Penghafal Qur'an Al Ihsan

Penghafal Qur'an Al Ihsan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Penghafal Qur'an Al Ihsan, Education, Jalan Awang Long RT 25, Muara Kaman, Tenggarong.

Namanya Alana. Ia lahir prematur dan dikatakan sudah meninggal oleh dokter.Sang Ibu berniat akan membawanya pulang denga...
01/06/2017

Namanya Alana. Ia lahir prematur dan dikatakan sudah meninggal oleh dokter.
Sang Ibu berniat akan membawanya pulang dengan kardus, karena mahal jika memakai ambulance.
Qodarullah. Bayi yang masih kelihatan organ ususnya itu tiba-tiba muntah. Ia masih hidup. Dokterpun segera melakukan penanganan. Sang ibu bahagia luar biasa.
Tapi tak disangka dokter memvonis bayi itu tidak akan bisa bicara dan berjalan.

Tahun demi tahun berlalu. Bayi itu tumbuh besar dibawah asuhan seorang ibu yang penyayang dan penyabar. Ia tumbuh menjadi anak yang sangat istimewa. Ia diistimewakan oleh Allah. Ia memang tidak bisa berjalan seperti yang dikatakan dokter, tapi masyaallah... ia menjadi hafiz cilik, penghafal Al Qur'an😍.

Namanya Alana, usia 7 tahun. Asal dari Banjarnegara Jawa Tengah. Bocah laki-laki itu punya keinginan sederhana. Yakni berjalan dan berlarian di sawah bersama teman atau saudara😭. Semua menangis mendengar mimpinya.

Abi Amir sang juri hafiz RCTI berkata," Nak... di dunia mungkin jalanmu masih tertatih-tatih. Tapi insyaallah engkau akan melesat saat melewati jembatan shiratal mustaqim di akherat nanti."
Lantas Abi Amir mencium kaki hafiz cilik ini.

Namanya Alana. Tak sedikit yang menangis tatkala ia duduk di panggung hafiz RCTI. Sosoknya menginspirasi banyak orang untuk lebih bersyukur. Namun tadi siang ia harus pulang dan belajar di rumah. Semoga selalu semangat dan makin cinta Al Qur'an ya sayang.

# Nurul Ikoma

Al-Qur'an Menjauhkan dari Fitnahعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضى الله عنهُما قال: نَزَلَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلامُ عَلى رَسُو...
29/04/2017

Al-Qur'an Menjauhkan dari Fitnah

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضى الله عنهُما قال: نَزَلَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلامُ عَلى رَسُوْلِ اللهِ صلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ فَاَخْبَرَهُ اَنَّهُ سَتَكَونُ فِتَنٌ، قَالَ فَمَا الُمُخْرَجُ مِنْها يَا جِبْرِيْلُ قَالَ كِتَابُ اللهِ. (رواه رزين كذا في الرحمة المهداة).

Dari Ibnu Abbas r.a., ketika Jibril mengabarkan kepada Nabi saw. Bahwa akan terjadi banyak fitnah. Beliau bertanya, ‘Apakah jalan keluar darinya, wahai Jibril?’ Jawab Jibril, “Kitabullah.” (Razin – Ar Rahmatul Muhdah)

Mengamalkan isi al Qur’an akan menjauhkan diri kita dari fitnah, dan keberkahan dari membacanya dapat menyelamatkan kita dari fitnah. Sebagaimana telah dijelaskan dalam hadits ke-22, bahwa rumah yang didalamnya dibacakan al Qur’an, maka sakinah dan rahmat akan turun kedalam rumah itu, dan syetan-syetan akan keluar dari rumah itu.

