Kajian Pagi Islam

Kajian Pagi Islam Kajian Pagi Islam

02/02/2024

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Senantiasa Memotivasi Upaya Perdamaian.*
------------------
Sahih al-Bukhori:5527

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณ ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒู: ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ:

ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจู’ุณูŽุทูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ู ูˆูŽูŠูู†ู’ุณูŽุฃูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุฃูŽุซูŽุฑูู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู„ู’ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ู.

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Anas ibn Malik ra: Bahwa Rasulullah saw bersabda: *Barang siapa yang ingin dilapangkan (pintu) rizki untuknya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung tali silaturrahim.*

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Maukah anda *dipanjangkan umur dan dilapangkan rizki oleh Allah Swt?*
2. Benar, *tentu jawaban kita semua adalah "mau".*
3. Inilah *cara yang terbaik* dalam rangka memperoleh panjang umur dan Rizki berkah melimpah, yaitu *bersilaturahim.*
4. Keutamaan dari upaya *penyambung tali silaturahim,* dijanjikan Allah Swt dalam hadis di atas *dengan lapangnya rizki dan panjangnya umur* dalam keberkahan.
5. Persaudaraan yang dijalin *adalah persaudaraan pembuka komunikasi* untuk *saling mengenal, saling memberi kemanfaatan* sehingga *terjalin jaring komunikasi dengan landasan rasa percaya antara satu dengan lainnya,*
6. _Trust_ (kepercayaan) inilah *modal yang paling menentukan dalam berbisnis dan usaha perdagangan saat sekarang.*
7. Kekuatan _Trust_ diyakini *menjadi sokoguru suksesnya usaha bidang jasa dan sektor industri perdagangan lainnya.*
8. Seorang *pedagang yang jujur akan mendapatkan kepercayaan para pembeli,* bahkan *pedagang yang jujur bisa berjualan tanpa modal karena dipercaya oleh pemasok barang untuk membantu menjualkan barang mereka.*
9. Panjangnya usia *secara lahiriah dapat bertambah panjang lagi disebabkan usia yg dimilikinya dimanfaatkan untuk mengukir kebaikan,* sedemikian halnya dengan memberi kesempatan kepada orang lain sehingga merekapun bisa melanjutkan perbuatan baik yang dilakukannya.
10. Usia yang bertambah dapat p**a *diartikan bilamana seseorang menggunakannya untuk mengajar, mendidik dan mempersiapkan generasi penerus selanjutnya yg berkesinambungan dalam beramar ma'ruf nahi munkar.* Sehingga *tidaklah punah suatu lembaga kebaikan.*
11. Semoga Alloh swt senantiasa *memberikan hidayah dan Inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk menjadi generasi penerus kepemimpinan para Nabi dan utusan Alloh Swt,* Aamiin Yarobbal'aalamiin.

31/01/2024

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin Rumah Tangga yang Mengayomi Anak-cucu Beliau.*
------------------
Sahih al-Bukhori:3120

ุนูŽู†ู’ ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ: ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠูุนูŽูˆู‘ูุฐู ุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุญูุณูŽูŠู’ู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุจูŽุงูƒูู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุนูŽูˆู‘ูุฐู ุจูู‡ูŽุง ุฅูุณู’ู…ูŽุงุนููŠู„ูŽ ูˆูŽุฅูุณู’ุญูŽุงู‚ูŽ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽู„ูู…ูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽุงู…ู‘ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ูˆูŽู‡ูŽุงู…ู‘ูŽุฉู ูˆูŽู…ูู†ู’ ูƒูู„ู‘ู ุนูŽูŠู’ู†ู ู„ุงูŽู…ู‘ูŽุฉู.

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Ibn Abbas ra, dia berkata: *Nabi saw biasa memohonkan perlindungan untuk al-Hasan dan al-Husein* (dua cucu beliau) dan berkata: *Sesungguhnya bapak kalian (Ibrahim as) memohonkan perlindungan untuk Ismail dan Ishaq, aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan segala hewan berbisa, serta dari setiap 'Ain yang dapat mencelakai.*

