13/06/2017
Siswa yang diberikan kebebasan dalam berkarya namun tetap diberi framework yang jelas sangat dasyat dalam menciptakan ide Kreatif dan dapat menciptakan karya nyata yang luar biasa. Bangga pada 3 Siswa SMA Ehipassiko ini....
Ini merupakan indikator sikap yang diperlukan siswa-siswi di sekolah dalam menghadapi Abad 21 nantinya.
https://youtu.be/7pu_Gkcka9w
Ehipassiko School BSD kata mereka
Ini adalah video siswa-siswi SMA Ehipassiko
11/06/2017
Lagu Aku Berlindung dalam Kidung Waisak II tahun 2017 Ehipassiko School BSD City Kota Tangerang Selatan. Karya Penuh Makna dari Siswa-siswi yang selalu semangat dalam belajar, tidak pernah lelah dalam menggapai cita-citanya. Semoga Semua Sukses dan Berbahagia. Sadhu... Sadhu... Sadhu...
https://youtu.be/wmlifGQXTzQ
Lagu Aku Berlindung By Ehipassiko School dalam Kidung Waisak II
Kidung Waisak II tahun 2017 Ehipassiko School BSD City Kota Tangerang Selatan. Karya Penuh Makna dari Siswa-siswi yang selalu semangat dalam belajar, tidak p...
08/06/2017
Hadirilah Kidung Waisak II Ehipassiko Tangsel !!!
Sabtu, 10 Juni 2017
Waktu : Pukul 15.00 WIB - 18.00 WIB
Tempat : Dhammasala Ehipassiko Tangsel
Kami akan mempersembahkan Buddhist Recital Music dengan penuh makna dan tentunya untuk mengasah kompetensi Putra-Putri Ehipassiko Tangsel dalam hal Seni Pertunjukan. Semoga Acara yang penuh Karakter Buddhis dapat menuai kebajikan bagi Ehipassiko Tangsel dan Para Hadirin. Acara juga akan dihadiri Anggota Sangha, Sekolah di bawah naungan Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia (BKPBI), Organisasi Buddhis di sekitar Tangerang dan masih banyak lagi. Silahkan datang ke Ehipassiko Tangsel ....
Jl. Letnan Sutopo Kav B2 No.1-2 BSD City Serpong Kota Tangerang Selatan.
Telp. 021 5388 025
31/10/2016
Semangat Sumpah Pemuda pada diri Siswa-Siswi Ehipassiko School terus berjaya
http://www.mediabhayangkara.co.id/2016/10/siswa-ehipassiko-school-bsd-nasionalisme-sumpah-pemuda/
SISWA EHIPASSIKO SCHOOL BSD NASIONALISME SUMPAH PEMUDA
SERPONG, Mediabhayangkara.co.id --Menyambut sumpah pemuda 28 Oktober 1928, EHIPASSIKO SCHOOL BSD Jl. Letnan Sutopo No.1-2, Rw. Mekar Jaya, Serpong, Kota Ta
26/12/2014
How playing an instrument benefits your brain - Anita Collins
Check It Out!
http://ed.ted.com/lessons/how-playing-an-instrument-benefits-your-brain-anita-collins
How playing an instrument benefits your brain - Anita Collins
When you listen to music, multiple areas of your brain become engaged and active. But when you actually play an instrument, that activity becomes more like a full-body brain workout. What’s going on? Anita Collins explains the fireworks that go off in musicians’ brains when they play, and examines s…
25/12/2014
Friendship is More Than Anything ~ Ehipassiko School BSD
25/12/2014
SMA Ehipassiko School BSD Terima Pernghargaan Emas Indonesia 2014!
Jumat, 31 Oktober 2014, bertempat di Hotel Sultan Jakarta, Penghargaan Emas Indonesia diberikan langsung oleh Bapak GP. Herry Saputro, MM selaku Ketua Tim Penyelenggara (Yayasan Penghargaan Prestasi Indonesia & Pusat Rekor Indonesia) kepada Y.L. Sunardiono,SS,BST,MM selaku Kepala SMA Ehipassiko School BSD untuk kategori “ As The Best In Education and Tutoring Programme Of The Year” pada ada acara malam penganugerahan Penghargaan Emas Indonesia 2014.
