Prodi Ekonomi Syariah STAI ASYQ PSHT

Prodi Ekonomi Syariah STAI ASYQ PSHT Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Prodi Ekonomi Syariah STAI ASYQ PSHT, Education, Blok I Desa Dabuk Rejo, Tebingsuluh.

23/12/2021
Kuliah 28 November 2021Akutansi SyariahIbu Nanik Mulyani
28/11/2021

Kuliah 28 November 2021
Akutansi Syariah
Ibu Nanik Mulyani

04/07/2021

Modal Penting dalam Usaha menurut Bob Sadino

SEMESTER II SABTU 17 April 2021PENGANTAR FIQH MUAMALAHFIQH MUAMALAHPRODI EKONOMI SYARIAHSUMBER MATERI:https://www.academ...
17/04/2021

SEMESTER II SABTU 17 April 2021
PENGANTAR FIQH MUAMALAH
FIQH MUAMALAH
PRODI EKONOMI SYARIAH
SUMBER MATERI:
https://www.academia.edu/25579631/FIQH_mUAMALAH_materi_




إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبِضُ العِلْمَ اِنْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ العِبَادِ
وَلَكِنْ يَقْبِضُ العِلْمَ بِقَبْضِ العُلَمَاءَ
حَتىَّ إِذَالمَ يُبْقِ عاَلِمًا اِتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالاً
فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا
ketika mereka ditanya tentang masalah agama mereka berfatwa tanpa ilmu
akhirnya mereka sesat dan menyesatkan

• فَلَوْلاَ نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَآئِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُواْ فِي الدِّينِ
• Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama (QS. At-Taubah : 122)
• مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
• Orang yang Allah menghendaki kebaikan padanya, akan dipahamkan dalam agama (QS. )
• لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌٍ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٌٍ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا
• هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَى أَنْ تُعَلِّمَنِي مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
• هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ قَالَهَا ثَلاَثًا





Perbedaan Fiqh Ibadah dan Muamalah
Fiqh Ibadah ;
- Asal sesuatu haram
- Kehati-hatian dlm fatwa
- Tidak rasional
- Stagnan/ statis
- Porsi ijtihad sedikit
Fiqh Muamalah ;
- Asal sesuatu halal
- Kemudahan
- Rasional
- Berkembang
- Porsi Ijtihad besar

Hukum asal Ibadah:
Segala sesuatunya dilarang dikerjakan, kecuali yang ada petunjuknya dalam al-Qur’an atau sunnah
Hukum asal Muamalah:
Segala sesuatunya dibolehkan kecuali ada larangan dalam al-Qur’an atau as-Sunnah
PENGERTIAN SYARIAH
Peraturan yang telah ditetapkan(diwahyukan) oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW untuk manusia yang mencakup tiga bidang ; keyakinan, perbuatan dan akhlak
FIQH MUAMALAH
PENGERTIAN FIQH
Fiqh : memahami(Qs ; Al An’am 6;65, Al-A’raf, 7;179, Al-Anfal, 8;65, al-Taubah, 9;81, 127 dan Al-Munafiqun, 63:3
• PENGERTIAN MUAMALAH
Muamalah ; saling bertindak, saling berbuat, saling mengamalkan.
• FIQH MUAMALAH ;
> Arti luas : aturan-aturan (hukum) Allah untuk mengatur manusia dalam kaitannya dengan urusan duniawi dalam pergaulan sosial
>>Arti Sempit: aturan-aturan Allah yang wajib ditaati yang mengatur hubungan manusia dalam kaitannya dengan cara memperoleh dan mengembangkan harta benda
PEMBAGIAN MUAMALAH
1. Muamalah Madiyah : muamalah yang mengkaji obyeknya ; benda yang halal, haram dan syubhat untuk diperjualbelikan, benda-benda yang memadaratkan dan benda yang mendatangkan kemaslahatan bagi manusia serta segi-segi yang lainnya
2. Muamalah adabiyah : muamalah yang mengkaji subyeknya; ditinjau dari segi tukar menukar benda yang bersumber dari panca indra manusia yang unsur penegaknya adalah hak-hak dan kewajiban-kewajiban misalnya keridhaan kedua belah pihak, ijab qabul, dusta, menipu dll

