19/05/2026
Empat bahasa, satu kerinduan: Firman Tuhan hadir lebih dekat di hati masyarakat.
Pada 18 Mei 2026, Lokakarya Penerjemahan Alkitab Cluster Minahasa 2 resmi dibuka di GMIM Eirene Kema I. Lokakarya ini mempertemukan tim penerjemah bahasa Tonsea, Tondano, Tonsawang, dan Tontemboan Makelai dalam satu tujuan: menghadirkan Firman Tuhan dalam bahasa yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat lokal.
Dalam wawancara setelah pembukaan, Pdt. Welly Pondaag, S.Th selaku Koordinator Bidang Penggembalaan Sinode GMIM membagikan kerinduannya:
"Bukan cuma sekadar sampai berita, tapi memang diresapi ... terjemahan ini menjadi kendaraan untuk firman sampai, mendarat, dan diresapi."
Sebab bahasa bukan hanya soal dipahami, tetapi juga soal menyentuh hati. Mari terus mendukung pelayanan penerjemahan Alkitab agar Firman Tuhan dapat dimengerti, dihidupi, dan menjangkau setiap generasi.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan lokakarya ini, khususnya jemaat-jemaat GMIM di Wilayah Kema yang bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan lokakarya ini. Tuhan memberkati kita semua.