MI Nurul Ilmi Hidayatullah Soni

MI Nurul Ilmi Hidayatullah Soni Pendidikan karakter untuk semua kalangan ��

🎓taat, sabar dan semangat dalam menuntut ilmuIlmu adalah sesuatu yang Allah titipkan kepada kita. Karenanya kita wajib m...
04/10/2024

🎓taat, sabar dan semangat dalam menuntut ilmu

Ilmu adalah sesuatu yang Allah titipkan kepada kita. Karenanya kita wajib menjaganya dengan penuh amanah. Amanah pada ilmu artinya kita cari ilmu itu dengan cara yang benar, kita pahami dengan pemahaman yang benar, dan kita sampaikan dengan benar.


hebat

03/10/2024

Ada sedikit cerita.

PESANTREN TIDAK MAMPU MENCETAK ORANG BAIK? ? ?

Dulu, sewaktu saya masih menjadi satpam pondok, pernah ada seorang wali calon santri datang ke saya dan bertanya sebelum memasukkan putrinya ke pesantren,
"Ustadz, banyak tetangga saya yang lulusan pesantren tapi kok kelakuannya buruk, akhlaknya jelek, dan ibadahnya kurang rajin."

Si bapak seperti kurang yakin dengan kualitas pendidikan pesantren karena melihat oknum-oknum lulusan pesantren yang buruk.

Saya jawab,
"Pesantren itu bukan tempat untuk mencetak nabi, bapak. Bahkan pesantren itu tidak mampu mencetak orang baik. Yang bisa dilakukan pesantren hanyalah menyampaikan akhlak-akhlak Nabi kepada umat. Selebihnya kembali kepada pribadi masing-masing."

Ratusan ribu orang bertemu Nabi Muhammad, tapi berapa yang mau beriman kepada beliau? Itu kelasnya Nabi lho, apalagi kita?

Namun apa bapak mau mencari pelajaran akhlak Nabi di sekolah-sekolah yang jam pelajaran agamanya cuma 2 jam seminggu?

Apa bapak mau mencari ajaran-ajaran agama yang lengkap di sekolah-sekolah yang bahkan guru agamanya tidak mampu menerjemahkan Al-Qur'an dan perkataan Nabi? Ya silahkan."

"Tapi ustadz katanya di pesantren sering ada kasus begini dan begitu." Lanjut si bapak.

"Betul pak, bahkan bukan hanya di pesantren, pak. Di SMA negeri juga ada kasus begini begitu, di SMK juga ada, tawuran antar pelajar itu seringnya sekolah umum lho pak.

Pembulian juga banyak terjadi di sekolah-sekolah umum. Peredaran narkoba seringnya melibatkan anak-anak sekolah umum lho pak. Seks bebas di sekolah umum juga banyak terjadi. Lalu lebih besar mana kemungkinan kasus kejahatan di sekolah umum dan pesantren?" Jawab saya.

"Tapi ustadz, anak tetangga yang lain sekolah di sekolah umum namun akhlaknya baik?" Lanjut si bapak yang kelihatan masih ragu.

"Kebaikan itu terdapat di mana saja. Bahkan bapak bisa dapatkan kebaikan dari sarang penjahat sekalipun. Seperti air, bapak bisa mendapatkannya di mana saja. Bisa di gunung, di tengah hutan, di lautan, di rawa, dan bahkan di padang pasir pun ada oase. Tapi di mana paling mungkin bapak mendapatkan air yang jernih?

Ya langsung di mata air bukan? Pesantren ini ibaratnya mata air, sumber air. Bapak bisa kok minum air dari sungai, dari laut, dari rawa. Tapi tetap saja air yang paling murni dan paling jernih itu di mata air.

Jika ada orang yang minum air dari mata air itu kemudian sakit, apalagi jika dia minum air rawa, air laut, dan sumber-sumber lainnya?

Jadi kita hanya berikhtiar mendidik putra-putri bapak untuk bisa meneguk air-air ajaran agama yang murni, selebihnya kita harus banyak berdoa, kalau perlu tirakat, puasa sunah, shalat malam, dan lain-lain, agar Allah ridha kepada ikhtiar kita, sehingga Allah menjadikan anak-anak kita sebagai orang baik setelah lulus pesantren.

