Lembaga Tahsin Tahfizh dan Tafsir Qur'an Abu Fawaid

Lembaga Tahsin Tahfizh dan Tafsir Qur'an Abu Fawaid

Share

Lembaga khusus tahsin dan tahfizh dan tafsir al qur'an

19/11/2020

*KISAH RASULULLAH ﷺ*

Bagian 5

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد

*Bernadzar*

Abdul Muthalib bernadzar, "Kalau saja aku mempunyai 10 anak laki-laki, kemudian setelah semuanya dewasa, aku tidak memperoleh anak lagi seperti ketika sedang menggali Sumur Zamzam, maka salah seorang diantara 10 anak itu akan kusembelih di Ka'bah sebagai kurban untuk Tuhan."

Ternyata takdir memang menentukan demikian. Abdul Muthalib akhirnya mendapat 10 orang anak laki-laki. Setelah semua anak berangkat dewasa, ia tidak memperoleh anak. Dipanggilnya kesepuluh orang anak itu, termasuk si bungsu Abdullah yang amat disayangi dan dicintainya.

"Aku pernah bernadzar untuk menyembelih salah seorang di antara kalian jika Tuhan memberiku 10 orang anak laki-laki."

Kesepuluh anaknya terdiam. Mereka memahami persoalan itu. Mereka juga melihat kebingungan yang luar biasa di mata ayah mereka yang berkaca-kaca.

"Namun, aku tidak bisa menentukan siapa di antara kalian yang harus kusembelih. Oleh karena, aku berniat memanggil juru qidh untuk menentukannya."

Di hadapan patung dewa tertinggi Ka'bah, juru qidh ( panah) meminta setiap anak menulis namanya masing-masing di atas qidh. Kemudian, ia mengocok anak panah tersebut di hadapan berhala Hubal. Nama anak yang keluar adalah Abdullah.

Melihat itu, serentak orang orang Quraisy datang dan melarangnya melakukan perbuatan itu.

"Batalkan keinginanmu, Abdul Muthalib! Mohon ampunlah kepada Hubal supaya kamu bisa membatalkan nadzarmu!"

Sanggupkah Abdul Muthalib menyembelih anak kesayangannya, apalagi tidak ada orang yang menyetujui niatnya itu?

*Menemukan Zamzam*

Malam harinya, dengan tubuh lelah, Abdul Muthalib tertidur. Tiba-tiba, dalam tidur, dia bermimpi mendengar suara yang bergema berulang-ulang, "Temukan Sumur Zamzam itu, wahai Abdul Muthalib! Temukan Sumur Zamzam! Temukan!"

Abdul Muthalib terbangun dengan keyakinan dan semangat baru. Esoknya, dia mengajak Harits menggali dan menggali lebih giat.
Rasa heran orang-orang Quraisy yang melihatnya berubah menjadi tawa.

"Kasihan Abdul Muthalib, mungkin dia sudah kehilangan akal sehatnya!" kata mereka satu sama lain.

Suatu saat, ketika mereka sedang menggali di antara berhala Isaf dan Na'ila, air membersit.

"Air! Harits! Lihat, ada air!" seru Abdul Muthalib saking kagetnya.
"Ayo kita gali terus, Ayah! Ayo gali terus!"

Ketika mereka menggali lebih dalam, tampaklah pedang-pedang dan pelana emas yang pernah ditaruh oleh Mudzaz bin Amr dahulu. Melihat penemuan itu, orang-orang Quraisy datang berbondong-bondong.

"Abdul Muthalib, mari kita berbagi air dan harta emas itu!" pinta mereka.

"Tidak! Tetapi, marilah kita mengadu nasib di antara aku dan kamu sekalian dengan permainan _qidh_ (anak panah). Dua anak panah buat Ka'bah, dua buat aku, dan dua buat kamu. Kalau anak panah itu keluar, dia mendapat bagian. Kalau tidak, dia tidak mendapat apa-apa."

Usul ini disetujui. Juru qidh mengundinya di tengah-tengah berhala di depan Ka'bah. Ternyata, anak panah Quraisy tidak ada yang keluar. Pemenangnya adalah Abdul Muthalib dan Ka'bah. Oleh karena itu, Abdul Muthalib dapat meneruskan tugasnya mengurus air dan keperluan para tamu Mekah setelah Sumur Zamzam memancar kembali.

Mengingat beratnya tugas itu. Abdul Muthalib sangat ingin agar dia mempunyai banyak anak laki-laki yang dapat membantunya.

*Pedang dan Pelana Emas*

Abdul Muthalib memasang pedang-pedang itu di pintu Ka'bah, sedangkan pelana-pelana emas ditaruh di dalam rumah suci itu sebagai perhiasan.

Bersambung

-

17/11/2020

*KISAH RASULULLAH ﷺ*

Bagian 4

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد

*Harta Abdul Muthalib*

Setelah tumbuh dewasa, Abdul Muthalib pun menjadi seorang pemuka Mekah sebagaimana Hasyim, bapaknya.

