Ilmu hikmah

Ilmu hikmah Hidup mulya atau mati sebagai syuhada

18/01/2026

Amalan Orang tua Untuk Anaknya agar Cerdas, Kuat Ingatannya dan Fasih lisannya.! boleh di amalkan.!

Amalan ini yang dikerjakan oleh orang² shalih agar anak Fasih berbicara, Cinta ilmu agama, dan kuat daya pikirnya untuk hafalan dan menambahkan kecerdasan intelektual. Dengan cara meletakkan tangan kanan di kepala si anak kecil kemudian Bacakan :

١- سورة الفاتحة .....×١
٢- يَا فَتَّاحُ يَا عَلِيْمُ يَا حَفِيْظُ .....×٧
٣- الرَشِيْدُ .....×٤٠
٤- سورة القدر .....×٢٠

- Selesai membaca semua di atas kemudian tiupkan ke ubun-ubunya si anak.!
- Lakukan Hal ini setiap hari atau seminggu sekali atau setiap awal bulan hijriyyah.

________
Silahkan Di Amalkan Dengan Memantapkan Hati, Dengan Idzin Allah Akan Terjadi Perubahan Setelah Di Amalkan.

[Dari kitab Mujarrabat Shalihin Fi Kasyfi Karbi Makrubiin syeikh Muhammad Adiil]



Insya’Allah besok Hari Jum’at adalah jum’at Akhir bulan Rajab tanggal 27 rajab 1447H/16 Februari 2026 Ingat-ingat ya dan...
15/01/2026

Insya’Allah besok Hari Jum’at adalah jum’at Akhir bulan Rajab tanggal 27 rajab 1447H/16 Februari 2026 Ingat-ingat ya dan jangan lupa mengamalkan Amalan Pelancar Rezeki di jum’at Akhir Bulan Rajab yaa.. baca tatacaranya 🥰

-—————————————————

AMALAN HARI JUM’AT

1. AMALAN KHUSUS JUM’AT TERAKHIR BULAN RAJAB

اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ
Dibaca saat khotib membaca doa untuk mukminin dan mukminat
di khutbah kedua sebanyak 35 Kali

Diriwayatkan oleh sebagian ulama salaf yaitu Al imam Al Ajhuri :
Barang siapa yang membacanya, maka insya’Allah dompetnya tidak akan
pernah kosong dari uang di tahun itu

2. AMALAN SETIAP HARI JUM’AT

UNTUK MELANCARKAN RIZKI DAN BISA SEGERA MELUNASI HUTANG:

Membaca :
يَاغَنِىُّ يَامُغْنِى
Sebanyak 40 kali
Disetiap membaca 10 kali ditambahi membaca kalimat :
اَغْنِنِيْ

[Dibaca saat khotib membaca doa untuk mukminin dan mukminat di khutbah kedua]

CATATAN : BAGI SEORANG KHOTIB MENIATKAN BACA DZIKIR INI SEANDAINYA DIA TIDAK BERTUGAS MENJADI KHOTIB
AGAR TETAP MENDAPATKAN FADILAHNYA, DAN UNTUK PEREMPUAN BACALAH DZIKIR INI DIRUMAH

Semoga AllAH selalu melancarkan Rezeki yang halal dan berkah untuk kita semua

Aamiin Allahuma Aamiin




14/01/2026

Ketika engkau menanam kebahagiaan didalam hati manusia,
maka suatu hari akan datang yang menanam kebahagiaan
di dalam hatimu.
Dunia itu akan datang kepada mereka, sebagaimana
akan datang kepadamu. Apa yang kamu tanam hari ini,
akan kamu panen besok.
#𝑯𝒂𝒃𝒊𝒃𝑼𝒎𝒂𝒓𝒃𝒊𝒏𝑯𝒂𝒇𝒊𝒅𝒛

14/01/2026

اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Malam Ketika Allah Menjaga Jasad Rasulullah.Malam itu, negeri Syam diselimuti keheningan. Istana tampak tenang. Lampu-la...
13/01/2026

Malam Ketika Allah Menjaga Jasad Rasulullah.

