20/12/2015
WAKTU pagi merupakan saat-saat di mana diri Anda telah disiapkan untuk melakukan segala macam aktivitas yang rutin Anda kerjakan. Dan waktu petang, merupakan saat-saat di mana Anda mulai menyelesaikan kegiatan Anda di luar rumah, untuk segera kembali ke rumah, tempat peristirahatan Anda.
Nah, dua waktu itulah yang pas bagi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik.
Waktu pagi dan sore sering disebutkan oleh al-Quran secara bergandengan, misalnya, “Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang,” (QS. Al-Ahzab: 42).
Mengingat pentingnya dua waktu itu, maka Rasulullah SAW mengajarkan banyak doa yang dianjurkan untuk dibaca pada waktu tersebut, antara lain:
1. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa ketika pagi hari, Rasulullah SAW membaca, “Asbahna waasbahal mulku lillahi, wal hamdu lillah, laa syarikalah, laa ilaaha illaa huwa wailaihin nusyuur.” Yang memiliki makna, “Kami berpagi hari dan berpagi hari p**a kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia, dan pada-Nya tempat kembali.”
Dan ketika sore membaca, “Amsaina waamsal mulku lillahi walhamdu lillah la syarika lah, la ilaha illa hua wa ilaihi mashir.” Yang artinya, “Kami bersore hari dan bersore hari p**a kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia, dan kepada-Nya tempat kembali,” (HR. Ibnu Sunni dan Al-Bazzar. Al-Baihaqi berkata, “Hadis ini sanadnya baik”).
2. Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca sebanyak tiga kali di waktu pagi, ‘Allahumma inni asbahtu minka fii ni’matin wa ‘aafiyatin wa sitrin, faatimma ‘alayya ni’mataka wa ‘aafiyataka wa sitraka fid dunya wal aakhirah, (Ya Allah, sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan dan perlindungan-Mu itu, di dunia dan akhirat).’
Dan di waktu petang tiga kali membaca, ‘Allahumma inni amsaitu minka fii ni’matin wa ‘aafiyatin wa sitrin, faatimma ‘alayya ni’mataka wa ‘aafiyataka wa sitraka fid dunya wal aakhirah, (Ya Allah, sesungguhnya aku bersore hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan dan perlindungan. Maka, sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan dan perlindungan-Mu itu, di dunia dan di akhirat).’ Maka, Allah pasti menyempurnakan nikmatnya kepadanya,” (HR. Ibnu Sunni).
P.S. Anda boleh SHARE informasi ini ke teman2 Facebook Anda, supaya semakin banyak manfaatnya tersebar luas. aamiiin.
Source: islampos[dot]com
>>> speaker.griyaalquran.com