Sementera itu, ketika Hasyim meninggal, hartanya dikuasai oleh Naufal, adiknya yang terkecil.
Setelah dewasa, Abdul Muthalib hendak meminta harta ayahnya, tetapi Naufal menolak. Abdul Muthalib pun meminta bantuan kerabat ibunya yang tinggal di Yatsrib. Orang-orang Yatsrib mengirimkan 80 pas**an berkuda. Naufal pun ketakutan dan menyerahkan harta Hasyim kepada Abdul Muthalib

Pada zaman pemerintahannya, Abdul Muthalib melakukan sebuah perbuatan yang akan dikenang orang sepanjang zaman.

*Sumber Air Mekah*

Abdul Muthalib adalah pengurus air dan makanan bagi tamu-tamu yang datang ke Mekah. Setelah ratusan tahun Sumur Zamzam tertimbun, air harus didatangkan dari beberapa sumur yang terpencar-pencar di sekitar Mekah.

*MENGGALI SUMUR ZAMZAM*

Saat itu, Sumur Zamzam telah terkubur dan dilupakan orang selama ratusan tahun. Namun, Abdul Muthalib tidak pernah lupa pada sejarah Mekah, bahwa dulu pernah ada mata air yang menghidupi Mekah, mata air yang memancar keluar oleh kaki Ismail.

"Aku harus menemukannya!" pikir Abdul Muthalib. "Aku harus menemukan kembali Sumur Zamzam yang telah dilupakan orang! Apalagi aku bertugas menyediakan air dan makanan bagi penduduk Mekah."

Pikiran seperti itu tidak pernah hilang dari benaknya, "Aku harus menemukannya! Aku harus menemukannya!"

Setelah itu, Abdul Muthalib mengambil tembilang (alat untuk menggali bertangkai panjang) dan memanggil putra satu-satunya, "Harits, temani ayah mencari dan menggali kembali Sumur Zamzam!"

Harits mengangguk. Kemudian, mereka mulai mencari di mana dulu letak Mata Air Zamzam berada. Setelah beberapa kali mencoba menggali di beberapa tempat, Sumur Zamzam tidak juga ditemukan.

"Ayah, mungkin Sumur Zamzam memang telah hilang," kata Harits.

"Tidak Nak, Ayah yakin Sumur itu masih ada! Kita harus menemukannya! Orang-orang Mekah akan hidup lebih baik jika Sumur Zamzam ada di tengah kita!"

Dengan gigih keduanya pun terus mencari sumur Zam-Zam.
Orang-orang Quraisy, penduduk asli Mekah, melihat perbuatan mereka dengan heran.

"Mengapa engkau masih terus menggali, Abdul Muthalib? Bukankah dulu nenek moyang kita, Mudzaz bin Amr pernah menggalinya, tapi tidak berhasil?"

Abdul Muthalib menaruh tembilangnya dan duduk.
Ya, ratusan tahun yang lalu Mudzaz bin Amr mertua Nabi Ismail عليه ااسلام pernah mencoba menggali Zamzam tapi tidak berhasil.
Padahal, saat itu Mudzaz telah mempersembahkan sesaji berupa pedang dan pelana berpangkal emas agar Sumur Zamzam ditemukan.

Bersambung

17/11/2020

*KISAH RASULULLAH ﷺ*

Bagian 3

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد

*Perampok Kejam dan Tidak Sopan*

Mencuri dan merampok saat itu adalah hal yang biasa. Hanya sebagian kecil saja orang yang tidak pernah melakukannya. Perampok pun bukan cuma mengincar harta dan benda, tetapi juga orang yang dirampok. Perampok biasa menjadikan orang orang yang telah dirampoknya menjadi tawanan dan budak belian.

Saat itu perilaku bangsa Arab amat kejam, sampai melewati batas perikemanusiaan. Anak-anak perempuannya sendiri mereka bunuh. Ada yang dikubur hidup hidup ke dalam tanah, ada p**a yang ditaruh dalam tong dan diluncurkan dari tempat yang tinggi. Mereka malu jika mempunyai anak perempuan.

Mereka juga s**a menyiksa binatang. Jika seseorang mati, keluarganya mengikat unta diatas kuburan dan tidak memberikan makan serta minum sampai si unta mati. Mereka beranggapan unta itu kelak akan menjadi tunggangan si mati.

Musuh yang tertangkap diperlakukan sangat kejam. Mereka biasa mengikat musuh pada seekor kuda dan membiarkan kuda tersebut berlari sehingga orang yang diikat itu mati terseret-seret. Telinga atau hidung musuh yang kalah dijadikan kalung, serta tengkorak nya dijadikan tempat minum arak.

Orang jahiliyah juga tidak mengenal sopan santun, Mereka biasa berkeliling Ka'bah tanpa memakai pakaian.