Malam itu, negeri Syam diselimuti keheningan. Istana tampak tenang. Lampu-lampu temaram bergoyang pelan ditiup angin. Namun di balik dinding istana, seorang lelaki terbangun dengan napas terengah.

la adalah Sultan Nuruddin Mahmud Zanki, penguasa yang dikenal adil, zuhud, dan takut kepada Allah.

Dalam tidurnya, ia melihat Rasulullah.
Bukan dalam wajah tersenyum. Bukan p**a dengan kabar gembira. Rasulullah berdiri dengan wajah
penuh keseriusan. Beliau menunjuk dua orang lelaki yang berdiri di kejauhan dan bersabda:
"Wahai Mahmud... selamatkan aku dari dua orang ini."

Sultan terbangun.
Keringat membasahi wajahnya. Jantungnya berdetak tidak beraturan.
la segera bangkit. Berwudhu.
Mendirikan shalat di tengah malam
yang sunyi.
"Ya Allah... jika ini dari-Mu, kuatkan aku."

Namun mimpi itu datang kembali.
Malam berikutnya.
Dengan wajah yang sama. Dengan isyarat yang sama. Dengan kalimat yang sama.

Tak ada lagi ruang untuk ragu.
Pagi itu, Sultan memanggil para penasihatnya-ulama, panglima, dan orang-orang kepercayaannya. la berkata dengan suara tegas namun
bergetar:
"Aku melihat Rasulullah dalam mimpiku. Beliau meminta tolong. Dan demi Allah, aku tidak akan menunda satu hari pun."

Semua terdiam.
Mereka tahu: ini bukan mimpi orang biasa.

Biasanya, perjalanan dari Syam menuju Madinah memakan waktu satu bulan penuh.
Padang pasir luas. Angin keras. Medan berat.
Namun Sultan tidak peduli pada jarak. la berangkat hari itu juga.

Dan sejarah mencatat sesuatu yang
luar biasa: perjalanan itu ditempuh hanya dalam 16 hari.
Seakan bumi dilipat. Seakan jarak dipendekkan oleh kehendak Allah.
Seakan setiap langkah dijaga oleh doa Nabi.

Setibanya di Madinah, Sultan tidak langsung bertanya. la tidak menuduh.
la tidak mencari dengan amarah. la justru berkata kepada penduduk: "Aku datang membawa sedekah."

Dan ia bersumpah:
tidak satu dirham pun akan dibagikan melalui perantara.
la ingin melihat wajah demi wajah. la ingin menatap satu per satu penduduk Madinah.

la duduk.
Orang-orang pun datang. Tua, muda, miskin, kaya.

Tangannya sendiri yang menyerahkan sedekah.
Matanya sendiri yang mengamati.

Hingga akhirnya....
dua orang lelaki melangkah mendekat. Pakaian mereka sederhana.

Wajah mereka dipenuhi bekas sujud.
Lisan mereka basah oleh zikir.
Saat sedekah diserahkan, air mata jatuh dari mata yang tampak paling takut kepada Allah.

Orang-orang tersentuh.
Tak seorang pun curiga.
Namun jantung Sultan bergetar.
la mengenali wajah itu.
Wajah yang sama persis dengan yang dilihatnya dalam mimpi.
Tak bertambah. Tak berkurang.

Sultan menahan diri..
la tidak langsung menangkap mereka.
la memerintahkan agar rumah mereka diperiksa dengan hati-hati. Awalnya tak ada yang mencurigakan.

Namun tanah di dalam rumah terasa tidak wajar. Digali sedikit... lalu lebih dalam...
Dan saat cangkul menyentuh ruang
kosong-terbukalah sebuah terowongan. Gelap...Sempit...Rapi...
Terowongan itu mengarah lurus ke makam Rasulullah.