RUANG LINGKUP FIQH MUAMALAH
 Bersifat Madiyah ; al bai’ al-tijarah, al-rahn, kafalah dan dlaman,hiwalah, taflis, al-hajru, al-syirkah, al-mudharabah, al-ijarah, al-’ariyah, al-wadli’ah, al-luqathah, al-mujara’ah, al-mukhabarah, ujrat al ‘amal, al-syuf’ah, al-ji’alah, al-qismah, al-hibbah, al-ibra’, al-shulhu, beberapa masalah mu’ashirah ; masalah bunga bank, asuransi, kredit dan masalah-masalah baru lainnya
 Korelasi Fiqh Muamalah
 dengan Ekonomi Islam
bersifat adabiyah ; ijab kabul, saling meridhai, tidak ada keterpaksaan dari salah satu pihak, hak dan kewajiban, kejujuran pedagang, penipuan, pemalsuan, penimbunan, dan segala sesuatu yang bersumber dari indra manusia yang ada kaitannya dengan peredaran harta dalam hidup bermasyarakat
KONSEP DASAR FIQH MUAMALAH
 Hukum asal dalam muamalah adalah mubah (diperbolehkan)
 Konsep Fiqh Muamalah untuk mewujudkan kemaslahatan
 Menetapkan harga yang kompetitif
 Meninggalkan intervensi yang dilarang
 Menghindari eksploitasi
 Memberikan kelenturan dan toleransi
 Jujur dan amanah
Prinsip Muamalah
1. Bolehnya segala bentuk usaha
2. Haramnya segala kezaliman dengan memakan harta secara bathil, seperti : riba, ghasab, korupsi, monopoli, penimbunan , dll
3. Jujur dan saling menasehati
4. Asas manfaat yang diakui syara’ dalam setiap akad
5. Tidak ada penipuan & manipulasi, MAGHRIB ( Maysir, Ghoror, Riba )
6. Tidak melalaikan dan meninggalkan kewajiban atau bertentangan dengan manhaj Allah
7. Asas akuntabilitas

FIQH mUAMALAH (materi)

17/04/2021

Semester II
Dsn: Rino Purnomo
Materi : Pengantar Manajemen

Materi Ajar
• Minggu 1 : Pendahuluan & Evolusi Teori Manajemen
• Minggu 2 : Pengaruh Lingkungan Thd Manajemen
• Minggu 3 : Perencanaan Strategis
• Minggu 4 : Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan
• Minggu 5 : Pembagian Kerja dan Struktur Organisasi
• Minggu 6 : Koordinasi dan Rentang Manajemen
• Minggu 7 : Koordinasi dan Rentang Manajemen (Lanjut)
• Minggu 8 : Pendelegasian Wewenang
• Minggu 9 : Sentralisasi dan Desentralisasi
• Minggu 10 : Motivasi
• Minggu 11 : Kepemimpinan
• Minggu 12 : Dinamika Konflik dalam Organisasi
• Minggu 13 : Peran dan Teknik Pengendalian dlm Manajemen
• Minggu 14 : Sistem Informasi Manajemen

Referensi
• Amirullah & Rindyah Hanafi, 2002. Pengantar Manajemen. Graha Ilmu, Yogyakarta.
• James A.F. Stoner & R. Edward Freeman. Manajemen, edisi Indonesia, jilid 1 dan 2. Intermedia, Jakarta
• Stephen P. Robins & Mary Coulter, 1999. Manajemen, edisi Indonesia, jilid 1 dan 2. PT. Prehellindo, Jakarta.
• M.A. Mukhyi, 1995. Pengantar Manajemen Umum, Gundarma, Jakarta.
• Fx. Soedjadi, 1997. Analisis Manajemen Modern, Kerangka pikir dan beberapa pokok aplikasi. Gunung Agung, Jakarta.
• Sondang P. Siagian MPA, 1996. Fungsi-fungsi Manajemen. Bumi Aksara, Jakarta.
• Sukanto Reksohadiprodjo, 1986. Dasar-dasar Manajemen. BPFE, Yogyakarta
Evolusi Teori Manajemen
Minggu Pertama
Definisi
• Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Stoner).
• Manajemen merupakan ilmu dan seni.
• Ada 4 fungsi utama dalam manajemen: Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pengarahan (Actuating/Directing), dan Pengawasan (Controlling)
Definisi (Lanjutan)
• Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (Follet,1997)
• Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya (Nickels, McHugh and McHugh ,1997)
• Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan. (Ernie&Kurniawan, 2005)
Faktor-faktor dalam Pencapaian Tujuan
• Adanya penggunaan sumber daya organisasi, baik sumber daya manusia, maupun faktor-faktor produksi lainnya. Sumber daya tersebut meliputi sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya keuangan, serta informasi (Griffin,2002)
• Adanya proses yang bertahap dari mulai perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengimplementasian, hingga pengendalian dan pengawasan.
• Adanya seni dalam menyelesaikan pekerjaan.
Sumber Daya Organisasi
• Sumber Daya Manusia
• Sumber Daya Informasi
• Sumber Daya Fisik
• Sumber Daya Keuangan
• Sumber Daya Alam
• dll
Pengertian Efektif dan Efisien (Drucker)
Efektif :
• mengerjakan pekerjaan yang benar atau tepat
Efisien :
• mengerjakan pekerjaan dengan benar atau tepat
Fungsi-fungsi Manajemen
• Perencanaan (Planning)
• Pengorganisasian (Organizing)
• Pengarahan dan pengimplementasian (Directing/Leading)
• Pengawasan dan Pengendalian (Controlling)
Fungsi Perencanaan
• proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan
• Menetapkan tujuan dan target bisnis
• Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
• Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
• Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis
Fungsi Pengorganisasian
• proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi
Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian
• Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
• Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
• Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
• Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
Fungsi Pengarahan dan Implementasi
• proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
Kegiatan dalam
Fungsi Pengarahan dan Implementasi
• Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
• Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
• Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
• proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
Kegiatan dalam
Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
• Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
• Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
• Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis
Kegiatan dalam Fungsi-fungsi Manajemen