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan :
1. Bagaimana *cara kita melindungi anak-cucu dari bahaya* dari luar?
2. Benar, *kita perlu membangun tempat tinggal yang aman dan nyaman,* dan yang *lebih penting dari hal itu adalah berdoโ€™a memohon keselamatan.*
3. Doa dalam hadis di atas *merupakan doa yang dibaca oleh Nabi Ibrahim untuk kedua putranya, Nabi Ismail dan Nabi Ishak.*
4. Kemudian Rasulullah Saw *membacakan doa ini untuk kedua cucu beliau, al-Hasan dan al-Husein.*
5. Doa ini merupakan *permintaan perlindungan dari Allah untuk kedua anak tersebut, dari kejahatan setan, hewan berbisa dan dari 'Ain yang bisa mencelakai seseorang.*
6. Do'a istimewa *warisan dari sekitar 4000 tahun sebelum Rosululloh saw menyampaikan kepada umat beliau.*
7. Do'a dari *nabi Kekasih Alloh Swt, Nabi Ibrahim as. kepada kedua putra tercinta Ismail as. dan Ishak as.* memohon perlindungan kepada Alloh Swt *dari tipu daya syetan yang dhzahir ataupun yang bathin dan juga dari pandangan mata jahat yang berakibat buruk.*
8. Siapakah yang *paling bertanggung jawab atas keselamatan kepada keluarga dan anak cucu dan keturunan melainkan kepala keluarganya masing-masing?*
9. Benar, maka, *mari kita jaga dan pelihara keluarga kita dengan mengikuti sunnah para nabi dan kekasih Alloh Swt.*
10. _Awareness,_ sikap *waspada oleh para orang tua sangat amat diperlukan* untuk menjaga dan melindungi mereka yg *masih belia dan bisa jadi menjadi sasaran empuk syetan dan bala tentaranya, serta pandangan mata jahat yg mencelakakan.*
11. Dalam sebuah riwayat hadits lain *Rosululloh Saw* bersabda bahwa *"akhir zaman nanti penyakit yg paling mematikan selain penyakit tua adalah 'ainโ€.*
12. Semoga Alloh Swt *senantiasa memberikan hidayah dan Inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk selalu mendoakan anak keturunan kita supaya terbebas dari bahaya syetan, binatang buas dan โ€˜ain.* Aamiin Yarobbal'aalamiin.

30/01/2024

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Pandai Mempersiapkan Generasi Pecinta Sholat.*
------------------
Sahih al-Bukhori:486

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‚ูŽุชูŽุงุฏูŽุฉูŽ ุงู„ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑููŠู‘ู:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุญูŽุงู…ูู„ูŒ ุฃูู…ูŽุงู…ูŽุฉูŽ ุจูู†ู’ุชูŽ ุฒูŽูŠู’ู†ูŽุจูŽ ุจูู†ู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽู„ุงูุจููŠ ุงู„ู’ุนูŽุงุตู ุจู’ู†ู ุฑูŽุจููŠุนูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุนูŽุจู’ุฏู ุดูŽู…ู’ุณู ููŽุฅูุฐูŽุง ุณูŽุฌูŽุฏูŽ ูˆูŽุถูŽุนูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุงู…ูŽ ุญูŽู…ูŽู„ูŽู‡ูŽุง.

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Abu Qatadah al-Anshari ra: *Bahwa Rasulullah saw pernah shalat dengan menggendong Umamah bint Zainab bint Rasulullah saw dan Abu al-'Ash ibn Rabi'ah ibn Abd Syams*. Bila *sujud beliau letakkan* (anak itu) dan *bila berdiri beliau menggendongnya lagi*.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Bagaimana *menanamkan ibadah sholat* kepada anak kita?
2. Benar, dengan cara *mengajarkannya sejak ia masih kanak-kanak.*
3. Rasulullah sangat *mencintai cucu-cucunya,* bahkan beliau *pernah shalat sambil menggendong Umamah cucunya.*
4. Survey kasar saya lakukan dalam waktu 8 tahun belakangan terhadap masing-masing 10 murid SD di 3 tempat yang berbeda *membuktikan 8 dari 10 murid sebagai responden belum melaksanakan Sholat,* sisanya *2 murid melakukan sholat namun belum 5 waktu.* Sholat *shubuh menjadi sholat yang paling jarang dikerjakan dengan satu alasan karena bangunnya kesiangan.*
5. Siapakah yang *paling bertanggungjawab terhadap pembentukan generasi pemimpin yg cinta menegakkan sholat ke depan?.*
6. Benar, yang *paling bertanggungjawab adalah ayahnya, kakeknya, pamannya.* Baru kemudian lingkungan sekitarnya dan gurunya di sekolah.
7. Sholat berjamaah *sementara ini difahami sbg satu tradisi yg harus sepi, tdk boleh ramai dg hadirnya anak-anak di masjid.*
8. Hal ini ditambah *dengan tulisan-tulisan di tembok masjid yang kurang memahami dunia anak-anak* seperti; *harap tenang, yang membawa hp harap dimatikan,* dan bentuk kesakralan lainnya. Belum lagi *takmir masjid yang pada umumnya cenderung mendisiplinkan kebersihan dengan ketat.*
9. Sangat amat Perlu, *mendesak dan penting untuk mendesain masjid yg ramah anak, masjid yg membuat anak-anak tidak merasa sebagai PENGGANGGU ibadah.*
10. Masjid mewujud *tempat aman, nyaman bernafaskan kasih-sayang ala Rosululloh saw terhadap anak-anak.*
11. Semoga Alloh swt memberikan *hidayah dan Inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk mendampingi putra-putri dan anak keturunan kita dlm menegakkan sholat sbgmn Rosululloh saw mendampingi putra-putri dan cucu beliau,* Aamiin Yarobbal'aalamiin.

