Di Desa Tegallalang, dimotori oleh tokoh-tokoh pendidikan yang berasal dari Desa Tegallalang, seperti : Banjar Tegallalan, Banjar Triwangsa, Banjar Tegal, Banjar Tengah, dan Banjar Penusuan. Mereka mengadakan rapat dan dengan jiwa besar bermusyawarah, untuk mencapai mufakat. Akhirnya memutuskan berdirinya sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA), hal ini dengan pertimbangan diwilayah Kecamatan Tegallala
ng belum ada Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat. Keputusan rapat dari tokoh-tokoh pendidikan tentang akan didirikannya Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan berlokasi di sebelah utara Pura Dalem Kangin, yang tepatnya akan mengenai laba Pura Dalem Kangin, akhirnya dimintakan persetujuan kepada lima banjar pengemong Pura Dalem Kangin. Dan berkat keinginan masyarakat untuk memajukan pendidikan di wilayah Desa Tegallalang, pendirian Sekolah SMA tersebut disetujui oleh krama banjar. Akhirnya berdasarkan persetujuan dari masyarakat itulah, tokoh-tokoh pendidikan yang ada di Desa Tegallalang mengajukan permohonan tentang pendirian sekolah kepada Bupati Kepala Daerah Tingkatn II Gianyar. Berkat perjuangan dari tokoh-tokoh pendidikan di Desa Tegallalang yang bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, dan dukungan dari Kepala Desa Tegallalang serta dukungan penuh dari masyarakat, akhirnya SMA mulai beroprsi pada tahun pelajaran 2002/2003, yang pada awal berdirinya bernama SMU Negeri 1 Tegallalang dengan meminjam lokasi untuk pertama kali di SMP Negeri 1 Tegallalang.