08/01/2012
Analogi Sebuah Buku....
Saudara'q...
Beberapa hari yang lalu saya mendapat sms motivasi dari seorang sahabat kuliah saya, Elisa Kurnia Dewi ( Kurnia). Sms tsb berisikan mengenai analogi kehidupan manusia dengan sebuah buku, dimana sampul depan adalah hari lahir kita, dan sampul belakang adalah waktu kematian kita. Sedangkan tiap lembarnya adalah hari2x dalam hidup, ada yang tebal dan ada yang tipis. Hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang bersih/baru & tiada cacat. Jika kita mau merenungkannya, hal tersebut sama dengan hidup kita, seburuk apapun hari-hari yang telah kita jalani, Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.
Saudara'q...
Dalam setiap langkah yang kita jalani, pasti terdapat koral dan kerikil yang merintangi, dan tak jarang koral dan kerikil tersebut membuat kita terjatuh, bahkan terluka. Begitu p**a dalam dunia kerja dan kuliah, akan ada hal-hal yang membuat kita surut dalam melangkah, seperti tekanan dari atasan, pembimbing skripsi yang minta kita mengulang kembali ke Bab 1 padahal kita sudah menyelesaikannya hingga Bab 5, tekanan dari orangtua untuk menyelesaikan kuliah segera, atau dijauhi teman karena kesalahan yang kita lakukan. Namun, seburuk apapun hari-hari yang telah kita lalui, selalu ada hari yang baru untuk memperbaikinya. Karena, hari yang baru merupakan kesempatan yang baru bagi kita untuk dapat melakukan sesuatu yang benar setiap hari, memperbaiki kesalahan, & melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya. So, apakah kita akan berhenti pada coretan dan tulisan yang buruk....atau melanjutkan dengan coretan dan tulisan yang bagus serta hiasan-hiasan yang indah di halaman berikutnya...Semuanya kita sendiri yang memutuskannya. Wallaahu a'lam bishshowaab....
-Pesan dari seorang saudari untuk saya dan untuk saudara-saudara'q dimana pun berada-