Saya tidak mampu membuat anak bapak menjadi anak saleh, tapi saya mampu mengenalkan anak bapak akhlak Nabi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Bukan cuma 2 jam pelajaran seminggu."

"Oh gitu ya ustadz, sekarang saya jadi yakin memondokkan putra putri saya ini.

Pondok bukan tempat sulap yang dapat merubah seseorang menjadi seperti kemauannya..

Pondok hanya wadah untuk mencari ilmu Allah, berubah baik / tidak akhlaqnya balik lagi ke diri masing-masing. Tapi percayalah tidak mungkin pondok mengajarkan keburukan untuk santrinya.

✍️‘ Ust Abu Fadhlan Yopi Dari Ust Irfan Fathurrahman حفظهما الله تعالى


25/09/2024

Rabu 25 september 2024

*41 AKHLAK RASULULLAH SAW YG PATUT KITA CUBA CONTOHI:*

١. Baginda selalu diam.
٢. Berbicara ketika perlu.
٣. Perbicaraannya fasih , ringkas tetapi padat .
٤. Menghadapkan seluruh tubuhnya bila berbicara dengan seseorang.
٥. Hatinya selalu sedih (inginkan umat dalam kebaikan dan terlepas dari azab الله swt).
٦. Selalu menundukkan pandangan kerana tawaddu’.
٧. Berfikir terus-menerus.
٨. Menghargai nikmat sekecil apa pun tanpa memperlekehkannya.
٩. Tidak pernah mencela makanan. Apabila s**a , Baginda akan makan. Jika tidak , ditinggalkannya tanpa mencelanya.
١٠ . Tidak pernah marah yang ada kaitan dengan urusan dunia.
١١ . Marah bukan kerana nafsu .
١٢ . Apabila kebenaran dipermainkan , Baginda akan bangkit untuk berusaha mempertahankannya.
١٣ . Apabila marah Baginda akan memalingkan muka.
١٤ . Apabila s**a Baginda akan memejamkan mata.
١٥ . Tidak pernah berkata kotor , berbuat keji dan melampaui batas.
١٦ . Tidak pernah berteriak-teriak di pasar.
١٧ . Tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Malah Baginda memaafkan & berlapang dada .
١٨ . Tangan Baginda tidak pernah memukul selain untuk berjihad dijalan الله swt.
١٩ . Apabila menghadapi dua perkara Baginda memilih yang paling mudah selagi ia bukan dalam perkara ma'siat.
٢٠ . Di rumah , Baginda adalah manusia biasa yang membasuh pakaian , memerah susu & membuat sendiri segala keperluan diri.
٢١ . Ketika duduk atau pun berdiri , Baginda selalu berzikir .
٢٢ . Raut wajahnya selalu ceria , perangainya dapat dicontohi dengan mudah , lemah lembut & peramah.
٢٣ . Tidak pernah bersikap keras dan bertindak kasar , berteriak-teriak , lebih-lebih lagi mencela orang lain.
٢٤ . Tiga perkara yang dijauhi ; perselisihan , bongkak & segala yang tidak diperlukan.
٢٥ . Tidak pernah mencela & memaki hamun orang lain.
٢٦ . Tidak pernah mencungkil rahsia orang lain.
٢٧ . Tidak pernah berbicara kecuali sesuatu yang menjanjikan pahala.
٢٨ . Perbicaraannya memukau sesiapa pun yang mendengarnya lalu terpegun seolah-olah ada burung melintas di atas kepala mereka.
٢٩ . Sesiapa yang melihat Baginda sepintas lalu akan merasa gerun & hormat terhadapnya.
٣٠ . Sesiapa yang selalu bergaul & telah dekat mengenali Baginda, akan menyayanginya sepenuh jiwa raga.
٣١ . Baginda pasti memberi tempat kepada orang yang ingin duduk & tidak membezakan dikalangan mereka.
٣٢ . Sesiapa yang meminta sesuatu , pasti dipenuhinya atau jika sebaliknya ditolak dengan tutur kata yang lemah lembut.
٣٣ . Tangan Baginda selalu terbuka kepada sesiapa sahaja tanpa pilih kasih . Baginda adalah ayah bagi mereka semua .
٣٤ . Dimanana pun Baginda berada , disitu terpancar cahaya ilmu , sikap malu & sabar serta amanah .
٣٥ . Tidak ada yang berani meninggikan suara dihadapan Baginda kerana kewibawaan Baginda .
٣٦ . Semua mengakui keutamaannya kerana ketaqwaannya ; menghormati orang tua , menyayangi yang kecil , mengutamakan orang yang ada hajat , menjaga keperluan & kebajikan orang asing.
٣٧ . Tidak terus memotong percakapan orang lain. Jika ingin memotong , Baginda hentikan dahulu ataupun berdiri.
٣٨ . Paling berlapang dada.
٣٩ . Paling tepat dalam berbicara.
٤٠ . Paling halus keperibadiannya.
٤١ . Paling ramah & beradab dalam pergaulan & muamalahnya.

