Semua Tentang Belajar

Semua Tentang Belajar

Share

informasi tumbuh kembang anak

Photos from Semua Tentang Belajar's post 04/02/2026

Worksheet mengenal berat benda
kelas 2 sd

02/02/2026

Kecerdasan majemuk (multiple intelligences)

Kita sering mendengar istilah kecerdasan majemuk, bahkan kita sudah tau betul apa itu kecerdasan majemuk. Namun, kenapa kita masih mengkotak-kotakkan kecerdasan anak berdasarkan nilai akademisnya?

Kenapa anak yang pintar matematika dikatakan anak yang cerdas, tapi anak yang lukisannya bagus, anak yang pintar olahraga tertentu, atau anak yang pintar memainkan alat musik tidak kita anggap cerdas?

Mari kita renungkan kembali apa sebenarnya makna kecerdasan itu.

Photos from Semua Tentang Belajar's post 31/01/2026

Ah belum kadaluarsa, sirup penurun panas ini aman masih bisa diminum (padahal sudah dibuka dari satu bulan yang lalu).

Apakah pernah seperti ini Mam?

Kadaluarsa (expired date) adalah batas waktu akhir yang ditentukan produsen, di mana suatu produk (makanan, obat, kosmetik) masih aman dan efektif digunakan dengan kualitas terbaik.

Melewati tanggal ini, kualitas dan keamanan menurun, risiko keracunan atau obat tidak ampuh, sehingga produk tersebut tidak disarankan untuk dikonsumsi.

Ada utas yg memberikan penjelasan lengkap nih, bahkan sampai batas maksimal pemakaian make up juga. Ayo siapa yang pakai lipstik sampai 2 tahun karena sayang kalau di buang, toh belum expired 😄

Photos from Semua Tentang Belajar's post 30/01/2026

Mengukur, membandingkan dan melukis sudut
Matapelajaran : Matematika
Kelas : 5

29/01/2026

Bolehkan mengajarkan berhitung pada anak usia 3-5?

Mengajarkan berhitung pada anak usia 3-5 tahun sangat diperbolehkan dan merupakan waktu yang tepat untuk mengenalkan konsep dasar matematika secara menyenangkan melalui bermain. Namun, fokus utamanya adalah pengenalan angka, jumlah, dan pola, bukan pada kecepatan hafalan. Gunakan metode konkrit dengan benda sekitar, seperti menghitung mainan atau tangga.

Berikut panduan yg bisa digunakan untuk mengajar berhitung anak usia 3-5 tahun:

1. Pahami Konsep Dasar: Sebelum menghafal angka, anak perlu memahami konsep jumlah (misalnya, angka "2" berarti dua benda).

2. Gunakan Benda Konkret: Hitunglah benda-benda sehari-hari seperti jari tangan, kancing, kue, atau balok susun.

3. Metode Bermain: Gunakan lagu, permainan tebak angka, atau alat peraga seperti dadu.

4. Kelompokkan Benda: Ajarkan anak mengelompokkan benda berdasarkan warna atau bentuk untuk meningkatkan kemampuan logika.

Tahapan Usia:
3 Tahun: Mulai menghitung 1-3, mengenal konsep "banyak/sedikit" atau "besar/kecil".

4-5 Tahun: Mulai mengenal simbol angka 1-10 (bahkan 1-20), belajar menghitung benda, dan memahami konsep satu-ke-satu.

Yang perlu diperhatika adalah jangan memaksakan anak karena kemampuan fisik dan mental anak berbeda-beda. Proses belajar harus menyenangkan agar anak tidak membenci matematika di kemudian hari.


Photos from Semua Tentang Belajar's post 29/01/2026

Membandingkan ciri-ciri bangun datar
Pelajaran : Matematika
Kelas : 5

28/01/2026

Menjadi orang tua bukan tentang mencapai kesempurnaan, melainkan tentang komitmen untuk terus memperbaiki diri, mengelola emosi, dan tumbuh bersama anak.


28/01/2026

Sopan santun diajarkan dari rumah atau sekolah?

Sopan santun harus diajarkan dari rumah sejak dini karena rumah adalah sekolah pertama bagi anak dalam membentuk fondasi karakter, moral, dan etika sosial. Pendidikan di rumah membantu anak memahami cara berinteraksi yang baik, meningkatkan keterampilan sosial, serta menciptakan citra diri yang positif dan dihormati dalam pergaulan.

Berikut adalah alasan utama mengapa sopan santun harus diajarkan dari rumah:

Pondasi Utama Karakter: Perilaku baik yang diajarkan di rumah mencerminkan citra diri anak dan nilai-nilai moral yang dianutnya.

Kecerdasan Sosial: Sopan santun merupakan bagian dari kecerdasan sosial yang memudahkan anak menjalin hubungan harmonis, lebih disukai teman sebaya, dan dihargai orang dewasa.

Bekal Interaksi: Mengajarkan tata krama, seperti kata "tolong", "terima kasih", dan "permisi", membantu anak memahami cara berinteraksi yang sopan dengan lingkungan sekitar.

Penghormatan terhadap Orang Lain: Mengajarkan etika sejak dini, termasuk cara bertamu atau menghormati orang yang lebih tua, membentuk empati dan rasa hormat pada diri anak.

Mencegah Konflik: Anak yang santun cenderung memiliki risiko lebih kecil terlibat perselisihan dan lebih aman dalam pergaulan.

Membiasakan sopan santun dari rumah akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang beradab dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat.

fp : semua tentang belajar

Photos from Semua Tentang Belajar's post 27/01/2026

Menghitung volume kubus satuan.
Pelajaran : Matematika
Kelas : 4

Rata-rata anak kesulitan menghitung volume kubus satuan disebabkan karena kurangnya visualisasi 3D dan pemahaman konsep dasar, seperti rusuk yang tersembunyi.

Dalam pembelajaran, cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan media konkret (blok/kubus kayu), menghitung lapis demi lapis (panjang x lebar x tinggi).

Setelah anak memahami baru dilanjutkan dengan menggunakan LKPD berupa gambar seperti di bawah ini.

Selamat belajar!



27/01/2026

Rekomendasi tempat wisata edukatif untuk anak-anak.
Tempatnya sejuk, nyaman, dengan pemandangan yang indah.

Ada yang tau ini di mana hayo?


Photos from Semua Tentang Belajar's post 26/01/2026

Worksheet pengukuran berat

Mata pelajaran : matematika
Kelas : 3 (tiga)
Semester 2

Want your school to be the top-listed School/college in Surakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Surakarta