Sumber Daya Organisasi, Tujuan, dan Fungsi-fungsi Manajemen

Perbedaan pandangan dalam
Fungsi-fungsi Manajemen

Fungsi Operasional dalam Manajemen
• Manajemen Sumber Daya Manusia
• Manajemen Pemasaran
• Manajemen Operasi/Produksi
• Manajemen Keuangan
• Manajemen Informasi
Manajemen Sumber Daya Manusia
• Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah
Manajemen Pemasaran
• Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan
Manajemen Produksi
• Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi
Manajemen Keuangan
• Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan
Manajemen Informasi
• Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat
Sejarah Ilmu Manajemen
• Peninggalan fisik sebagai ciri adanya implementasi ilmu manajemen; seperti Piramida di Mesir, Bangunan Ka’bah di Makkah, Tembok Cina, dan lain sebagainya
• Peninggalan fisik tersebut menggambarkan adanya aktifitas yang teratur dan bertahap di masa lalu yang saat ini dinamakan manajemen
Owen dan Babbage :
Pionir Ilmu Manajemen Modern
Robert Owen (1771-1858)
• Perlunya SDM dan Kesejahteraan Pekerja dalam sebuah organisasi
Charles Babbage (1792-1871)
• Pentingnya Efisiensi dalam kegiatan Produksi, khususnya dalam penggunaan fasilitas dan material produksi
Tiga Kelompok Pemikiran Terdahulu
dalam Ilmu Manajemen
• Perspektif Manajemen Klasik
– Kelompok Manajemen Ilmiah atau Saintifik
• Perusahaan manufaktur, Bank Umum, Perusahaan Asuransi, Perusahaan Ritel, dll
– Kelompok Manajemen Administrasi
• Perspektif Manajemen Perilaku
– Studi Howthorne
– Teori Relasi Manusia
– Teori Perilaku Kontemporer
• Perspektif Manajemen Kuantitatif
– Kelompok Manajemen Sains
– Kelompok Manajemen Operasi
Perspektif Manajemen Klasik
• Kelompok Manajemen Ilmiah atau Saintifik
– Frederich W Taylor (1856-1915)
• Time and Motion Studies, Piecework pay system, Empat Prinsip dasar Manajemen Ilmiah
– Frank Gilberth (1868-1924) dan Lilian Gilberth (1878-1972)
• Efisiensi dalam Produksi, Psikologi Industri, dan Manajemen SDM
– Henry L Gant (1861-1919)
• Empat Gagasan Peningkatan Manajemen,Gantt Chart,
– Harrington Emerson (1853-1931)
• 14 Prinsip Efisiensi
• Perspektif Manajemen Administrasi
– Henry Fayol (1841-1925)
• 14 Prinsip Fayol dalam Manajemen
– Lyndall Urwick (1891-1983)
• Panduan Manajemen (Managerial Guidelines)
– Max Weber (1864-1920)
• Birokrasi dalam Organisasi
Ilustrasi
Time Motion Studies dan Piecework Pay System dari Taylor
Pekerja Kemampuan Pengerjaan dan Jumlah Upah yang diterima
A Karena mampu mengerjakan 25 Unit atau diatas standar,
maka upah yang diterima adalah 25 unit x Rp. 2.000 = Rp.
50.000
B Karena pengerjaannya hanya 20 unit atau dibawah standar,
maka upah yang diterima adalah 20 unit x Rp. 1.750 =
Rp. 35.000
C Karena pengerjaannya sebanyak 24 Unit atau sesuai
dengan standar, maka upah yang diterima adalah 24 unit x
Rp. 2.000 = Rp. 48.000

