Inilah Ilmu Blog

Inilah Ilmu Blog Blog berisikan ilmu dan informasi yang bermanfaaat. Info bisnis, artikel, tutorial dan Berita mengenai olahraga, islam, nasional dan internasional

Agar Ramadhan Kita Sehat dan Berkah
29/05/2017

Agar Ramadhan Kita Sehat dan Berkah

Ketika Bob Sadino Dikira Tukang Sampah di Gedung Kantor MiliknyaSuatu pagi, terlihat seorang wanita berpenampilan menari...
23/06/2016

Ketika Bob Sadino Dikira Tukang Sampah di Gedung Kantor Miliknya
Suatu pagi, terlihat seorang wanita berpenampilan menarik berusia 40an membawa anaknya memasuki area perkantoran sebuah perusahaan terkenal.
Karena pagi itu masih sangat sepi, mereka pun duduk-duduk di taman samping gedung untuk sarapan sambil menikmati taman yang hijau nan asri.
Sesekali si wanita membuang sembarangan tisu yang bekas dipakainya.
Tidak jauh dari situ, ada seorang kakek tua berpakaian sederhana dengan mengenakan celana pendek sedang memegang gunting untuk memotong ranting. Si kakek menghampiri dan memungut sampah tisu yang dibuang si wanita itu, lalu membuangnya ke tempat sampah.
Beberapa waktu kemudian, kembali wanita itu membuang sampah lagi tanpa rasa sungkan sedikit pun. Kakek tua itu pun dengan sabar memungut kembali dan membuangnya ke tempat sampah.
Sambil menunjuk ke arah sang kakek, si wanita itu lantas berkata kepada anaknya,”Nak, kamu lihat kan, jika tidak sekolah dengan benar, nanti masa depan kamu cuma seperti kakek itu, kerjanya mungutin dan buang sampah! Kotor, kasar, dan rendah seperti dia, jelas ya?”
Si kakek meletakkan gunting dan menyapa ke wanita itu, “Permisi, ini taman pribadi, bagaimana Anda bisa masuk kesini ?” Wanita itu dengan sombong menjawab, “Aku adalah calon manager yang dipanggil oleh perusahaan ini.”
Pada waktu yang bersamaan, seorang pria dengan sangat sopan dan hormat menghampiri si kakek sambil berkata, ”Pak Presdir, hanya mau mengingatkan saja, rapat sebentar lagi akan segera dimulai.”
Sang kakek mengangguk, lalu sambil mengarahkan matanya ke wanita itu dia berkata tegas, “Manager, tolong untuk wanita ini, saya usulkan tidak cocok untuk mengisi posisi apa pun di perusahaan ini.”
Sambil melirik ke arah si wanita, si manager menjawab cepat, “Baik Pak Presdir, kami segera atur sesuai perintah Bapak.”
Setelah itu, sambil berjongkok, sang kakek mengulurkan tangan membelai kepala si anak, “Nak, di dunia ini, yang penting adalah belajar untuk menghormati orang lain, siapa pun dia, entah direktur atau tukang sampah".
Si wanita tertunduk malu, tanpa berani memandang si kakek. Kakek itu adalah Bob Sadino, yang kedudukannya adalah Presiden Direktur di perusahaan tersebut.
*****
Bob Sadino dikenal sebagai pengusaha sukses yang berpenampilan sangat sederhana dan mempunyai ciri khas selalu mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek, bahkan ketika bertemu dengan presiden maupun pejabat negara sekalipun. Beliau lahir pada tanggal 9 Maret 1933, dan telah meninggal dunia karena sakit pada 19 Januari 2015.
Gayanya yang nyentrik dengan pola pikir unik dan cenderung keluar dari pakem teori maupun buku teks ekonomi menjadikan Bob Sadino sebagai entreprenuer sejati, yang memberikan inspirasi hebat bagi para generasi penerus bangsa yang ingin menjadi pengusaha sukses.
Pelajaran yang dapat diambil dari cerita diatas
Hargailah setiap orang yang anda temui, walaupun penampilan mereka biasa-biasa saja. Penampilan seseorang belum tentu (bahkan seringkali) menggambarkan kedudukan sosialnya.