Para ulama menafsirkan bahwa maksud fitnah di sini adalah kemunculan Dajjal, kekejaman bangsa Tartar, dan lain-lain. Ali karamallahu wajhah juga meriwayatkan hadits seperti itu dengan panjang lebar. Ali r.a, memerintahkan bahwa Nabi Yahya a.s. berkata kepada Bani Israil, “Allah telah memerintahkan kalian agar membaca kalam-Nya. Dan perumpamaannya adalah seperti suatu kaum yang terpelihara dalam bentengnya, sehingga dari manapun musuh menyerang, maka kalian akan dapati kalimat Allah sebagai penjaga dan pelindung dari mereka.”

Assalamualaikum wr.wb.Luar biasa bagi yang membaca Al-qur'an 🗣📖👤Berkata Abdul Malbik bin Umair:"Satu-satunya manusia yan...
26/04/2017

Assalamualaikum wr.wb.

Luar biasa bagi yang membaca Al-qur'an 🗣📖

👤Berkata Abdul Malbik bin Umair:

"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".

"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur'an".

👤Berkata Al-imam Qurtubi:

"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

👤Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.

"Perbanyaklah membaca Al-qur'an jangan pernah kau tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

👤Berkata Ibnu Solah:

"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca Al-qur'an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".

👤Berkata Abu Zanad:

"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur'an".

👤Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:

"tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".

Bergantunglah pada Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan.

Allah SWT berfirman:

كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْۤا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ
"Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran."
(QS. Sad: Ayat 29)

Berkata sebagian ahli tafsir
"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur'an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Saya memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada saya dan kalian semua untuk selalu membaca Al-qur'an dan mengamalkan kandungannya". 📖

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,"
(QS. Fatir: Ayat 29)

Bila anda Cinta pada Alqur'an maka sebarkanlah,,,
demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Alqur'an maka kebaikan anda akan selalu mengalir..

*Luar biasa bagi yang membaca Al-qur'an*Berkata Abdul Malik bin Umair:"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang ...
25/04/2017

*Luar biasa bagi yang membaca Al-qur'an*

Berkata Abdul Malik bin Umair:
"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".

"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur'an".

Berkata Al-imam Qurtubi:
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.
"Perbanyaklah membaca Al-qur'an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

Berkata Ibnu Solah:
"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca Al-qur'an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".

Berkata Abu Zanad:
"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur'an".

Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah: "tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".

Banyaklah membaca Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan.
Allah berfirman: "ini adalah kitab yang kami turunkan kepadamu yang penuh keberkahan agar mereka mau mentadaburi ayat-ayatnya".

Berkata sebagian ahli tafsir
"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur'an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Saya memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada saya dan antum semua untuk selalu membaca Al-qur'an dan mengamalkan kandungannya".

Terlalu sibuk dengan pekerjaan anda? Kepingin banget belajar membaca Al-Qur'an tapi jadwal terlalu padat? Mungkin ini sa...
22/04/2017

Terlalu sibuk dengan pekerjaan anda? Kepingin banget belajar membaca Al-Qur'an tapi jadwal terlalu padat? Mungkin ini salah satu solusinya, monggo langsung aja d klik ya : http://bit.ly/2oyRMzl

tafakur tuk diri ini sholatlah di awal waktu. sesibuk dan sebanyak apapun  pun kerja kita, lebih afdol tinggalkan dulu s...
20/04/2017

tafakur tuk diri ini

sholatlah di awal waktu.
sesibuk dan sebanyak apapun pun kerja kita, lebih afdol tinggalkan dulu sejenak.

Projek sebesar apapun, jika sudah waktu nya bergegaslah dengan mengutamakan menjawab panggilan Allah terlebih dulu...

Ironinya program dakwah ilallah, waktu sholat berlalu begitu saja

Saat berada di Mekah, kita lihat para pemilik toko ataupun perniagaan segera menutup tokonya dan semua berebut pergi di awal waktu, bukan sekedar semata2 untuk mendapatkan shaf di depan kabah atau karena diperintahkan oleh arahan penguata setempat.. Mereka tinggalkan pekerjaan & perniagaan mereka semata2 krn Allah..

sehebat apapun kamu bekerja tetapi jika tidak mendahulukan Allah, tiada akan bermakna dan berarti buat kehidupan kita.