4 Prinsip Taylor dalam Tahapan

Merumuskan Pendekatan dalam setiap Jenis Pekerjaan untuk menggantikan pendekatan yang lama yang sudah dianggap baku
Secara ilmiah dilakukan seleksi atas tenaga kerja dan pemberian pelatihan bagi tenaga kerja agar dapat menjalankan tugas sebagaimana dijelaskan dalam langkah pertama
Memberikan pengarahan dan pemantauan atas pekerja untuk memastikan bahwa mereka melakukan pekerjaan yang telah ditugaskan sesuai dengan standar
Melanjutkan langkah-langkah pengerjaan sebagaimana yang telah dicapai pada langkah-langkah sebelumnya dengan menggunakan tenaga kerja yang mampu menyelesaikan pekerjaan sebagaimana mestinya
Empat Gagasan Gantt dalam Manajemen
• Kerjasama yang saling menguntungkan antara tenaga kerja dan pimpinan
• Seleksi ilmiah tenaga kerja atau karyawan
• Sistem insentif untuk merangsang produktifitas karyawan dan organisasi
• Penggunaan instruksi-instruksi kerja yang terperinci.
12 Prinsip Efisiensi Emerson
• Tujuan-tujuan dirumuskan dengan jelas
• Kegiatan yang dilakukan harus masuk akal dan realistis
• Adanya staff yang memiliki kualifikasi yang tepat
• Adanya kedisiplinan
• Diberlakukannya pemberian kompensasi yang adil
• Perlu adanya laporan dari setiap kegiatan secara tepat, akurat, dan terpercaya, sehingga diperlukan semacam sistem informasi atau akuntansi.
• Adanya kejelasan dalam pemberian perintah, perencanaan dan pembagian kerja.
• Adanya penetapan standar dari setiap pekerjaan, baik dari segi kualitas kerja maupun waktu pengerjaan.
• Kondisi pekerjaan perlu distandardisasi.
• Kegiatan operasional harus juga distandardisasikan.
• Instruksi-instruksi praktis tertulis harus dibuat secara standar.
• Sebagai kompensasi atas efisiensi, perlu dibuat rencana pemberian insentif.
14 Prinsip Fayol dalam Manajemen
1. Pembagian Kerja – yaitu adanya spesialisasi akan meningkatkan efisiensi pelaksanaan kerja
2. Wewenang – yaitu adanya hak untuk memberi perintah dan dipatuhi.
3. Disiplin – harus ada respek dan ketaatan pada peranan-peranan dan tujuan organisasi.
4. Kesatuan Perintah – bahwa setiap pekerja hanya menerima instruksi tentang kegiatan tertentu dari hanya seorang atasan.
5. Kesatuan Pengarahan – kegiatan operasional dala organisasi yang memiliki tujuan yang sama harus diarahkan oleh seorang manajer dengan penggunaan satu rencana.
6. Meletakkan kepentingan perseorangan di bawah kepentingan umum – kepentingan perseorangan harus diupayakan agar senantiasa dibawah kepentingan organisasi. Artinya prioritas harus didahulukan untuk kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.
7. Balas jasa – kompensasi untuk pekerjaan yang dilaksanakan harus adil baik bagi karyawan maupun pemilik.
8. Sentralisasi – adanya keseimbangan antara pendekatan sentraliasi dengan desentralisasi
9. Garis wewenang (scalar system) – adanya garis wewenang dan perintah yang jelas.
10. Order – sumber daya organisasi termasuk sumber daya manusianya, harus ada pada waktu dan tempat yang tepat. Penempatan orang-orang harus sesuai dengan pekerjaan yang akan dikerjakan.
11. Keadilan – Perlakuan dalam organisasi harus sama dan tanpa ada diskriminasi
12. Stabilitas Staf dalam Organisasi – perlu adanya kestabilan dalam menjalankan organisasi, tidak terlalu cepat ataupun terlalu lambat.
13. Inisiatif – setiap pekerja harus diberi kesempatan untuk mengembangkan dirinya dan diberi kebebasan untuk merencanakan dan menjalankan tugasnya secara kreatif walaupun memungkinkan terjadi kesalahan.