Setelah Indonesia Merdeka, pada bulan Desember 1946, Ir. Teko Sumodiharjo diangkat sebagai Dirjen Perekonomian Rakyat ya...
30/06/2015

Setelah Indonesia Merdeka, pada bulan Desember 1946, Ir. Teko Sumodiharjo diangkat sebagai Dirjen Perekonomian Rakyat yang menangani Koperasi. Kepala Jawatan dipegang oleh R.S Soeriaatmadja. Di tahun tersebut diselenggarakan Konferensi di Ciparay Jawa Barat untuk membentuk Pusat Koperasi Priangan yang diantara tugasnya secepat-cepatnya menyelenggarakan Kongres Koperasi Seluruh Indonesia. Menjelang penyelenggaraan Kongres Koperasi I di Tasikmalaya tanggal 11-14 Juli 1947, para pemimpin Gerakan Koperasi di Jawa Barat (Priangan) menetapkan untuk mengirim utusan ke Yogyakarta (ibukota RI). [ 429 more words. ]

https://inilahilmu.wordpress.com/2015/06/30/mennjelang-68-tahun-koperasi-indonesia

Setelah Indonesia Merdeka, pada bulan Desember 1946, Ir. Teko Sumodiharjo diangkat sebagai Dirjen Perekonomian Rakyat yang menangani Koperasi. Kepala Jawatan dipegang oleh R.S Soeriaatmadja. Di tah...

Ditekuk Ganda Korsel, Duet Ahsan Hendra Gagal Rebut Juara AsiaSetelah sebelumnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir telah leb...
27/04/2015

Ditekuk Ganda Korsel, Duet Ahsan Hendra Gagal Rebut Juara Asia

Setelah sebelumnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir telah lebih dulu merebut gelar ganda campuran, wakil Indonesia di ganda putra harus kandas melanjutkan kejayaan Merah Putih di ajang Badminton Asia Championships 2015.

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menampilkan performa terbaiknya di laga puncak. Menghadapi musuh bebuyutannya, yang juga unggulan pertama asal Korsel, Yong Dae Lee/Yeon Seong Yoo, Ahsan/Hendra takluk melalui perjuangan rubber game 21-18, 22-24, 19-21.

Dilaporkan tournamentsoftware.com, partai yang jadi penutup dari seluruh rangkaian laga final di Wuhan Sports Center Gymnasium hari ini, Minggu 26 April 2015, Ahsan/Hendra, yang tampil menekan pada awal gim pertama, mampu mengungguli Yong Dae/Yeon Seong hingga jeda interval dengan skor 11-4.

Pergerakan poin Ahsan/Hendra terus melesat ke angka 16-9 dan sanggup mengatasi perlawanan duet Korsel ini 21-18.

Di gim kedua, dominasi duet pelatnas Cipayung mampu dipatahkan. Sempat ketat di poin 4-4 yang terus berlanjut hingga angka 10-10, akhirnya jeda interval dikuasai Ahsan/Hendra 11-10. Namun, duel semakin alot, saat menyentuh angka 15-15 hingga deuce 20-20 dan Ahsan/Hendra harus menyerahkan gim ini pada Yong Dae/Yeon Seong dengan 22-24.

Bergulir gim ketiga, laga makin bergulir ketat. Ahsan/Hendra cepat mengambil kendali 11-9 di jeda interval. Masuk ke fase akhir, Ahsan/Hendra ditahan Yong Dae/Yeon Seong pada kedudukan 19-19 dan harus menyerah 19-21.

Dengan hasil ini Yong Dae/Yeon Seong berhasil membalas kekalahan mereka atas Ahsan/Hendra di final Malaysia Open Super Series Premier awal April lalu.

https://inilahilmu.wordpress.com/2015/04/27/ditekuk-ganda-korsel-duet-ahsan-hendra-gagal-rebut-juara-asia/ -94

Setelah sebelumnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir telah lebih dulu merebut gelar ganda campuran, wakil Indonesia di ganda putra harus kandas melanjutkan kejayaan Merah Putih di ajang Badminton Asia ...

Gempa Nepal, ACT Kirim Tim Global Humanity ResponseMenyikapi musibah gempa di Nepal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) langsung m...
27/04/2015

Gempa Nepal, ACT Kirim Tim Global Humanity Response


Menyikapi musibah gempa di Nepal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) langsung merespon dengan segera mengirimkan tim advance Global Humanity Response (GHR) yang dberangkatkan Senin (27/4) malam dari Jakarta menuju Nepal. Tim Pendahulu ini terdiri dua orang yakni Wahyu Novian dan Bambang Triyono.

