02/11/2024
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
*Jalan Keluar itu Banyak*
Salah seorang raja menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang tukang kayu yang tidak jelas kesalahannya apa.
Berita tentang keputusan itu bocor kepada si tukang kayu sebelum pengumuman resmi keluar. Akibatnya ia tidak bisa memejamkan mata untuk tidur di malam itu.
Istrinya menasehati: *_“Tidurlah di malam ini seperti malam² sebelumnya. Alloh Ta'ala itu hanya satu, sementara pintu keluar dari suatu masalah sangat banyak”._*
Kalimat yang menentramkan itu tepat masuk ke dalam hatinya, hingga ia bisa menenangkan diri, dan ia pun bisa tidur di malam itu.
Dia baru terbangun di pagi hari ketika pintu rumahnya diketuk oleh beberapa orang prajurit.
Wajahnya langsung menjadi pucat.
Dia melihat kepada istrinya dengan pandangan putus asa, menyesal, dan sedih karena telah mempercayai kata-katanya semalam.
Dia membuka pintu dengan kedua tangan menggigil.
Dia ulurkan tangannya ke arah pengawal supaya diikat.
Para pengawal yang datang itu berkata kepadanya penuh keheranan:
_“Raja sudah wafat, kami meminta kamu untuk membuatkan sebuah peti mati untuk baginda”._
Waktu itu juga wajahnya berubah menjadi ceria. Kemudian ia melemparkan pandangan tanda mohon maaf ke arah istrinya.
Istrinya tersenyum sambil berkata:
*_“Tidurlah di malam ini seperti malam² sebelumnya. Alloh Ta'ala itu satu, sementara pintu keluar dari suatu masalah sangat banyak”._*
Karena itu kadangkala seorang hamba sampai letih karena berfikir, sementara Alloh Ta'ala yang memiliki semua rencana dan aturan.
Siapa yang merasa hebat karena jabatan, hendaklah ia mengingat Fir’aun.
Siapa yang merasa hebat karena harta, hendaklah ia mengingat Qarun.
Siapa yang merasa hebat karena keturunan, hendaklah ia mengingat Abu Lahab.
Kehebatan, kekuasaan dan kemuliaan hanya milik Alloh Ta'ala satu-satunya.
*Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia cabut dari siapa yang Dia kehendaki juga.*
Jangan hukum masa depanmu dengan kondisi hari ini, Alloh Maha Kuasa merubahnya dalam waktu sekejap.
Tugas kita hanya hrs punya niat, berusaha, terus berdo’a dan tawakal total pada Alloh Ta'ala.
*_Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad_*
Wallahu A'lam Bisshawab.
Ya Alloh, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang.
Dengan rahmat dan pertolongan Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).
Ya Alloh, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.