Begitulah kebiasaan Orang Orang Arab saat itu.
Mereka adalah bangsa yang maju perdagangannya, pandai membuat perkakas, membuat obat, ahli astronomi, serta mahir bersyair. Namun mereka juga mempunyai kebiasaan buruk.

*Memakan Bangkai Binatang*

Dalam urusan makan dan minum pun tidak ada yang dilarang. Segala macam binatang boleh dimakan. Binatang yang sudah mati pun disayat dagingnya, dibakar, dan dimakan. Mereka juga s**a meminum darah, binatang, dan makanan darah yang dibekukan.

*Muthalib*

Suatu hari, Hasyim pergi berdagang menuju Syam. Ketika melewati Yatsrib, (di kemudian hari disebut Madinah), Hasyim melihat seorang wanita baik-baik dan terpandang.

"Siapakah wanita itu?" tanya Hasyim kepada orang-orang Yatsrib.

"Dia adalah Salma binti Amr."

"Suaminya telah tiada. Kini dia seorang janda."

Mendengar itu, Hasyim melamar Salma dan Salma pun menerimanya. Mereka lalu menikah. Hasyim tinggal di Yatsrib beberapa lama. Ketika Salma mengandung, Hasyim melanjutkan perniagaannya. Namun, itulah kali terakhir Salma melihat suaminya karena Hasyim tidak pernah kembali lagi. Ia meninggal dunia di Palestina.

Salma melahirkan seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Syaibah. Sementara itu, sepeninggal Hasyim, kedudukannya sebagai pemuka masyarakat Mekah dipegang oleh adik Hasyim yang bernama Al Muthalib.
Al Muthalib juga seorang laki-laki terpandang yang dicintai penduduk Mekkah. Orang-orang Quraisy menjulukinya dengan sebutan Al Fayyadh yang berarti Sang Dermawan.
Suatu hari, dia mendengar bahwa Syaibah, keponakannya yang tinggal di Yatsrib, sedang tumbuh remaja.

"Aku harus menemuinya," pikir Al Muthalib,
"dia adalah anak kakakku. Dulu ayahnya adalah pemuka Mekah, maka dia harus p**ang untuk melanjutkan kekuasaan ayahnya menggantikan aku."

Ketika Al Muthalib bertemu Syaibah di Yatsrib, dia tersentak,
"Anak ini benar-benar mirip Hasyim."

"Mari Nak, ikut Paman ke Mekah," peluk Al Muthalib.

"Tetapi, jika ibu tidak mengizinkan pergi, aku akan tetap tinggal di sini," jawab Syaibah

*Syaibah*

Nama Syaibah diberikan karena ada rambut putih (uban) di kepalanya sejak dia kecil. Selain Syaibah, Hasyim telah memiliki empat putra dan lima putri yang tinggal di Mekkah.

*ABDUL MUTHALIB*

"Tidak. Aku tidak akan membiarkannya pergi" jawab Salma.
"Dia buah hatiku satu-satunya. Wajahnya lah yang senantiasa mengingatkan aku akan wajah ayahnya".

"Aku juga menyayangi Hasyim", jawab Al Muthalib,
"bukan cuma aku, tetapi penduduk kota Mekah juga menyayanginya. mereka pasti akan senang sekali menyambut kedatangan putra Hasyim. Begitu melihat wajah anak ini, rasa sayangku timbul kepadanya. Seolah-olah aku melihat Hasyim hidup kembali dan berdiri di hadapanku.
Izinkan aku membawanya pergi. Sesungguhnya Mekah adalah kerajaan ayahnya dan Mekah adalah tanah suci yang di cintai oleh seluruh bangsa Arab. Tidakkah pantas putramu pergi ke sana dan melanjutkan pemerintahan ayahnya?".

Salma memandang Syaibah dengan mata berkaca-kaca. Hatinya ingin agar putra satu-satunya itu tetap tinggal di sisinya. Namun, ia tahu masa depan Syaibah bukan di Yatsrib, melainkan di Mekkah. Akhirnya, ia pun mengangguk, "Baiklah, kuizinkan ia pergi."

Dengan amat gembira, Al Muthalib mengajak keponakannya itu p**ang. Syaibah duduk membonceng unta di belakang pamannya.
Ketika mereka tiba di Mekkah, orang-orang menyangka bahwa anak yang duduk di belakang Al Muthalib adalah budaknya.

"Abdul Muthalib (Budak Al Muthalib)! Abdul Muthalib!" panggil mereka kepada Syaibah.

"Celaka kalian! Dia bukan budakku, dia anak saudaraku, Hasyim!"

Namun, orang-orang telanjur menyebutnya demikian sehingga akhirnya nama Syaibah pun terlupakan. Setelah itu, dia dikenal dengan nama Abdul Muthalib. Dia kelak menjadi kakek Nabi Muhammad ﷺ.

Bersambung

-

15/11/2020

*KISAH RASULULLAH ﷺ*
Bagian 2

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد

*Nenek Moyang Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم *

Salah seorang nenek moyang Nabi Muhammad bernama Hasyim bin Abdul Manaf. Ia adalah pemuka masyarakat dan orang yang berkecukupan. Masyarakat Mekah mematuhi dan menghormatinya.