Rombongan SMA Ehipassiko School BSD menempati meja nomor 3 yang terdiri dari Mr. Setiadi selaku wakil Dewan Guru dan Kepala Satuan Pendidikan (SMP Ehipassiko School BSD), Richard sebagai wakil peserta didik, dan Ibu Eryca sebagai representasi dari orang tua/wali peserta didik, serta Mr. Sunar selaku Kepala SMA Ehipassiko School BSD. Sertifikat Penghargaan Emas Indonesia tersebut ditandatangani oleh Bapak Prof . DR. Ir. Mohammad Nuh selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (The Minister of Education and Culture, Republic of Indonesia), Bapak DR. H.R. Agung Laksono selaku Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia (Coordinating Minister of People’s Welfare, Republic of Indonesia) dan Bapak GP. Herry Saputro, MM selaku Ketua Penyelenggara (Chairman of Organizing).
Dalam sambutannya, Bapak GP. Herry Saputro, MM selaku ketua penyelenggara menyampaikan bahwa Penghargaan Emas Indonesia diberikan kepada pribadi-pribadi dan/atau institusi yang menunjukkan karakteristik dasar yaitu anti kemampanan (berani keluar dari zona aman) dan mampu berpikir kreatif (out of the box), serta konsisten dengan pilihan profesi/bidang bisnisnya.
Pada kesempatan yang baik tersebut, Mr. Sunar selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa SMA Ehipassiko School BSD merupakan sekolah multikultural dan sekolah inklusif yang berbasis karakter. Pendidikan berbasis karakter dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan budaya bangsa ke dalam setiap kegiatan pembelajaran baik kegiatan akademik maupun kegiatan non-akademik (pengembangan diri). Dalam kegiatan pengelolaan satuan pendidikan, SMA Ehipassiko School BSD berusaha melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dengan membangun komunikasi, kemitraan strategis (strategic partnership) dan kolaborasi yang sinergis.
Semoga Penghargaan Emas Indonesia ini dapat memotivasi seluruh warga sekolah Ehipassiko (para guru dan segenap karyawan) dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya(orang tua dan Yayasan) untuk semakin meningkatkan mutu pendidikan di Ehipassiko School BSD sehingga menjadi sekolah yang benar-benar dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat dan dapat mengundang semakin banyak orang untuk datang (come), melihat (see) dan membuktikan (prove it).
25/12/2014
SMA Ehipassiko School BSD Terima Penghargaan “Leading Innovation Excellent Award 2014"
“Sekolah dengan kualitas masukan siswa terbaik (best input) dan menghasilkan keluaran terbaik (best output) adalah sekolah biasa. Ibaratnya masuk emas keluar emas”, kata Mr. Sunar saat menyampaikan pesan dan kesan pada malam penganugerahan penghargaan Leading Innovation Excellence Award 2014, tanggal 5 Desember 2014 di Grand Sahid Hotel Jakarta. Hadir pada kesempatan tersebut Ibu Wahyuningsih Sudrajat, S.E. selaku ketua umum (general chairman) dari Global Development Foundation, perwakilan Pemprov DKI dan perwakikan Menteri Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (staff ahli menteri, bidang kreativitas dan inovasi teknologi). “Sekolah dengan kualitas masukan siswa biasa-biasa saja tetapi mampu menghasilkan kualitas keluaran siswa terbaik (best output) barulah bisa disebut sekolah ungggul karena sekolah tersebut mampu mengubah besi karatan menjadi emas”. Itulah yang sedang kami perjuangkan di SMA Ehipassiko School BSD,” kata Mr. Sunar memberi penegasan pada konsepsi sekolah unggul.