14. Esprit de Corps (semangat korps) – Prinsip ini menekankan bahwa pada dasarnya kesatuan adalah sebuah kekuatan. Pelaksanaan operasional organisasi perlu memiliki kebanggaan, kesetiaan, dan rasa memiliki dari para anggota yang tercermin pada semangat korps/kebersamaan.
Kesimpulan mengenai Perspektif Manajemen Klasik
Kontribusi Manajemen Klasik
• spesialisasi pekerjaan
• studi mengenai masa dan beban kerja
• metode ilmiah dalam manajemen
• Dikenalnya fungsi-fungsi manajemen.
• Prosedur dan Birokrasi
Keterbatasan Manajemen Klasik
• Kurang memperhatikan aspek kemanusiaan dari pekerja, seperti motif, tujuan, perilaku, dan lain sebagainya
Perspektif Manajemen Perilaku
• Hugo Munstberg (1863-1916)
Pentingnya pemahaman psikologis khususnya motivasi para pekerja
• Studi Howthorne (Elton Mayo)
– Teori Perhatian (Attention Theory)
• Pekerja akan lebih produktif jika merasa diperhatikan
– Teori Penerimaan Sosial (Social Acceptance Theory)
• Pekerja akan menunjukkan produktifitas berdasarkan faktor penerimaan sosial
• Teori Relasi Manusia
– Hirarki Kebutuhan dari Abraham Maslow
– Teori X dan Y dari Douglas Mc Gregor
• Teori Perilaku Kontemporer
– Perhatian pada perilaku pekerja yang disebabkan oleh faktor psikologis, sosiologis, antropologis, dan lan sebagainya
– Melahirkan konsentrasi ilmu Perilaku Organisasi
Perspektif Manajemen Kuantitatif
• Kelompok Manajemen Sains
Pengenalan penggunaan model matematis dalam kegiatan bisnis dan industri, seperti penentuan jumlah Teller dalam sebuah Bank (kasus Bank of England), peramalan atas volume penjualan, dan lain sebagainya
• Kelompok Manajemen Operasi
– Lanjutan dari kelompok Manajemen Sains
– Adanya fokus pada pendekatan kuantitatif untuk peningkatan efisiensi
– Dikenalnya pendekatan Analisa Break Even, Queuing Theory, dll
Teori Manajemen Kontemporer
• Perspektif Sistem dalam Manajemen
Open System, Sub-Sistem, Sinergi dan Entropi
• Perspektif Kontingensi dalam Manajemen
There is no such things as one best and general way on management
Perspektif Sistem dalam Manajemen
Input dari Lingkungan:
Bahan baku, SDM, informasi, uang
Proses Transformasi:
Sistem operasi, sistem administrasi, teknologi, sistem kontrol
Output bagi Lingkungan:
Barang/Jasa, Untung/Rugi, perilaku pekerja, output informasi
Umpan Balik
Perspektif Sistem dalam Manajemen
• Sistem terbuka adalah sistem yang melakukan interaksi dengan lingkungan dimana kebalikannya, sistem tertutup tidak melakukan interaksi dengan lingkungan.
• Sub-sistem merupakan elemen-elemen dalam sistem organisasi atau manajemen yang satu sama lainnya saling berkaitan
• Sinergi adalah konsep yang menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan secara bersama-sama akan memberikan hasil yang lebih baik daripada jika hanya dikerjakan oleh seorang saja.
• Entropi adalah kondisi dimana organisasi mengalami penurunan produktifitas dan kualitasnya disebabkan ketidakmampuan dalam membaca dan beradaptasi dengan lingkungan.
Berbagai Isu kontemporer dalam
Perkembangan Ilmu Manajemen
• Downsizing
• Diversity management
• Information Technology
• Globalization
• Ethics and Social Responsibility
• Managing for Quality
• Service Economy
Modern Management Guru
• John Aldair
efektif leadership dan centered leadership
• Igor Ansoff
strategic management, Ansoff Matrix
• Chris Argyris
learning organization, single loop & double loop learning
• Chester Barnard
organizational behavior and executive behavior
• Percy Barnevik
Multinational corporate management system
• Christopher Bartlett
Entrepreneurial organization
• Warren Bennis
Adhocracy on Leadership and management
• Robert Blake
Managerial grid
• Edward de Bono
lateral thinking, valued monopolies
dan lain sebagainya