"Wahai penduduk Mekah, aku membagi perjalanan kalian menurut musim. Jika musim dingin tiba, pergilah berdagang ke Yaman yang hangat. Jika musim panas, giliran kalian pergi ke Syam yang sejuk!" demikian keputusan Hasyim.

Hasyim tambah disayangi penduduk Mekah karena pada suatu musim kemarau yang mencekam, ia pernah membawa persediaan makanan dari tempat yang jauh. Padahal, saat itu makanan amat sulit didapat.

"Terima kasih, wahai Hasyim! Engkau menolong kami dengan pemberian makanan ini!" seru penduduk Mekah.

Di bawah kepemimpinan Hasyim, Mekah berkembang menjadi pusat perdagangan yang makmur. Pasar-pasar didirikan sebagai tempat berniaga kafilah-kafilah dagang yang datang dan pergi silih berganti, baik pada musim panas maupun pada musim dingin. Demikian pandainya penduduk Mekah berdagang, sampai-sampai tidak ada pihak lain yang mampu menyaingi mereka.

Akan tetapi, di samping kemajuan yang besar itu, masyarakat Arab juga mengalami kemunduran luar biasa. Itulah sebabnya mereka dijuluki masyarakat jahiliah alias masyarakat yang diliputi kebodohan. Itulah juga sebabnya sampai Allah mengutus rasul terakhir-Nya di tempat ini.

*Pembagian Urusan*

Beberapa jabatan pemerintahan di Mekah di antaranya:
_Hijabah_ : Pemegang kunci Ka'bah,
_Siqayah_ : Penyedia air dan makanan buat para peziarah,
_Rifadah_ : Mengatur pembagian dana dari orang kaya untuk fakir miskin, _Qiyadah_ : Mengatur urusan peperangan.

*Percaya Takhayul*

"Oh, tidak! Burung itu terbang ke kiri! Aku pasti akan tertimpa sial!" umpat seseorang, orang itu kebetulan melihat seekor burung yang terbang di atas kepalanya berbelok ke arah kiri. Sepanjang hari itu, dia jadi murung karena yakin bahwa dia bernasib sial walaupun belum tahu kesialan macam apa yang akan menimpanya.
Orang-orang Arab pada masa jahiliyah amat percaya pada takhayul. Contohnya, mereka percaya jika burung yang mereka lihat terbang ke kiri, nasib sial akan menimpa mereka. Sebaliknya jika burung kebetulan terbang ke kanan, nasib baik akan datang. Kepercayaan semacam ini disebut At Tathayyur

Selain itu, mereka percaya bahwa jika seseorang mati, rohnya akan menjadi burung. Mereka juga percaya bahwa di dalam perut manusia ada ular. Ular inilah yang menggigit di dalam perut sehingga orang merasa lapar.

"Lihat cincin tembagaku ini", kata seorang kepada temannya dengan bangga, "Cincin ini adalah pemberian seorang dukun kepadaku. Tidak sia sia aku memberinya uang banyak agar membuatkan cincin ini. Jangan coba-coba menantangku berkelahi sekarang. Berkat cincin ini, aku merasa jauh lebih kuat!".

Masih banyak kebodohan serupa yang mereka perlihatkan. Mereka juga amat taat menyembah berhala-berhala berbentuk patung. Jika mereka meminta pertolongan kepada berhala, tidak segan-segan mereka mengorbankan binatang ternak dan mengoleskan darahnya di tubuh berhala. Bahkan mereka terkadang sampai hati mengorbankan anak- anaknya sendiri demi mengharap keridhaan berhala.

Selain melakukan kebodohan-kebodohan itu, mereka masih melakukan banyak sekali hal hal yang merusak.

*Awal Mula Penyembahan Berhala*

Awal mula penyembahan berhala di Mekkah, ketika seorang bernama Amar bin Luhay membawa berhala besar bernama Hubal yang dibelinya dari daerah Syam. Di Mekkah, berhala Hubal ditaruh di Ka'bah dan disuruhnya orang orang datang menyembahnya.
Menjelang menaklukkan Mekkah oleh Nabi Muhammad saw. Ka'bah dipenuhi oleh tiga ratus enam puluh berhala yang terbuat dari batu, kayu, perak, bahkan emas.

*Gemar Mabuk dan Berjudi*

Bangsa Arab pada masa itu sangat gemar meminum arak. Hampir semua orang adalah peminum kecuali beberapa saja yang tidak.
Para pelayan datang membawakan baki dan botol-botol minuman. Orang orang datang berkumpul sambil tertawa.
Para penari datang disambut tepukan dan sorak sorai. Ketika minuman mulai membuat mereka mabuk, seseorang kembali berseru, "Bawakan alat alat judi kemari!"