(Dipetik daripada Biografi Lengkap Rasulullah saw oleh Dr Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki) .ماشاء الله تبارك الله .

*اللهم صل على سيدنا وحبيبنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم*
Semoga bermanfaat Buat Kita semua Baik Dunia Maupun Akhirat.

"Barangsiapa yang Menunjukkan Kepada kebaikan Maka dia Akan Mendapatkan pahala seperti pahala Yang Mengerjakan Nya" (HR Muslim No1893).

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)

nurul ilmi soni

╔📕﷽📗■□━━━━━┓    *HADITS HARI INI* 🍃🌺╰┈┈┈┈➤              Kamis 19 September 2024📖Hadits Tentang Ridho Orang Tua🖋Kitab At-...
18/09/2024

╔📕﷽📗■□━━━━━┓
*HADITS HARI INI* 🍃🌺
╰┈┈┈┈➤
Kamis 19 September 2024

📖Hadits Tentang Ridho Orang Tua🖋

Kitab At-Tarhin waat Trhib karya Al-Mundziri menjelaskan hadist tentang ridho orang tua, yaitu:

📖1. Amalan paling utama

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه سألتُ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قلتُ يَا رسولَ الله أَيُّ العملِ أفضَلُ قال الصلاةُ على مِيْقاتِها قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قال ثُمَّ بِرُّ الوالِدَيْنِ قلتُ ثُمَّ أَيٌّ قال الجِهادُ في سبيلِ اللهِ

Artinya:
“Dari sahabat Abdullah bin Mas’ud ra, ia bertanya kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, apakah amal paling utama?’ ‘Shalat pada waktunya,’ jawab Rasul. Ia bertanya lagi, ‘Lalu apa?’
‘Lalu berbakti kepada kedua orang tua,’ jawabnya. Ia lalu bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ ‘Jihad di jalan Allah,’ jawabnya,”
(HR Bukhari dan Muslim).

📖2. Jihad dalam merawat kedua orang tua

عن عَبْد اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم فَاسْتَأْذَنَهُ فِى الْجِهَادِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَحَىٌّ وَالِدَاكَ؟ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ

Artinya:
“Dari sahabat Abdullah bin Amr bin Ash ra, seorang sahabat mendatangi Rasulullah saw lalu meminta izin untuk berjihad. Rasulullah saw bertanya, ‘Apakah kedua orang tuamu masih hidup?’ ‘Masih,’ jawabnya. Rasulullah saw mengatakan, ‘Pada (perawatan) keduanya, berjihadlah,’”
(HR Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

📖3. Membahagiaan kedua orang tuanya

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ جِئْتُ أُبَايِعُكَ عَلَى الْهِجْرَةِ وَتَرَكْتُ أَبَوَىَّ يَبْكِيَانِ فَقَالَ ارْجِعْ فَأَضْحِكْهُمَا كَمَا أَبْكَيْتَهُمَا

Artinya:
“Dari sahabat Abdullah bin Amr ra, ia bercerita, seorang sahabat mendatangi Rasulullah saw dan mengatakan, ‘Aku datang kepadamu untuk berniat hijrah dan kutinggalkan kedua orangtuaku dalam keadaan menangis. Rasul menjawab, ‘Pulanglah, buatlah keduanya tertawa sebagaimana kau membuat mereka menangis,’’
(HR Abu Dawud).

