Bermain dan Permainan

Bermain dan Permainan

Share

Layanan pendidikan dan bisnis rumahan dari Abaca Flashcard

12/04/2020

GIVE AWAY APRIL

Taraaaa...ini dia give away buat AyahBunda yang mau ketjeh hidupnya selama liburan Covid hanya

Caranyaa guampaaang buangeeets,

Share ide atau kegiatan Ananda (0-5 tahun) selama sekreatif mungkin; boleh disertai foto-foto penyerta. Kirim jawaban AyahBunda langsung ke wa saya pribadi wa.me/6281287527777.

Koq harus kirim jawabannya ke wa?
Supaya tidak terjadi plagiat ide jawaban. InsyaAllah ide atau kegiatan yang paling ketjeh akan saya share di fb sekaligus pengumuman pemenangnya.
Setelah komen di wa, silahkan absen 'done' disini yaa 👍👍

Siaaap yaaa...

Yuuk kita mulai dari sekarang. Kuis ini berakhir tgl 15 April 2020 pkl 08.00 wib yaa. Pengumumannya 24 jam kemudian.

Give awaynya berupa 1 buku Buku Bantal. Semoga Ananda yang beruntung yaa..

Photos from Bermain dan Permainan's post 10/04/2020

Jumat, 10 April 2020 (3)

"Bunda Dian, anak saya belum mau diajak belajar baca. Usianya sudah mau 5 tahun. Duuh gimana yaa?'

"Sudah di cek kesiapan belajar membacanya, Bu? "

" Sudah. Warna oke, Bentuk oke, bisa bedakan mana huruf mana simbol sudah bisa. Giliran saya keluarin buku membaca, eeh....dia kabuur..,"

" Hai ibu, Secara kognitif anak siap, tapi secara mental, Ananda belum siap. Ya sudaaah, diajak main saja dulu bu. Jalin kedekatan dengan Anda. Anak sudah 'nempel', naaah baru deeh, lanjut main Abaca Flashcard dulu. Jangan langsung ke buku belajar baca apalagi harus nulis. Bisa kabooor lagi tuh anak. "

"Hmmm...okeyyy buu. Saya coba deh. Terimakasih Bundaa"




Ini pict mainan insinyur "Mekanic Brick", jika anak belum bisa pas memasangkan, bisa dibantu orangtuanya. eh...mainan ini bisa bergerak lho. Penasaran ??!!. Biasalah ayoo inbox sayaaah...hahahaha

28/03/2020

"LIBURAN COVID-19"?
LAKUKAN INI SUPAYA AYAH BUNDA TIDAK STRES

Triatno Y. Prabowo, M.Psi Psikolog dan Isra Yeni, M.Si Konsultan Keluarga dan Pasangan Integritas Psychology Center

Ayah Bunda Hebat,
Perkembangan terkait Covid-19 atau Corona membuat beberapa Pemerintah Daerah meliburkan sementara aktivitas sekolah. Liburan ini dibarengi himbauan melakukan social distancing untuk sementara waktu dengan banyak berada di rumah dan menghindari bepergian. Di satu sisi hal ini melegakan para orangtua yang khawatir dengan anak-anaknya. Di sisi lain sebagian orangtua "dihantui" kondisi bersama-sama dengan anak di rumah karena sudah terbiasa "menitipkan" anak ke sekolah dalam durasi yang lama.

Ayah Bunda Hebat,
Hal penting pertama yang harus dilakukan para orangtua adalah mengubah persepsi atau cara pandang "dihantui" tadi kepada persepsi positif bahwa kebersamaan dengan anak di rumah merupakan kesempatan untuk quality time bersama keluarga yang bisa jadi selama ini sulit dilakukan.

Setelah persepsi quality time ini ada, lanjutkan dengan melakukan pertemuan keluarga untuk membahas dan menyepakati jadwal kegiatan selama liburan di rumah.

Jadwal kegiatan selama liburan adalah hal penting yang cukup sering lalai dibuat. Sehingga anak-anak seakan merasa "bebas, merdeka" yang umumnya ditandai dengan bangun lebih siang dan aktivitas yang tidak teratur.

Kondisi liburan yang tidak terjadwal akan terasa efeknya saat tiba waktunya para orangtua dan anak-anak kembali beraktivitas kerja dan sekolah. Hal ini seharusnya bisa dihindari dengan membuat jadwal liburan. Karena dengan adanya jadwal tadi, ritme aktivitas antara saat liburan dan tidak liburan dapat tetap dijaga.