Orang pun membawakan alat-alat judi berupa bilah-bilah kayu dan sebuah kantung kulit. Beberapa ekor unta dipotong, yang kalah berjudi harus membayar unta-unta tersebut. Selain berjudi dengan memotong unta, mereka juga berjudi dengan bermacam macam cara.

Demikianlah minum sambil berjudi adalah kebiasaan yang amat digemari oleh bangsa Arab saat itu. Bahkan, setelah Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam, masih banyak pemeluk baru agama Islam yang masih s**a meminum arak sampai turunlah perintah Allah yang berangsur-angsur mengharamkan orang meminum minuman keras.

*Barm*

Judi memotong unta adalah judi yang paling digemari orang Arab Jahiliyah. Bilah-bilah kayu dikocok dalam kantung dan dibagikan. Orang yang mendapat undi kosong dinyatakan kalah dan harus membayar unta yang dipotong. Daging unta kemudian dibagikan kepada fakir miskin. Orang yang tidak s**a berjudi semacam ini dipandang sebagai seorang kikir, yang biasa disebut barm

Bersambung

-

14/11/2020

*KISAH RASULULLAH صل الله عليه و سلمs*

Rindu kami padamu ya Rosul, rindu tiada terpera
Berabad jarak darimu ya Rosul terasa dikau disini
Cinta ikhlasmu pada manusia bagai cahaya suarga
Dapatkah aku membalas cintamu secara bersahaja....
(Bimbo)

--- Kerinduan yang amat sangat...

*Bagian 1 Pendahuluan*

*Jazirah Arab*

Jazirah Arab itu sebenarnya tidak hanya terdiri atas gurun pasir. Ada banyak tanah subur yang telah dihuni sejak lama. Tanah-tanah subur itu terutama terletak di daerah pantai, seperti Yaman, Yamamah, Hadramaut, dan Ahsa. Di bagian tengah Jazirah Arab ada sebuah wilayah subur lain bernama Najd. Wilayah ini dikenal sebagai tempat asal kuda Arab yang termahsyur di mana-mana.

Najd dan Yamamah juga terkenal sebagai penghasil gandum. Demikian banyak gandum yang dihasilkan sehingga konon mampu memenuhi kebutuhan seluruh penduduk Jazirah Arab yang ketika Nabi Muhammad dilahirkan berjumlah sekitar 10 juta- 12 juta jiwa.
Di kota Madinah terdapat bukit -bukit yang baik untuk ditanami. Sementara itu, kota Thaif terkenal karena buah-buahannya.

Di luar daerah-daerah subur, Jazirah Arab dipenuhi gunung dan bukit-bukit batu yang besar. Tidak ada sungai mengalir. Suhu udaranya sangat panas. Karenanya, penduduk Arab umumnya s**a mengembara. Mereka s**a berpindah ke tempat mana saja yang dapat memenuhi keperluan hidup sehari-hari berserta hewan-hewan ternak mereka.

*Unta*

Unta adalah kendaraan yang sangat diandalkan penduduk gurun pasir. Ia dapat mengarungi gurun selama 17 hari tanpa minum. Walaupun pelan, jika dipacu unta dapat menempuh jarak sampai 300 km dalam sehari. Unta mau melahap ranting dan rumput pahit yang di jauhi kambing. Unta juga mau minum air berlumpur dan mengubahnya menjadi susu bermutu tinggi yang dapat digunakan sebagai obat tetes mata. Dagingnya dimakan, bulunya dibuat tali, kulitnya dapat menjadi aneka alat, mulai dari sandal sampai atap dan perisai perang. Air seninya menjadi sampo pencuci rambut. Kukunya dibakar dan diulek menjadi tepung untuk obat luka atau adonan kue. Kotorannya dapat dipakai sebagai bahan bakar. Unta adalah karunia Allah untuk penduduk gurun pasir.

*Letak Mekah*

Di Kota Mekah inilah terletak Ka'bah, Baitullah. Ke arah Ka'bahlah seluruh Muslim di dunia menghadapkan diri jika sedang shalat. Di kota Mekah inilah nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, dilahirkan.

Kota Mekah adalah sebuah lembah yang tidak begitu luas, di tengah lautan pasir. Bukit-bukit mengurung lembah ini rapat-rapat. Begitu rapatnya sehingga cuma ada tiga jalan untuk keluar dan masuk Mekah. Jalan pertama menuju ke Yaman, jalan ke dua menuju ke Laut Merah, dan jalan ketiga adalah jalan menuju Palestina.

Ribuan tahun yang lalu, Lembah Mekah hanyalah sebuah tempat persinggahan rombongan kafilah, baik yang datang dari Yaman menuju Palestina maupun sebaliknya, yang datang dari Palestina menuju Yaman. Nabi Ismail lah yang pertama kali membuat Mekah menjadi sebuah kota.

