Tidak ada sesuatu hal yang mudah,, semua itu perlu usaha dan kerja kerasa..
SMK Al Hikmah Binuang,serang
PONPES AL-HIKMAH
Walau peranmu kecil, jangan pernah merasa kecil. Karena jiwa besarmu akan menumbuhkan peran yg semakin penting..
“Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung deritanya kebodohan.”
Setiap orang melihat Yang Tak Terlihat
Dalam persemayaman hatinya.
Dan penglihatan itu bergantung pada seberapakah
Ia menggosok hati tersebut
Bagi siapa yang menggosoknya hingga kilap
Maka bentuk-bentuk Yang Tak Terlihat
Semakin nyata baginya…
6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL-AMAL BAIK,
1. Al istighlal bi’uyubil kholqi (sibuk dengan aib orang lain) sehingga lupa pada aib sendiri. Semut diseberang kelihatan sedang gajah dipelupuk mata tdk kelihatan.
2. Qaswatul qulub ( hati yang keras) kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat.
3. Hubbun dunya ( cinta mati terhadap dunia) merasa hidupnya hanya
di dunia aja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat.
4. Qillatul haya’ (sedikit rasa malunya), jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.
5. Thulul amal ( panjang angan- angan), merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat.
6. Dhulmun la yantahi (kezhaliman yang tak pernah berhenti) perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tsb.
Mudah2an kita semua dijauhkan dari 6 perkara ini sehingga tetap istiqomah dalam ketaqwaan. Aamiin.
23/01/2014
Rapat yayasan SMK Al Hikmah Binuang,serang
SEORANG KAKEK DAN ANGAN-ANGAN
Dalam sebuah riwayat, pada suatu hari Nabi Isa as.. duduk di dekat seorang kakek yang tengah menggali tanah dengan cangkul. Ia berdo’a, “Ya Allaah, tolong kembalikan angan-angan kepadanya.” Seketika sang kakek meletakkan cangkulnya lalu berbaring. Satu jam kemudian, ia berdo’a lagi, “Ya Allaah, tolong kembalikan angan-angan kepadaya.” Seketika sang kakek bangkit dan meneruskan pekerjaannya. Ketika ditanya oleh Nabi Isa tentang apa yang terjadi, sang kakek menjawab, “Ketika sedang mencangkul, jiwaku berbisik, ‘berapa lama lagi kamu akan bekerja? Padahal saat ini kamu sudah cukup tua.’ Itulah sebabnya mengapa tadi seketika aku meletakkan cangkul dan berbaring. Kemudian jiwaku berbisik lagi kepadaku, ‘Demi Allaah, betapa pun kamu harus mempertahankan hidup.’ Itulah sebabnya tadi aku lalu bangkit kembali memegang cangkul.”
“Ambillah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya”.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Tangerang