06/01/2024

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Sosok Pemimpin yang Paling Jelas Menyampaikan dan Memberikan Contoh,* maka *Jangan Banyak Bertanya.*
------------------
Sahih al-Bukhori:6745

ุนูŽู†ู’ ุณูŽุนู’ุฏู ุจู’ู†ู ุฃูŽุจููŠ ูˆูŽู‚ู‘ูŽุงุตู: ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุธูŽู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ุฌูุฑู’ู…ู‹ุง ู…ูŽู†ู’ ุณูŽุฃูŽู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ู„ูŽู…ู’ ูŠูุญูŽุฑู‘ูŽู…ู’ ููŽุญูุฑู‘ูู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌู’ู„ู ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุชูู‡ู.

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Sa'd ibn Abu Waqash ra: Bahwa Nabi saw beliau berkata: *Sesungguhnya* (seseorang dari) *kaum Muslim yang paling besar dosanya adalah yang bertanya tentang sesuatu yang tidak diharamkan, lantas hal tersebut diharamkan karena pertanyaannya.*

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan :
1. Bolehkah kita *banyak bertanya?*
2. Benar, *hal ini kurang baik apabila dikerjakan,* bahkan dilarang dalam Islam.
3. Larangan banyak bertanya disebabkan *hal tersebut bisa merugikan orang lain.*
4. Hadis ini *berlaku ketika masa pembentukan hukum,* yaitu *pada zaman Rasulullah saw masih hidup, ketika hukum masih bisa berubah.*
5. Sementara itu *dizaman sekarang dapat kita aplikasikan kepada anjuran untuk tidak banyak bertanya secara umum yang dapat menyulitkan diri sendiri dan orang lain.*
6. Banyak bertanya itu dilarang, *terutama bertanya ttg hal yg menyulitkan bila nanti diperoleh jawabannya.*
7. Misalkan *pada masa Nabi ada sahabat yg bertanya kpd Rosululloh Saw tentang ibadah haji, dia berkata: *"kewajiban haji apakah tiap tahun?".*
8. Jika Nabi Muhammad saw menjawab *"Iya",* maka *pasti akan menyulitkan penanya dan orang lain*.
9. Pertanyaan yang *dilarang untuk ditanyakan lainnya adalah ttg hal ghaib* yg dirahasiakan Alloh swt seperti; *bagaimana dengan ruh?*,
10. Apakah *si fulan masuk surga* atau neraka?
11. Dan pertanyaan-pertanyaan *yang sebenarnya sudah dijelaskan penjelasannya dlm Al-Quran dan sunnah Rosululloh Saw*.
12. Pertanyaan yang *bermaksud mengejek dan bermain-main juga dilarang.*
13. Pertanyaan yang boleh ditanyakan *adalah tentang perkara wajib dan sunnah Rosululloh saw yg belum di ketahui oleh penanya dan ditanyakan kepada ahli di bidangnya.*
14. Serta *pertanyaan tentang bagaimana menjalankan perintah* dan *menjauhi larangan-Nya* sebaik-baiknya.
15. Hikmah dari tidak banyak bertanya adalah *agar segera melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Karena umat terdahulu dihancurkan oleh Alloh Swt karena banyak bertanya dan mendebat Nabi mereka.*
16. Semoga Alloh swt senantiasa *memberikan hidayah dan Inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk tidak banyak bertanya yang menyulitkan diri sendiri*, Aamiin Yarobbal'aalamiin.

01/10/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Melarang Kita Menjadi Orang Pelit.*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุณูŽุนููŠุฏู ุงูŽู„ู’ุฎูุฏู’ุฑููŠู‘ู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ( ุฎูŽุตู’ู„ูŽุชูŽุงู†ู ู„ูŽุง ูŠูŽุฌู’ุชูŽู…ูุนูŽุงู†ู ูููŠ ู…ูุคู’ู…ูู†ู ุงูŽู„ู’ุจูุฎู’ู„ู ูˆูŽุณููˆุกู ุงูŽู„ู’ุฎูู„ูู‚ู ); ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ุงูŽู„ุชู‘ูุฑู’ู…ูุฐููŠู‘ู ูˆูŽูููŠ ุณูŽู†ูŽุฏูู‡ู ุถูŽุนู’ููŒ