📖4. Surga berada dibawah telapak kaki orang tua

عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ، أَنَّ جَاهِمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ إِنِّي أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ مَعَكَ وَجِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ قَالَ هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلِهَا

Artinya:
“Dari Muawiyah bin Jahimah As-Sulami, Jahimah ra mendatangi Nabi Muhammad saw dan berkata, ‘Aku ingin berperang bersamamu dan aku datang untuk meminta petunjukmu.’ Rasul bertanya, ‘Apakah kamu mempunyai ibu?’ ‘Ya,’ jawabnya. ‘Lazimkanlah ibumu karena surga berada di bawah telapak kakinya,’”
(HR An-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Al-Hakim).

📖5. Pintu surga dari kedua orang tua

عن أبي الدرداء رضي الله عنه أنَّ رجلاً أتاه، فقال إِنَّ لِي امرأةً، وإِنَّ أمِّي تَأْمُرُنِي بِطَلَاقِها، فقال له أبو الدرداء سمعتُ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول الوالِدُ أوسَطُ أبوابِ الجَنَّةِ، فإِنْ شِئْتَ فأضِعْ ذلِكَ البَابَ أو احْفَظْهُ

Artinya:
“Dari sahabat Abu Darda ra, seseorang mendatanginya dan berkata, ‘Aku mempunyai seorang istri, tetapi ibuku memintaku untuk menceraikannya.’ Abu Darda ra berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, ‘Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Jika mau, kau boleh menyia-nyiakan pintu tersebut atau kau boleh merawatnya,’’
(HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

📖6. Memperpanjang umur serta menambah rezeki

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُمَدَّ فِي عُمْرِهِ، وَيُزَادَ فِي رِزْقِهِ، فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ، وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Artinya:
“Dari sahabat Anas bin Malik ra, Rasulullah bersabda, ‘Siapa saja yang ingin dipanjangkan umurnya dan bertambah rezekinya, hendaklah ia berbakti kepada kedua orang tuanya dan menyambung silaturahim,’”
(HR Ahmad).

📖7. Jalan pintu surga dengan merawat orang tua

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال سمعتُ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول رَغِمَ أنْفُهُ، رَغِمَ أنْفُهُ، رَغِمَ أنْفُهُ قيل مَنْ يا رسولَ اللهِ؟ قال مَنْ أدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدُهُما أَوْ كِلَاهما ثمَّ لَمْ يَدْخُلِ الجَنَّةَ

Artinya:
“Dari sahabat Abu Hurairah ra, ia mendengar Rasulullah saw bersabda, ‘Celakalah seseorang, celakalah, dan celakalah.’ Sahabat bertanya, ‘Siapa ya Rasul?’ Rasul menjawab, ‘Orang yang mendapati kedua orang tuanya menua baik salah”

📖8. Ridho Allah adalah ridho orang tua

وَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ.

Artinya:
“Dari sahabat Abdullah bin Umar ra, dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, ‘Ridha Allah berada pada ridha kedua orang tua. Sedangkan murka-Nya berada pada murka keduanya,’”
(HR At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim).
Demikian keutamaan hadits ridho orang tua, semoga bermanfaat dan dapat menyadarkan kita serta memotivasi kita untuk selalu senantiasa berkbakti kepada mereka agar mendapatkan kemudahan dalam menjalani kehidupan serta sebagai cara untuk bertemakasih kepadanya.
───────────────
Jazakumullahu khoiron.

*اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّ* *ؤعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد*
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

18 sep 2024Halaqoh pagi🇲🇨Diantara keutamaanOrang yang bermajelis Ilmu🇲🇨 #  ketenangan, rahmat dan dimuliakan para Malaik...
18/09/2024

18 sep 2024
Halaqoh pagi

🇲🇨Diantara keutamaan
Orang yang bermajelis Ilmu🇲🇨

# ketenangan, rahmat dan dimuliakan para Malaikat # #

Orang yang mempelajari Al Qur’an di masjid disebut oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mendapat ketenangan, rahmat dan pemuliaan dari Malaikat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَه

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya” (HR. Muslim no. 2699).

