24/02/2020
PERSAHABATAN YANG TETAP KEKAL SAMPAI KE AKHIRAT
7 (tujuh) MACAM PERSAHABATAN,
Tapi Hanya 1 Tersisa Sampai Di Akhirat .
1. âTaâaruffanâ , adalah persahabatan yang terjalin karena pernah berkenalan secara kebetulan, seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, kantor pos, ATM, bioskop dan lainnya.
2. âTaariihanâ, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor sejarah, misalnya teman sekampung, satu almamater, pernah kost bersama, diklat bersama dan sebagainya.
3. âAhammiyyatanâ, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik, boleh jadi juga karena ada maunya dan sebagainya.
4. âFaarihanâ, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor hobbi, seperti teman futsal, badminton, tenis, berburu, memancing, dan sebagainya.
5. âAmalanâ, adalah persahabatan yang terjalin karena satu profesi, misalnya sama-sama dokter, guru, dan sebagainya.
6. âAduwwanâ, adalah seolah sahabat tetapi musuh, di depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya, âBila engkau memperoleh nikmat, ia benci, bila engkau tertimpa musibah, ia senangâ (QS 3:120).
Rasulullah mengajarkan doa, âAllahumma ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yg bila melihat kebaikanku ia sembunyikan, tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan.â
7. âHubban Iimaananâ, adalah sebuah ikatan persahabatan yang lahir batin, tulus saling cinta & sayang krn ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam2 di penghujung malam, ia doakan sahabatnya.
Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Taâala.
Dari ke 7 macam persahabatan di atas, 1 â 6 akan sirna. Di Akhirat. yang tersisa hanya ikatan persahabatan yang ke 7, yaitu persahabatan yang dilakukan karena Allah (QS. 49:10),
âTeman2 akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena Ketaqwaanâ (QS 43:67).
Selalu saling mengingatkan dlm kebaikan dan kesabaran.
Saudaraku yang aku cintai karena Allah..
"Sahabat, dengarkanlah sejenakâŠ
Diriwayatkan, bahwa: Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka itu kepada Allah Subhaanahu wa taâala âŠ
"Yaa RabbâŠKami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami,"
Maka Allah subhanahu wa taâala berfirman: "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah."
(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd")
Al-Hasan Al-Bashri berkata:
"Perbanyaklah Sahabat-sahabat Muâmin-mu, karena Mereka memiliki Syafaâat pada hari kiamat."
Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada Sahabat-sahabatnya sambil menangis:
"Jika kalian tidak menemukan aku nanti di surga bersama kalian, maka bertanyalah kepada Allah taâala tentang aku, "Wahai Rabb Kami.. Hamba-Mu fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang ENGKAU. Maka masukkanlah dia bersama kami di Surga-Mu.
"SahabatkuâŠ.
Mudah-mudahan dengan ini, aku telah Mengingatkanmu Tentang Allah taâalaâŠAgar aku dapat bersamamu kelak di Surga & meraih Ridha-NyaâŠ
Aku memohon kepada-MuâŠ
"Karuniakanlah kepadaku Sahabat-Sahabat yang selalu mengajakku untuk tunduk, patuh & Taat kepada Syariat-MuâŠKekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat nanti dengan-MuâŠAmiin...
Terima kasih sahabat⊠Semoga Allah mengumpulkan kita di dalam Firdaus-Nya⊠Aamiin 3x YRA...