Pada umumnya pandangan masyarakat tentang sekolah unggul adalah sekolah yang meraih banyak prestasi khususnya prestasi akademik misalnya kejuaraan olimpiade dan kejuaraan pada ajang kompetisi lainnya. Pandangan tersebut tentu saja tidak salah, tetapi anggapan demikian berat sebelah dan kurang komprehensif serta tidak sesuai dengan hakikat dan tujuan pendidikan yang sebenarnya. Mengapa? Karena persepsi tersebut hanya berdasarkan pada penilaian hasil akhir (output) dari penyelenggaraan pendidikan. Dengan kata lain, pandangan tersebut mengabaikan kualitas masukan (input) dan kualitas proses (process) pendidikan. Sekolah yang hanya mengejar medali/piala akan cenderung menjadi sekolah yang elitis dengan biaya yang sangat mahal, dan menciptakan kelas sosial tertentu. Dampaknya, sekolah tersebut hanya menjaring murid-murid dengan kualitas masukan (input) yang bagus (baca: pandai dan berduit). Bagaimana dengan anak-anak yang memiliki kecerdasan biasa-biasa saja, memiliki kebutuhan khusus, dan dalam kondisi ekonomi terbatas (baca: kurang/tidak mampu)? Bukankah setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang terbaik?
______________________________________________________
Penghargaan Leading Innovation Excellent Award 2014 kategori Trusted Favorite School of The Year 2014
SMA Ehipassiko School BSD merupakan sekolah multikultural dan inklusif karena menerima peserta didik dari berbagai latar belakang budaya dan kelas sosial. Fakta ini membawa keniscayaan pada pentingnya proses pendidikan yang berbasis karakter dengan mengembangkan budaya toleransi dan empati. Konsistensi pada plihan profesi sebagai pendidik dan komitmen untuk mewujudkan sekolah yang berbasis karakter (character based school) inilah yang menghantar Y.L. Sunardiono, SS,BST,MM selaku Kepala SMA Ehipassiko School BSD menerima penghargaan Leading Innovation Excellent Award 2014 kategori Trusted Favorite School of the Year 2014. Penyelenggaraan pendidikan yang utuh dan menyeluruh harus mempertimbangan kualitas masukan (input), proses (process) dan keluaran (output). Kunci utama sekolah unggul adalah kualitas guru-guru yang terbaik dengan didukung penuh oleh sarana prasarana belajar yang memadai serta ditopang oleh manajemen pendidikan yang modern dan profesional.
Semoga penghargaan Leading Innovation Excellent Award 2014 yang diterima SMA Ehipassiko School BSD dapat memotivasi para guru dan seluruh warga sekolah Ehipassiko, serta semua pemangku kepentingan pendidikan (yayasan, orang tua, masyarat dunia usaha/dunia industri) untuk semakin mewujudkan sinergi kreatif demi menciptakan generasi bangsa yang cerdas komprehensif dan berkarakter mulia. (snr)
25/12/2014
First Winner Blogging Competition On kompasiana.com
Pengalaman saya ketika memenangkan lomba menulis blog sekolah itu rasanya senang sekali. Sejujurnya saya cukup terkejut karena ketika waktu itu saya sedang pergi belanja dengan keluarga saya lalu saya mendapatkan kiriman berita di facebook dari teman saya, yaitu tentang pemberitahuan pemenang lomba blog sekolah bersama kompasiana. Saya tidak menyangka bahwa saya akan memenangi lomba tersebut. Hadiah yang saya dapatkan adalah uang sebesar Rp 5.000.000.00 (lima juta rupiah). Saya akan mengunakan uang tersebut sesuai kebutuhan saya dan sisanya akan saya tabung.