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Abu Said al-Khudry Radliyallaahu `anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu `alaihi wa Sallam bersabda: *``Dua sifat jangan sampai berkumpul dalam diri seorang muslim yaitu kikir (pelit) dan akhlak jelek.``* Riwayat Tirmidzi dan dalam sanadnya ada kelemahan.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Adakah *diantara kita yang menyukai* orang pelit?
2. Benar, *tidak ada satu orang pun yang menyukai orang pelit,* saya yakin anda diantaranya.
3. Mengapa *demikian?*
4. Benar, *sebab pelit adalah perwujudan dari seburuk-buruknya akhlak* atas seorang *makhluk.*
5. Bila kita perhatikan *banyak contoh orang pelit ada di sekitar kita.* Bahkan mungkin saja termasuk orang pelit di sini adalah orang-orang terdekat kita. *Ciri-cirinya adalah mereka akan memberi jika ada keuntungan materi atau citra diri yang lebih besar.*
6. Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq ra, berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, *"Seorang penipu tak akan masuk surga, demikian p**a orang yang kikir (pelit) dan orang yang mengungkit-ungkit pemberian."* (HR Tirmidzi).
7. Ulama hadits, Maulana Zakariyya menyebut hadis lainnya soal orang-orang yang pelit. Yaitu, diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah ra, berkata *bahwa Rasulullah SAW bersabda, Orang-orang dermawan dekat dengan Alloh, dekat dengan surga, dekat dengan manusia,* dan jauh dari neraka. Dan, orang-orang yang *kikir* (pelit) *jauh dari Alloh, jauh dari surga, jauh dari manusia, dan dekat dengan neraka.* Sesungguhnya seorang *bodoh yang dermawan lebih dicintai Allah* daripada *seorang ahli ibadah yang kikir."* (HR Tirmidzi).
8. Penjelasannya adalah bahwa, *orang yang sedikit mengerjakan shalat sunah, puasa sunah dan ibadah individual lainnya, tapi dermawan lebih dis**ai Alloh* daripada *orang yang banyak beribadah dengan mengerjakan berbagai shalat sunah yang panjang-panjang, puasa sunah tiap hari dan ibadah haji dan umroh tiap tahun namun pelitnya minta ampun.*
9. Inilah indahnya agama Islam, *senantiasa mengajarkan tentang perilaku hidup terbaik, yaitu supaya menghindari sifat pelit.*
10. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, Anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat terhindar dari sifat pelit dan akhlak yang buruk,* aamiin ya Robbal'aalamiin.

26/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Melarang Umatnya Berbuat Aniaya (Dholim).*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุฐูŽุฑู‘ู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุนูŽู†ู’ ุงูŽู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู -ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ-- ูููŠู…ูŽุง ูŠูŽุฑู’ูˆููŠ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุจู‘ูู‡ู- ู‚ูŽุงู„ูŽ: ( ูŠูŽุง ุนูุจูŽุงุฏููŠ! ุฅูู†ู‘ููŠ ุญูŽุฑู‘ูŽู…ู’ุชู ุงูŽู„ุธู‘ูู„ู’ู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽูู’ุณููŠ ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ู’ุชูู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ู’ ู…ูุญูŽุฑู‘ูŽู…ู‹ุง ููŽู„ูŽุง ุชูŽุธู‘ูŽุงู„ูŽู…ููˆุง ); ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ู…ูุณู’ู„ูู…ูŒ

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Abu Dzar Radliyallaahu `anhu dari Nabi Shallallaahu `alaihi wa Sallam yang diriwayatkan dari Tuhannya -Dia berfirman: *``Wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya Aku telah mengharamkan diri-Ku dari kedholiman dan Aku telah mengharamkannya kepadamu oleh karena itu janganlah saling berbuat dholim.``* Riwayat Muslim.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Perbuatan aniaya (dholim) *jelas dilarang.*
2. Kita *dilarang berbuat aniaya/dholim kepada diri sendiri,* terlebih *kepada orang lain.*
3. Contoh perbuatan aniaya terhadap diri sendiri adalah *memaksa mata kita untuk tetap terjaga hingga larut malam untuk menonton pertandingan Bola.*
4. Memakan harta haram juga perbuatan dholim/aniaya. Harta haram dimaksud *baik itu haram dzatnya ataupun haram cara memperolehnya*.
5. Adapun dholim kepada orang lain, *tentu lebih kuat unsur larangannya.*
6. Sebab *akibatnya akan berkembang menjadi saling berbalas kedholiman dan dapat menjadi mata rantai permusuhan tanpa berkesudahan.* Saling balas menyerang, mengancam dan permusuhan abadi.
7. Rasulullah menyampaikan bahwa sesungguhnya Allah telah berfirman dalam hadits qudsi: *โ€œWahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kedholiman atas diri-Ku dan Aku menjadikan kedholiman itu haram di antara kalian*, maka *janganlah kalian saling mendholimi*. Wahai hamba-Ku, kalian semua sesat kecuali orang yang telah Kami beri petunjuk, *maka hendaklah kalian minta petunjuk kepada-Ku, pasti Aku memberinya."*
8. Maka barang siapa *yang mendapatkan kebaikan, hendaklah bersyukur kepada Allah dan barang siapa mendapatkan selain dari itu, maka janganlah sekali-kali ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri.* (HR Muslim).
9. Inilah indahnya agama Islam, *senantiasa mengajarkan untuk berlaku adil dan tidak berbuat aniaya.*
10. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat menghindari berbuat aniaya/dholim kepada diri sendiri dan orang lain,* aamiin ya robbal'aalamiin.