Tangisan pun pecah.
Penduduk Madinah tersungkur.
Lutut-kaki melemah.

Allah telah menjaga Rasul-Nya. Bukan dengan pedang. Bukan dengan pasukan.
Tetapi dengan: mimpi seorang hamba shalih, perjalanan yang dipercepat, mata yang jeli di balik sedekah, dan tanah Madinah yang membongkar pengkhianatan.

Sebagai penjagaan terakhir, Sultan memerintahkan dibuatnya parit besar di sekeliling makam Rasulullah, yang kemudian diisi timah cair, agar tidak ada lagi tangan yang mampu menyentuh kehormatan itu. Dan Madinah pun bersaksi:
Allah menjaga Nabi-Nya ketika hidup, dan menjaga beliau setelah wafat.

***
Kisah ini dinukil dalam kitab-kitab
sejarah Islam seperti Al-Bidayah wannihayah karya Ibnu Katsir dan Wafa' al-Wafa' karya As-Samhudi.
la adalah kisah sejarah masyhur, bukan hadis bersanad.

🌹Wafatnya Sayyidah Fatimah Az-Zahra______::..Sayyidah Fatimah Az Zahra , putri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam (SA...
13/01/2026

🌹Wafatnya Sayyidah Fatimah Az-Zahra
______
::..
Sayyidah Fatimah Az Zahra , putri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam (SAW), menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 3 Ramadhan 11 Hijriah.

"Tidakkah engkau ridha, menjadi penghulu wanita di surga?" tanya Rasulullah SAW kepada putrinya itu suatu ketika.

Sayyidah Fatimah ra wafat menyusul ibunda (Khadijah) dan ayahanda (Rasulullah).
Imam Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa an-Nihayah mengatakan, Rasulullah mengabarkan pada Fatimah, bahwa ia adalah orang pertama dari keluarganya yang akan menyusulnya. Beliau berkata kepada Fatimah :

"Tidakkah engkau ridha, menjadi penghulu wanita di surga?" Beliau adalah putri bungsu Nabi. Tidak ada lagi anak Rasulullah yang masih hidup kecuali Sayyidah Fatimah. Karena itu, Allah besarkan pahala untuknya. Dialah (satu-satunya anak Nabi yang merasakan kehilangan Rasulullah.”

Diriwayatkan, setelah mandi, Sayyidah Fatimah mengenakan pakaian yang bagus lalu pergi tidur. Ia berbaring di sebelah sang suami dan berpesan bahwa kematiannya sudah dekat dan tidak ingin dimakamkan dengan upacara pemakaman. Sayidina Ali bin Abi Thalib , sang suami, hanya bisa menangis mendengar istrinya mengatakan hal tersebut. Namun waktu sholat sudah tiba, Sayidina Ali pun bergegas pergi ke masjid.

Pada saat Sayyidina Ali berada di masjid itulah Sayyidah Fatimah meninggal. Kedua anaknya Hasan dan Husein segera bergegas menyusul sang ayah. Sayyidina Ali pun kembali dengan penuh duka. Ia kemudian memakamkan istrinya sesuai dengan permintaan terakhir sang istri. Tidak ada pelayat atau kerabat dekat dalam pemakaman tersebut.

Di saat Sayyidina Ali memasukkan jenazah istri tercintanya ke liang lahat, beliau menangis terisak-isak sehingga putranya Sayyidina Hasan berkata:

"Wahai ayahku, gerangan apakah yang membuat dirimu menangis sedemikian rupa?"

Sayyidina Ali menjawab:

"Wahai putraku Hasan, aku teringat pesan kakekmu Rasulullah SAW, beliau bersabda: "Kelak jika putriku Fatimah telah tiada wahai Ali, maka akulah yang akan pertama kali menerima jasadnya di liang lahat. Dan demi Allah wahai Hasan putraku, aku melihat tangan kakekmu Rasulullah SAW menerima jasad ibumu Fatimah. Aku melihat kakekmu Rasulullah SAW menciumi wajah ibumu Fatimah".

Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata:

"Wahai Rasulullah SAW, kini aku kembalikan amanah yang telah engkau berikan kepadaku. Aku kembalikan belahan jiwamu, yang dimana setiap engkau rindu akan surga, engkau cium wajah suci putrimu Fatimah Az-Zahra". "Ya Allah, Kumpulkan kami Bersama Keluarga Suci Rasulullah kelak di Hari Kiamat Nanti"

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersada:

, أَفْضَلُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ: خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ وَمَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ وَآسِيَةُ بِنْتُ مُزَاحِمٍ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ
“Wanita-wanita terbaik di surga yaitu; Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Muzahim istri Firaun.” (HR. Ibnu Abdil Bar, al-Isti’ab 2/113).
lam

13/01/2026



13/01/2026

Terkadang pikiran ini sllu merasa akan abadi dgn yang kita miliki , padahal dunia ini hanya jembatan semata untuk tempat beramal dan beribadah kepada robb nya .

السلام عليكم semuaSelamat pagi dan awali aktivitasnya dengan بسم الله , semoga semua urusan di lancarkan dan di selamatk...
12/01/2026

السلام عليكم semua
Selamat pagi dan awali aktivitasnya dengan بسم الله , semoga semua urusan di lancarkan dan di selamatkan dlm melaksanakan nya 🤲

Ada kegelisahan yang tumbuh bukan karena kekurangan, melainkan karena ingatan yang pendek. Manusia sering lupa bahwa hid...
12/01/2026

Ada kegelisahan yang tumbuh bukan karena kekurangan, melainkan karena ingatan yang pendek. Manusia sering lupa bahwa hidupnya sampai di hari ini bukan hasil dari kecemasannya sendiri, tetapi dari kecukupan yang terus mengalir tanpa ia sadari. Di balik setiap pagi yang terlewati, ada rezeki yang datang tepat waktu, mengisi ruang kebutuhan dengan cara yang kadang tak terduga. Namun alih alih bersyukur, hati justru sibuk menatap hari esok dengan rasa takut, seakan hari kemarin tidak pernah membuktikan apa apa.

Dalam lanskap psikologis dan sosial, kecemasan tentang rezeki menjadi penyakit bersama. Dunia mengajarkan manusia untuk menimbun, mengamankan masa depan, dan mengukur nilai diri dari kepastian materi. Di tengah arus ini, kepercayaan pada kecukupan Ilahi terdengar seperti bisikan sunyi. Padahal kepercayaan itulah yang menenangkan batin, merapikan pikiran, dan mengembalikan manusia pada ritme hidup yang lebih manusiawi, lebih sadar, dan lebih lapang.

1. Ingatan tentang kecukupan yang sering diabaikan

Jika manusia mau menoleh sejenak ke belakang, ia akan melihat jejak kecukupan yang nyata. Ada hari hari sulit yang berhasil dilewati, ada kebutuhan yang terpenuhi meski tanpa rencana sempurna. Secara psikologis, ingatan selektif sering membuat kita mengingat ketakutan lebih kuat daripada pertolongan. Padahal menyadari bahwa hari kemarin telah dicukupkan adalah latihan kesadaran yang menumbuhkan rasa aman di hari ini.

2. Kekhawatiran sebagai ilusi kendali

Rasa cemas sering menyamar sebagai sikap bertanggung jawab. Padahal dalam banyak hal, kekhawatiran hanyalah ilusi bahwa manusia mampu mengendalikan masa depan sepenuhnya. Secara filosofis, ini adalah kesalahpahaman tentang peran manusia dalam kehidupan. Usaha memang penting, tetapi hasil tidak pernah sepenuhnya berada di tangan kita. Menyadari batas ini bukan kelemahan, melainkan kebijaksanaan yang membebaskan.