MENANGGUHKAN SHOLAT...
MAKA ALLAH PUN AKAN MENANGGUHKAN SEMUA URUSANMU..

S**a melewatkan/menangguhkan sholat?? Maka bersiaplah DIA akan menangguhkan di dalam semua urusan hidupmu.

Mungkin dari segi Rumahtanggamu, Jodohmu Perkahwinanmu, Kerjamu,
Keturunanmu,
Kesehatanmu, bahkan segalanya

Hasan al-Basri berkata: Jika kamu merendahkan nilai sholat, apakah lagi yang memberikan kemuliaan kepada kamu? Sebagaimana nilai sholat kamu begitulah nilai hidupmu.

Tidakkah kamu tahu bahwa sholat disandingkan dgn al-Falah (kejayaan)? Mana mungkin ALLAH memberikan kamu taufiq sdgkan kamu tidak menyahut panggilan-Nya.

Hidayah perlu dicari. Ia akan dtg bila hatimu selalu sigap mencari.
Taufiq itu perlu di dekatkan dgn diri, agar mudah dtg kpdmu.
Begitu juga sholat. Tunaikan diawal waktu sedapat mungkin krn keberkahannya mudah dtg dlm hidupmu.

Peringatan utk diri sendiri yg sering alpa..

18/04/2017

Pembaca Al-Qur-an Menyimpan Ilmu

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ قَرَأ القُرآنَ فَقَدِ اسْتَدْرَجَ النُّبُوَّةَ بَيْنَ جَنْبيْهِ غَيْرَ اَنَهُ لَا يُوْحى اِلَيهِ لَا يَنْبَغِىْ لِصَاحِبِ القُرآنِ اَنْ يَجِدَ مَعَ مَنْ وَجَدَ وَلَا يَجْهَلَ مَعَ مَنْ جَهِلَ وَفيْ جَوْفِه كَلَامُ اللهِ. (رواه الحاكم وقال صحيح الأسناد).

Dari Abdullah bin Amr r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa membaca al Qur’an, maka ia telah menyimpan ilmu kenabian diantara kedua lambungnya, sekalipun wahyu tidak diturunkankepadanya. Tidak pantas bagi hafizh al Qur’an memarahi seorang pemarah dan bertindak bodoh terhadap orang bodoh, sedang al Qur’an berada dalam dadanya.”(Hakim ~ at Targhib)

Disebabkan wahyu kepada Nabi saw. telah terhenti, maka dengan demikian wahyu tidak akan turun lagi. Tetapi karena al Qur’an adalah Kalamullah yang suci, maka tidak menutup kemungkinan ilmu Nubuwwah belum tertutup. Orang yang telah memperoleh ilmu Nubuwwah, sangat penting baginya untuk menunjukan akhlak mulia dan menjauhi akhlak yang buruk. Fudhail bin ‘Iyadh rah.a. berkata, “Seorang hafizh al Qur’an adalah pembawa bendera Islam. Sangat tidak pantas baginya bercampur gaul dengan ahli maksiat dan orang-orang yang berbuat lalai atau tidak berguna.”

Al-Quran Menjadi Pembelaعَنْ جَابِرٍ رضي الله اللهُ عنهُ عَنِ الَّنَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ القُرْآنُ شَافِع...
16/04/2017

Al-Quran Menjadi Pembela

عَنْ جَابِرٍ رضي الله اللهُ عنهُ عَنِ الَّنَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ القُرْآنُ شَافِعٌ مُشَفَّعٌ وَمَا حِلٌ مُصَدَّقٌ مَنْ جَعَلَهُ اَمَامَهُ قَادَهُ اِلىَ الْجَنَّةِ وَمَنْ جَعَلَهُ خَلْفَ ظَهْرِه سَاقَطَهُ اِلى النَّارِ. (رواه ابن حبان والحاكم مطوّلا وصححه).