Ayah Bunda Hebat,
Jika masih ada yang kebingungan terkait dengan aktivitas keluarga yang harus dimasukkan ke dalam jadwal liburan, berikut ini beberapa ide yang bisa digunakan :

1. Belajar bersama
Harus disadari bahwa diliburkannya aktivitas sekolah anak-anak adalah karena kondisi kedaruratan Covid-19. Maka aktivitas belajar tetap harus dilakukan di rumah dengan Ayah Bunda Hebat menjadi gurunya. Dari berita di media, pihak sekolah akan memberikan tugas untuk dikerjakan anak-anak kita di rumah. Selain Ayah Bunda Hebat akan merasakan "serunya" menjadi guru, kegiatan belajar di rumah akan memberikan kesadaran kepada anak-anak mengenai tanggungjawab mereka yakni belajar.

2. Membersihkan rumah bersama
Membersihkan rumah bersama tidak kalah serunya dengan aktivitas lain untuk dilakukan. Apalagi kejadian Covid-19 ini seharusnya menyadarkan kita untuk melakukan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan rumah sebagai salah satu aspeknya.

3. Proyek hobi bersama
Hal mendasar untuk dilakukan oleh para Ayah Bunda Hebat adalah sebisa mungkin anak tidak menghabiskan waktu di rumah dengan gadget. Memang bisa? InsyaAllah bisa, walaupun mungkin tidak mudah. Kuncinya ada pada kreativitas dari Ayah Bunda Hebat. Salah satu caranya dengan membuat proyek berdasarkan hobi dan kesepakatan dengan anak-anak kita.

4. Makan bersama
Makan bersama sekeluarga adalah aktivitas berharga dan istimewa yang sudah lama diterapkan di negara-negara maju. Kegiatan makan bersama dapat digunakan sebagai sarana berkomunikasi antara Ayah Bunda Hebat dengan anak-anak. Tentu akan lebih seru lagi jika diawali dengan masak bersama. Khusus bagi para Bunda, aktivitas masak bersama ini mungkin akan terasa menambah pekerjaan dan waktu, tapi cobalah untuk menikmati kebersamaan masak tersebut sehingga akan membuat Ayah dan Bunda semakin dekat dengan anak-anak.

5. Ibadah bersama
Ayah Bunda Hebat,
Sekali lagi liburan saat ini adalah kedaruratan Covid-19. Sehingga sangat pas momentum ini untuk mengingatkan sekaligus menguatkan pondasi agama dan keyakinan di keluarga, bahwa dalam menghadapi ujian dan musibah, selain usaha dibutuhkan doa.Hal ini tentunya dapat dilakukan dengan melakukan ibadah bersama. Jika dihari-hari sebelumnya ibadah dilakukan terpisah, orangtua di kantor, anak-anak di sekolah, maka liburan ini ibadah dapat dilakukan bersama-sama yang diakhiri nantinya dengan doa supaya Allah SWT memberikan keselamatan bagi keluarga serta bangsa kita tercinta.

Semoga dengan melakukan beberapa aktivitas di atas, liburan yang akan dihadapi menjadi liburan yang positif, tidak membuat stres orangtuanya, sekaligus menjadi family time yang berkualitas.

14/01/2020

Ayahbunda, secara singkat mari kita kenali tahapan belajar membaca Ananda :

a) Tahap timbulnya kesadaran terhadap tulisan
b) Tahap membaca gambar
c)Tahap pengenalan bacaan
d) Tahap membaca lancar

Nah, Ananda sudah pada tahapan apa?

*naskah lengkap saya cantumkan di www.kartubaca.com yaa...

Photos from Bermain dan Permainan's post 07/03/2018

Deteksi dini perkembangan berbicara anak.

Silahkan like dan share jika di rasa bermanfaat

Dian Fithrianie, SST, S.PdI
Konsultan belajar anak usia dini
08128 752 7777

Photos 12/10/2016

INI DISKON 30%

HALO BALITA
sepaket berisi 25 jilid cerita, 1 jilid buku parenting, 3 boneka tangan.
Ukuran 18x16x4 cm,
kertas cover : Hard Cover,
kertas halaman isi : kertas dupleks tebal (boardbook), berlapis furnish anti basah.

