20/11/2018
NAFAS LEGA BAWA PULANG SKOR IMBANG
Sepakbola merupakan hobi yang banyak diminati oleh kaum pria, baik kalangan anak-anak hingga usia renta, tidak menutup kemungkinan bagi generasi muda. Tepat pada Minggu, 18 November 2018, di Lapangan Naga Tapaktuan, berlangsungnya pertandingan sepakbola persahabatan antara MAN 1 Aceh Selatan VS SMA 1 Tapaktuan. Sebelumnya pertandingan ini merupakan sepucuk surat undangan yang dibuat oleh pihak OSIM MAN 1 Aceh Selatan untuk mengundang sekaligus mempererat silaturrahmi antar pelajar melalui hobi sepakbola, undangan itupun diterima dengan senang hati oleh pihak SMA 1 Tapaktuan.
Atas kesepakatan bersama pertandingan itupun dilaksanakan pada Pukul 09.00 WIB. Dengan jersey biru hitam Tim MAN 1 Aceh Selatan dan Tim SMA 1 Tapaktuan dengan memakai jersey merah, siap bertempur di lapangan hijau, di pandu oleh wasit yang berasal dari Air Berudang yaitu Pak Aidil.
Babak pertama, gawang Tim SMA 1 Tapaktuan kebobolan bola yang dicetak 1 Goal oleh Aulia Harris Munandar, dengan itu Tim MAN 1 Aceh Selatan unggul dibabak pertama, dan dibabak kedua Tim SMA 1 Tapaktuan berhasil mengejar ketinggalan dengan mencetak 2 Goal dibabak kedua, tetapi Tim MAN 1 Aceh Selatan terus berjuang mati matian mengejar kekalahan, dan akhirnya pada waktu 5 menit terakhir pertandingan, Tim MAN 1 Aceh Selatan berhasil menyamai skor dengan 2-2 yang di Goalkan oleh Reza yang menjadi pahlawan bagi Tim MAN 1 Aceh Selatan, hingga peluit panjangpun berbunyi menandai pertandingan berakhir. Nafaspun lega bawa pulang skor imbang.
Dari kutipan wawancara kami setelah pertandingan dengan kapten Tim MAN 1 Aceh Selatan yaitu M. Aqsa izzatilhaq, mengenai kendala bermain pada saat dilapangan beliau menyampaikan “ kendala yang sebenarnya adalah kurangnya percaya diri, karena Tim SMA 1 Tapaktuan memiliki lebih banyak pengalaman bertanding di even-even manapun atau di lapangan besar, karena Tim MAN 1 Aceh Selatan ini baru saja dibentuk dan butuh pengalaman yang lebih besar dari turnamen persahabatan ini. Yang penting, kalah menang itu biasa dan belajarlah dari pengalaman kecil, sehingga pengalaman besarpun akan mudah diraih, tetap menjaga kekompakan dan solidaritas antar pemain dan kontrol emosi saat bermain adalah hal yang harus dijaga dengan baik.” Kutipnya.
Dan juga sebagai ketua departemen olahraga Darul rizwan menyampaikan pesannya “ Tim kita istilahnya baru pengenalan dan dengan perkembangan bermain yang sudah cukup memuaskan itu, jauh dari perkiraan saya, yang berkembang begitu baik, sebab saya mengetahui bahwa skil kita juga bisa dilevel atas jika kita tekun dan bersungguh-sungguh, dan dalam program di sekolahpun kita akan terus memberikan peluang siswa dalam menyalurkan hobinya terutama dibidang olahraga untuk kedepannya “ ungkapnya.
Suport dari sekolah merupakan hal yang paling utama, oleh karena itu mereka juga berterimakasih kepada pihak sekolah “Kami berterimakasih kepada pihak sekolah, terutama kepada Pak Syukran selaku Pembina olahraga dan Pak Ulil selaku Pembina OSIM” Singkat ketua Departemen olahraga.
Mari tingkatkan ukhuwah sesama pelajar, yang menjunjung tinggi persatuan bukan pelajar yang s**a tawuran dan permusuhan, tapi pemuda berjiwa besar bagi kemajuan bangsa, saatnya angkatan muda ikut menyortir, buktikan pemuda bukan barisan pasif, bukan generasi yang hanya menyimak dengan naïf, marilah aktif berfikir dan bersuara karena masa depan bangsa digenggaman kita.
SALAM REDAKSI _OSIM MAN 1 Aceh Selatan
/2019
. Jurnalistik