24/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Melarang Marah, Nasihat Terbaik.*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ( ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู! ุฃูŽูˆู’ุตูู†ููŠ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ู„ูŽุง ุชูŽุบู’ุถูŽุจู’ ููŽุฑูŽุฏู‘ูŽุฏูŽ ู…ูุฑูŽุงุฑู‹ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู„ูŽุง ุชูŽุบู’ุถูŽุจู’ ); ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ุงูŽู„ู’ุจูุฎูŽุงุฑููŠู‘ู

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari sahabat Abu Hurairah Radliyallaahu `anhu *bahwa ada seseorang berkata: Wahai Rasulullah berilah aku nasehat.* Beliau bersabda: *``Jangan marah.``* Lalu orang itu mengulangi beberapa kali dan beliau bersabda: *``Jangan marah.``* Riwayat Bukhari.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Siapakah yang *tidak pernah marah?*
2. Benar, *kita semua pasti pernah marah.*
3. Bolehkah kita *memperturutkan hawa nafsu amarah?*
4. Benar, kita *tidak diperbolehkan* memperturutkan hawa *nafsu amarah* meskipun dalam keadaan terpaksa *atau memiliki alasan untuk marah.*
5. Mengapa *demikian?*
6. Benar, *sebab marah adalah pintu utama masuknya syetan besar.*
7. Apabila kita *sedang marah,* dan *memperturutkan amarah itu dengan perkataan atau perbuatan,* maka sudah *besar kemungkinannnya perkataan dan perbuatan tersebut lepas kontrol atau tidak terkendali.*
8. Akibatnya *terucapkanlah, segala caci-maki dan sumpah serapah.* Jika diwujudkan dengan perbuatan, maka *terjadilah perbuatan keji diluar batas kemanusiaan.*
9. Marah adalah *urat nadinya Syetan* yang harus kita fahami dan kita hindari.
10. Maka *benarlah nasihat Sang Nabi Saw,* inti *sari nasihat bagi siapapun* adalah *"jangan marah, maka bagimu surga".*
11. Bahkan dalam sebuah riwayat *barangsiapa yang menahan amarahnya, kelak Alloh SWT akan mengumumkannya di akhirat dan baginya untuk memilih bidadari surga mana yang ia s**ai.*
12. Inilah *indahnya agama Islam* senantiasa *mengajarkan prinsip dasar kasih-sayang kepada sesama manusia dengan bentuk sederhana,* yaitu *dengan bersabar dan tidak mudah marah.*
13. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita keluarga kita anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat menjaga diri dari sifat amarah dimana pun kita berada,* aamiin ya Robbal'aalamiin

21/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Memerintahkan Amanah Memelihara Jabatan.*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ ู…ูŽุนู’ู‚ูู„ู ุจู’ู†ู ูŠูŽุณูŽุงุฑู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠูŽู‚ููˆู„ู: ( ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ูŠูŽุณู’ุชูŽุฑู’ุนููŠู‡ู ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุฉู‹ ูŠูŽู…ููˆุชู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ูŠูŽู…ููˆุชู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุบูŽุงุดู‘ูŒ ู„ูุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงูŽู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ); ู…ูุชู‘ูŽููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari sahabat Ma`qil Ibnu Yasar Radliyallaahu `anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu `alaihi wa Sallam bersabda: *``Seorang hamba yang diserahi Allah untuk memimpin rakyat lalu ia mati pada hari kematiannya ketika ia menipu rakyatnya Allah pasti akan mengharamkannya masuk surga.``* Muttafaq Alaihi.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Di masa sekarang dimana ada pangkat, kedudukan, *pasti akan diperebutkan.*
2. Apa *sebabnya?*
3. Benar, karena *pangkat dan kedudukan seringkali menjadi simbol* hidup serba enak.
4. Fasilitas serba ada, *dilayani, dihormati, tidak perlu susah antri, dan bahkan sampai pada keluarganya* terjamin kesejahteraannya.
5. Bagaimana *pejabat pada masa Nabi Muhammad Saw?*
6. Benar, *pejabat pada masa itu adalah pelayan umat.*
7. Dimulai dari *proses pemilihan yang berdasarkan pada ketakwaan, senioritas, keahlian dalam memimpin, hingga pertimbangan menegakkan sunah sang Nabi Saw.*
8. Pemimpin pemerintahan atau instansi *sebenarnya mengemban amanah rakyat.*
9. Artinya para *pemimpin bertanggungjawab dalam hal keadilan sosial, kesejahteraan dan hajat hidup rakyatnya secara merata dan berkeadilan.*
10. Apabila seorang pemimpin *amanah dalam mengemban jabatannya, ia berlaku adil, maka baginya perlindungan di hari tiada perlindungan kecuali perlindungan Alloh SWT,* selanjutnya jelas baginya tempat yang mulia, *surga Alloh SWT tanpa hisab.*
11. Sebaliknya, *apabila amanah jabatan kepemimpinan tersebut dilalaikan oleh seorang pemimpin. Seperti melakukan korupsi,* hanya *mementingkan golongannya dan bahkan menipu rakyatnya,* maka *diharamkan surga baginya.*
12. Sebagaimana *makna dari hadits Rosululloh Saw di atas.*
13. Sabda Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam : ูƒูู„ู‘ููƒูู…ู’ ุฑูŽุงุนู ูˆูŽูƒูู„ู‘ููƒูู…ู’ ู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู Setiap dari kalian adalah pemimpin, *dan setiap dari kalian akan dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang ia pimpin* [HR. Al-Bukhรขri, Muslim, Abu Daud, Turmudzi dari hadits Abdullah Bin Amr].โ€
14. Jadi, imam (penguasa) yang memimpin umat manusia, *ia adalah pemimpin.* Dan ia akan *dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang ia pimpin*. Demikian p**a seorang suami bertanggungjawab terhadap istri dan anak-anaknya. [Al-Mufhim 1: 354]
15. Inilah indahnya agama Islam *senantiasa mendorong lahirnya kepemimpinan yang baik, yaitu yang adil dan bijaksana.*
16. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita keluarga kita anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat memelihara amanah kepemimpinan sebaik-baiknya*, aamiin ya Robbal'aalamiin