3. Rezeki yang datang melalui jalan yang tak disangka

Banyak orang bersaksi bahwa rezeki sering hadir melalui pintu yang tidak pernah mereka rencanakan. Pertemuan kecil, pertolongan orang lain, atau perubahan arah hidup yang awalnya terasa menakutkan. Dalam perspektif spiritual, ini adalah cara hidup mengajarkan kepercayaan. Rezeki tidak selalu datang sebagai uang, tetapi juga sebagai ketenangan, kesehatan, dan peluang untuk bertumbuh.

4. Kepercayaan yang menenangkan relasi sosial

Orang yang tidak dikuasai kecemasan rezeki cenderung lebih lapang dalam berelasi. Ia tidak mudah iri, tidak tergesa menyingkirkan orang lain, dan tidak memandang hidup sebagai kompetisi yang kejam. Kepercayaan pada kecukupan Ilahi menumbuhkan etika sosial yang lebih lembut. Ia memberi tanpa takut kekurangan dan menerima tanpa merasa terancam.

5. Hari esok yang diserahkan dengan sadar

Menyerahkan hari esok bukan berarti pasrah tanpa usaha. Ia adalah sikap batin yang bekerja dengan sungguh sungguh hari ini, lalu melepaskan hasilnya dengan tenang. Di titik ini, manusia menemukan kedamaian yang tidak bergantung pada angka dan kepastian. Ia bergerak dengan ikhtiar, tetapi hatinya beristirahat dalam keyakinan bahwa sebagaimana hari kemarin dicukupkan, hari esok pun berada dalam penjagaan yang sama.

Jika hari kemarin telah membuktikan bahwa hidupmu dicukupkan tanpa henti, kekhawatiran apa sebenarnya yang masih kau pelihara tentang hari esok?

Doa Hari yang dianjurkan untuk memotong kuku menurut Islam adalah Jumat (sebelum salat Jumat), dan juga disunnahkan pada...
11/01/2026

Doa Hari yang dianjurkan untuk memotong kuku menurut Islam adalah Jumat (sebelum salat Jumat), dan juga disunnahkan pada hari Senin dan Kamis, karena ini hari-hari utama untuk kebersihan diri menyambut Jumat.

Tidak ada larangan memotong kuku di hari lain, namun Jumat adalah yang paling utama mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

Batas maksimal membiarkan kuku panjang adalah 40 hari, seperti disebutkan dalam hadis.

Hari Dianjurkan:

Jumat: Paling utama karena Nabi SAW biasa memotong kuku sebelum salat Jumat, menjadikannya hari istimewa untuk kebersihan diri.

Senin & Kamis: Juga disunnahkan oleh beberapa ulama sebagai hari baik untuk kebersihan diri, termasuk memotong kuku.

Penting untuk Diingat:
Tidak Ada Larangan Mutlak: Anda boleh memotong kuku kapan saja, tidak ada larangan spesifik untuk hari lain seperti Sabtu, asalkan tetap menjaga kebersihan diri.
Batas 40 Hari: Jangan biarkan kuku memanjang lebih dari 40 hari.

Selain membaca doa, ada juga ad∆b seperti m€motong kuku t∆ng4n dimulai dari tangan kanan dan kaki dimulai dari kaki kanan, lalu kukunya sebaiknya dikvbur.

Doa Memotong Kuku 👇👇👇

-Arab: بِسْمِ اللهِ وَ بِاللهِ، وَ عَلَى سُنَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
-Latin: Bismillaah wa billaah, wa 'alaa sunnati sayyidinaa Muhammad wa aali sayyidinaa Muhammad.

Arti: "Dengan menyebut nama Allah dan dengan pertolongan Allah, serta mengikuti jejak junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya".

Bagikanlah semoga bermanfaat 🙏



Address

Tasikmalaya
46196

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ilmu hikmah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Ilmu hikmah:

Shortcuts

Share