Sinopsis dan spesifikasi

Masa balita adalah masa keemasan.
Masa ini merupakan waktu ideal untuk mempelajari keterampilan dasar, membentuk kebiasaan-kebiasaan,
serta memperoleh konsep dasar yang berpengaruh pada masa kehidupan selanjutnya.

Buku ini membantu anak Anda menjalani masa keemasan tersebut.
Petunjuk untuk orangtua ini memberikan gambaran tentang tujuan dari cerita yang akan disampaikan
pada buku ini. Pada bagian ini, juga disajikan tips-tips praktis untuk orangtua yangdapat diterapkan dalam melakukan pendampingan kepada anak sesuai dengan tema yang disampaikan.

Halaman interaktif menyediakan bagian yang bisa dibuka-tutup.
Mengajak anak berinteraksi dengan buku, serta membantu menguatkan kesan anak terhadap cerita
yang disampaikan.

Setiap halaman dirancang agar anak mudah menangkap informasi yang disampaikan.
Cerita disampaikan dengan kalimat-kalimat pendek dan pemilihan kata yang sederhana. Gambar ditampilkan
dalam bentuk dan warna yang nyaman untuk anak-anak.

Dus kemasan bisa dipergunakan sebagai panggung boneka. Permainan boneka ini merupakan bagian
dari proses penguatan kesan anak terhadap cerita yang disampaikan.

Halo Balita versi Kumi menampilkan hal yang baru yaitu hadirnya “Talking Pen Read Boy” membuat cerita mengeluarkan suara sesuai alur cerita yang ada, sehingga Halo Balita versi Kumi selain menonjolkan Visual juga audio yang sangat menarik. Membuat anak-anak mampu mengeksplorasi kosakata semenjak dini dan terstimulasinya imajinasi untuk kreatifitasnya
----------------------------------------------------
9 Jilid SELF HELP
Topik ini melatih kebiasaan dan kemandirian anak dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Aku Bisa Makan Sendiri
Aku Bisa Mandi Sendiri
Aku Bisa Pakai Baju Sendiri
Aku Berani Tidur Sendiri
Aku Bisa Merapikan Mainan Sendiri
Aku S**a Buku
Aku Selalu Hati-hati
Aku Berani ke Dokter
Aku Senang Keliling Kota

5 Jilid SPIRITUAL
Topik ini melatih anak melakukan aktivitas yang merupakan pengembangan awal keyakinannya dalam kehidupan beragama.

Aku Sayang Allah
Aku Sayang Rasulullah
Aku Bisa Shalat
Aku Belajar Puasa
Aku Cantik Pake Jilbab

11 Jilid VALUE
Topik ini melatih anak agar mulai memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dasar.

Aku S**a Menabung
Aku Anak Jujur
Aku Anak Pemberani
Aku Belajar Membuang Sampah
Aku Sayang Teman
Aku Sayang Bibi
Aku Anak Santun
Aku Sayang Keluarga`
Aku Anak Sabar
Aku S**a Berterima Kasih
Aku Sayang Kumi

+ 1 Jilid Panduan Untuk Orangtua
Petunjuk penggunaan buku Halo Balita.
Informasi penting tentang dunia balita.
Tips-tips praktis seputar keayahbundaan.

link video Halo Balita : http://youtu.be/qVFhTFc0mF0

info dan pemesanan :

08128-752-77777 (sms/wa) pin bbm D08D32D7

Photos from Bermain dan Permainan's post 31/08/2016

Berkreasi seni bersama tangan dan kaki...

Prokprokprok..

alhamdulillah menjadi karya seni yang kereeen.

Mau mencoba ?

Photos from Bermain dan Permainan's post 31/08/2016

Kegiatan kreatif tak perlu mahal bun,
Cukup adopsi dari kegiatan harian dirumah..
Kami baru saja memasak ceria (fun cooking) membuat pepes tahu. anak-anaklah yang melipat daun pisangnya, tentu saja selalu dibawah pengawasan bu guru.

Taraaaaa....
Begitu selesai dan jadilah pepes tahu, anak-anak tak sabaran ingin makan. Padahal dirumah belum tentu mau makan. Hehehee...

Asyiknya tuh disini...

Photos 31/08/2016

Setiap anak adalah istimewa, bunda...