18/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Melarang Berlebihan dalam Berdebat.*

ูŽูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุญูŽุฏููŠุซู ุนูŽุจู’ุฏู ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุนูŽู…ู’ุฑููˆู ( ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุงุตูŽู…ูŽ ููŽุฌูŽุฑูŽ )

๐Ÿ‘ณ๐Ÿป Menurut riwayat Bukhari-Muslim dari hadits Abdullah Ibnu Umar : *``Bila membantah ia melewati batas.``*

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Duduk bersama *โ€œnongkrongโ€* menjadi aktivitas yang digemari oleh kaum muda.
2. Untuk sekedar *diskusi ringan tentang hobi* bahkan sampai pada bahasan *politik dan kekuasaan.*
3. Terjadilah dialog, diskusi, *obrolan warung kopi* ataupun istilah lainnya.
4. Dimanapun tempatnya, dialog, diskusi atau bahkan *debat publik bisa dimaksudkan untuk mengetahui kualitas berfikir seseorang.*
5. Pendapat para ahli ataupun *isi kitab suci tak jarang menjadi dasar argumentasi.*
6. Di dalam proses dialog, diskusi atau debat kita umat Islam *dibatasi oleh Rosul Saw supaya tidak berlebihan dalam membantah.*
7. Mengapa *demikian?*
8. benar, prinsip utama seorang muslim adalah _"wajadilhum billati hiya ahsan."_ (An-Nahl : 125).
9. Berargumentasi yang baik *adalah dengan dasar landasan ilmu pengetahuan dan santun dalam menyampaikan bantahan.*
10. Mengapa perlu *dibatasi dan diingatkan?*
11. Benar, karena *diantara sifat manusia pada umumnya adalah s**a membantah.* โ€œDia telah menciptakan manusia dari mani, *tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.โ€* (Q.S. an-Nahl 4)
12. Disamping s**a membantah, manusia *juga s**a berlebih-lebihan.* โ€œDan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. *Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.โ€* (Q.S Yunus : 12)
13. โ€œKetahuilah, *Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batasโ€* (Q.S al-Alaq : 6)
14. Inilah indahnya agama Islam, *mengajarkan kesopanan dalam berdiskusi, berdialog dan berdebat dengan bantahan yang cerdas* dan tidak melampaui batas/berlebihan.
15. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat berbantahan dengan ilmu pengetahuan dan tidak berlebih-lebihan,* aamiin ya robbal'aalamiin.

