mereka melaknat Pemerintah Cina akibat termakan hoax penindasan Muslim di sana. Eeh, ternyata banyak negara Islam yang malah membela sikap dan tindakan Deradikalisasi Uighur eks ISIS oleh Cina. Dan lagi-lagi, gengnya Paman Sam yang justru membela Uighur. Bingung lagi bingung lagi! Siapa sebenarnya yang jahanam, dan siapa yang saudara seiman. Duh..
Belum lagi cerita tentang rezim yang katanya Antek Cina. Sampai ngomong negara digadaikan ke Cina. Juga menuding pemerintah dan Presidennya plonga-plongo di bawah ketiak Cina. Eeh, pas ada ketegangan di Natuna, Indonesia malah siap tempur melawan Cina demi mempertahankan kedaulatannya. Akhirnya bingung lagi dan mulai ragu tentang kebenaran isu Rezim Antek Cina. Muless..
Sering banget koar-koar Anti Zionis sambil membawa-bawa Bendera Palestina. Tapi sering juga mengkafirkan dan menyesatkan Syiah dan Iran sebagai tempat asalnya. Eeh, pas tahu kalau Iran satu-satunya negara di Arab yang berani menantang Israel dan Amerika, mereka jadi tambah gak mudeng geo-politik dan bingung mau berpihak kemana. Pegangan dulu..
Dalam perasaan putus asa dan untuk mempertahankan ego serta harga diri palsunya, akhirnya mereka main isu lokalan saja. Yaitu menggadang-gadang Gubernur "Yang Penting seIman" menjadi The Next Presidennya. Padahal, figur pilihannya berperan menjadi Badut Politik untuk memberikan pelajaran dan penyesalan atas kebodohan Politik Identitas mereka. Supaya kedepannya tidak lagi memilih pemimpin dengan kebodohan yang sama. Ambyar..
Siapakah mereka? Inilah yang dinamakan dengan "Kelompok Buih-Buih". Jumlahnya banyak, mudah terombang-ambing dan tak ada artinya. Bagaimanakah cirinya? Salah satunya jika tersinggung apalagi marah saat membaca tulisan ini. Hehehe...
*FAZ*