Photos 27/08/2016

Renungan Akhir Pekan.....
Entah Tulisan Siapa di Bawah Ini, Tapi Bagus untuk Dibaca.

*ANAKKU NOMER BOLIT...*

Di kelasnya ada 25: orang murid, setiap kenaikan kelas, anak perempuanku selalu mendapat ranking ke-25 dari 25 anak dalam satu kelas.

Lambat laun ia dijuluki sebagai si Bolit (Rangking terakhir) .

Sebagai orangtua, kami merasa panggilan ini kurang enak didengar, namun anehnya anak kami tidak merasa keberatan dengan panggilan ini.

Pada sebuah acara keluarga besar, kami berkumpul bersama di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang adalah tentang jagoan mereka masing-masing.

Anak-anak ditanya apa cita-cita mereka kalau sudah besar? Ada yang menjawab jadi dokter, pilot, arsitek bahkan presiden. Semua orangpun bertepuk tangan.

Anak perempuan kami terlihat sangat sibuk membantu anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya.

Didesak orang banyak, akhirnya dia menjawab:
"Saat aku dewasa, cita-citaku yang pertama adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main".

Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan apa cita-citanya yang kedua. Diapun menjawab :

“Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang”.

Semua sanak keluarga saling pandang tanpa tahu harus berkata apa. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.

Sepulangnya kami kembali ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak hanya menjadi seorang guru TK?

Anak kami sangat penurut, dia tidak lagi membaca komik, tidak lagi membuat origami, tidak lagi banyak bermain.

Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti.

Sampai akhirnya tubuh kecilnya tidak bisa bertahan lagi terserang flu berat dan radang paru-paru. Akan tetapi hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 25.

Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak memahami akan nilai sekolahnya.

Pada suatu minggu, teman-teman sekantor mengajak pergi rekreasi bersama. Semua orang membawa serta keluarga mereka.

Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan kebolehannya.
Anak kami tidak punya keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira.

Dia sering kali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan.
Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang meluap ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan, ada satu kejadian tak terduga. Dua orang anak lelaki teman kami, satunya si jenius matematika, satunya lagi ahli bahasa Inggris berebut sebuah kue.

Tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Para orang tua membujuk mereka, namun tak berhasil.

Terakhir anak kamilah yang berhasil melerainya dengan merayu mereka untuk berdamai.

Ketika pulang, jalanan macet. Anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti.

Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan berbagai bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan.
Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio-nya masing-masing. Mereka terlihat begitu gembira.

Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku. Pertama-tama mendapatkan kabar kalau rangking sekolah anakku tetap 25.

Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang terjadi. Hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar. Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu SIAPA TEMAN SEKELAS YANG PALING KAMU KAGUMI & APA ALASANNYA.

Semua teman sekelasnya menuliskan nama : ANAKKU!
Mereka bilang karena anakku sangat senang membantu orang, selalu memberi semangat, selalu menghibur, selalu enak diajak berteman, dan banyak lagi.

Si wali kelas memberi pujian: “Anak ibu ini kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu”.

Saya bercanda pada anakku, “Suatu saat kamu akan jadi pahlawan”.

Anakku yang sedang merajut selendang leher tiba-tiba menjawab :
“Bu guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”

*“IBU... AKU TIDAK MAU JADI PAHLAWAN... AKU MAU JADI ORANG YANG BERTEPUK TANGAN DI TEPI JALAN”*

Aku terkejut mendengarnya. Dalam hatiku pun terasa hangat seketika. Seketika hatiku tergugah oleh anak perempuanku.

Di dunia ini banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang pahlawan. Namun Anakku memilih untuk menjadi orang yang tidak terlihat. Seperti akar sebuah tanaman, tidak terlihat, tapi ialah yang mengokohkan.

Jika ia bisa sehat, jika ia bisa hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hatinya, *MENGAPA ANAK-ANAK KITA TIDAK BOLEH MENJADI SEORANG BIASA YANG BERHATI BAIK & JUJUR…*

Yukk...sayangi anak kita.

*Kisah ini untuk seluruh orangtua hebat dan para guru dahsyat dimanapun berada*

Terimakasih karena ANDA yang tanpa lelah telah membimbing anak-anak kami menjadi HEBAT!!!

Want your school to be the top-listed School/college in Tegal?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan Sumbing RT 08/RW 02, Kel Panggung
Tegal
52122

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00