31/01/2021

20210131 PENGANTAR STUDI ISLAM
Islam
• Secara teologis:
Islam merupakan sistem nilai dan ajaran yang bersifat ilahiah (transenden)
• Secara sosiologis:
Islam merupakan fenomena peradaban,
realitas sosial kemanusiaan
àIslam sebagai rahmat semesta alam
Apa itu Nilai?
• Sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi manusia sebagai acuan tingkah laku.
• Paradigma kehidupan.
• Bersifat abstrak, ideal, bukan benda konkrit, bukan fakta, tidak hanya persoalan benar dan salah yang menuntut pembuktian empirik, melainkan penghayatan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki.
• وما خلقت الجن والإ نس الا ليعبدون (Adza-dzariyah 56)
Sumber Nilai
a. Al-Qur’an
Kedudukan Al Qur’an sebagai sumber dapat dilihat dari kandungan Al Baqarah ayat 2 :
(2 : ( ذ لك الكتاب لاريب فيه هدي للمتقين (البقرة
(الله الذى انزل الكتا ب بالحق والميزان(ا لشور : 17
b. As Sunah/Hadist Rasulullah
c. Qiyas
d. Ijmak Ulama
Modernitas/Modern
• Obyektif:
baru, saat ini, up to date
• Subyektif:
Terkait erat dengan konteks ruang waktu
terjadinya proses modernisasi
Sejarah Peradaban Manusia
• Pra-sejarah > Agraria > Baru > Modern (Eropa Barat)
• Zaman Baru
Dimulai ketika orang Eropa terlepas dari kungkungan gereja
• Zaman Modern
Hasil dari kemajuan yang dicapai masyarakat
Eropa dalam Iptek
Teosentris à antroposentris
Tradisional à Nilai-nilai baru berdasar sains
Puncak perkembangan sejarah kemanusiaan.
Ciri-ciri Kehidupan Modern
• Rasional
• Ilmiah
• Keterbukaan
• Kesamaan
• Hak-hak Asasi
Kolonisasi Bangsa Eropa
• Kolonialisme dilakukan bukan hanya dengan senjata mesin, tetapi juga tata nilai, ideologi dan kultur.
• Terjadi gesekan antara nilai baru yang dibawa oleh bangsa kolonial dengan kultur asli bangsa muslim.
Tantangan Modernitas?
• Modernitas
Upaya Pembaruan/
• Tradisi Islam Modernisasi
Perubahan dalam
Masyarakat Islam
Perubahan-perubahan
• Perubahan sosial dan tata nilai kehidupan yg dibawa oleh arus modernisasi westernisasi dan sekularisasi.
• Budaya pop yang mempertontonkan tradisi mengumbar aurat, dan menawarkan gaya hidup hedonisme, berkontribusi besar terhadap terkikisnya nilai-nilai religiusitas umat Islam.
• Kesadaran umat Islam utk membendung dampak-dampak negatif dari budaya Barat itu ternyata masih cukup tinggi.
Nilai-nilai Islam vs Modernitas
• Berlakunya nilai-nila Islam di era modern
• Islam: Universitalisme (Ajaran)
Sekripturalisme (Tidak ada monopoli)
Demokrasi parsipatoris
Egalitarianisme spiritual
Sistematisasi rasional kehidupan sosial
Sifat Nilai-nilai ISLAM
• Rabbaniyah (bersumber dari Tuhan & terjaga otentitasnya),
• Insaniyah (sesuai fitrah dan demi kepentingan manusia),
• Wasthiyyah (moderat-mengambil jalan tengah),
• Waqiiyah (kontekstual),
• Jelas dan harmoni antara perubahan dan ketetapan.
(Yusuf Al Qardhawi)
Islam dan Muslim
• Islam menghadapi perubahan tergantung kepada orang Isalam (muslim) à Peran Muslim
• Muhammad Abduh:
Al-islamu mahjubun bil muslimin (Islam dikaburkan oleh pemeluknya sendiri)
• Respon Muslim terhadap perubahan
Kembali kepada Al-Quran & Hadits à Pemurnian
Ijtihad ulama/ahli à Pembaruan/modernisme
(Ulama warosatul anbiya)
Implementasi Nilai-nilai
• Isjtihad (menggali hokum) = Tajdid (pembaruan)
Bukti penting penghargaan thd kemampuan manusia.
Aspek muamalah (interaksi sosial)

• Islam menyediakan pedoman-pedoman dasar yang harus diterjemahkan pemeluknya sesuai dengan konteks ruang waktu yang melingkupinya.
Harmoni Islam –Perubahan Zaman
• Ketika agama hanya menghadirkan aspek-aspek yang tetap, abadi, tidak bisa berubah maka yang terjadi adalah ketidakmampuan agama mempertahankan diri menghadapi zaman. Akibatnya, agama akan kehilangan relevansinya.
• Sebaliknya, jika aspek-aspek yang tetap, abadi dan tidak berubah tersebut tidak ada dalam agama, maka agama akan kehilangan otentitasnya sebagai pedoman hidup manusia.
• Islam berdiri di tengah-tengah (wasatha). Islam mengandung ketetapan-ketetapan di satu sisi, dan keluwesan-keluwesan di sisi lain. Dengan sikap tersebut Islam bisa tetap eksis di tengah perubahan zaman tanpa kehilangan otentitasnya sebagai agama ilahiah.
Penutup
• Modernitas yang melanda dunia Islam, dengan segala efek positif-negatifnya, menjadi tantangan yang harus dihadapi umat Islam di tengah kondisi keterpurukannya.
• Umat Islam (muslim) dituntut bekerja ekstra keras mengembangkan segala potensinya untuk menyelesaikan permasalahannya.
• Tajdid (pembaruan terus-menerus) sebagai upaya menjaga dan melestarikan ajaran Islam menjadi pilihan yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh umat Islam.
Persoalan
• Pemahaman terhadap ajaran Islam
• Pendidikan Islam (transfer of value)
• Kepemimpinan dalam Islam

31/01/2021

20210131 FIQH ZAKAT
FIQIH ZAKAT
HUKUM ZAKAT
• Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu, hukum zakat adalah wajib (fardhu ‘ain) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu.
• Zakat termasuk dalam katagori ibadah ( seperti sholat, haji dan puasa ) yang telah di atur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur’an dan As Sunah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia.
MACAM ZAKAT
1. ZAKAT FITRAH ( JIWA )
Adalah nama bagi sejumlah makanan pokok yang dikeluarkan oleh seseorang muslim setelah berlalunya bulan suci Romadhon. Zakat ini disebut juga dengan zakat badan atau zakat jiwa. Zakat fitrah lebih mengacu kepada orang.
2. ZAKAT MAAL ( HARTA )
Zakat harta diwajibkan karena adanya harta tertentu yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Dengan kata lain zakat maal lebih menitik beratkan kepada hartanya, bukan pemiliknya
Dari segi macamnya , zakat maal dapat dikatagorikan menjadi :
a. Zakat emas dan perak
b. Zakat perdagangan dan perusahaan
c. Zakat hasil pertanian
d. zakat hasil perkebunan
e. zakat hasil perikanan
f. zakat pertambangan
g. zakat hasil perternakan
h. zakat pendapatan dan jasa
i. zakat rikaz