17/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Menganjurkan untuk Berlaku Jujur.*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ( ุขูŠูŽุฉู ุงูŽู„ู’ู…ูู†ูŽุงููู‚ู ุซูŽู„ูŽุงุซูŒ: ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽ ูƒูŽุฐูŽุจูŽ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ูˆูŽุนูŽุฏูŽ ุฃูŽุฎู’ู„ูŽููŽ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุงุฆู’ุชูู…ูู†ูŽ ุฎูŽุงู†ูŽ ); ู…ูุชู‘ูŽููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari sahabat Abu Hurairah Radliyallaahu `anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu `alaihi wa Sallam bersabda: *``Tanda-tanda orang munafiq itu tiga; bila berkata ia bohong bila berjanji ia mengingkari dan bila dipercaya ia mengkhianati.``* Muttafaq Alaihi.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Alangkah *indahnya* hidup ini, bila *hubungan antar manusia didasari atas kejujuran.*
2. Mungkinkah hal ini terjadi?
3. Benar, mungkin, *meskipun sulit, kita tidak boleh berhenti berharap.*
4. Rasulullah SAW suatu kali ditanya seorang sahabat, *"Mungkinkah seorang Mukmin itu pengecut?",*
5. Rosul Saw menjawab *"Mungkin".* dilanjutkan *"Mungkinkah seorang Mukmin itu bakhil (kikir)?",* "Mungkin" jawab Rasulullah lagi.
6. Berikutnya *"Mungkinkah seorang Mukmin itu pembohong?"* Kini Rasulullah menjawab, *"Tidak."*
7. Ulama besar dari *Universitas al-Azhar* (Mesir) *Sayid Sabiq* ketika menukil hadis ini dalam bukunya, Islamuna, menjelaskan *bahwa iman dan kebiasaan berbohong tidak bisa berkumpul dalam hati seorang Mukmin.*
8. Rasulullah SAW *berwasiat agar umat Islam memiliki sifat jujur dan menjauhi sifat pembohong.* Islam *tidak akan tumbuh dan berdiri kokoh dalam pribadi yang tidak jujur.*
9. Nabi Muhammad Saw Sepanjang hidup beliau *menjadi pribadi yang jujur, bahkan digelari masyarakat setempat sebagai al-Amin.*
10. Sabda Rasulullah SAW: *"Berpegang teguhlah dengan kebiasaan berkata benar. Sesungguhnya berkata benar mengantarkan kepada kebaikan,* dan kebaikan akan mengantarkan ke surga.
11. Seseorang yang *selalu berkata benar, maka ia akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang benar.*
12. Dan jauhilah kebohongan. *Sesungguhnya kebohongan mengantarkan kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan ke neraka. Seseorang yang biasa berbohong,* maka ia *akan ditulis di sisi Allah sebagai pembohong.* (HR Bukhari dan Muslim).
13. Bohong dalam ucapan, kesaksian, pemberitaan, dan sebagainya *merupakan salah satu tanda-tanda kemunafikan*.
14. Dalam Islam *kebohongan disebut sebagai induk dari berbagai dosa.* Kebohongan akan menambah kerawanan-kerawanan dalam masyarakat.
15. Firman Allah: *"Ketahuilah, laknat Allah atas orang-orang yang dusta."* (QS Ali Imran: 61).
16. Rasulullah SAW mengingatkan: *"Berkata benar membawa ketenteraman, sedangkan berbohong menimbulkan ketidak-tenangan."*
17. Dalam kehidupan masyarakat saat ini, *melakukan kebohongan, bersumpah palsu, dan mengkhianati janji dianggap sebagai hal biasa.*
18. Hidup dimaknai sebagai *permainan yang harus dimenangkan. Sebagai sebuah permainan yang diikuti, jika berlaku benar dan jujur, maka akan diperoleh kekalahan.*
19. Oleh karena itu, *agar menang maka berbohong, menyalahi janji, dan tidak amanah dianggap sebagai hal biasa.*
20. Sifat Munafik *tidak dapat akan hilang serta-merta karena pendidikan formal yang diraihnya.*
21. Bahkan *tak jarang semakin tinggi dan pintar seseorang maka akan semakin pintar p**a menyusun kata-kata yang seolah-olah benar padahal keliru,* berkelit dengan maksud tidak disebut mengingkari janji, dan atau juga sumpah.
22. Oleh karena itu *berbicara tentang kemunafikan sebenarnya adalah berbicara tentang diri sendiri.* Mengenali ciri-ciri munafik tersebut, *maka sebenarnya semua orang dalam kadar tertentu memilikinya.*
23. Inilah indahnya agama Islam, *mengajarkan tentang berlaku jujur membawa kedamaian.*
24. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat berlaku jujur dan hidup dalam kedamaaian.* Aamiin ya robbal'aalamiin.

17/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Menghindari Sifat S**a Pamer.*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ ู…ูŽุญู’ู…ููˆุฏู ุจู’ู†ู ู„ูŽุจููŠุฏู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ( ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุฎู’ูˆูŽููŽ ู…ูŽุง ุฃูŽุฎูŽุงูู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงูŽู„ุดู‘ูุฑู’ูƒู ุงูŽู„ู’ุฃูŽุตู’ุบูŽุฑู ุงูŽู„ุฑู‘ููŠูŽุงุกู ); ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู ุจูุณูŽู†ูŽุฏู ุญูŽุณูŽู†ู

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari Mahmud Ibnu Labid Radliyallaahu `anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu `alaihi wa Sallam bersabda: *``Sesungguhnya hal yang paling aku takuti menimpamu ialah syirik kecil: yaitu riya.``* Riwayat Ahmad dengan sanad hasan.