*Pakaian Orang Arab*

Penduduk asli Jazirah Arab adalah suku Badui. Pakaian mereka longgar, hangat pada musim dingin, dan sejuk pada musim panas. Pakaian ini menjaga kulit dari sengatan matahari serta angin kering.
Pada zaman para nabi, pakaian ini terdiri atas dua helai. Satu helai melilit tubuh dari bawah ketiak. Satu helai lagi adalah sebuah jubah panjang sampai kaki dan terbuat dari bulu domba atau unta. Warnanya krem dengan lurik tegak berwarna hitam, biru, coklat atau putih.
Pakaian wanitanya panjang menyapu tanah dan sangat longgar. Selendang melilit pinggang, jubahnya berlurik merah, kuning, hitam atau biru. Cadarnya berwarna hitam atau putih. Tudung kepala berwarna merah, putih, atau cokelat melindungi mata, telinga, dan hidung dari debu dan badai pasir.

*Badui*

Suku Badui adalah penduduk asli Jazirah Arab. Mereka adalah prajurit pengelana yang tangguh. Tinggi mereka sedang, tapi kekar, cekatan, dan kuat menderita dalam alam yang keras. Jika ada anggota keluarga yang tewas, para lelaki Badui akan segera membalas pembunuhnya. Mereka berani dalam bertempur dan sabar dalam kekalahan.

Meski demikian, orang Badui terkenal ramah, senang memberi, dan sangat menghormati tamu. Mereka juga tenang, sabar, dan tidak cepat marah. Orang Badui juga sangat mengagumi keindahan syair. Jiwa orang orang Badui mudah terpanggil pada kebenaran. Mereka adalah orang orang sederhana. Mereka duduk di lantai dengan wadah makanan di lutut. Dengan demikian, tidak bisa dibedakan mana majikan dan mana bawahan.

Sahabat fillahku, kepada orang-orang inilah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, diutus. Berkat bimbingan Nabi Muhammadlah orang orang Badui dari padang pasir yang sunyi ini mampu mengguncang dunia. Merekalah yang akhirnya menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia. Merekalah yang membangun umat Islam menjadi umat yang besar dan dihormati.

Namun, jauh sebelum menyebar ke penjuru bumi, perjalanan umat Islam di Jazirah Arab dimulai oleh kisah Nabi Ibrahim عَلَيْهِ السَلاَمُ.
Beliau adalah nenek moyang Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Bersambung

-

25/09/2020
23/09/2020

قال أبو حامد الغزالي :
"ماأسرع الكبر إلي العلماء، فلا يلبث العالم أن يتعزز بالعلم و يستشعر في نفسه جماله حتي يستعظم نفسه و يستحقر الناس و ينظر إليهم نظره إلي البهائم ويستجهلهم..."

Abu Hamid al-Ghazali berkata:

"Betapa cepatnya sifat sombong itu menjangkiti hati orang-orang yang berilmu. Seringkali seorang yang Alim merasa mulia dengan ilmunya, merasa dirinya mapan sehingga menggap dirinya agung dan menganggap orang lain hina, ia melihat manusia-manusia lainnya laksana melihat binatang ternak dan menganggap mereka sebagai manusia-manusia bodoh.."

23/09/2020

🌹🌿SHOLAWAT MEMBAWA MANFAAT TIDAK TERBATAS🌿🌹

Berkata Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz, "Menganugerahkan sholawat pada Nabi Shollallahu 'alaihi wa 'alaa aalihi wasallam akan memperkuat hubunganmu dengan Allāh dan Rosul-Nya karena dalam melakukannya engkau mengingat kedua-duanya, Allāh dan Rasul-Nya...

Hal ini terutama berlaku jika engkau melakukannya dalam keadaan mahabbah (cinta) yang dalam, syauq (kerinduan) dan ta'dzim (penghormatan). Engkau harus menyadari ketika melakukan hal itu bahwa sumber segala barokah Allah yang telah diberikan kepadamu dan seluruh makhluk adalah Muhammad saw dan bahwa cahaya agungnya adalah titik awal penciptaan...

Juga mencoba untuk membayangkan beliau shallallahu alaihi wa sallam ada di depanmu saat engkau memberikan sholawat pada-nya, bayangkan bahwa engkau sedang berada di Raudahnya yang diberkati atau Shubbāk nya (jendela di depan makam beliau). Memberikan sholawat kepadanya seolah-olah engkau berada di sana sampai pintu futuh dibuka untukmu dan tabir diangkat...

صلواعلى النبي

اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على ال سيدنا محمد

اللهم صل وسلم وبارك عليه❤️

21/09/2020

SAAT KITA BERSHOLAWAT!.
NAMA ORANG TUA KITA JUGA DISEBUT OLEH MALAIKAT DI HADAPAN NABI MUHAMMAD SAW.

Rasulullah SAW Bersabda : "Allah menempatkan Malaikat di dekat kuburanku dan memberinya nama-nama semua orang".

"Maka siapa saja yang Bersholawat, Malaikat akan menyampaikan nama orang tersebut beserta nama ayahnya kepadaku".