SYARAT KEKAYAAN YANG WAJIB DIZAKATI
1. Milik Penuh
2. Berkembang
3. Cukup Nishab
4. Lebih dari Kebutuhan Pokok
5. Bebas dari Hutang
6. Berlalu Satu Tahun
SYARAT WAJIB MENGELUARKAN ZAKAT
1. ISLAM
2. MERDEKA
3. BALIGH
4. BERAKAL
5. SAMPAI NISHAB
TUJUAN ZAKAT
Untuk menghindarkan muzakki dari sifat kikir.
2. Harmonisasi Hubungan antara Orang Kaya dan Orang Miskin
3. Membersihkan harta.
4. Menumbuhkan keberkatan pada harta yang dizakati.
FUNGSI ZAKAT
Sebagai sarana penyangga kerawanan sosial
2. Sebagai sarana pemuliaan manusia
3. Sebagai sarana konsolidasi umat.
4. Sebagai sarana pembelaan terhadap kemanusiaan
5. Sebagai sarana pemberdayaan ummat.
6. Sebagai pendorong kebangkitan ekonomi ummat
GOLONGAN YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT
( 8 ASNAF / GOLONGAN )
1. FAKIR
2. MISKIN
3. AMIL
4. MUALLAF
5. RIQOB
6. GHORIM
7. FISABILILLAH
8. IBNU SABIL
GOLONGAN YANG TIDAK BERHAK MENERIMA ZAKAT
1. AGHNIYA’ / ORANG KAYA
2. ORANG YANG MAMPU BEKERJA DAN MAMPU MEMENUHI KEBUTUHANNYA.
3. ORANG KAFIR YANG MEMERANGI ISLAM.
4. KELUAR DR ISLAM / NON MUSLIM.
5. ISTRI, BAPAK/IBU KE ATAS DAN ANAK NASAB KE BAWAH YANG MENJADI TANGGUNGANNYA.
6. KELUARGA BAGINDA NABI MUIHAMMAD SAW.
BEBERAPA FAKTOR PENGHAMBAT ZAKAT
1. Sebagian Umat Islam belum mengerti zakat maal (dikiranya zakat itu adalah zakat fitrah yang 2,5 Kg beras yang dibayar menjelang Idul Fitri itu saja)
2. Zakat termasuk rukun Islam, tetapi belum diperlakukan seperti rukun Islam lainnya (sholat, puasa, haji )
3. Dikiranya zakat hanya bermanfaat bagi si-penerima saja, sedang yang mengeluarkan zakat tidak dapat apa-apa.
PERINTAH ALLAH UNTUK MENUNAIKAN ZAKAT
• SEDIKITNYA 28 AYAT AL-QUR’AN MENYEBUTKAN PERINTAH SHOLAT BERIRINGAN DENGAN PERINTAH ZAKAT.
• HAL INI MENUNJUKKAN ADANYA KORELASI (HUBUNGAN) ANTARA IBADAH SHOLAT DENGAN ZAKAT.
• SEUTAMA-UTAMA IBADAH BADANIYAH ADALAH SHOLAT, DAN PALING UTAMA IBADAH MALlIYAH ADALAH ZAKAT.
• SEHINGGA MENINGGALKAN PERINTAH ZAKAT SAMA HUKUMNYA DENGAN MENINGGALKAN SHOLAT.
KEUTAMAAN BAGI YANG MENUNAIKAN ZAKAT
“ Perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya dijalan Allah adalah serupa dengan sebulir benih menumbuhkan tujuh bulir (tangkai), pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui”
( Q.S. Al-Baqoroh 261 )
ANCAMAN BAGI ORANG YANG TIDAK MENUNAIKAN ZAKAT
“..dan Orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Alloh, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka : “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, Maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”
( QS. AT-TAUBAH 34-35 ).
MENGHITUNG ZAKAT BRUTO ATAU NETTO ?
Dalam FIQIH ZAKAT Karya Dr. Yusuf Al-Qardlawi, Bab Zakat Profesi dan Penghasilan, dijelaskan tentang cara mengeluarkan zakat sbb :
1. PENGHASILAN BRUTO ( KOTOR )
2. DIPOTONG OPERASIONAL KERJA
3. PENGHASILAN NETTO (bersih )
DARI PENGHASILAN BRUTO
Yaitu mengeluarkan zakat dari penghasilan kotor. Hal ini mengqiyaskan dengan beberapa harta zakat yang langsung dikeluarkan seperti : Zakat Ternak, Emas Perak, Ma’dzan dan Rikaz )
Contoh :
• Seseorang dapat Gaji, Honor dan penghasilan lainnya dalam sebulan mencapai 3.750.000 X 12 bl = Rp. 45 juta.
• Nishab (batas minimal wajib zakat ) 85 gr emas @ Rp. 500.000,-/gram = Rp. 42.500.000,-
• Karena telah melebihi Nishab, berarti dikeluarkan zakat langsung 2,5% sebesar :
- 2,5 % X Rp. 3.750.000 juta = Rp. 93.750,- ( dibayar tiap bulan ), atau
- 2,5 % X Rp. 45 juta = Rp. 1.125.000,- (dibayar akhir tahun )
SETELAH DIPOTONG OPERASIONAL KERJA
Yaitu setelah menerima penghasilan yang mencapai nishab, maka dipotong biaya operasional terlebih dahulu. Hal ini dianalogikan pada Zakat Pertanian yang membedakan antara irigasi air hujan atau bukan.
Contoh :
• Seseorang dapat Gaji, Honor dan penghasilan lainnya dalam sebulan mencapai 4,5 juta. Kemudian dikurangi biaya transport dan konsumsi harian di tempat kerja sebanyak Rp. 500 ribu. Sisanya Rp. 4 juta. Penghasilan setahun 4 juta x 12 bl = Rp. 48.000.000.
• Nishab (batas minimal wajib zakat ) 85 gr emas @ Rp. 500.000,-/gram =
Rp. 42.500.000,-
• Karena masih melebihi Nishab, berarti dikeluarkan zakat langsung 2,5% sebesar :
- 2,5 % X Rp. 4 juta = Rp. 100.000,- ( dibayar tiap bulan ), atau
- 2,5 % X Rp. 24 juta = Rp. 1.200.000,- (dibayar akhir tahun )
DARI PENGHASILAN NETTO
Yaitu mengeluarkan zakat dari penghasilan bersih, setelah dikurangi untuk kebutuhan sehari-hari, baik pangan, papan, hutang dan kebutuhan pokok lainnya.
- Jika setelah dikurangi masih mencapai Nishab maka wajib zakat.
- Jika setelah dikurangi tidak mencapi nishab maka cukup Infaq/Shodaqoh.
Contoh :
• Seseorang dapat Gaji, Honor dan penghasilan lainnya dalam sebulan mencapai 7 juta X 12 bl = Rp. 60 juta. Setelah dikurangi kebutuhan pokok sehari-hari, hasil bersihnya Rp. 5 juta / bulan. Atau Rp. 60 juta / setahun.
• Nishab (batas minimal wajib zakat ) 85 gr emas @ Rp. 500.000,-/gram =
Rp. 42.500.000,-
• Karena masih mencapai Nishab, berarti dikeluarkan zakat langsung 2,5% sebesar :
- 2,5 % X Rp. 5 juta = Rp. 125.000,- ( dibayar tiap bulan ), atau
- 2,5 % X Rp. 60 juta = Rp. 1.500.000,- (dibayar akhir tahun )
TABEL ZAKAT
NO JENIS HARTA NISAB WAKTU KADAR KET.
1. Gaji, Upah, dll senilai 85 gram emas saat diperoleh 2,5 %