Selain saya, ada juga adik kelas saya yang bernama Angelina Eunice yang menang juara ke-3 lomba blog sekolah bersama Kompasiana dan mendapatkan uang sebesar Rp 2.000.000.00 ( dua juta rupiah). Sama halnya dengan saya, Ia pun terkejut ketika mendengar hel berikut. Tentu saja itu membuat orang tua sangat bangga kepada kami. Kami juga berterima kasih kepada kedua orang tua kami, guru kami serta teman-teman di sekolah Ehipassiko BSD yang membantu kami. - Avung Lusia
25/12/2014
LDKS SMA Ehipassiko di Cibodas
Siswa SMA Ehipassiko School mengikuti kegiatan LDKS di Cobodas Golf, Puncak. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memupuk jiwa kepemimpinan dan meningkatkan rasa kedisiplinan siswa. Kegiatan LDKS berlangsung dari tanggal 26-28 September 2014. Yang berbeda pada LDK kali ini adalah Sekolah Ehipassiko BSD berkerjasama dengan anggota TNI dari Arhanud, Serpong. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh siswa SMP dan Calon pengurus OSIS periode 2014-2015. Selain diberikan materi tentang kepemimpinan dan kedisiplinan, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai materi 7 Habits yang dalam pelaksanaannya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah maupun di Sekolah. Diharapkan, setelah kegiatan tersebut siswa dapat lebih mandiri, disiplin dan bertanggung jawab.
25/12/2014
Edu Fair 15 Universitas USA di Ehipassiko School BSD
Jumat lalu (17/10) SMA Ehipassiko School BSD mendapatkan kunjungan dari 15 Universitas dari Amerika. Kerjasama tersebut terselenggara langsung dengan kedutaan Amerika Serikat. Mengapa Ehipassiko terpilih? Pada tahun 2012 Siswa Ehipassiko School pernah mengunjungi di Pacific Place, Jakarta. merupakan pusat pengenalan kebudayaan dan pusat informasi pendidikan Amerika yang berada dibawah naungan langsung Kedutaan Besar Amerika di Indonesia. Kesempatan langka tersebut tentu saja tidak disia-siakan begitu saja. Selain bisa mengetahui informasi tentang Universitas di Amerika juga dapat sekaligus melatih speaking skills dan listening skills para siswa.
Melihat para bule yang datang ke sekolah Ehipassiko secara bergerombol tentu bukanlah sesuatu yang biasa. Ada perasaan takut dan gugup yang dialami pertama kali oleh para siswa. Namun setelah lama-lama berbincang akhirnya mereka merasa enjoy dan senang karena bisa praktik langsung dengan native speaker. Seluruh siswa dari kelas 10 SMA hingga 12 SMA dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Agar lebih efisien dan mendalam dalam menggali informasi, ketiga level kelas yang berbeda ini awalnya sengaja dibagi kedalam 13 kelompok sesuai dengan jumlah universitas yang akan hadir. Belakangan jumlah perwakilan universitas yang akan hadir berjumlah 16 universitas. Namun dilapangan, ada satu universitas yang tidak jadi datang karena sesuatu dan lain hal. 1 tim terdiri atas 1 siswa kelas 12, 1 siswa kelas 11, 1 siswa kelas 10 IIB dan 1 siswa kelas 10 MIPA. Ternyata pola pembagian ini mendapatkan pujian dari salah satu universitas karena mampu mengombinasikan kemampuan siswa secara merata, sehingga semua siswa bisa saling menutupi kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Sebagi penugasan mata pelajaran Bahasa Inggris, siswa diwajibkan untuk menulis pertanyaan dan jawaban yang mereka dapatkan kemudian dituliskan dalam secarik kertas dan dikirimkan dalam bentuk elektronik mail. Semua kegiatan tersebut mendapatkan penilaian secara langsung dari guru bidang studi Bahasa Inggris. Penilaian dilakukan baik secara langsung mengobservasi pola interaksi antara siswa dengan para native speakers juga hasil dari pengumpulan informasi yang para siswa lakukan.
Dengan hadirnya para native speakers ini para siswa dapat secara langsung mendengarkan bahkan berinteraksi dengan berbagai aksen Bahasa Inggris yang berasal dari negara bagian yang berbeda di Amerika Serikat. Ada yang berbicara lambat dan cukup jelas dicerna, ada juga yang berbicara sangat cepat dengan aksen yang sulit untuk dipahami. Overall, para siswa terlihat sangat antusias dengan Edu Fair yang hanya berlangsung selama kurang lebih 60 menit ini.