Dari Jabir r.a. Nabi saw., beliau bersabda, “Al Qur’an adalah pemberi syafaat yang syafaatnya diterima dan sebagai penuntut yang tuntutannya dibenarkan. Barangsiapa menjadikan al Qur’an di depannya, maka ia akan membawanya ke Surga dan barangsiapa meletakannya di belakang, ia akan mencampakannya ke dalam neraka.”(Hr.Ibnu Hibbab dan Hakim).

Hadits di atas maksudnya adalah, jika al Qur’an member syafaat kepada seseorang, maka syafaatnya akan diterima oleh Allah. Barangsiapa yang dibela oleh al Qur’an, maka pembelaannya dibenarkan seperti telah dijelaskan dalam hadits ke-8 yang lalu. Barangsiapa yang memperhatikan al Qur’an, maka al Qur’an akan mengadukan kepada Allah agar meninggikan derjat mereka. Barangsiapa yang berpaling dari al Qur’an, maka al Qur’an akan menuntutnya, mengapa hak-haknya tidak ditunaikan. Barangsiapa meletakkanal Qur’an didepannya, yakni melaksanakan perintahnya dan menjadikannya sebagai paduan setiap perbuatannya, maka al Qur’an akan membawanya ke dalam Surga. Dan barangsiapa meletakan al Qur’an dibelakangnya, yakni tidak menaati ajarannya, maka ia akan dilemparkan ke neraka.

Menurut penyusun, tidak menghiraukan al Qur’an juga tidak termasuk meletakan al Qur’an dibelakang. Banyak hadits yang menyatakan ancaman bagi orang yang tidak mempedulikan al Qur’an. Dijelaskan dalam Shahih Bukhari dengan hadits yang panjang bahwa Allah Swt. telah memperlihatkan sebagian siksa-Nya kepada Nabi Saw.. Di antara siksa yang diperlihatkan kepada beliau adalah orang yang dipukulkan batu ke kepalanya dengan sangat keras sehingga kepalanya hancur. Nabi saw. diberitahu bahwa orang itu telah diajari al Qur’an, tetapi ia tidak mengamalkannya pada malam hari dan tidak mengamalkannya pada siang hari. Dan siksa itu berlansung hingga hari kiamat.

Semoga allah dengan kelembutan-Nya melindungi kita dari azab-Nya. Pada dasarnya, al Qur’an adalah nikmat yang sangat agung. Siapa yang melalaikannya, sudah sepatutnya ia mendapat siksa.

*Luar biasa bagi yang membaca Al-qur'an*Berkata Abdul Malik bin Umair:"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang ...
16/04/2017

*Luar biasa bagi yang membaca Al-qur'an*

Berkata Abdul Malik bin Umair:
"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".

"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur'an".

Berkata Al-imam Qurtubi:
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.
"Perbanyaklah membaca Al-qur'an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

Berkata Ibnu Solah:
"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca Al-qur'an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".

Berkata Abu Zanad:
"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur'an".

Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah: "tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".

Banyaklah membaca Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan.
Allah berfirman: "ini adalah kitab yang kami turunkan kepadamu yang penuh keberkahan agar mereka mau mentadaburi ayat-ayatnya".

Berkata sebagian ahli tafsir
"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur'an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Saya memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada saya dan antum semua untuk selalu membaca Al-qur'an dan mengamalkan kandungannya".

Bila antum Cinta pada Alqur'an maka sebarkanlah,,,
demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Alqur'an maka pahala antum akan selalu mengalir..