Pesan:
1. Mengapa *pamer (riya') disebut sebagai syirik kecil itu*?
2. Benar, karena *pamer (riya')* mampu *menggeser tujuan amal perbuatan* dari tujuah seharusnya, *yaitu mencari ridho Alloh SWT,* menjadi *mencari ridhonya manusia.*
3. Tujuan *utama hidup yang bergeser* pada akhirnya *merubah akal budi seseorang* hingga *menjadikan dunia sebagai tujuan akhir amal ibadahnya* (pencitraan/jangka pendek/duniawi).
4. Rasulullah memberikan nasihat dalam sebuah hadits yang artinya: *โ€œBarangsiapa yang berbuat riya (pamer), maka Allah akan mempertunjukkan aibnya* (di hari kiamat). Dan *barang siapa yang ingin agar amalnya didengar* (sum'ah), maka *Allah akan memperdengarkan aibnya* (pada hari kiamat)".
5. Inilah indahnya agama Islam *senantiasa mengajarkan prinsip dasar kehidupan, yaitu berbuat sesuatu tujuannya adalah ikhlas,* untuk mencari ridho Alloh SWT.
6. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita keluarga kita anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat menjaga diri dari pamer atas amal ibadah atau apapun perbuatan yang kita lakukan,* aamiin ya Robbal'aalamiin

15/09/2023

๐Ÿ•Œ *Rosululloh Saw Pemimpin yang Melarang Umatnya Bersikap Kikir/Bakhil.*

ูŽูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฌูŽุงุจูุฑู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ( ุงูุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงูŽู„ุธู‘ูู„ู’ู…ูŽ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงูŽู„ุธู‘ูู„ู’ู…ูŽ ุธูู„ูู…ูŽุงุชูŒ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงูŽู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽุงุชุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงูŽู„ุดู‘ูุญู‘ูŽ; ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽูƒูŽ ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽูƒูู…ู’ ); ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ู…ูุณู’ู„ูู…ูŒ<

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผโ€โ™‚๏ธ Dari sahabat Jabir Radliyallaahu `anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu `alaihi wa Sallam bersabda: *``Jauhilah kedholiman karena kedholiman ialah kegelapan pada hari kiamat dan jauhilah kikir karena ia telah membinasakan orang sebelummu.``* Riwayat Muslim.

๐Ÿง•๐Ÿผ Pesan:
1. Apakah *kikir atau bakhil itu?*
2. Benar, secara bahasa kikir/bakhil *artinya adalah pelit.*
3. Mengapa dalam hadits di atas *akibat kikir bisa membinasakan kaum sebelum kita?*
4. Benar, *karena kikir mendorong seseorang pada ketamakan terhadap harta,* hingga *membuatnya mengumpulkan harta dengan menghalalkan segala cara.*
5. Bahkan Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda : ุญูŽู…ูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃู†ู’ ุณูŽููŽูƒููˆุง ุฏูู…ูŽุงุกู‡ูู…ู’ ุŒ ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุญูŽู„ู‘ููˆุง ู…ูŽุญูŽุงุฑูู…ูŽู‡ูู…ู’ (Kekikiran itu) *mendorong mereka* (orang-orang sebelum kita) *untuk menumpahkan darah dan menghalalkan kehormatan mereka.*
6. Orang yang kikir/bakhil akan *tega menumpahkan darah karena ia memandang tidak bisa mencapai tujuannya kecuali dengan pertumpahan darah.*
7. Dalam hadits di atas, Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam *memperingatkan ummatnya dari dua perkara yaitu kezhaliman dan kekikiran/kebakhilan.*
8. Dholim yaitu *menganiaya orang lain,* dan kikir yaitu *tamak pada apa yang dimiliki orang lain.*
9. Keduanya merupakan perbuatan yang diharamkan. Allรขh Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman : ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠููˆู‚ูŽ ุดูุญู‘ูŽ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ููŽุฃููˆู„ูŽูฐุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ โ€ฆ *Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung*. [al-Hasyr/59:9]
10. Kikir atau Bakhil *yang diperturutkan sama derajatnya dengan kemunafikan,* Islam sangat *membenci sifat bakhil karena sifat tercela ini menjadi salah satu dari karakter orang munafik yang tidak mau berkorban untuk kebaikan*.
11. Padahal karakter orang yang beriman *adalah siap berkorban dengan apa saja demi agamanya.*
12. Pada awalnya, *seorang Qarun mungkin berpikir bahwa dengan menghitung-hitung harta dan tidak membagikan hartanya dengan siapapun sebagai langkah tepat menuju kebahagiaan.* Namun, apa yang terjadi, Qarun justru ditelan bumi, *karena kekikirannya.*
13. Allah Taโ€™ala berfirman: ูˆูŽู…ูŽู† ูŠููˆู‚ูŽ ุดูุญู‘ูŽ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ููŽุฃููˆู„ูŽูฐุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ *โ€œBarang siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.โ€* (QS Al-Hasyr : 9)
14. Inilah indahnya agama Islam, *senantiasa mengajarkan tentang kesalehan sosial dengan menghindari perbuatan aniaya dan kekikiran.*
15. Semoga Alloh SWT senantiasa *memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, keluarga kita, anak keturunan kita dan muslimin semuanya untuk dapat menghindari sifat kikir atas pertolongan Alloh SWT,* aamiin ya robbal'aalamiin

Address

Debong Tengah
Tegal
52138

Telephone

+85225210038

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kajian Pagi Islam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Kajian Pagi Islam:

Shortcuts

Share