25/07/2024
MENGELOLA PERSONAL BRANDING PENDIDIK
Bidang pengembangan sumber daya manusia (PSDM) Yayasan Fi Ahsani Taqwim (FAT) memiliki tugas untuk meningkatkan kualitas ketakwaan dan profesionalisme pendidik dilingkungan Yayasan. Pendidik disini bukan hanya guru yang mengajar siswa secara langsung, namun semua pegawai hakikatnya adalah pendidik yang kedudukannya sangat berpengaruh atas hasil pendidikan.
Secara mudah, bidang PSDM bertanggungjawab atas personal branding dari setiap pendidik yang akan mempengaruhi kinerja organisasi secara umum. Sebaliknya, jika setiap pendidik mampu membangun personal branding dengan baik, pasti kualitas kehidupannya juga akan meningkat. Bisa dikatakan personal branding ini adalah kebutuhan organisasi dan individu.
Berbagai kebijakan yang dikelola oleh bidang PSDM YFAT, baik berupa SOP, Jobdesk hingga Key Performance Index (KPI) dan proses evaluasi tujuannya adalah untuk memastikan terpenuhinya standar minimal kinerja. Hakekatnya kinerja yang baik akan memunculkan persepsi positif atas diri seorang pendidik. Maka berbagai kebijakan tersebut akan berpengaruh secara langsung terhadap Personal Branding bagi pendidik.
Personal Branding merupakan proses pembentukan persepsi publik terhadap aspek yang dimiliki seseorang. Pendidik sangat membutuhkan brand yang baik atas dirinya. Pendidik akan dinilai oleh siswa, orang tua dan masyarakat. Penilaian ini pasti berpengaruh terhadap hasil pembelajaran yang dibawakan untuk para siswanya. Reputasi bagi pendidik menjadi penting untuk memastikan ucapan dan tindakannya diikuti.
Pendidik yang paham atas pentingnya personal branding seharusnya melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas brand yang dimilikinya. Termasuk didalamnya adalah tercapainya kompetensi mengajar yang menghasilkan peningkatan mutu pembelajaran. YFAT telah menetapkan standar hasil setiap jenjang yang terangkum menjadi SALEH, QURANI, CERDAS (literasi, Numerasi, Bakat) dan BERBUDI sebagai kunci jawaban keberhasilan pembelajaran.
Lalu apakah keuntungan pendidik yang memiliki personal branding terbaik ?
Pendidik akan selalu merasa puas atas proses yang dilalui. Sebab apapun yang dilakukan oleh pendidik tersebut akan diikuti, dipahami dan menjadi semacam trend bagi siswanya. Kepuasan tersebut akan menghasilkan kebahagiaan tersendiri yang tidak akan dimiliki oleh orang lain dengan performa branding dibawahnya.
Berikutnya, pendidik yang menekuni profesinya lalu menghasilkan personal branding akan mampu menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan. Misal dapat berupa metode pembelajaran atau buku yang digunakan untuk belajar para siswanya. Sangat mungkin, hal ini akan menjadi kekayaan intelektual yang bernilai.
Semoga para pendidik, terutama dibawah pengelolaan YFAT dapat terus bertumbuh menjadi sebaik-baiknya manusia. Mohon doanya agar bidang PSDM YFAT mampu mengawal terbentuknya personal branding terbaik bagi para pendidik.
semua orang