Makna dari وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ “mereka akan dilingkupi para malaikat“, dijelaskan oleh Al Mula Ali Al Qari:

مَعْنَاهُ الْمَعُونَةُ وَتَيْسِيرُ الْمُؤْنَةِ بِالسَّعْيِ فِي طَلَبِهِ

“Maknanya mereka akan ditolong dan dimudahkan dalam upaya mereka menuntut ilmu” (Mirqatul Mafatih, 1/296).

mulia dengan al-quran

"Saat kamu merasa ingin menyerah, ingatlah alasan mengapa kamu memulai belajar."Mencetak generasi rabbani di era digital...
03/06/2024

"Saat kamu merasa ingin menyerah, ingatlah alasan mengapa kamu memulai belajar."

Mencetak generasi rabbani di era digital.

Yuuk sekolah di mis nurul ilmi. .
nurul ilmi
madrasah membangun negri

@

Bismillah hari senin 3 juni 2024 hari pertama ujian simester genap.Semoga allah mudahkan segala usrusan.
03/06/2024

Bismillah hari senin 3 juni 2024 hari pertama ujian simester genap.

Semoga allah mudahkan segala usrusan.

28/05/2024

🏵selasa 28 mei 2024
🌼Motifasi dari sang guru motifator pagi ini:🌼

Barangkali inilah waktu yang tepat bagi kita, untuk membenahi sabar yang hampir memudar, mengikat ikhlas yang hampir lepas, dan meluruskan niat yang mulai berkhianat.

Agar tujuan yang hendak kita tuju kian jelas.
Sebab apabila matahari lupa arah datangnya maka tak ada lagi kesempatan untuk membenahi diri.
"Segala sesuatunya telah menjadi pasti"

nurul ilmi soni
madrasah membangun negri

‪Ada 8 kelelahan yang dis**ai Allah SWT dan RasulNya :‪1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya‪2. Lelah dalam berda'wah/men...
22/05/2024

‪Ada 8 kelelahan yang dis**ai Allah SWT dan RasulNya :
‪1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya
‪2. Lelah dalam berda'wah/mengajak kepada kebaikan
‪3. Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh
‪4. Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Illahi
‪5. Lelah dalam mencari nafkah halal
‪6. Lelah mengurus keluarga
‪. Lelah dalam belajar/menuntut ilmu
‪8. Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit

Semoga kelelahan dan kepayahan yang kita lakukan bernilai pahala disisi Allah Swt. Tentunya dengan sabar dan ikhlas dalam menjalani kelelahan itu.

latihan kelas 1 arrahman dan kelas 1 arrahim persiapan perpisahan kelas 6 thn 2024

Firman Allah:“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya r...
22/05/2024

Firman Allah:
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3).

Pada ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa orang yang merealisasikan taqwa akan dibalas oleh Allah dengan dua hal.

Pertama, “Allah akan mengadakan jalan keluar baginya.”
Artinya, Allah akan menyelamatkannya –sebagaimana dikatakan Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu – dari setiap kesusahan dunia maupun akhirat.

Kedua, “Allah akan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” Artinya, Allah akan memberi-nya rizki yang tak pernah ia harapkan dan angankan.

nurul ilmi hidayatullah soni
hebat
madrasah membangun negri

20/05/2024

"Keistimewaan sholat duha"

Mengenalkan kebiasaan baik seperti sholat duha sejak dini akan mengantar mereka menjadi generasi rabbani.

Memang SHALAT DHUHA merupakan keistimewaan yang luar biasa, sebab manusia akan merasa berat dan bahkan terlalu berat disaat-saat yang tanggung untuk berangkat kerja atau sedang kerja (sekitar jam 7 hingga jam 11), dia menyempatkan diri dulu buat melakukan shalat sunnat tersebut.

Padahal dirasa berat hanyalah apabila belum biasa dan belum tahu keistimewaannya.

Lain halnya dengan orang yang sudah tahu keistimewaannya dan imannya pun cukup kuat, tentu walau bagaimanapun keadaannya, apakah dia mau berangkat, ataukah sedang dikantor, tentu ia mengutamakan shalat itu barang sebentar, ia merasa sayang akan keutamaan ridha Allah yang ada pada shalat tersebut.

ilmi
hebat
bermartabat
untuk negri

Address

Tolitoli

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MI Nurul Ilmi Hidayatullah Soni posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category