2. Barang Simpanan:
- Emas
- Perak
- Uang
85 gram
595 gram
senilai 85 gram emas
Setelah berjalan 1 (satu) tahun

2,5 %




3. Barang Dagangan senilai 85 gram emas Setelah 1 (satu) tahun 2,5 %


4. Hasil Pertanian 1.400 Kg (Jika masih berkulit) atau 700 Kg (jika sudah bersih dari kulitnya) Saat panen 5 %

10 %
Jika airnya
susah
Jika airnya mudah
5. Hasil Tambang :
Emas, Perak, Minyak, Tembaga, Platina, dll senilai 85 gram emas saat diperoleh 2,5 %



6. Hasil Investasi senilai 85 gram emas saat diperoleh 10 %


7. Saham Usaha Dagang senilai 85 gram emas saat diperoleh 2,5 % Dari modal dan laba
8. Rikaz/ Temuan Tidak harus senisab saat diperoleh 20 %

9. Zakat Fitrah
( Makanan Pokok ) Punya kelebihan makanan pada Idul Fitri Akhir Romadhon
(Maximal sebelum sholat ied) 2,5 Kg. Bisa di keluarkan sejak awal Ramadhan
Semoga Allah SWT memberikan barokah pada harta yang kita serahkan dan melipatgandakan harta yang tersisa.
Amiin.

Address

Blok I Desa Dabuk Rejo
Tebingsuluh
30657

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Prodi Ekonomi Syariah STAI ASYQ PSHT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category