Malaikat Berkata : "Orang yang namanya fulan dan si fulan Bersholawat kepada Engkau, Wahai Rasul. Dan Allah SWT membalas 10 kali Sholawat untuk setiap satu Sholawat yang dibaca".

Dari Hadits ini jelaslah bahwa saat kita Bersholawat, Nama orang tua kita juga disebut oleh Malaikat di Hadapan Nabi SAW, Begitu juga nama kita.

Inilah salah satu bentuk bakti kita pada orang tua, Baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

Inilah salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada Ummat Nabi Muhammad SAW.

(Al Imam Al Arifbillah Al Qutb Samahatul Imam Sholahhuddin At-Tijani Al Hasani RA).

19/09/2020

Keutamaan Membaca Al Quran

Al quran merupakan kalam Allah Subhanallahu Ta’ala. Dimana al quran diturunkan kepada nabi dan rasul pilihan terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW sebagai wahyu dan menyempurnakan kitab kitab sebelum al quran. Kitab suci al quran sendiri merupakan satu satunya bagi Tuhan Semesta Alam untuk berbicara kepada seluruh hamba Nya mengenai kekuasaan dan kebesaran Nya. Al quran sendiri dijadikan sebagai pedoman hidup bagi semua umat manusia di permukaan bumi. Bukan hanya untuk umat Islam semata, tapi nyatanya al quran ini juga dijadikan sebagai panutan bagi penganut agama lain. Al quran kerap kali dijadikan sebagai sumber penguatan ilmu pengetahuan, penemuan wawasan baru, hingga media untuk memecahkan sebuah masalah. Sehingga sangat tidak jarang banyak ilmuwan yang memutuskan untuk masuk Islam setelah mempelajari al quran. Keutamaan Membaca Al Quran Sebagaimana diketahui, bahwa al quran adalah wahyu yang diturunkan Allah kepada Rasul pilihan melalui malaikat Jibril. Dimana wahyu ini diturunkan secara berangsur angsur sesuai dengan kejadian yang telah berlaku pada masa itu. Al quran dan isinya Allah turunkan sebagai bentuk jawaban atas pertanyaan Nabi Muhammad SAW dan umat manusia terhadap semua persoalan kehidupan. Isi dari al quran pun mencakup seluruh aspek kehidupan. Mulai dari ibadah, cara bertuhan, cara hidup bermasyarakat, ilmu pengetahuan, hingga ilmu jual beli untuk melangsungkan kehidupan. Maka, sangat tidak heran disebutkan sebagai pedoman hidup bagi setiap umat di belahan bumi ini. Jika berbicara mengenai keutamaan membaca al quran, sangatlah banyak dan tak terhingga. Akan tetapi, berikut ini akan dijelaskan sejumlah manfaat dan kelebihan yang akan anda rasakan apabila membaca al quran setiap hari. Silakan simak penjelasan di bawah ini:

1. Kebiasaan Yang Baik Sebagai umat islam, kita dianjurkan untuk selalu melakukan hal baik. Nah,salah satu kebiasaan paling baik dan membuahkan pahala yang bisa kita terapkan setiap hari adalah membaca al quran. Tentu saja sebuah kebaikan apabila bibir kita senantiasa kita basahi dengan ayat ayat suci al quran. Dengan begitu, hidup akan semakin makmur dan semakin berkah.

2. Meningkatkan Daya Ingat Ada banyak cara yang bisa dilakukan manusia untuk meningkatkan daya ingat pada otak. Satu dari sekian banyaknya adalah dengan membaca al quran setiap hari. Percaya atau tidak, hal ini jelas sangat terbukti. Membaca al quran secara rutin akan membuat daya ingat meningkat. Dimana kinerja otak semakin berfungsi dengan baik dan mengembalikan memori jangka panjang. Oleh sebab itu, al quran sangat baik dibaca setiap hari guna menghindari kelupaan sejak dini.

3. Meningkatkan Kecerdasan Apabila anda ingin memiliki anak yang cerdas, pintar dan mudah dalam memahami ilmu pengetahuan. Maka, silakan membaca al quran pada masa kehamilan. Tidak hanya itu, ajarkan si kecil membaca al quran dan terapkan kebiasaan itu sejak dini. Insya Allah dengan izin Allah, buah hati anda akan tumbuh menjadi seorang yang pintar dimasa mendatang.

4. Menjadikan Mata Lebih Sehat Salah satu cara untuk menjaga mata agar tetap sehat adalah dengan membaca. Nah, keutamaan membaca al quran yang satu ini memang tidak diragukan lagi. Tapi, sebaiknya anda tidak membaca dalam keadaan gelap, terlalu dekat atau pun sambil berbaring. Karena kondisi ini justru berdampak buruk terhadap kesehatan mata anda.

