01/06/2026
———————————————
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَعِبَا دُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَ رْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَا طَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَا لُوْا سَلٰمًا
“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “salam,””
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 63)
Mereka adalah orang-orang yang hanya menyembah kepada Allah saja, mengikhlaskan agama dan ketaatan untuk-Nya. Mereka tinggalkan segala bentuk kesyirikan dan cenderung kepada tauhid. Menghadapkan segenap jiwa dan raga mereka hanya kepada Allah, serta memalingkan ketergantungan hati dari segala sesuatu selain kepada-Nya.
Meneladani sifat Ibadurrahman (hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang) berarti mengimplementasikan karakter hamba Allah yang ideal seperti yang diabadikan dalam QS Al-Furqan ayat 63-76.
Karakter ini mencakup sikap tawadhu, sabar, gemar beribadah, menjaga kesucian diri, dan senantiasa memohon keturunan serta keluarga yang saleh.
Mari kita hadiri kajiannya. Semoga Allah mudahkan langkah kita menghadiri majelis ilmu.
Barakallahu fiikum