14/04/2017

Hafalkan Meski Tidak Hafal-hafal
Oleh : Ustadz Beni Sarbeni

Tetap "ISTIQAMAH" menghafal, meskipun TAK HAFAL-HAFAL, barangkali lewat pintu itu, Allah Ingin memberikan banyak karunia-Nya...
Satu huruf Al-Qur'an satu kebaikan, dan satu kebaikan 10 pahala. Bagi yang kesulitan melafalkan, satu hurufnya dua kebaikan. Berarti setiap hurufnya 20 pahala. Semakin sulit semakin banyak. Kalikan dengan jumlah pengulangan anda.

Al-Qur'an, seluruhnya, adalah kebaikan. Menghafal tak hafal-hafal berarti Anda berlama-lama dalam kebaikan. Semakin lama semakin baik. Bukankah anda menghafal untuk mencari kebaikan.

Ketika Anda menghafal Al-Qur'an, berarti Anda sudah punya niat yang kuat. Rasulullah shallallahu alaihi wa salam menyebut 70 syuhada' dalam tragedi sumur Ma'unah sebagai qari (hafizh), padahal hafalan mereka belum semua. Ini karena seandainya mereka masih hidup, mereka akan terus menghafal.

Jadi, meski Anda menghafal tak hafal-hafal, Anda adalah hafizh selama tak berhenti menghafal. Bukankah hafizh yang sebenarnya di akhirat?

Menghafal Al-Qur'an ibarat masuk ke sebuah taman yang indah. Mestinya anda betah, bukan ingin buru-buru keluar. Menghafal tak hafal-hafal adalah cara Allah memuaskan anda menikmati taman itu. Terseyumlah.

Ketika anda menghafal Al-Quran, meski tak hafal-hafal, maka dapat dipastikan, paling tidak, selama menghafal, mata Anda, telinga Anda, dan lisan Anda tidak sedang melakukan maksiat. Semakin lama durasinya, semakin bersih.

Memegang mushaf adalah kemuliaan, dan melihatnya adalah kesejukan. Anda sudah mendapatkan hal itu saat menghafal kendati tak hafal-hafal.

Adakalanya kita banyak dosa. Baik yang terasa maupun tak terasa. Dan menghafal tak hafal-hafal adalah kifaratnya, di mana, barangkali, tidak ada kifarat lain kecuali itu.
Tak hafal-hafal adakalanya karena Allah sangat cinta kepada kita. Allah tak memberikan ayat-ayat-Nya sampai kita benar-benar layak dicintai-Nya. Jika kita tidak senang dengan keadaan seperti ini, maka kepada siapa sebenarnya selama ini kita mencintai. Ini yang disebut: Dikangenin ayat.

Menghafal tak hafal-hafal tentu melelahkan. Inilah lelah yang memuaskan, karena setiap lelahnya dicatat sebagai amal sholeh. Semakin lelah semakin sholeh.

Menghafal tak hafal-hafal, tandanya anda di pintu hidayah. Tandanya jauh dari nafsu. Jauh dari nafsu tandanya dekat dengan ikhlas. Dan ikhlas lahirkan mujahadah yang hebat. Istiqamah... Istiqamah dan terus ISTIQAMAH... Itulah jalan kemuliaan.

Baarakallahu fiikum..
Semoga jadi Nutrisi.

10/04/2017

Pahala Mendengarkan Al-Quran

عَنْ اَبيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ مَنِ اسْتَمَعَ اِلى ايَةٍ مِنْ كِتَابِ اللهِ كُتِبَتْ لَهُ حَسَنَةٌ مُضَاعَفَةٌ وَمَنْ تَلَاهَا كَانَتْ لَهُ نُوْراً يَوْمَ القِيَامَةِ. (رواه احمد عن عبادة بن ميسرة واختلف توثيقه عن الحسن عن ابي هريره والجمهور على ان الحسن يسمع عن ابي هريره)

Dari AbuHurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa mendengarkan satu ayat dari Kitab Allah, akan ditulis untuknya satu kebaikan yang dilipatgandakan, dan barangsiapa membacanya, maka baginya nur pada hari Kiamat.”(Hr. Ahmad)