5. Lebih Mudah Dalam Menghafal Membaca secara berulang ulang akan membantu seseorang untuk mengingat lebih mudah dan cepat. Nah, bagi anda yang ingin cepat bisa menghafal al quran, silahkan membacanya secara rutin setiap hari. Selain itu, lakukan p**a muraja’ah terhadap hafalan al quran anda. Perlakuan ini akan membantu anda menghafal cepat dan tepat. Jika perlu, minta bantulah kepada seseorang untuk menyimak sejauh mana sudah hafalan anda.

6. Menjadi Hamba Yang Baik Kelebihan membaca al quran selanjutnya adalah menjadikan para pembacanya lebih dekat dengan Sang Pencipta. Tidak hanya itu, rutin membaca al quran juga akan memelihara kita sebagai hamba baik dan dipandang oleh Allah SWT. Masih mau meninggalkan membaca al quran hari ini? Bahkan, Allah sendiri telah berfirman dalam salah satu surat di dalam al quran, yang bunyinya: sebaik baik manusia adalah yang mau membaca, mengajarkan, dan mendengarkan bacaan al quran. Dapat dikatakan, bahwa jika ingin menjadi orang baik maka perbanyaklah membaca al quran.

7. Mendapatkan Pahala Tidak dapat dipungkiri, bahwa setiap amal ibadah yang dilakukan oleh umat Islam akan mendapatkan balasan dari Allah berupa pahala. Termasuk membaca al quran, sangat banyak pahalanya dan menjadikan salah satu amalan yang perlu diperbanyak oleh kaum muslim dan muslimin. Bukan hanya pahala semata, namun sejumlah keberkahan hidup juga akan diperoleh apabila sering membaca al quran.

8. Menjadi Hamba Yang Dicintai Allah Siapa yang tidak ingin menjadi hamba kesayangan Allah SWT sebagai Sang Khalik dan pemilik alam semesta? Pasti semua orang menginginkannya, bukan? Tenang, ada banyak jalan yang bisa kita lakukan untuk menjadi salah satu hamba kesayangan Allah. Misalnya gemar dan mencintai membaca al quran. Dengan mencintai Qalamullah, maka kita pun akan menjadi manusia pilihan dan disayang oleh Allah.

9. Memperkuat Iman dan Taqwa Kelebihan dan keutamaan membaca al quran berikutnya adalah membantu memperkuat, memperkokoh keimanan serta ketaqwaan seorang hamba. Maka, sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah ialah dengan membaca al quran.

10. Memudahkan Rezeki Al quran adalah salah satu cara bagi setiap hamba untuk mendapatkan rezki dengan mudah, cepat dan halal serta baik. Membaca al quran setiap hari akan membantu kita memperoleh rezki lebih mudah. Maka, perbanyaklah membaca ayat suci al quran setiap harinya agar rezki menjadi lapang dan mudah.

11. Menenangkan Hati dan Jiwa Setiap kita tentu saja memiliki problema hidup yang berbeda beda. Oleh karena itu, kita akan memilih cara masing masing untuk membuat hati tetap tenang dalam kondisi apapun. Namun, membaca al quran adalah satu satunya cara paling ampuh untuk mengobati hati yang sedang terluka agar lebih tenang, relaks, damain dan tentram. Membaca al quran setiap hari akan menghindari hati dan jiwa jadi gelisah. Untuk itu, cobalah untuk memperbanyak membaca al quran agar hati tetap dalam kondisi damai.

12. Memudahkan Urusan Membaca al quran juga salah satu jalan untuk memudahkan segala urusan dan persoalan dalam hidup ini. Rutin membaca al quran akan membantu kita mendapatkan solusi dari setiap masalah yang kita hadapi. Silakan jadikan al quran sebagai pedoman hidup agar hidup lebih baik dan berjalan sesuai target.

13. Al Quran Sebagai Obat Kandungan di dalam ak quran memang mencakup secara keseluruhan aspek kehidupan. Terdapat sejumlah ayat ayat di dalam al quran yang dipercaya dapat mengobati beberapa penyakit pada manusia. Oleh karena itu, terapkan kebiasaan membaca al quran agar tubuh tetap sehat dan terhindar penyakit.

14. Memperoleh Kemuliaan Untuk Seluruh Keluarga Keutamaan membaca al quran lain adalah memperoleh kemuliaan untuk seluruh anggota keluarga. Apabila anda ingin semua anggota keluarga selamat dari kekejaman dunia dan mendapatkan kemuliaan dunia akhirat. Maka, silakan terapkan kebiasaan membaca al quran setiap hari.

15. Layaknya Bersedekah Anda tidak punya apa apa untuk diinfakkan kepada umat islam lain? Jangan khawatir, karena dengan membaca al quran sama halnya seperti bersedekah. Dikatakan, bahwa membaca al quran setiap hari akan mendapatkan pahala layaknya bersedekah. Setelah mengetahui sejumlah manfaat dan keutamaan membaca al quran di atas, semoga kita semua bisa istiqamah dalam membaca al quran setiap harinya.

Want your school to be the top-listed School/college in Tangerang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Kp. Benda Rt 05/03 Ds. Lebakwangi Kec. Sepatan Timur
Tangerang
15520