“Tim akan melakukan assessment awal dan melakukan aksi relief sesuai dengan kebutuhan prioritas warga Nepal pascagempa. Sudah kami siapkan juga Tim kedua plus Tim Medis, yang akan segera berangkat di kesempatan pertama Bandara Katmandu dibuka nanti, “ ujar Senior Vice President ACT yang juga Direktur Global Humanity Response (GHR), N. Imam Akbari.

Imam menjelaskan Tim akan menuju ke Katmandhu, Ibukota Nepal via jalan darat, dari bandara negara terdekat yakni bandara Kashmir atau Kalkuta di India atau Pakistan. “Jalan darat terpaksa dilakukan mengingat Bandara Kathmandu masih ditutup sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Yang jelas, Tim Kemanusiaann ACT untul korban gempa Nepal akan diberangkatkan hari ini,” ujar Imam, Senin (27/4/2015).

Pihak otoritas Nepal sendiri, Sabtu (25/4) telah resmi menyatakan negaranya dalam keadaan darurat bencana dan mengundang organisasi kemanusiaan dunia turun memberikan bantuan kemanusiannya. Kementerian Dalam negeri Nepal sampai Minggu petang telah mengonfirmasi jumlah korban tewas akibat gempa terburuk kedua di Nepal setelah 81 tahun yang lalu, mencapai 2.263 jiwa dan 5.900 orang luka-luka.

Puluhan ribu warga Katmandu memenuhi jalan-jalan kota, taman, halaman gedung pemerintah atau halaman sekolah untuk mengamankan diri. Mereka adalah warga yang kehilangan rumah atau tak ingin kembali ke dalam rumah karena kuatir dengan gempa susulan berikutnya. Warga membuat tempat bernaung sendiri dengan tenda seadanya atau tanpa tenda sekalipun. Rumah sakit pun kelebihan pasien dan memilih melaukan perawatan di luar bangunan rumah sakit.

Kebutuhan mendesak saat ini untuk membantu para korban adalah SAR, tenaga medis, kebutuhan medis untuk rumah sakit, tenda rumah sakit, kantong jenasah, selimut, alas kaki dan distribusi kebutuhan makan. “Bismillah mohon doa dari warga Indonesia semoga misi kami berjalan lancar, dan mari kita berikan empati kita untuk saudara-saudara kita di Nepal,” tutur Imam.[act/islamedia/YL]

https://inilahilmu.wordpress.com/2015/04/27/gempa-nepal-act-kirim-tim-global-humanity-response/

Menyikapi musibah gempa di Nepal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) langsung merespon dengan segera mengirimkan tim advance Global Humanity Response (GHR) yang dberangkatkan Senin (27/4) malam dari Jakarta ...

Pembentukan Media Islam Internasional didukung Ustaz Yusuf MansurUpaya umat Islam untuk memiliki media berskala Internas...
27/04/2015

Pembentukan Media Islam Internasional didukung Ustaz Yusuf Mansur

Upaya umat Islam untuk memiliki media berskala Internasional perlu menjadi perhatian umat.

Hal ini diperlukan untuk menghalau stigma negatif tentang Islam dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab dan ingin mendiskreditkan umat Islam.

Ustaz Yusuf Mansur, salah satu dai muda Indonesia menilai, pengembangan media Islam yang positif perlu dilakukan guna memperkenalkan Islam yang damai. Ia juga mengatakan, dukungan terhadap media Islam yang sesuai dan sudah beredar di masyarakat juga perlu disokong secara terus menerus.

“Kita mulailah dulu dengan bikin media atau mendukung media-media Islam yang sudah ada,” ujar Pendiri Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Quran ini.

Ustaz Yusuf Mansur juga berpendapat, memberikan teladan yang baik bisa menjadi cara untuk menghilangkan stigma negatif ihwal Islam.

Menurutnya, umat Islam harus membuktikan bahwa Islam itu selalu berkenaan dengan kebaikan. Artinya, ungkap Ustaz Yusuf, umat Islam perlu memberikan contoh perilaku yang baik ke masyarakat dunia.[ROL/islamedia/YL]

https://inilahilmu.wordpress.com/2015/04/27/pembentukan-media-islam-internasional-didukung-ustaz-yusuf-mansur/ -87

Upaya umat Islam untuk memiliki media berskala Internasional perlu menjadi perhatian umat. Hal ini diperlukan untuk menghalau stigma negatif tentang Islam dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawa...

Address

Tasikmalaya
46386

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Inilah Ilmu Blog posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category