Para muhadditsin mempermasalahkan sanad hadits diatas, namun dari segi isinya, hadits tersebut banyak didukung oleh riwayat-riwayat lain yang kesemuanya menyatakan bahwa mendengar bacaan al Qur’an pahalanya sangat besar. Bahkan ada sebagian yang menyebutkan bahwa mendengarkan bacaan al Qur’an lebih baik daripada membacanya. Ibnu Mas’ud r.a. menceritakan, “Suatu ketika, Rasulullah saw. duduk diatas mimbar. Lalu beliau bersabda, ‘Bacakanlah al Qur’an untukku!’ Aku menyahut, ‘Ya Rasulullah, bukankah al Qur’an itu diturunkan kepada engkau, mengapa aku yang membacakannya untuk engkau?’ Beliau bersabda, ‘Hatiku ingin mendengarnya.’ Lalu Ibnu Mas’ud r.a. membacakannya untuk Nabi saw., maka terlihatlah air mata beliau menetes membasahi mata beliau.”

Suatu ketika salim r.a., maula Hudzaifah r.a. membaca al Qur’an dan Nabi saw. berdiri disampingnya sambil mendengarkan bacaan al Qur’an Abu Musa al Asy’ari r.a. dan beliau memuji bacaannya.

BEDA 100RB dng 10RBUang kertas Rp1,000 danUang Kertas Rp 100,000dibuat dari kertasyang sama dan diedarkanoleh Bank Indon...
08/04/2017

BEDA 100RB dng 10RB

Uang kertas Rp1,000 dan
Uang Kertas Rp 100,000
dibuat dari kertas
yang sama dan diedarkan
oleh Bank Indonesia (BI)

Ketika dicetak,
mereka pun bersama,
tetapi kemudian berpisah saat beredar
di masyarakat...

4 bulan kemudian mereka bertemu secara tidak sengaja di dompet seorang pemuda. Maka mereka
pun ngobrol ;

100,000 bertanya
kepada 1,000 ;
"Kenapa badanmu
begitu lusuh, kotor
dan berbau amis,,?"

1,000 menjawab; "begitu aku
keluar dari bank, aku beredar di tangan2 orang bawahan, kalangan buruh, penjaja kecil, penjual ikan, tukang parkir dan pengemis"

Lalu 1,000 balik bertanya
kepada 100,000 ;
"Kenapa kau masih begitu baru, rapi dan bersih,,?"

100,000 menjawab ;
"Karena begitu aku
keluar dari bank. Aku disambut oleh perempuan2
cantik. Dan beredarnya pun
di restoran mahal, kompleks perkantoran, mall bergengsi
dan juga hotel berbintang. Keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet."

Lalu 1,000 bertanya lagi ;
"Pernahkah engkau berada di tempat ibadah,,?"

100,000 menjawab ; "Jarang sekali"

1,000 pun berkata lagi ;
"Ketahuilah walaupun aku
hanya Uang Rp 1,000
tetapi aku selalu berada
di seluruh tempat ibadah,
dan di tangan Anak2 Yatim dan fakir miskin. Bahkan aku bersyukur kepada Tuhan semesta alam.. Aku tidak dipandang sebagai sebuah nilai, tetapi sebuah manfaat".

Lantas menangislah
Uang Rp 100,000
karena merasa besar,
karena merasa hebat,
karena merasa tinggi,
akan tetapi tidak begitu
bermanfaat untuk kebaikan selama ini...

Semoga cerita ini
dapat memberi
pembelajaran dan
Inspirasi kepada kita semua....
Terutama buat sy sendiri

bersedekah #

Percayalah dgn bersedekah kita tdk akan menjadi miskin.

Address

Jalan Awang Long RT 25, Muara Kaman
Tenggarong
75553

Telephone

082255137587

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Penghafal Qur'an Al Ihsan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category